Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

30 April 2008

Humor : Pulang Ke Surga

Ada seorang laki-laki yang ayahnya baru saja meninggal. Ia datang ke gereja dan menemui seorang pendeta. Ia bertanya, "Pak pendeta, apakah ayah saya sudah masuk Surga?"

"Belum, anakku, ayahmu masih di dalam api penyucian karena dosanya banyak", jawab pendeta itu.

"Apa yang harus aku lakukan?", tanyanya.

"Kamu harus berdoa lebih banyak dan menyumbang uang untuk gereja ini" ,jawab pendeta itu. akhirnya ia menyumbang uang untuk gereja.

Keesokan harinya laki-laki itu datang lagi dan menanyakan hal yang sama tapi jawab pendeta itu, "Anakku, ayahmu belum masuk Surga. Kepalanya sudah keluar dari api penyucian tapi belum semua badannya."

Kemudian pendeta yang serakah itu menyuruh laki-laki itu lebih banyak berdoa dan menyumbang uang lagi. Keesokan harinya laki-laki itu datang lagi dan menanyakan hal yang sama. Tapi kata pendeta, "Separuh badan ayahmu sudah keluar dari api penyucian, tapi separuhnya lagi belum."

Akhirnya orang itu pun menyumbang uang lagi untuk gereja. Hari keempat orang itu datang lagi, tapi ia masih mendapatkan jawaban yang sama.

"Sebentar lagi ayahmu pasti masuk Surga. Kaki kanannya sudah keluar dari api penyucian. Kaki kirinya masih tertinggal", kata pendeta itu.

Apa yang terjadi? orang itu pergi. Pendeta itu keheranan dan bertanya, "Hei...kok malah pergi? Apa kamu ngga mau menyumbang uang lagi untuk gereja?"

Jawabnya, "Buat apa pak pendeta, ayahku yang meninggal adalah orang cacat"

Tetap Tinggal Bersama Yesus

Yoh 6:60-71

Situasi jadi berkembang. Sebelumnya orang-orang Yahudi yang bersungut-sungut karena mendengar perkataan Yesus. Kemudian malah murid-murid Yesus yang mengundurkan diri karena tidak sanggup menerima pengajaran-Nya.

Memang ada orang yang mengikut Yesus sebagai murid. Mereka ikut Dia ke padang belantara, di mana Ia mengajar mereka dan memberi mereka makan. Namun mereka tidak sungguh-sungguh percaya kepada Dia, pada misi dan pelayanan-Nya sebagai Mesias bagi Israel. Mereka menyatakan bahwa pengajaran Yesus terlalu berat. Padahal faktanya tidaklah demikian. Mereka hanya tidak suka pada apa yang mereka dengar. Oleh sebab itu, mereka tidak ingin mendengar lebih banyak lagi. Yesus tahu yang sesungguhnya ada di dalam hati mereka. Sebenarnya mereka tidak dapat menangkap makna rohani dari perkataan-Nya. Mereka bingung, bagaimana mungkin orang dapat memperoleh hidup kekal melalui makan daging-Nya dan minum darah-Nya. Namun Yesus tahu bahwa orang tidak mungkin percaya bila tidak ditarik Bapa. Bahkan orang seperti Yudas Iskariot yang telah mendengar dan melihat semua yang Yesus lakukan, tidak memiliki iman yang sungguh-sungguh kepada Yesus.

Banyak orang yang seperti itu. Mengikut Yesus hanya sementara waktu, yakni sepanjang pengajaran Yesus dan konsekuensi menyangkut Yesus tidak bertabrakan dengan faham, kebiasaan, atau keinginan-keinginan manusiawi mereka. Namun ketika harus menerima seluruh pengajaran Yesus dan juga kehendak-Nya, saat itulah iman semu menjadi runtuh. Mereka tidak mau lagi mendengar perkataan Tuhan dan menolak untuk mengikut Yesus secara serius.

Kiranya kita menjadi seperti para murid sejati, yang meskipun tidak memahami pengajaran Yesus pada waktu itu, tetapi mau percaya bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah. Mereka percaya bahwa hanya melalui Dia mereka mendapat hidup kekal. Mereka tetap bersama Yesus dan menyilakan Yesus membentuk dan mengubah mereka!

20 Things To Remember

Twenty Things to Remember :

  1. Faith is the ability to not panic.
  2. If you worry, you didn't pray. If you prayed, don't worry
  3. As a child of God, prayer is kind of like calling home every day.
  4. Blessed are the flexible, for they shall not be bent out of shape.
  5. When we get tangled up in our problems, be still. God wants us to be still so He can untangle the knot.
  6. Do the math. Count your blessings.
  7. God wants spiritual fruit, not religious nuts.
  8. Dear God: I have a problem. It's me.
  9. Silence is often misinterpreted, but never misquoted.
  10. Laugh every day -- it's like inner jogging.
  11. The most important things in your home are the people.
  12. Growing old is inevitable, growing up is optional.
  13. There is no key to happiness. The door is always open. Come on in.
  14. A grudge is a heavy thing to carry.
  15. He who dies with the most toys is still dead.
  16. We do not remember days, but moments. Life moves too fast, so enjoy your precious moments.
  17. Nothing is real to you until you experience it; otherwise it's just hear say.
  18. Its all right to sit on your pity pot every now and again. Just be sure 20 to flush when you are done.
  19. Surviving and living your life successfully requires courage. The goals 20 and dreams you're seeking require courage and risk- taking. Learn from the turtle, it only makes progress when it sticks out it's neck.
  20. Be more concerned with your character than your reputation. Your character is what you really are, while your reputation is merely what others think you are.

Submitted by: Nancy Chessher - Dade City, FL

Wait on the Lord

Today's Scripture

“But those who wait on the Lord, shall renew their strength, they shall mount up with wings like eagles, they shall run and not be weary, they shall walk and not faint” (Isaiah 40:31).

Today's Word from Joel and Victoria

Do you need strength today? Sometimes it’s easy to get down and discouraged when you’re constantly looking at the circumstances of life. You may feel tired and weary from a long battle. But when you wait on the Lord, the Bible says your strength will be renewed. Waiting on the Lord means you’re putting your trust and hope in Him. You’re living with an attitude of faith and expectancy. In the natural, if you are waiting for someone like a special dinner guest, you’re probably not just sitting around the house wondering what will happen. No, you’re probably preparing for that special person by straightening the house and making sure everything is perfect for their arrival. Most likely, you started weeks in advance making the menu and deciding what to wear! In the same way, when you are waiting on the Lord, it doesn’t mean you are just sitting around, it means you are preparing for Him. Are you ready for God to move on your behalf? Are you waiting on Him? As you take a step of faith, He’ll meet you there. He’ll renew your strength and lead you into victory in every area of your life!

A Prayer for Today

Father in heaven, thank You for Your promise to renew my strength. I choose to wait on You. I choose to trust You. I choose to prepare for You to move mightily in my life! In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries