Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

21 December 2009

Membantu Anak Fokus Pada Makna Natal

Anda sedang mencari-cari ide baru untuk merayakan Natal tahun ini? Namun, tak satu pun yang muncul dalam benak Anda? Jangan khawatir, cobalah ide-ide segar berikut ini. Kiranya dapat membantu anak untuk tetap fokus pada makna Natal yang sesungguhnya.

Kelahiran seorang anak laki-laki.
Bagilah anak-anak dalam kelompok-kelompok. Mintalah mereka bekerja sama membuat suatu pengumuman kelahiran Yesus lengkap dengan cap kaki bayi yang baru lahir (mintalah ijin dari orang tua bayi tersebut terlebih dahulu). Foto kopilah pengumuman ini rangkap dua untuk dibawa pulang oleh masing-masing anak. Satu untuk disimpan dan yang satu untuk diberikan kepada orang lain.

Aku ada disana
Bagilah anak dalam beberapa kelompok. Mintalah  masing-masing kelompok memilih salah satu tokoh yang ada dalam cerita Natal. Kemudian, mintalah setiap kelompok menulis dan memainkan drama berdasarkan tokoh yang dipilih. Dokumenasikanlah drama tersebut dan berikan hasil dokumentasi tersebut kepada anak untuk dibawa pulang dan ditunjukkan kepada keluarga mereka.

Bersinar
Mintalah tiap anak menggunting sebuah gambra bintang dan menuliskan nama mereka pada gambar bintang tersebut dengan menggunakan tinta yang dapat bersinar di dalam gelap. Tempelkan bintang-bintang tersebut di langit-langit ruang kelas. Matikan lampu dan katakan kepada anak-anak bahwa mereka juga dapat menolong orang lain menemukan Juru Selamat, sama seperti bintang yang menuntun para majus untuk datang kepada Yesus.

Cerita Natal
Mintalah anak-anak yang belum sekolah mendikte Anda tentang cerita Natal. Catatlah setiap kalimat yang mereka ucapkan di kertas yang berbeda. Usahakan tetnap sesuai dengan kata-kata yang diucapkan oleh anak tersebut. Kemudian, mintalah anak-anak menggambarkan setiap halaman. Kumpulkan secara urut kertas-kertas tersebut, berilah sampul dan jilidkan. Undanglah pendeta Anda untuk menghadiri presentasi istimewa buku tersebut. Suruhlah anak-anak menyampaikan hasil karyanya.

Hadiah Natal
Ajaklah anak-anak untuk membungkus bingkisan untuk pekerja gereja Anda. Bahan-bahan yang diperlukan disediakan oleh guru SM (Sekolah Minggu).

Setelah Natal, mintalah anak-anak membantu para pekerja gereja membersihkan gereja karena banyaknya acara Natal, pekerjaan mereka dua kali lebih banyak.

Anak-anak dapat memberi hadiah kepada anak-anak yang kurang mampu di seluruh dunia pada saat Natal. Mintalah anak-anak untuk membungkus mainan-mainan kecil, baterai dan lampu senter, topi dan kaos tangan dalam kardus sepatu atau mintalah mereka membungkus permen. Kemudian, kirimkan hadiah tersebut dan sedikit uang ke panti-panti asuhan yang Anda tahu.

Mintalah anak-anak mengisi 25 kotak dengan benda-benda, misalnya permen yang dibungkus, mainan kecil, pensil, kartu natal, gambar buatan sendiri dan ayat Alkitab. Kemudian, bungkus atau hiaslah kotak itu. Mintalah anak-anak untuk memikirkan 25 orang yang melayani di gereja Anda, misalnya pendeta, guru, penjaga gereja, sekretaris atau anggota majelis. Tulislah nama orang-orang ini dan berikan kepada anak-anak. Beritahukan kepada orang tua anak-anak, apa yang akan mereka kerjakan. Pada tanggal yang sudah ditetapkan, anak-anak dapat mengirimkan hadiah kejutan kepada mereka.

Kreasi Kalender
Tugaskan pada setiap anak untuk membawa kalender (angka-angkanya saja tanpa gambar). Mintalah anak-anak menggambar pada kalender tersebut. Setelah itu, tanda tanganilah hasil karya mereka. Gunakan gambar mereka sebagai gambar di kalender tersebut. Anak-anak dapat memberikan kalender ini kepada orang tua mereka.

Memberi buku
Mintalah anak-anak membawa buku-buku lama untuk diberikan kepada perpustakaan lokal atau berikan kepada anak-anak lain untuk dibaca.

Malaikat dimana-mana
Bagikan hiasan atau pin malaikat kepada tiap anak. Tempelkan malaikat itu pada sehelai kartu dan tambahkan tulisan : “… Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga” (Matius 18:10)

Tanda Khusus
Berikan sebuah korsase atau pin kepada setiap guru dan pendamping sekolah minggu. Mintalah mereka mengenakannya pada saat ibadah terakhir sebelum Natal.

Tempat Duduk Kejutan
Adakan perjamuan kasih, supaya murid-murid bisa saling kenal satu dengan yang lain. Aturannya, gambarlah simbol-simbol berikut ini pada kertas berukuran 3x5 cm : pohon, lonceng, malaikat, salib, bintang, dan kotak hadiah sejumlah murid. Letakkan gambar itu di setiap kursi. Buat lagi gambar-gambar tersebut dalam jumlah yang sama untuk dibagikan kepada murid dan letakkan semua gambar tersebut ke dalam sebuah kotak. Saat murid-murid datang, mintalah mereka mengambil gambar dari dalam kotak, dan mereka harus duduk di kursi yang bergambar sesuai dengan gambar yang mereka dapatkan. Anak-anak pasti akan senang mengetahui mereka duduk dengan siapa selama perjamuan kasih tersebut.

Hadiahku Untuk Yesus
Setelah mengajarkan hadiah yang Tuhan berikan bagi kita, diskuiskan bagaimana kita dapat memberikan hadiah bagi Yesus. Mintalah anak-anak memikirkan sesuatu yang mereka janjikan untuk dilakukan dan benar-benar akan disukai Yesus. Misalnya menceritakan Yesus kepada seorang teman atau berdoa. Mintalah anak-anak untuk menuliskan pada kartu : “Tuhan Yesus, Natal ini hadiahku untuk-Mu adalah (janji). Aku yang mengasihi-Mu, (nama anak).”

Letakkan kartu tersebut pada sebuah kotak kecil, bungkuslah dan beri tulisan : “Kepada Yesus, dari (nama anak).” Mintalah anak-anak membawa pulang kotak hadiah itu, meletakkannya di bawah pohon Natal, dan membukanya untuk Yesus pada hari Natal.

Christine Yount

18 September 2009

Triangulation

Triangulation berarti “menyampaikan keluhan atas seseorang kepada pihak ketiga, bukan kepada yang bersangkutan”. Mengacu pada pengertian ini, mungkni kita semua pernah terlibat di dalamnya. Atau, mungkin kita sedang dalam suatu triangulation yang belum tuntas. Entah sebagai pihak pertama, pihak kedua, pihak ketiga, atau perpaduan ketiganya.

Triangulation biasanya terjadi karena seseorang khawatir menyampaikan keluhan secara langsung kepada yang bersangkutan. Takut menerima reaksi yang tidak menyenangkan. Atau, terlalu pesimis orang itu tidak akan mendengarkan. Atau, ini sudah merupakan “hobi”. Padahal triangulation dapat memicu beredarnya gosip dan rumor. Juga dapat menimbulkan konflik, bahkan kekacauan yang tak terkendali.

Untuk membedakan tiga pihak yang terlibat dalam triangulation, masing-masing akan kita sebut P1 (sasaran keluhan), P2 (yang mengeluhkan P1), dan P3 (perantara P1 dan P2). Berikut ada empat saran praktis. (Uraian singkat tentang topik ini lihat The Lutheran Handbook for Pastor, 2006).

1. Menghindari Triangulation
Sedapat-dapatnya, kita menghindari triangulation dalam komunitas kerja, jemaat, dan keluarga. Jika bermasalah dengan seseorang (P1), kita sebaiknya berbicara langsung kepada yang bersangkutan. Mari pertimbangkan beberapa hal ini:

  • Dalam hidup sehari-hari, hindari terlalu banyak mengeluh dan mepercakapkan hal-hal sepele secara mendalam. Kita hendaknya membicarakan hal-hal penting dengan serius dan jangan menganggap serius hal-hal sepele.
  • Sebaiknya kita temui P1 dalam kasih persaudaraan. Kasih itu akan memengaruhi kata-kata dan cara kita berkomunikasi. Tak ada yang terlalu sulit bagi orang yang mengasihi.
  • Cari waktu dan situasi yang tepat, seperti saat mood P1 dalam kondisi baik. Orang cenderung menolak kebenaran jika menghadapi situasi kondisi, dan cara yang tidak tepat.
  • Mohon hikmat Tuhan saat menyampaikan permasalahan. Hikmat selalu berisi semangat penyelesaian masalah tanpa menambah atau memperparah masalah.
  • Jika yang kita sampaikan berkaitan dengan kritik, kita hendaknya memilih kata-kata yang lebih konstruktif, bukan ofensif. Misalnya, jika hendak menegur sifatnya yang pemarah atau pemberang, jangan katakan, “Saya sangat membencimu, karena kau terkenal sebagai pemarah uluh.” Sebaliknya, sampaikan harapan yang tulus, “Saya akan sangat menghargai dan berterima kasih jika kau lebih lemah lembut dalam bersikap dan berkata-kata!” Pesannya sama, tetapi yang terakhir lebih meneguhkan dan membawa perubahan tanpa mengorbankan kebenaran dan persahabatan. Kita membenci “sifat pemarahnya”, tetapi mengasihi orangnya.

Dalam berjemaat, kita bisa berjumpa orang-orang sulit, troublemaker, pengadu domba, dan sebagainya, yang menghalangi terciptanya kesatuan dan kedamaian jemaat. Firman Tuhan dalam Matius 18:15-17 kiranya menjadi pedoman kita :

Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.

Ayat-ayat ini dapat diterapkan apa adanya, tanpa tafsiran atau penjabaran panjang lebar. Tentu dengan kasih persaudaraan seperti yang sangat ditekankan dalam pengajaran Tuhan Yesus.

2. Menghadapi Triangulation Dengan Kasih
Jika seorang P3 menjumpai kita dan berkata, “Banyak orang mengeluhkan sikap dan perbuatan Anda” atau “Seseorang meminta saya menyampaikan keluhannya tentang Anda”, kita hendaknya mendengarkan sepenuh hati dan menerima informasi selengkap dan sejelas mungkin. Kemudian kita bisa menanyakan nama-nama (P2) yang dimaksud. Sekiranya orang itu tidak mau memberi tahu, kita tak perlu bereaksi berlebihan atau berusaha mempertahankan diri sambil menyerang. Kita cukup merenungkan dan memperbaiki diri jika benar, atau melupakannya jika itu tidak benar. Ungkapkan penghargaan kita kepada P3 atas niat baik dan kepeduliannya.

Jika P3 memberitahukan nama orang yang melakukan triangulation terhadap kita, sebaiknya kita menemui P2. Tanyakan mengapa ia segan atau takut berbicara kepada kita. Dan yang terpenting, kita memasuki inti masalah dengan kasih persaudaraan. Jika keluhannya benar, kita perlu mengekspersikan rasa terima kasih karena ia menolong memperbaiki kelemahan kita. Namun, jika yang dikeluhkannya tidak benar, kita dapat memberi penjelasan secukupnya tanpa menyerang tau menjadi berang.

Penolakan seseorang pada keluhan orang lain yang mengandung kebenaran, biasanya karena orang itu terlalu memusatkan diri pada “harga diri” yang keliru, harga diri polesan dan hasil manipulasi. Padahal saat seseorang mengakui kelemhannya dan berkomitmen memulai sesuatu lebih baik, justru di situlah tampak “harga diri” yang sesungguhnya yang menerima kelemahan, tetapi mau serta mampu mengubah diri.

3. Memikul Tanggung Jawab
Jika P2 datang kepada kita dan meminta kita menjadi P3 dalam triangulation, kita dapat mendorongnya berbicara langsung kepada yang bersangkutan (P1). Jika ia tetap tidak mau atau belum mampu menyampaikan langsung dengan alasan yang masuk akal, padahal yang dikeluhkannya benar dan sangat perlu diketahui P1, kita dapat menyampaikannya. Bukan karena ada orang yang menyampaikannya kepada kita, tetapi karena kita sadar masalah itu perlu disampaikan.

Sebelum menyampaikannya ke P1, kita mesti “menyampaikannya” kepada Tuhan melalui doa. Meminta hikmat Tuhan agar “misi” kita mencapai tujuan. Dengan demikian, itu memurnikan motivasi kasih kita demi kebaikan. Jika seseorang tahu dan merasakan bahwa kita mengasihinya, ia akan menerima apa yang kita sampaikan. Meski pahit, ia akan menelannya sebagai obat dan pemulih hubungan dengan orang lain.

Yang perlu dihindari adalah godaan melakukan triangulation baru. P2 yang datang kepada kita, malah kita jadikan P1. Misalnya dengan mengatakan, “Ada yang menyampaikan keluhan tentang Anda, tetapi tidak berani mengatakannya. Jelas ia tidak berani, karena ia punya lebih banyak kelemahan dari Anda. Dialah yang perlu berkaca diri.”

4. Triangulation yang Dibenarkan
Barangkali triangulation yang dibenarkan berkaitan dengan kehidupan berbangsa atau berorganisasi berskala besar, dimana masyarakat atau anggota suatu organisasi tidak memiliki akses langsung kepada para pemimpin selain melalui jalur perwakilan, melalui media massa atau tulisan. Disini kita tak dapat mengulasnya secara tuntas. Namun, perlu ditekankan bahwa dalam triangulation yang satu ini hendaknya semua pihak berfokus pada penyelesaian masalah, bukannya malah memperkeruh suasana. Itu bisa terjadi jika semua pihak mau mewujudkan kehidupan yang lebih baik bagi semua dan dalam koridor kebenaran. Di dunia ini tidak ada “sistem” yang sempurna, tetapi selalu ada kesempatan untuk melakukan peningkatan atau perbaikan.

