7:54:00 AM
Peak
Nats : Sejak kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan melalui iman (2 Timotius 3:15)
Bacaan : 2 Timotius 3:14-17
Setiap Natal, saya memberikan sebuah "kotak Mama" kepada kedua anak perempuan saya. Setiap kotak berisi hal-hal yang dapat mendorong mereka menjadi ibu terbaik. Isinya bisa berupa buku-buku kerajinan tangan atau proyek khusus, buku atau kaset renungan untuk ibu muda, peralatan P3K, resep-resep untuk memasak bersama anak-anak -- dan kerap kali berisi sesuatu yang pribadi seperti sabun mandi busa untuk sedikit memanjakan diri setelah melewati hari yang melelahkan sebagai seorang ibu! Sudah menjadi tradisi bahwa Rosemary dan Tanya selalu menantikannya setiap tahun selama dekade terakhir ini.
Mendorong anak-anak kita untuk menjadi orangtua yang baik bisa kita mulai lebih awal. Cara yang terbaik adalah mulai memperlengkapi mereka dengan firman Allah ketika mereka masih muda.
Rasul Paulus menulis bahwa "dari kecil" Timotius sudah mengenal "Kitab Suci" (2 Timotius 3:15). Dan, 2 Timotius 1:5 menyebutkan ibu dan nenek Timotius memiliki "iman yang tulus". Pengajaran yang tekun dan teladan rohani membantu Timotius menjadi orang yang saleh.
Alkitab adalah sumber paling kaya yang dapat membantu kita membesarkan anak-anak sehingga mereka akan mengenal dan mencintai Yesus. Tidak ada hal yang lebih penting daripada "Kitab Suci" yang dapat dipakai untuk memperlengkapi mereka dalam menghadapi semua tantangan hidup.
Apa yang Anda lakukan saat ini untuk membuat generasi yang akan datang memiliki "hikmat ... kepada keselamatan melalui iman"? (3:15) --CHK
KARAKTER ANAK-ANAK KITA KELAK DITENTUKAN
OLEH SESUATU YANG KITA LETAKKAN DI HATI MEREKA SAAT INI
Yayasan Gloria
7:36:00 AM
Peak
Sepasang suami dan istri petani pulang kerumah setelah berbelanja. Ketika mereka membuka barang belanjaan, seekor tikus memperhatikan dengan seksama sambil menggumam, "Hmmm... Makanan apa lagi yang dibawa mereka dari pasar??"
Ternyata, salah satu yang dibeli oleh petani ini adalah Perangkap Tikus. Sang tikus kaget bukan kepalang. Ia segera berlari menuju kandang dan berteriak, "Ada Perangkap Tikus di rumah.. di rumah sekarang ada perangkap tikus.."
Ia mendatangi ayam dan berteriak, "Ada perangkap tikus". Sang Ayam berkata "Tuan Tikus, Aku turut bersedih, tapi itu tidak berpengaruh terhadap diriku". Sang Tikus lalu pergi menemui seekor Kambing sambil berteriak. Sang Kambing pun berkata, "Aku turut ber simpati... tapi tidak ada yang bisa aku lakukan".
Tikus lalu menemui Sapi. Ia mendapat jawaban sama. "Maafkan aku. Tapi perangkap tikus tidak berbahaya buat aku sama sekali".
Ia lalu lari ke hutan dan bertemu Ular. Sang ular berkata "Ahhh... Perangkap Tikus yang kecil tidak akan mencelakai aku"
Akhirnya Sang Tikus kembali kerumah dengan pasrah mengetahui kalau ia akan menghadapi bahaya sendiri. Suatu malam, pemilik rumah terbangun mendengar suara keras perangkap tikusnya berbunyi menandakan telah memakan korban. Ketika melihat perangkap tikusnya, ternyata yang terperangkap adalah seekor ular berbisa. Buntut ular yang terperangkap membuat ular semakin ganas dan menyerang istri pemilik rumah. Walaupun sang Suami sempat membunuh ular berbisa tersebut, sang istri terkena gigitan ular tersebut. Sang suami harus membawa istrinya kerumah sakit dan kemudian istrinya sudah boleh pulang namun beberapa hari kemudian istrinya tetap demam. Ia lalu minta dibuatkan sop ceker ayam oleh suaminya. (kita semua tau, sop ceker ayam sangat bermanfaat buat mengurangi demam)
Suaminya dengan segera menyembelih ayamnya untuk dimasak cekernya. Beberapa hari kemudian sakitnya tidak kunjung reda. Seorang teman menyarankan untuk makan hati kambing. Ia lalu menyembelih kambingnya untuk mengambil hatinya. Masih, istrinya tidak sembuh-sembuh dan akhirnya meninggal dunia. Banyak sekali orang datang pada saat pemakaman. Sehingga sang Petani harus menyembelih sapinya untuk memberi makan orang-orang yang melayat.
Dari kejauhan... Sang Tikus menatap dengan penuh kesedihan. Beberapa hari kemudian ia melihat Perangkap Tikus tersebut sudah tidak digunakan lagi.
SUATU HARI KETIKA ANDA MENDENGAR SESEORANG DALAM KESULITAN DAN MENGIRA ITU BUKAN URUSAN ANDA.. PIKIRKANLAH SEKALI LAGI
7:26:00 AM
Peak
"Dengarkanlah nasihat dan terimalah didikan, supaya engkau menjadi bijak di masa depan" - Amsal 19:20