Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

11 March 2009

Yesus & Alexander

Yesus dan Alexander mati pada usia tigapuluh tiga.
Yang satu mati dan hidup untuk diri sendiri;
Yang satu mati untuk engkau dan aku.
Yang orang Yunani mati di atas tahta kerajaan;
Yang orang Yahudi mati di atas kayu salib.
Kehidupan yang satu tampaknya suatu kemenangan;
Yang lain tampaknya suatu kerugian.
Yang satu memimpin pasukan yang besar;
Yang lain berdoa sendirian.
Yang satu menumpahkan darah seluruh dunia;
Yang lain memberikan darah-Nya sendiri.
Yang satu memenangkan dunia, dan kehilangan semuanya itu dalam kematian.
Yang lain kehilangan nyawa-Nya, untuk memenangkan segenap iman dunia.

Yesus dan Alexander mati pada usia tigapuluh tiga.
Yang satu mati di Babel dan yang satu di Golgota.
Yang satu memperoleh semuanya untuk dirinya sendiri ;
Dan yang satu Diri-Nya sendiri yang diserahkan-Nya.
Yang satu mengalahkan semua kerajaan ;
Yang lain mengalahkan semua kuburan.
Yang satu menjadikan dirinya sendiri allah ;
Yang Allah menjadikan diriNya hina.
Yang satu hidup untuk menghancurkan ;
Yang lain hidup untuk memberkati.
Ketika yang orang Yunani mati, tahtanya yang berdiri di atas pedang runtuh selama-lamanya.
Tetapi Yesus mati untuk hidup selama-lamanya sebagai Tuhan atas segala tuan.

Yesus dan Alexander mati pada usia tigapuluh tiga.
Yang orang Yunani menjadikan semua manusia budak ;
Yang orang Yahudi menjadikan semua manusia merdeka.
Yang satu membangun tahta di atas darah ;
Yang lain membangun tahta di atas kasih.
Yang satu lahir dari dunia ; Yang lain dari Sorga
Yang satu memenangkan seluruh dunia ini, sehingga kehilangan seluruh dunia dan sorga.
Yang lain menyerahkan segala-galanya, supaya semuanya diserahkan kepada-Nya.
Yang orang Yunani mati untuk selama-lamanya ;
Yang orang Yahudi hidup selama-lamanya.
Yang orang Yunani kehilangan semua yang didapat ;
Yang orang Yahudi memenangkan segala perkara yang mengasihi.

by Charles Ross Weede