Oleh : Victor Tinambunan

Sumber : Renungan Harian Edisi Agustus 2009

24 November 2008

Pemecahan Suatu Masalah

Seringkali kita terkecoh saat menghadapi suatu masalah, dan walaupun masalah tersebut terpecahkan, tetapi pemecahan yang ada bukanlah suatu pemecahan yang efisien dan justru malah terlalu rumit. Mari kita coba lihat dalam tiga kasus di bawah ini :

1. Salah satu dari kasus yang ada adalah kasus kotak sabun yang kosong, yang terjadi di salah satu perusahaan kosmetik yang terbesar di Jepang. Perusahaan tersebut menerima keluhan dari pelanggan yang mengatakan bahwa ia telah membeli kotak sabun (terbuat dari bahan kertas) kosong. Dengan segera pimpinan perusahaan menceritakan masalah tersebut ke bagian pengepakan yang bertugas untuk memindahkan semua kotak sabun yang telah dipak ke departemen pengiriman. Karena suatu alasan, ada satu kotak sabun yang terluput dan mencapai bagian pengepakan dalam keadaan kosong. Tim manajemen meminta para teknisi untuk memecahkan masalah tersebut. Dengan segera, para teknisi bekerja keras untuk membuat sebuah mesin sinar X dengan monitor resolusi tinggi yang dioperasikan oleh dua orang untuk melihat semua kotak sabun yang melewati sinar tersebut dan memastikan bahwa kotak tersebut tidak kosong. Tak diragukan lagi, mereka bekerja keras dan cepat tetapi biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Tetapi saat ada seorang karyawan disebuah perusahaan kecil dihadapkan pada permasalahan yang sama, ia tidak berpikir tentang hal-hal yang rumit, tetapi ia muncul dengan solusi yang berbeda. Ia membeli sebuah kipas angin listrik untuk industri yang memiliki tenaga cukup besar dan mengarahkannya ke garis pengepakan. Ia menyalakan kipas angin tersebut, dan setiap ada kotak sabun yang melewati kipas angin tersebut, kipas tersebut meniup kotak sabun yang kosong keluar dari jalur pengepakan, karena kotak sabun terbuat dari bahan kertas yang ringan.

2. Pada saat NASA mulai mengirimkan astronot ke luar angkasa, mereka menemukan bahwa pulpen mereka tidak bisa berfungsi di gravitasi nol, karena tinta pulpen tersebut tidak dapat mengalir ke mata pena. Untuk memecahkan masalah tersebut, mereka menghabiskan waktu satu dekade dan 12 juta dolar. Mereka mengembangkan sebuah pulpen yang dapat berfungsi pada keadaan-keadaan seperti gravitasi nol, terbalik, dalam air, dalam berbagai permukaan termasuk kristal dan dalam derajat temperatur mulai dari di bawah titik beku sampai lebih dari 300 derajat Celcius. Dan apakah yang dilakukan para orang Rusia? Mereka menggunakan pensil!.

3. Suatu hari, pemilik apartemen menerima komplain dari pelanggannya. Para pelanggan mulai merasa waktu tunggu mereka di pintu lift terasa lama seiring bertambahnya penghuni di apartemen itu. Dia (pemilik) mengundang sejumlah pakar untuk men-solve. Satu pakar menyarankan agar menambah jumlah lift. Tentu, dengan bertambahnya lift, waktu tunggu jadi berkurang. Pakar lain meminta pemilik untuk mengganti lift yang lebih cepat, dengan asumsi, semakin cepat orang terlayani. Kedua saran tadi tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Tetapi, satu pakar lain hanya menyarankan satu hal, "Inti dari komplain pelanggan anda adalah mereka merasa lama menunggu". Pakar tadi hanya menyarankan untuk menginvestasikan kaca cermin di depan lift, agar pelanggan teralihkan perhatiannya dari pekerjaan "menunggu" dan merasa "tidak menunggu lift".

Moral cerita ini adalah sebuah filosofi yang disebut KISS (Keep It Simple Stupid), yaitu selalu mencari solusi yang sederhana, sehingga bahkan orang bodoh sekalipun dapat melakukannya. Cobalah menyusun solusi yang paling sederhana dan memungkinkan untuk memecahkan masalah yang ada. Maka dari itu, kita harus belajar untuk fokus pada solusi daripada berfokus pada masalah.

20 November 2008

36 Stress Reducers

1. Pray
2. Go to bed on time.
3. Get up on time so you can start the day unrushed.
4. Say No to projects that won't fit into your time schedule or that will compromise your mental health.
5. Delegate tasks to capable others.
6. Simplify and unclutter your life.
7. Less is more. (Although one is often not enough, two are often too many.)
8. Allow extra time to do things and to get to places.
9. Pace yourself. Spread out big changes and difficult projects over time; don't lump the hard things all together.
10. Take one day at a time.
11. Separate worries from concerns. If a situation is a concern, find out what God would have you to do and let go of the anxiety. If you can't do anything about a situation, forget it.
12. Live within your budget; don't use credit cards for ordinary purchases.
13. Have backups; an extra car key in your wallet, an extra house key buried in the garden, extra stamps, etc.,
14. K.M.S. (Keep Mouth Shut.) This single piece of advice can prevent an enormous amount of trouble.
15. Do something for the Kid in You everyday.
16. Carry a Bible with you to read while waiting in line.
17. Get enough exercise.
18. Eat right.
19. Get organized so everything has its place.
20. Listen to a tape while driving that can help improve your quality of life.
21. Write thoughts and inspirations down.
22. Everyday, find time to be alone.
23. Having problems? Talk to God on the spot. Try to nip small problems in the bud. Don't wait until its time to go to bed to try and pray.
24. Make friends with Godly people.
25. Keep a folder of favorite scriptures on hand.
26. Remember that the shortest bridge between despair and hope is often a good "Thank you, Jesus!"
27. Laugh.
28. Laugh some more!
29. Take your work seriously, but yourself, not at all.
30. Develop a forgiving attitude (most people are doing the best they can).
31. Be kind to unkind people (they probably need it the most).
32. Sit on your ego.
33. Talk less; listen more.
34. Slow down.
35. Remind yourself that you are not the general manager of the universe.
36. Every night before bed, think of one thing you're grateful for that you've never been grateful for before.

** GOD HAS A WAY OF TURNING THINGS AROUND FOR YOU**

14 November 2008

Tips Menghindari Bosan Berdoa

1. Ubah lingkungan Anda
Jika selama ini Anda biasa memiliki jam doa di pagi hari, ubahlah jam doa itu menjadi malam hari. Jika biasanya doa dilakukan di kamar tidur, Anda bisa melakukannya di dapur. Jika biasanya di dalam rumah, cobalah berdoa di bawah pohon atau di kebuh belakang rumah.. Mengubah lingkungan tempat Anda berdoa akan dapat mempengaruhi dan memberi perspektif baru dalam kehidupan dan roh Anda.

