Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

19 October 2009

Beking

Yohanes 14:16 - "Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,"

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 111; 1 Petrus 3; Yehezkiel 26-27

Pernahkah Anda mendengar kata "beking"? Saya yakin Anda banyak dari antara Anda yang mengetahuinya. Seperti yang kita ketahui, beking artinya adalah orang yang melindungi atau menyokong kita. Biasanya orang ini memiliki kemampuan atau kekuatan, sehingga mampu menjadi pelindung bagi pihak lain.

Dalam usaha, mencari pekerjaan, memasukkan anak ke sekolah favorit seringkali orang-orang pada umumnya, bahkan banyak juga orang Kristen menggunakan beking sebagai jaminan keberhasilan. Mereka lupa bahwa mereka memiliki kemampuan dan Tuhan yang lebih besar daripada orang yang menjadi beking mereka. Sedih, tapi itulah kenyataanya.

Sebelum Tuhan Yesus naik ke Surga, Dia berkata kepada murid-muridNya agar mereka tidak kuatir dan takut karena akan ada Penolong yang dikirimkan Allah Bapa untuk menyertai mereka selama-lamanya, yakni Roh Kudus. Dan tahukah Anda Roh Kudus masih ada bersama kita sampai sekarang ini.

Sebagai murid-murid Tuhan Yesus di akhir zaman ini sudah sepatutnya mempercayai perkataan-Nya dibanding manusia. Dia adalah pencipta alam semesta dan segala yang ada di dunia ini tidak akan terjadi tanpa seizin-Nya. Tuhan lah yang harus menjadi beking Anda, bukan si A, B, atau C; mereka semua itu tidak akan dapat menandingi kekuatan dan kuasa dari Raja segala raja. Namun, ada satu yang tidak dapat kerjakan, yakni memberi Anda perlindungan untuk hal yang jahat atau tidak berkenan kepada-Nya. Ingatlah, dosa adalah dosa dan Tuhan tidak dapat menyentuhnya.

Jadikan Yesus sebagai andalan hidup Anda karena tidak ada satu pun di alam semesta ini yang dapat menandinginya.

Jawaban.com

Hari Ini

Sepanjang hidupku, aku mencari-cari,
seorang yang mau mencintaiku,
seorang yang mau menerimaku apa adanya,
seorang yang akan mengisi hari-hariku,
seorang yang akan membuat aku berbahagia

Ketika seseorang datang,
kupikir inilah saatnya tapi akhirnya dia pun pergi,
dan ketika cinta itu hilang,
ketika segalanya berakhir,
aku kembali merasakan kekosongan yang sama lubang kekurangan kasih membuka lebih lebar luka-luka yang ada kembali timbul bahkan jauh lebih menyakitkan

Pada waktu itu, aku berkata
Tuhan, aku tahu suatu hari nanti aku akan bahagia,
Ketika kau menyediakan seseorang yang lebih baik,
seseorang yang mengasihiku,
seseorang yang menerimaku,
seseorang yang mengerti aku,
seseorang yang bisa dipercaya,
seseorang yang mau membantuku mengobati luka-luka yang ada suatu hari nanti,
aku akan berbahagia aku akan berbahagia nanti, kapan?! nanti !

Aku terus menunggu,
kapan itu datang,
aku terus berjalan sambil berharap,
semoga itu terjadi tidak lama lagi,
terus menerus berjalan menunggu,
kapan nanti itu datang,
kapan aku bisa berbahagia

Sampai akhirnya,
aku mendengar Ia tertawa,
"Anak-Ku, mengapa kau menunggu sesuatu yang sudah kau miliki?"
Apa maksud-Mu, Tuhan!
Aku mengharapkan seseorang yang akan mengasihiku,
yang akan menerimaku,
yang mau peduli denganku yang akan menyembuhkan luka-luka di hatiku seseorang yang bisa membuatku bahagia "Dia sudah datang?"
Belum Tuhan.
Aku melihat Dia tersenyum lebih lebar
"Belum!!"
Rasanya sih belum.
"Bagaimana dengan-Ku? tidakkah AKU memenuhi kriteriamu?"

Aku terdiam dan berpikir,
Aku menatap kearah-Nya,
melihat mata-Nya yang selalu memandangku dengan penuh sayang,
aku menggenggam tangan-Nya yang selalu menopangku ketika aku terjatuh,
yang menghapus air mataku,
aku meraba pergelangan tangan-Nya,
tempat DIA dulu dipaku ,
aku merasakan pelukan-Nya dan tiba-tiba aku menyadari kebodohanku

Kenapa aku harus menunggu nanti?
aku bisa berbahagia hari ini!
kenapa aku harus menunggu sampai pasanganku tiba, baru aku bisa bahagia!
kenapa aku harus menunggu seorang manusia yang diperanakkan dari dosa, untuk membuatku bahagia?
kenapa harus menunggu,
jika aku bisa berbahagia hari ini?

Hari ini,
aku bahagia karena aku punya DIA,
yang mengasihiku apa adanya,
Hari ini,
aku bahagia karena aku punya DIA,
yang menerimaku apa adanya,
Hari ini,
aku bahagia karena ada DIA,
yang mengobati semua luka-luka di hatiku Hari ini dan bukan nanti

Tidak ada kebahagian yang lebih besar,
daripada hari ini,
kebahagian kemarin adalah kenangan,
kebahagian hari depan adalah impian,
sedangkan kebahagian hari ni,
adalah untuk dinikmati,
dan hari ini aku bisa berbahagia,
karena aku punya DIA !!

From The Book Of : The Puzzle Of Teenage Life