Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

07 March 2009

Weekly Scripture – 1 Yehezkiel 3:18

"Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti dihukum mati! --dan engkau tidak memperingatkan dia atau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu dari hidupnya yang jahat, supaya ia tetap hidup, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu." - 1 Yehezkiel 3:18

Kemurahan Allah

Bahan Renungan : Matius 15 : 21 – 22

Tuhan Yesus pergi dari situ dan menyingkir ke daerah Tirus dan Sidon. Maka datanglah seorang perempuan Kanaan dari daerah itu dan berseru : “Kasihanilah aku, ya Tuhan, Anak Daud, karena anakku perempuan kerasukan setan dan sangat menderita.

Melihat dari Matius 15 : 21 – 22, perempuan Kanaan ini berteriak atau berseru minta kemurahan Allah. Perempuan Kanaan ini minta belas kasihan Tuhan dan berteriak kepada Tuhan Yesus. Kita akan melihat bermacam – macam teriakan atau seruan :

1. Teriakan Kesombongan

Kita melihat dalam Alkitab contoh teriakan kesombongan. Teriakan Nebukadnezar dalam Daniel 4. Nebukadnezar dalam hatinya berpikir ia lebih dari semua yang ada di bumi bahkan ia mempunyai kesombongan, ia merasa seperti Tuhan.

Walaupun kita hanya berpikir dalam hati, Tuhan tahu segala motivasi kita. Seringkali kita sombong dalam pikiran. Seperti seorang pelajar mempunyai nilai yang lebih baik dalam pelajaran dibandingkan dengan temannya. Walaupun diluarnya ia tidak berkata apa – apa namun dalam hatinya ia berpikir bahwa ia lebih pintar dari temannya. Kita sudah berteriak kesombongan dalam hati kita.

2. Teriakan Penderitaan

Kita melihat dalam 1 Samuel 1 : 7 – 10, Hana seorang wanita yang tidak mempunyai anak. Hana adalah seorang istri yang tidak mempunyai keturunan dari suaminya, sedangkan Penina istri suaminya yang lain mempunyai anak. Hana berteriak kepada Tuhan dalam penderitaannya. Hana di ejek oleh Penina. Hana menangis dalam kepedihan.

Seringkali dalam hidup kita banyak kepedihan yang kita alami, kita berteriak pada Tuhan dalam kepedihan. Ketika ada teriakan kepedihan dalam hidup kita, Tuhan sanggup ubahkan kepedihan dalam hidup kita menjadi sukacita.

3. Teriakan Penolakan

Kita akan belajar dari kehidupan Yusuf, Yusuf seorang pemuda yang mempunyai mimpi dan visi yang besar dalam hidupnya, namun ia mengalami penolakan dari saudara – saudaranya. Yusuf di jual kepada Bani Ismael dan dijadikan budak di rumah Potifar. Penolakan terhadap Yusuf tidak hanya sampai disitu aja, ia masuk penjara dan ia tidak ingat oleh juru minuman dan juru roti. Padahal juru minuman dan juru makanan sudah mendapat arti mimpi dari Yusuf.

Dalam kehidupan ini kita seringkali mendapatkan penolakan dari lingkungan kita, teman – teman kita, saudara – saudara kita, keluarga kita. Efesus 1 : 3 à Tuhan mengambil kita dari tempat yang paling rendah, Tuhan angkat kita dan Tuhan telah mengaruniakan berkat rohani di dalam Surga.

4. Teriakan Orang Yang Merasa Tidak Aman

Dalam Alkitab kita melihat murid – murid Tuhan Yesus, ibunya Zebedeus meminta kepada Tuhan Yesus kedudukan untuk anak – anaknya. Ibunya Zebedeus merasa tidak aman atas kedudukan anak – anaknya saat ini. Didalam dunia ini banyak orang yang merasa tidak aman seperti Ibunya Zebedeus.

5. Teriakan Kecemburuan

Dalam Bilangan 12 : 2 à Miriam dan Harun protes kepada Tuhan, karena mereka merasa cemburu dengan Musa. Mengapa Miriam dan Harun komplain kepada Tuhan ? karena iri hati. Kenapa iri hati ? karena Miriam dan Harun tidak mengetahui apa yang sudah Tuhan berikan dalam hidup mereka.

Seringkali dalam hidup kita, kita cemburu melihat orang yang hidupnya berhasil dan diberkati padahal ia tidak sungguh – sungguh sama Tuhan.

6. Teriakan Minta Kemurahan

Seperti perempuan Kanaan yang anak perempuannya kerasukan setan, ia minta kemurahan Tuhan. Kemurahan Tuhan dalam bahasa Yunaninya artinya Belas Kasihan. Lukas 17 : 13 à 10 Orang yang sakit Kusta meneriakkan minta kemurahan kepada Tuhan Yesus. Matius 9 : 27 à Orang Buta berteriak minta kemurahan Tuhan : “Anak Daud kasihanilah aku”.

Lukas 18 : 13 à penagih pajak (pemungut cukai) menangis minta kemurahan Tuhan, sedangkan orang Farisi berkata dengan sombong : Tuhan aku sudah melakukan semua hukum Taurat. Mazmur 123 : 1 – 2 à Seperti mata para hamba laki – laki memandang kepada tangan tuannya, ini berarti Tuhan berbelaskasihan padaku.

Mazmur 86 : 5 à Tuhan itu baik dan suka mengampuni, Ia berlimpah – limpah kasih setia. Efesus 2 : 4 à Tuhan kaya dengan kemurahan. Kita harus berseru minta kemurahan Tuhan. Jangan tunggu ada masalah dalam hidup kita, kita baru minta kemurahan Tuhan. Habakuk 3 : 1, Habakuk 2 : 1 – 2, Habakuk 3 : 2 à Dalam penghakiman Tuhan, Ingatlah belas kasihan Tuhan.

Ratapan 3 : 22 à oleh kemurahanNya yang besar kita tidak akan dihanguskan. Mazmur 33 : 18 à Mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Tuhan, kepada mereka yang berharap akan kasih setiaNya. Yudas 1 : 21 à Peliharalah dirimu dalam kasih Allah. Dalam hidup ini ada 3 point : Love Of God, Mercy Of God dan Eternal Life.

Disadur dari Kotbah : Rev. James Singh

Oleh : Joshua Ivan S S

Humor : Yahoo sudah tutup?

Suatu hari, Ipul, dan Dede memperbincangkan ponsel baru Tio yang memiliki kemampuan 3G. Dengan ponsel tersebut, Tio mengaku bisa melakukan apa saja, termasuk mencari pacar lewat situs Friendster.

Tio : Nih, cewe baru gue. Kenalan di Friendster

Dede : Wah, hebat banget lo! bisa kenalan di friendster lewat hape. Gue juga mau, dong.

Tio : Ya udah, lo punya account di Friendster, ga? gampang kok. Lo punya email, ga?

Dede : Belom punya. Gimana caranya?

Tio : Lo ke Yahoo aja.

Dede : (sambil melihat arloji di tangannya). Yah, udah jam 6 sore gini. Pasti Yahoo udah tutup.

Tio : (bengong, lalu garuk-garuk kepala)

Ipul, yang sedari tadi hanya mendengarkan pembicaraan kedua orang tersebut, tiba-tiba angkat bicara.

Ipul : Ya udah, De... Besok aja gue yang ke Yahoo, pagi-pagi, sekalian gue ngantor. Kan Yahoo deket sama kantor gue.

Tio : (semakin bengong, lalu menggaruk kepala lebih keras)