2. Ubah rutinitas
Jika selama ini waktu doa Anda hanya diselipkan di antara jam mandi dan sarapan, atau di antara waktu kerja dan istirahat, ubahlah rutinitas itu dengan menempatkan doa sebagai prioritas. Semakin penting waktu doa itu bagi Anda, semakin besar pula perhatian yang Anda berikan kepada-Nya, dan kitapun akan makin dalam mengenal kehendak Kristus.

3. Pujian
Daripada berdoa dalam hati dan berbisik, Anda bisa juga berdoa dengan diiringi menyanyikan pujian, lembut atau bahkan nyaring, yang keluar dari dalam hati. Musik dapat membantu membebaskan roh kita.

4. Bergerak.
Anda juga bisa berdoa sambil berjalan, lari, bersepeda, dll. Dengan demikian, Anda juga dapat merasakan doa seiring dengan gerakan tubuh Anda. Doa sambil merasakan getaran tubuh juga dapat membuat Anda merasakan berkat Tuhan atas kesehatan dan hidup yang Anda miliki.

5. Fokus ulang
Jika saat ini Anda memiliki daftar panjang pokok-pokok doa, Anda mungkin bisa terjebak dalam kebosanan. Fokuskan kembali pokok-pokok doa Anda agar seimbang antara kebutuhan pribadi dan kebutuhan orang lain. Prioritaskan kehendak Allah di atas kebutuhan manusia.

6. Dengarkan
Saat doa Anda menjadi hanya satu arah, yaitu Anda hanya terus mengatakan apa saja yang ingin Anda katakan dan ungkapkan pada-Nya, maka doa sangat mungkin menjadi membosankan. Karena itu ambillah waktu menjernihkan segala pikiran yang mengganggu dan berdiam diri di hadirat-Nya. Belajarlah mendengarkan suara Tuhan karena suara-Nya sama sekali tidak membuat bosan.

7. Belajar
Pelajari dan bacalah firman seperti yang dilakukan banyak orang percaya dan para pahlawan iman sebelum kita. Amati cara-cara berdoa para tokoh-tokoh besar dalam kekristenan dalam sejarah. Iman kekristenan telah ada dan terbukti sejak dulu.

8. Berkelompok
Saat Anda bosan berdoa seorang diri, Anda bisa berdoa dalam kelompok. Bahkan saat ini, hal tersebut juga bisa dilakukan lewat telepon, video call, dll. Kuasa doa dapat berlipat saat Anda berdoa dalam kelompok.

9. Seperti anak kecil
Apakah Anda ingat permohonan doa Anda saat masih kecil? Sering kali apa yang Anda sampaikan dalam doa Anda saat ini akan sangat berbeda dengan saat Anda masih kecil. Dan meski Anda menerima Yesus ketika sudah dewasa sekalipun, cobalah berdoa dengan cara seperti anak kecil. Dan yang sederhana, penuh kekaguman, percaya 100%, dan humor (Tuhan punya selera humor yang tinggi).

10. Visualisasi
Bayangkan Tuhan itu ada dalam setiap tempat di sekitar Anda. Ia ada di samping kanan kiri, atas bawah, di dalam dan luar, dan Ia sedang mendengarkan Anda dan Ia mengasihi Anda. Visualisasikan kasih-Nya itu dan perbaruilah energi Anda dalam berdoa.

Sumber : Renungan Harian Spirit

11 November 2008

Membangun Kehidupan Doa Yang Sehat

  1. Doa secara teratur.
    Jangan hanya berdoa saat Anda merasa ada sesuatu yang ingin didoakan. Sebagaimana dicontohkan Daniel (Dan 6:10) jadikan doa sebagai kegiatan rutin dan teratur dan tak terpisahkan dalam aktivitas keseharian Anda. Tapi, tentu saja Anda juga bisa berdoa kapan saja Anda mau di luar jam doa rutin Anda itu.

  1. Rencanakan jam doa Anda
    “Latihlah dirimu beribadah” (1 Tim 4:7b). Perencanaan adalah bukti bahwa Anda mau berdisiplin dan melatih diri, termasuk dalam hal doa sebagai ibadah pribadi Anda.

  2. Berdoalah dalam keadaan fit
    Beberapa orang berdoa saat mata mengantuk atau tubuh lelah. Akibatnya, bukannya berdoa, kita malah ketiduran. Jika memang Anda sudah mengantuk saat jam doa tiba, ada baiknya lakukan sedikit senam ringan dulu. Anda juga bisa memakai waktu seperti seusai mandi atau waktu khusus di siang hari saat Anda masih fit. Anda juga bisa berdoa dengan duduk di kursi ketimbang sambil berbaring di tempat tidur. Apapun caranya, tindakan ini menunjukkan bahwa Anda memang menaruh aktivitas doa sebagai salah satu prioritas utama dalam hidup Anda.

  1. Pastikan doa Anda seimbang
    Arti dari seimbang di sini antara lain :
    - Anda berdoa untuk diri sendiri maupun orang lain.
    - Mengaku dosa dan mensyukuri berkat Tuhan
    - Memuji Tuhan untuk perbuatan-Nya dan karena Ia Tuhan.

  1. Doa dengan pengharapan
    Kita harus menaikkan doa dengan 'pengharapan'. Artinya, kita mengharapkan dan mencari jawaban Tuhan atas dosa kita. Doa orang benar bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (Yak 5:16). Buatlah daftar doa dan tandai doa yang telah Tuhan jawab.

  2. Berdoa dengan spesifik
    Sebutkan secara spesifik nama orang, tempat, kejadian, pikiran dan berkat yang terkait dengan pokok doa Anda. Hal ini bisa membantu Anda lebih terfokus dalam berdoa, membangun kesadaran sehingga lebih dengar-dengaran akan suara Tuhan. Selain itu, karena Anda tentu juga harus spesifik. Dan karena dosa yang Anda lakukan terjadi dalam hal spesifik, maka pengampunan yang Anda minta juga harus disebutkan secara spesifik.

  3. Berdoa dengan hati-hati
    Tuhan memang mengetahui isi hati kita lebih dari apa kita ucapkan. Ia tahu apa yang kita maksud meski kita tidak bisa mengucapkannya dengan tepat atau bahkan menutup-nutupinya dalam doa kita. Tapi, itu tidak berarti kita boleh berdoa dengan mengucapkan segala yang kita mau. Dia adalah Allah yang kudus sehingga segala yang kita ucapkan dalam hadirat-Nya tidak boleh yang kotor. Demikian pula, kata-kata yang disampaikan dalam doa juga tidak boleh pura-pura sehingga doa kita malah dibungkus dengan sikap munafik yang juga adalah najis di hadapan Tuhan. Jadi, kita tetap tidak boleh sembarang dalam berdoa karena Ia telah Raja kita.

  4. Berdoa secara Alkitabiah
    Apapun yang kita lakukan hendaknya untuk kemuliaan Allah (1 Kor 10:31). Salah satu patokan dalam melakukan sesuatu yang memuliakan Allah dalam Alkitan. Jadi, dalam berdoa, teladanilah doa seperti dijelaskan dalam Alkitab. Teladanilah cara doa Yesus, teladani cara doa Paulus. Oleh sebab itu, jika ingin tahu cara mereka berdoa, kita harus memperlajari Alkitab. Akan baik juga jika sebelum waktu doa, Anda sudah terlebih dahulu membaca Alkitab.

