Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

11 July 2008

Mulutmu Harimaumu

Nats : Siapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia orang yang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya (Yakobus 3:2)

Bacaan : Yakobus 3:1-12

"Mulutmu Harimaumu," demikianlah bunyi slogan iklan sebuah perusahaan jasa telepon selular. Ungkapan ini benar. Kata-kata yang keluar dari mulut kita ibarat harimau: sangat berkuasa. Ucapan hakim di pengadilan bisa menentukan hidup matinya seorang terdakwa. Ucapan seorang pejabat bisa memengaruhi nasib rakyat. Ucapan pengusaha pada rekannya dapat membuat transaksi bisnis jadi atau batal. Ucapan seorang pria pada kekasihnya bisa membuatnya tersanjung atau tersinggung. Sekali salah ucap, akibatnya bisa gawat!

Tidak heran, Yakobus menasihati agar orang berpikir ulang jika hendak menjadi guru. Tanggung jawab yang ditanggung berat. Setiap hari guru mengucapkan ribuan kata. Ucapannya membentuk cara berpikir murid. Idealnya, semua yang guru ucapkan harus benar. Padahal, kerap kali kita salah bicara. Mengucapkan apa yang tidak perlu atau tidak pantas. Mengendalikan lidah memang lebih sulit daripada mengendalikan api atau menjinakkan binatang. Tanpa dikekang, lidah bisa menjadi liar. Kadang mengucapkan berkat, kadang kutuk. Tidak konsisten. Jika ini terjadi, mana bisa guru menjadi teladan? Mana bisa dipegang perkataannya?

Setiap orang percaya adalah "guru". Pendidik. Kita diberi tugas mengajar dan menasihati sesama. Setiap orangtua pun bertugas menjadi guru bagi anak-anaknya. Jadi, belajarlah mengekang lidah. Berpikirlah lebih dulu, baru berbicara. Saring dulu, baru ucapkan. Lebih penting lagi: jagalah hati agar selalu murni. Sebab apa yang keluar dari mulut, berasal dari hati (Matius 15:18). Hati-hatilah: mulutmu harimaumu. Jangan menerkam orang lain dengan kata-kata Anda -JTI

PERKATAAN YANG DIUCAPKAN TEPAT PADA WAKTUNYA
ADALAH SEPERTI BUAH APEL EMAS DI PINGGAN PERAK -AMSAL 25:11


SABDA.org

The Most Powerful Words

The following three-word phrases can enrich every relationship. These are just three little BUT VERY POWERFUL words !!! Try them

I’ll Be There
If you have ever had to call a friend in the middle of the night, to take a sick child to hospital, or when your car has broken down some miles from home, you will know how good it feels to hear the phrase “I’ll be there.” Being there for another person is the greatest gift we can give. When we’re truly present for other people, important things happen to them & us. We are renewed in love and friendship.We are restored emotionally and spiritually. Being there is at the very core of civility.

I Miss You
Perhaps more marriages could be saved & strengthened if couples simply & sincerely say to each other “I miss you.” This powerful affirmation tells partners they are wanted, needed, desired & loved. Consider how ecstatic you would feel, if you received an unexpected phone call from your spouse in the middle of your workday, just to say “I miss you.”

I Respect You / I Trust You
Respect and trust is another way of showing love. Its conveys the feeling that another person is a true equal. If you talk to your children as if they were adults you will strengthen the bonds & become close friends. This applies to all interpersonal relationships

Maybe You’re Right
This phrase is highly effective in diffusing an argument and restoring frayed emotions. The flip side to “maybe you’re right” is the humility of admitting maybe “I’m wrong”. Let’s face it. When you have a heated argument with someone, all you do is cement the other person’s point of view. They, or you, will not change their stance and you run the risk of seriously damaging the relationship between you.Saying “maybe you’re right” can open the door to further explore the subject, in which you may then have the opportunity to get your view across in a more rational manner.

Please Forgive Me
Many broken relationships could be restored and healed if people would admit their mistakes and ask for forgiveness. All of us are vulnerable to faults and failures. A man should never be ashamed to own up that he has been in the wrong, which is saying, in other words, that he is wiser today than he was yesterday.

I Thank You
Gratitude is an exquisite form of courtesy. People who enjoy the companionship of good, close friends are those who don’t take daily courtesies for granted. They are quick to thank their friends for their many expressions of kindness. On the other hand, people whose circle of friends is severely constricted often do not have the attitude of gratitude.

Count On Me
A friend is one who walks in when others walk out. Loyalty is an essential ingredient for true friendship; it is the emotional glue that bonds people. Those that are rich in their relationships tend to be steady and true friends. When troubles come, a good friend is there indicating “you can count on me.”

