Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

06 November 2009

Biarkanlah Aku Memberi

Aku tidak tahu berapa lama lagi aku akan hidup
Namun, sementara aku masih hidup, Tuhan, biarkanlah aku memberi penghiburan kepada seseorang yang sedang membutuhkan
Entah melalui senyuman, anggukan kepala, tindakan atau sepatah kata keramahan

Dan biarkanlah aku berbuat apa yang mampu kulakukan
Untuk meringankan beban sesamaku
Aku hanya ingin berbuat bagianku
Untuk sekedar meringankan jiwa yang lelah dan putus harapan

Untuk mengubah kerutan dahi menjadi senyuman lagi
Sehingga hidupku tidak sia-sia
Aku tak peduli berapa lama aku masih berada di dunia
Asalkan aku dapat memberi…dan memberi…dan memberi

BJ. Morbitzer