  5. Doakan hal yang penting
    Doakanlah hal-hal yang penting, dalam ukuran Allah. Doa kita adalah supaya kehendak Tuhan yang jadi, bukan kehendak kita sendiri yang jadi. Tanyakan, apa yang Tuhan ingin lakukan? Apa yang Tuhan inginkan untuk saya lakukan hari ini? Apa yang ingin Tuhan ajarkan kepada saya melalui masalah ini? Bagaimana Tuhan ingin saya bertumbuh dan berkembang? Misalkan, jangan hanya berdoa agar seseorang disembuhkan dari penyakitnya, tapi doakan juga agar melalui pengalaman sakitnya ini hatinya dapat semakin dekat pada Tuhan dan lebih menghargai berkat kesehatan yang Tuhan berikan. Hal ini juga akan melatih Anda agar dapat melihat dalam Anda agar dapat melihat dalam cara pandang Allah.

  6. Berdoa dengan intim
    Ingatkan bahwa dengan berdoa, Anda sedang berhubungan secara pribadi dengan Tuhan. Sikap kita dalam melakukan komunikasi jenis ini tentu berbeda dengan sikap saat kita berkomunikasi dengan informasi nomor telepon. Komunikasi yang kita lakukan dalam doa adalah seperti orang tua dengan anak, seperti sepasang kekasih, seperti sahabat dekat. Berdoalah agar Tuhan memberi Anda pengertian untuk dapat lebih mengenal-Nya. Nyatakanlah ucapan syukur bahwa Ia telah bersedia hadir dalam kehidupan Anda. Jangan lupa bahwa Tuhan berkata-kata kepada Anda melalui firman-Nya di Alkitab, sementara Anda berkata-kata dengan Dia melalui doa pribadi Anda. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan doa Anda, nikmatilah jam-jam doa Anda dengan Dia.

Sumber : Renungan Harian Spirit

10 November 2008

Bagaimana Berdoa Dengan Penuh Kasih

Kita sendiri mungkin bisa membedakan dan merasakan. Ada orang yang suka mengucapkan doa dengan kata-kata indah dan sangat panjang, namun hal itu justru membuat yang mendengarnya bosan dan capek. Di lain pihak, ada orang yang berdoa dengan kalimat sederhana, tapi terasa memiliki kuasa. Tuhan memang tidak memandang kata-kata, bahkan Ia tidak menganggap penting apakah orang berdoa dengan berseru kepada Tuhan, Tuhan jika tak ada ketaatan di dalam dirinya (Luk 6:46). Beberapa hal berikut juga dapat membuat doa seseorang, atau doa kita lebih memiliki kuasa :

  1. Berdoa kepada Tuhan di dalam nama Yesus dan Roh Kudus.

  2. Menyerahkan sepenuhnya segala beban masalah kepada Tuhan, dan menyerahkan juga diri Anda dalam tangan-Nya.

  3. Rendah hati, inilah alasan beberapa orang berdoa dengan sujud menyembah.

  4. Mengampuni semua musuh Anda dengan menyebut nama.

  5. Memiliki iman dengan tidak ada keraguan.

  6. Percaya dan tahu bahwa doa Anda telah dijawab.

  7. Bersabar. Tuhan akan selalu menggenapi janji dan rencana tepat pada waktu-Nya

  8. Tidak menetapkan batasan yang justru dapat menghalangi jawaban Tuhan yang penuh kuasa mukjizat

  9. Bersyukur dan memuji Tuhan selalu.

  10. Berdoa dalam kelompok, paling tidak 2-3 orang.

  11. Mengajukan permohonan doa Anda untuk menjadi pokok doa persekutuan doa di gereja.

  12. Mendorong anak-anak untuk ikut berdoa.

  13. Berdoa dengan setia, dengan tidak jemu-jemu, tak mudah menyerah.

  14. Bertobat, mengaku dosa dan kesalahan yang telah Anda perbuat.

Sumber : Renungan Harian Spirit

26 October 2008

Menjaga Tubuh Tetap Bugar

"Tukar kursi goyang Anda dengan sepatu olahraga". Ya, kursi goyang identik dengan kemalasan.

Sama halnya dengan menu makanan berkualitas, olahraga tak dapat digantikan oleh aktivitas apapun. Berolahraga secara rutin membuat tubuh menjadi bugar. Tubuh bugar mengantar kita hidup lebih panjang.

Kita tidak harus memilih olahraga khusus apapun menggunakan alat tertentu. Berjalan kaki adalah pilihan paling murah, tetapi bukan sekedar berjalan kaki. Kita mesti berjalan dengan penuh semangat (brisk walking), yaitu jenis jalan kaki yang menghasilkan degup jantung optimal. Ketika jantung berdegup optimal. Ketika jantung berdegup optimal, tingkat aerobik akan tercapai. Aerobik terjadi ketika enam puluh persen degup jantung maksimal tercapai, yaitu enam puluh persen dari (220-umur). Yang berumur lima puluh tahun degup jantungnya mencapai 102 per menit. Pertahankan degup jantung tersebut selama 40-45 menit.

Berolahraga tidak identik dengan mencari keringat. Apa pun olahraga yang Anda pilih, targetnya adalah aerobik. Namun, seiring dengan usia yang terus bertambah dan persendian yang tidak utuh lagi, tidak semua olahraga aman bagi Anda. Joging, lari, atau lompat, tak cocok lagi dilakukan saat usia baya. Tulang rawan dan minyak sendi sudah menipis. Karena itu, olahraga berat membuat sendi lutut, pinggul, dan pinggang "rontok". Padahal, berjalan kaki saja sudah bisa meraih aerobik tanpa perlu merusak sendi.

Dan, supaya persendian aman, kita mesti menggunakan alas kaki saat berolahraga. Bukan sembarang sepatu, kita perlu memilih yang empuk dan konstruksinya sesuai dengan anatomi kaki. Kualitas sepatu yang kita pakai menentukan nasib sendi yang memikul tubuh. Jika sepatu tak berkualitas, bobot tubuh akan dipikul lebih berat oleh lutut, pinggul dan pinggang.

Sepatu empuk menjadi semacam pegas (shock absorbent) bagi bobot tubuh. Karena itu, tanpa pegas, sendi harus memikul bobot lebih berat; akibatnya bisa mencederai sendi. Sendi yang cedera inilah yang memunculkan keluhan encok.

Bernapaslah Setiap Kali Anda Ingat
Selain berolahraga, kesegaran tubuh dapat kita capai saat sel tubuh mendapatkan asupan makanan yang cukup. Dan, sel tubuh mendapatkan makanan dari oksigen yang kita hela. Namun, porsi oksigen yang masuk ke dalam tubuh belum tentu mencukupi; tergantung seberapa dalam napas dihela dan seberapa tebal kandungan oksigen yang tersedia di udara.

Sehari-hari, kita jarang mengambil napas dalam, terlebih jika kita kurang melakukan aktifitas fisik. Hasilnya, paru-paru kita kurang mengembang dan laju napas pun melamban karena kurangnya asupan oksigen.

Kekurangan oksigen membuat sel-sel menjadi layu, kurang gizi, dan lekas mati. Fungsi organ tubuhpun akan menurun jika sel kekurangan makanan. Organ akan terganggu jika pasokan oksigen tak mencukupi. Dan pada titik tertentu akan membuat organ tak berfungsi lagi. Serangan jantung koroner dan stroke merupakan akibat kurangnya oksigen yang diserap jantung dan otak. Sementara itu, bagi pengidap jantung koroner, pascastroke, atau anemia, udara pengap akan membuat penyakit menjadi semakin berat. Jika sebagian pembuluh darah koroner dan otak sudah tersumbat, akhirnya darah mesti mengangkut oksigen lebih pekat.

Selain jarang menghirup napas dalam, kondisi oksigen di udara yang semakin menipis juga mempengaruhi sel-sel kita. Sel tak dapat bertahan hidup lebih lama karena tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup.

Menghela napas dalam dapat kita lakukan saat kita tengah berolahraga. Atau, kita mesti menyempatkan menghela napas dalam selama kurang lebih 10-20 menit setiap hari. Lakukanlah setiap saat dan dimana pun Anda mengingatnya : ketika di ruang tunggu, menonton televisi, membaca dan sebagainya.

Jika kita berada di ruang yang berpendingin udara, hendaknya masih ada ventilasi supaya sirkulasi udara tetap terjaga. Ruang pengap berpendingin udara sesungguhnya menambah tipis oksigen yang kita hirup.

Oleh sebab itu, kita perlu menarik napas dalam dan memilih tempat yang menyediakan udara yang lebih segar.

Oleh : Hendrawan Nadesul

23 October 2008

Buah Itu Penting

12 October 2008

Hidup Lebih Sehat

Jadwal yang disarankan untuk meminum dua liter air setiap hari :

30 menit sebelum makan pagi : 1 gelas
2,5 jam setelah makan pagi : 1 gelas
30 menit sebelum makan siang : 1 gelas
2,5 jam setelah makan siang : 1 gelas
30 menit sebelum makan malam : 2 gelas
2,5 jam setelah makan malam : 1 gelas
30 menit sebelum tidur : 1 gelas

Minum air sebelum makan memiliki dua kepentingan :
1. Akan mengurangi nafsu makan karena perut anda terasa penuh.
2. Memberikan manfaat positif bagi pencernaan anda.

Menghindari sikap negatif untuk hidup yang lebih sehat :
Perasaan-perasaan mematikan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh kita. Dampak-dampak dari perasaan-perasaan mematikan yang tidak pernah terpikir oleh kita sebelumnya adalah :

KEMARAHAN, dapat menyebabkan :
-Rheumatoid arthritis
-Serangan jantung
-Penyakit jantung
-Gagal jantung
-Kanker
-Tekanan darah tinggi
-Stroke
-Tukak lambung

Dr. Robert Elliot, seorang ahli kardiologi ternama, menemukan bahwa ketika "para pereaksi panas" itu memendam perasaan-perasaan mereka, itu pada akhirnya berubah menjadi permusuhan dan kemarahan. Ketika itu terjadi, tekanan darah meningkat tajam, resiko serangan jantung dan stroke akan lebih tinggi. Maka, lepaskan kemarahan dan mintalah pengampunan, jangan menyimpan kemarahan sampai matahari terbenam.

KEBENCIAN dan IRI HATI, dapat menyebabkan :
-Tekanan darah tinggi
-Sakit kepala migran
-Penyakit jantung
-Tukak lambung
-Kanker.

Ketika seseorang mengalami kemarahan yang berlebihan, kekhawatiran dan stress yang diakibatkan oleh kebencian, tingkat adrenalinnya meningkat, tekanan darah juga meningkat dan dengan begitu jantung-khususnya serangan jantung- bertambah bagi mereka yang hidup dalam kemarahan. Orang-orang itu menghadapi resiko penyakit jantung dua kali lebih tinggi disbanding orang lain. Sebagai tambahan, ketika seseorang mengalami kekecewaan, kemarahan atau ketakutan saat makan, perasaan-perasaan negatif ini merangsang system saraf simpatiknya, yang pada gilirannya menyebabkan berkurangnya pengeluaran enzim-enzim pancreas, yang menciptakan kesulitan dalam pencernaan makanan. Ini menyebabkan perut kembung, adanya gas, sakit ulu hati, dan masalah pencernaan lainnya. Stress yang berlebihan yang disebabkan oleh perasaan-perasaan negatif cukup berbahaya karena itu meningkatkan tingkat kortisol kita, yang kemudian menekan system kekebalan tubuh kita. Ketika system kekebalan kita tertekan, sel kanker mulai terbentuk dan berkembang. Kebencian dan iri hati merupakan perasaan-perasaan yang merusak.

KESOMBONGAN, dapat menyebabkan :
-Penyakit mental
-Stroke
-Serangan jantung
-Kematian

Menurut pandangan saya, perasaan yang paling mematikan adalah kesombongan. Kerendahan hati dan ucapan syukur kepada Pencipta akan melindungi anda dari perasaan yang paling mematikan - kesombongan.

KETAKUTAN dan KEKHAWATIRAN, dapat menyebabkan :
-Penyakit jantung
-Penyakit mental
-Kepanikan
-Depresi
-Serangan jantung
-Fobia.

Tubuh anda bias menanggapi ketakutan dan kekhawatiran dengan memicu pelepasan hormon adrenalin secara berlebihan, yang menyebabkan percepatan denyut jantung, penigkatan ventilasi paru yang abnormal, telapak tangan berkeringat, dan meningkatnya kontraksi system pencernaan. Ketakutan dan kekhawatiran yang berkesinambungan dapat menyebabkan keadaan peningkatan ini terjadi terlalu lama, dan dapat menyebabkan kelelahan adrenalin, kelelahan, kegelisahan dan kepanikan, gejala sulit buang air besar dan sakit kepala karena ketegangan. Kelelahan fisik dan emosional dan kelemahan system kekebalan tubuh anda dapat terjadi, dan hasil akhirnya adalah penyakit.

DEPRESI, dapat menyebabkan :
-Kanker

Penelitian telah menunjukkan bahwa pria memiliki kecenderungan untuk melepaskan kemarahan mereka, sementara wanita cenderung menyembunyikannya. Adalah benar bahwa kanker dapat menyerang semua orang, tetapi salah satu factor yang paling umum yang ditemukan para peneliti sebelum kanker menyerang adalah 'kurangnya penyaluran emosi'. Ibu rumah tangga memiliki peluang 54% lebih besar terkena kanker dibanding populasi pada umumnya dan 157% lebih besar dibanding dengan para wanita yang bekerja di luar rumah.

Langkah-langkah untuk mengembangkan hati yang gembira untuk menghasilkan kesehatan yang baik dan jauh dari penyakit :

- Mengampuni
- Mengendalikan lidah
- Bersahabatlah dengan orang-orang yang positif
- Berilah makanan yang sehat ke dalam pikiran anda
- Kehidupan berohani yang akan mengubah kehidupan anda

Sumber : Apa Yang Anda TIDAK TAHU Mungkin Sedang MEMBUNUH ANDA!