Let Me Help
The best of friends see a need and try to fill it. When they spot a hurt they do what they can to heal it. Without being asked, they pitch in and help.

I Understand You
People become closer and enjoy each other more if they feel the other person accepts and understands them. Letting your spouse know in so many little ways that you understand them, is one of the most powerful tools for healing relationship. This applies to any relationship.

Go For It
We are all unique individuals. Don’t try to get your friends to conform to your ideals. Support them in pursuing their interests, no matter how weird they seem to you. Everyone has dreams, dreams that are unique to that person only. Support and encourage your friends to follow their dreams. Tell them to “go for it.”

I Love You
Perhaps the most important three words that you can say. Telling someone that you truly love them satisfies a person’s deepest emotional needs. The need to belong, to feel appreciated and to be wanted.Your spouse, your children, your friends and you, all need to hear those three little words “I love you.”

====================================================

Never regret a day in your life.
Good days give you happiness;
Bad days give you experiences;
Both are essential to life

Tahukan Anda?

Tahukah anda kalau orang yang kelihatan begitu tegar hatinya, dibalik itu adalah orang yang sangat lemah dan butuh pertolongan?

Tahukah anda kalau orang yang menghabiskan waktunya untuk melindungi orang lain adalah justru orang yang sangat butuh seseorang untuk melindunginya?

Tahukah anda kalau tiga hal yang paling sulit untuk diungkapkan adalah : Aku cinta kamu, maaf dan tolong aku

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian warna merah lebih yakin kepada dirinya sendiri?

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian kuning adalah orang yang menikmati kecantikannya sendiri?

Tahukah anda kalau orang yang suka berpakaian hitam adalah orang yang ingin tidak diperhatikan dan butuh bantuan dan pengertian anda?

Tahukah anda kalau anda menolong seseorang, pertolongan tersebut dikembalikan dua kali lipat?

Tahukah anda bahwa lebih mudah mengatakan perasaan anda dalam tulisan dibandingkan mengatakan kepada seseorang secara langsung? Tapi tahukah anda bahwa hal tersebut akan lebih bernilai saat anda mengatakannya dihadapan orang tersebut?

Tahukah anda kalau anda memohon sesuatu dengan keyakinan, keinginan anda tersebut pasti dikabulkan?

Tahukah anda bahwa anda bisa mewujudkan impian anda, spt jatuh cinta, menjadi kaya, selalu sehat, jika anda memintanya dengan keyakinan, dan jika anda benar2 tahu, anda akan terkejut dengan apa yang bisa anda lakukan.

Tapi jangan percaya semua yang saya katakan, sebelum anda mencobanya sendiri, jika anda tahu seseorang yang benar2 butuh sesuatu yg saya sebutkan diatas, dan anda tahu anda bisa menolongnya, anda akan melihat bahwa pertolongan tersebut akan dikembalikan dua kali lipat.

God Wants Us To Be Happy!

Today's Scripture

"I have come that they may have life, and have it to the full." (John 10:10)

Today's Word from Joel and Victoria

Jesus wants us to live satisfied lives. He came that we might have and enjoy life, and have it to the full-until it overflows! A major key to enjoying life is that we simply live to give. True happiness and true fulfillment comes when we give our lives away. God has a specific plan for every one of our lives. His plan involves reaching out and touching other people. The Bible tells us in Hebrews 3:13 that "we should exhort one another daily." So make the decision that you're going to be a giver and encourage somebody every single day!

A Prayer for Today

God, I confess that I sometimes focus only on my own needs and wants. Please help me to be a "giver" by putting others first. I want to live according to your plan, so remind me to lift up the people I encounter today with my prayers, actions, and words. In Jesus' name - Amen.

Joel Osteen Ministries

Kaleng

Ada 3 kaleng coca cola, ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama. Ketika tiba hari, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng coca cola dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.

Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. Kaleng coca cola pertama diturunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coca cola lainnya dan diberi harga Rp.4.000.

Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana, kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7500.

Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng coca cola ketiga diturunkan di sana. Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika keluarkan, kaleng ini dikeluarkan besama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coca cola itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya Rp. 60.000.

Sekarang, pertanyaannya adalah : Mengapa ketiga kaleng coca cola tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama?

Lingkungan Anda mencerminkan harga Anda. Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP. Apabila Anda berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri Anda, maka Anda akan menjadi cemerlang. Tapi bila Anda berada dilingkungan yang meng-kerdil- kan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil.

(Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama)  + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA.