Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

05 September 2008

Karena Kecewa

"Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan" - Maleakhi 3:10

Saya benar-benar tertunduk malu dengan teguran lembut dari Roh Kudus saat pompa air kami rusak. Dia mengingatkanku atas kelalaian karena menahan sebagain persepuluhan yang harusnya saya berikan. Kisahnya seperti ini, "Saat itu saya benar-benar kecewa karena uang harianku tidak dibayarkan oleh kantor karena saya tidak tanda tangan. Padahal saya ada di kantor, kadangkala saya harus bekerja hingga larut malam. Namun karena saya tidak tanda tangan - saya tidak mendapatkan uang makan. Saya benar-benar kecewa kala itu. Karena saya benar-benar tidak tahu informasi tersebut. Yang lebih konyol adalah : saya memotong uang persepuluhan karena gaji saya dipotong! Ini benar-benar fatal. Akhirnya dengan kelembutan Roh Kudus menyadarkan saya; akhirnya bulan berikutnya saya mengembalikan persepuluhan itu; saya tidak mau merampok milik Tuhan."

Alkitab mengatakan dengan jelas bahwa salah satu prasyarat diberkati melimpah-limpah dan dibukanya tingkap-tingkap langit oleh Tuhan adalah memberikan persepuluhan. Alasan Tuhan memberkati kita adalah menemukan diri kita mengembalikan persepuluhan sehingga ada persediaan makanan di rumah-Nya. Bahkan syarat untuk Tuhan menghardik semua belalang adalah kesetiaan kita mengembalikan persepuluhan kepada Tuhan.

Tuhan rindu menemukan setiap kita setia dalam persepuluhan karena Dia mau melihat kita sebagai anak-anak-Nya diberkati melimpah-limpah. Percayalah, melalui kekayaan Allah meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada Abraham. So, tunggu apa lagi; ayo persepuluhanlah. (bud)

MENGEMBALIKAN PERSEPULUHAN ADALAH ALASAN TUHAN UNTUK MEMBERKATI KITA

Renungan Pagi

0 comments:

Post a Comment