Pesan Penting untuk Kesehatan Anda

Don Colbert, M.D

19 May 2008

Pertolongan Pertama Serangan Jantung

Umpamanya saat sekarang jam 17:50 sore, setelah Anda sibuk kerja seharian, anda sedang dalam perjalanan pulang dengan mengendarai mobil sendirian, Anda sangat tegang dan tidak enak badan, tiba-tiba anda merasa sakit yang sangat di dada dan mulai menjalar ke lengan dan dagu. Tetapi jarak ke Rumah Sakit yang terdekat kira-kira masih 5 km, lebih celakanya lagi Anda tidak tahu apakah dapat mempertahankan diri begitu jauh.


Harus Bagaimana?
Anda dulu pernah dilatih cara CPR (cara menolong orang lain yang berhenti bernapas), tetapi instruksinya tidak pernah mengajarkan cara bagaimana menolong diri sendiri.

Saat sendirian, kena serangan jantung bagaimana cara pertolongan pertamanya? Seseorang ketika jantungnya tidak dapat berdenyut secara normal, serta merasa hampir pingsan, ia hanya mempunyai waktu kira-kira 10 detik, setelah itu akan hilang kesadaran dan pingsan. Jika di sekitarnya tidak ada orang yang memberi pertolongan pertama, penderita harus menggunakan waktu 10 detik yang singkat ini berusaha menolong diri sendiri.


Jawaban
Jangan panik, usahakan berbatuk terus dengan sekuat tenaga. Setiap kali sebelum batuk harus tarik napas dalam-dalam, kemudian berbatuk dengan kuat-kuat, dalam-dalam dan panjang-panjang, seperti kalau hendak mengeluarkan dahak yang berada dalam dada. Setiap selang 2 detik, harus tarik napas sekali dan berbatuk sekali, hingga pertolongan tiba, atau hingga merasa denyut jantung sudah normal, baru boleh istirahat.

Tujuan tarik napas untuk memasukkan oksigen ke dalam paru-paru. Tujuan batuk untuk menekan jantung agar aliran darah bersirkulasi. Menekan jantung juga dapat membantu denyut jantung kembali normal. Pertolongan pertama ini untung memberi kesempatan agar bisa tiba ke Rumah Sakit terdekat.


Pesan
Sebarkan cara pertolongan pertama serangan jantung ini. Mungkin akan berguna untuk menolong mereka. Jangan kira kalau usia anda belum mencapai 25 atau 30 tahun bisa terbebas dari serangan jantung. Pola hidup sekarang ini memungkinkan serangan jantung secara tiba-tiba menyerang siapa saja, tanpa peduli berapa umur mereka.

Terima kasih, Tuhan Memberkati.


Sumber : Article published by Journal of General Hospital Rochester

02 May 2008

Christian Ways To Reduce Stress

An Angel says, "Never borrow from the future. If you worry about what may happen tomorrow and it doesn't happen, you have worried in vain. Even if it does happen, you have to worry twice."

  1. Pray

  2. Go to bed on time.

  3. Get up on time so you can start the day unrushed.

  4. Say No to projects that won't fit into your time schedule, or that will compromise your mental health.

  5. Delegate tasks to capable others.

  6. Simplify and unclutter your life.

  7. Less is more. (Although one is often not enough, two are often too many.)

  8. Allow extra time to do things and to get to places.

  9. Pace yourself. Spread out big changes and difficult projects over time; don't lump the hard things all together.

  10. Take one day at a time.

  11. Separate worries from concerns. If a situation is a concern, find out what God would have you do and let go of the anxiety. If you can't do anything about a situation, forget it.

  12. Live within your budget; don't use credit cards for ordinary purchases.

  13. Have backups; an extra car key in your wallet, an extra house key buried in the garden, extra stamps, etc.

  14. K.M.S. (Keep Mouth Shut). This single piece of advice can prevent an enormous amount of trouble.

  15. Do something for the Kid in You everyday.

  16. Carry a Bible with you to read while waiting in line.

  17. Get enough rest.

  18. Eat right.

  19. Get organized so everything has its place.

  20. Listen to a tape while driving that can help improve your quality of life.

  21. Write down thoughts and inspirations.

  22. Every day, find time to be alone.

  23. Having problems? Talk to God on the spot. Try to nip small problems in the bud. Don't wait until it's time to go to bed to try and pray.

  24. Make friends with Godly people.

  25. Keep a folder of favorite scriptures on hand.

  26. Remember that the shortest bridge between despair and hope is often a good "Thank you , Jesus."

  27. Laugh.

  28. Laugh some more!

  29. Take your work seriously, but not yourself at all.

  30. Develop a forgiving attitude (most people are doing the best they can).

  31. Be kind to unkind people (they probably need it the most )

  32. Sit on your ego.

  33. Talk less; listen more.

  34. Slow down.

  35. Remind yourself that you are not the general manager of the universe.

  36. Every night before bed, think of one thing you're grateful for that you've never been grateful for before. GOD HAS A WAYOF TURNING THINGS AROUND FOR YOU. "If God is for us, who can be against us?" (Romans 8:31)

14 April 2008

Heart Attack!

Hari itu, Dina (32) meminta izin pulang lebih cepat dari kantornya. Sejak Pagi, Dina merasa pusing dan mual. "Aku masuk angin nih," keluhnya pada Fahmi (35), suaminya melalui telepon.

Setiba di rumah, Dina memesan bubur ayam serta teh panas untuk mengurangi rasa tak enak badan yang dideritanya. Setelah kerokan, ia mengoleskan minyak kayu putih ke seluruh badannya, sebelum beranjak tidur.

Lepas senja, Dina belum bangun juga, Fahmi yang baru saja pulang kantor. Menengok ke kamar, ditempat tidur Dina memang masih tertelungkup, tapi.... sudah tak bernapas lagi!

Wajahnya kebiruan, tampaknya, Dina menahan rasa sakit sesaat sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Selain panik, suaminya juga bingung, sejauh diketahuinya, selama ini kondisi kesehatan Dina baik-baik saja. Bahkan istrinya itu tergolong wanita gesit yang memiliki segudang aktivitas setiap harinya, Lantas, Penyakit "tersembunyi" apakah yang merenggut nyawa Dina?

***
Menurut dr. H. Djoko Maryono, DSPD, DSPJ, ahli internis dan kardiologi dari RS Pusat Pertamina, yang dialami Dina adalah Angina Pectoris. Orang-orang kita dulu biasa menyebutnya sebagai penyakit angin duduk.

Gejalanya memang mirip masuk angin biasa, hanya sedikit lebih berat. Tak mengherankan. Penyakit ini cenderung disepelekan.

Masuk angin yang satu ini ternyata bukanlah masuk angin biasa. "Yang biasa disebut angin duduk sesungguhnya adalah salah satu gejala penyakit jantung koroner, yang jika tidak segera ditangani penderitanya bisa langsung meninggal hanya dalam waktu 15-30 menit setelah serangan pertama" dr. Joko mengingatkan.

Karena itu, kematian yang terjadi sama sekali bukan akibat kerokan atau pengolesan minyak angin, seperti yang dilakukan Dina, melainkan karena tidak terdeteksinya kelainan pada jantung penderita. Padahal, seandainya sepulang kantor Dina langsung pergi ke Rumah Sakit atau ke dokter, dan bukannya malah kerokan dirumah yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan sang penyakit, mungkin nyawanya masih sempat terselamatkan.

Ciri-ciri pusing, mual dan kembung yang dialami penderita Angina pectorismemang nyaris serupa dengan penyakit masuk angin biasa. Hanya penderita juga merasakan dada sesak, nyeri dibagian ulu hati, keluar keringat sebesar jagung, serta badan terasa dingin. Sayangnya, hal ini sering tidak disadari sebagai indikasi adanya gangguan pada jantung yang sifatnya kritis.

Menurut dr, joko, 20% dari keluhan angina pectoris yang diperiksakan ke dokter atau rumah sakit ternyata terdeteksi sebagai penyakit jantung koroner akut. Penyakit ini merupakan gangguan pada jantung akibat adanya kelainan pada pembuluh koroner, sehingga darah tidak mampu mengantarkan zat-zat yang dibutuhkan oleh jaringan dinding rongga jantung. Karena itu, jika tidak terdeteksi sejak awal, penderitanya bisa mengalami sudden death.

Penyakit angina pectoris itu sendiri berupa perasaan tidak nyaman berkepanjangan, yang terjadi lebih dari 5 menit, akibat menurunnya tekanan darah yang memompa jantung. Akibatnya, jantung membutuhkan lebih banyak oksigen. Karena jantung tidak mampu memompa dengan sempurna, maka pembuluh darah mengadakan reaksi pemulihan berupa kontraksi guna mencukupi pengisian oksigen pada pompa jantung tadi, kontraksi itulah yang menimbulkan keringat dingin pada kulit.


PERBAIKI GAYA HIDUP

Sumber masalah sesungguhnya terletak pada penyempitan pembuluh darah jantung (vasokonstriksi) . Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal :
1. Pertama, adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah akibat konsumsi kolesterol tinggi.
2. Kedua, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus);
3. Ketiga, Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh.darah akibat kejang yang terus menerus.
4. Keempat, infeksi pada pembuluh darah.

"Gaya hidup masa kini yang kurang sehat dan tidak teratur adalah pemicunya", tegas Dr. Joko. Menurutnya, Zaman sekarang orang cenderung melupakan pentingnya olahraga hidup dalam kondisi stress, sering tidur larut malam, dan sering mencoba bermacam pola diet yang tidak sehat.

Kurang atau tak pernah olahraga akan menghambat kelancaran metabolisme tubuh. Akibatnya, akan terjadi pengendapan lemak yang perlahan-lahan dapat menyumbat lajunya aliran darah ke jantung.

Sementara itu, orang sekarang banyak yang mengaku tak punya cukup waktu oalahraga, menjaga diri dari kemungkinan obesitas (kelebihan berat badan) juga berperan penting untuk kesehatan jantung, karena kelebihan lemak dapat meminimalkan gerak pompa jantung.

Jadi jaga ukuran pinggang anda, karena perutlah semua jenis lemak menumpuk. Untuk wanita, maksimal 80 cm, dan untuk pria, maksimal 90 Cm, karena itu jaga pola makan, hindari Junk Food, perbanyak asupan buah dan sayuran serta fiber.

Menjauhkan diri dari stress, juga bisa mencegah kita dari penyakit jantung koroner. Pasalnya, dalam keadaan stress kinerja tubuh serta otak dipaksa untuk bekerja secara berlebihan, Hasilnya, kondisi tubuh selalu dalam keadaan letih dan porsi istirahat berkurang. "Kurangnya istirahat dapat mengakibatkan pengentalan darah, yang dapat meningkatkan hormon adrenalin, akibatnya bisa ditebak serangan jantung lebih gampang terjadi"

Orang yang emosi-an juga perlu diperhatikan (Selalu marah-marah setiap saat ada ga ya orang kayak gini). Pasalnya dalam marah-marah (Otak panas, napas memburu, jantungpun berdebar keras, kadang samapi tubuh bergetar, darah bergerak cepat), jika kondisi darah bergerak cepat, sedangkan ada penyumbatan di pembuluh darah wouw bisa dibayangkan darah akan berkumpul disuatu tempat (pembuluh darah) dan karena tidak kuat menampung banyaknya darah yang datang pembuluh yang halus itupun pecah dan sudah bisa ditebak orang itupun akan koleps atau bisa merengang nyawa,

o ya..kondisi ini juga berlaku ketika dia berolahraga ekstra keras (seperti main bola, yang dituntut berlari2 bolak-balik terus menerus), itu juga memicu jantung berdebar dan darah bergerak cepat, dan jika dia mempunyai sumbatan2 dalam tubuhnya yang tidak diketahui, maka kejadian pembuluh darah pecahpun akan menimpanya (seprti Almarhum Benyamin S dan Basuki, mereka meninggal selagi bermain bola).

Wuiiih..ngeri ya...ya kalo udah seumur kita sih, harusnya udah ga cocok lagi untuk olahraga2 keras macam gitu, karena kita ga tau didalam tubuh kita (adakah penyumbatan atau tidak?) yang ringan2 aja lah seperti jalan kaki, jogging, senam, bersepeda santai, atau olahraga pernapasan, dll. Yang terakhir kebiasaan merokok serta mengkonsumsi minuman beralkohol juga berdampak negatif pada jantung, apalagi bila kebiasaan jelek ini dilakukan sejak usia remaja.

***

Ada beribu jalan untuk hidup sehat, Tuhan memberikan kita sesuatu yang luar biasa banyaknya, setiap ada penyakit pasti Tuhan memberikan obatnya, tapi bukan itu masalahnya, pola hidup sehat dan seimbang harus kita jalani, "Mencegah lebih baik daripada mengobati."

Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan, mudah-mudahan berguna :
1. Minum Air putih minimal 8 gelas sehari
2. Banyak makan buah-buahan dan sayuran (serat alami)
3. Hindari stress, dan selalu sabar
4. Perbanyak berpuasa
5. Tidur yang cukup dan olahraga ringan diusahakan rutin

Gampangkan, O ya satu lagi, Tuhan menciptakan dunia ini berpasangan ada Surga ada neraka, ada pria ada wanita , ada putih ada hitam, ada baik ada jahat, ada manis ada pahit, kesimpulannya jika kita banyak makan-makanan yang manis seperti coklat, teh manis, kopi susu, mimunam kaleng, dll. Usahakan sekali lagi, usahakan seminggu sekali atau beberapa hari sekali makan yang pahit2 seperti Rebusan air sambiloto, makan pare, minum jahe atau jus mengkudu, makan bawang putih, dll

Dan jika kita merasa sering makan-makanan yang berlemak atau berlebih seperti daging, jeroan, sering ngemil, makan 2 piring atau selalu nambah usahakan...sekali lagi..usahakan berpuasalah sesering mungkin untuk mengimbanginya, atau minum madu atau minum/makan jinten item (habatussauda. .)

Oke guys...mulai sekarang kita berusaha untuk hidup sehat dan seimbang, agar kita bisa hidup dan beribadah dengan tenang...