Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

24 March 2008

Kekayaan, Kesuksesan & Kasih Sayang

Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah dari perjalanannya keluar rumah, dan dia melihat ada 3 pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.

Wanita itu berkata dengan senyuman yang khas, "Aku tidak mengenal anda, tapi aku yakin anda semua pasti orang baik-baik yang sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut".

Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, "Apakah suamimu sudah pulang?"

Wanita itu menjawab, "Belum, dia sedang keluar".

"Oh, kalau begitu kami tidak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali", kata pria itu.

Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang istri menceritakan semua kejadian tadi, sang suami awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata kepada istrinya, "Sampaikan pada mereka aku telah kembali, dan mereka boleh masuk untuk menikmati makan malam ini".

Wanita itu keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam.

"Maaf, kami semua tidak bisa masuk bersama-sama", kata pria itu hampir bersamaan.

"Lho, kenapa?", tanya wanita itu karena merasa heran.

Salah seorang pria itu berkata, "Nama dia kekayaan", katanya sambil menunjuk pria berjanggut di sebelahnya, "Sedangkan yang ini namanya kesuksesan", sambil memegang pria berjanggut lainnya, "Sedangkan aku sendiri bernama kasih sayang. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa di antara kami yang boleh masuk ke rumahmu".

Wanita itu kembali masuk ke dalam, dan memberitahu pesan pria di luar, suaminya pun merasa heran.

"Oh.. menyenangkan sekali. Baiklah kalau begitu, coba kamu ajak si kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan kekayaan".

Istrinya tidak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, "Sayangku, kenapa kita tidak mengundang si kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen ladang pertanian kita".

Ternyata, anak mereka mendengar percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang masuk ke rumah.

"Bukankah lebih baik jika kita mengajak si kasih sayang yang masuk ke dalam? Rumah ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan kasih sayang".

Suami istri itu setuju dengan pilihan buat hati mereka, "Baiklah ajak si kasih sayang ini masuk ke dalam. Dan malam ini, si kasih sayang menjadi teman santap malam kita".

Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada 3 orang pria itu. "Siapa di antara anda yang bernama kasih sayang? Ayo, silakan masuk, anda menjadi tamu kita malam ini".

Si kasih sayang berdiri, dan berjalan menuju beranda rumah. Oh ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta.

"Aku hanya mengundang si kasih sayang yang masuk ke dalam, tetapi kenapa kamu ikut juga?"

Kedua pria yang di tanya itu menjawab bersamaan, "Kalau anda hanya mengundang si kesuksesan atau si kekayaan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun karena anda mengundang si kasih sayang, maka kemanapun si kasih sayang pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada kasih sayang, makan kekayaan dan kesuksesan ikut serta. Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami berdua ini buta dan hanya si kasih sayang yang bisa melihat, hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus, maka kami butuh bimbingannya saat berjalan, saat kami menjalani hidup ini".

Jawaban DOA

Written by Isak Rickyanto
Thursday, 24 March 2005

Pada suatu hari seorang wanita sedang membimbing keponakannya belajar.Tapi tidak seperti biasanya, kali ini keponakannya tidak bisa berkonsentrasi. Ternyata salah satu kelerengnya hilang. Tiba - tiba anak itu berkata, "Bi, bolehkah aku berlutut dan meminta Allah untuk menemukan kelerengku?"

Ketika bibinya mengizinkan, anak itu lalu berlutut di dekat kursinya,
menutup matanya dan berdoa dengan sungguh - sungguh. Selesai berdoa dia bangkit berdiri dan melanjutkan pelajarannya.

Keesokan harinya, bibinya yang takut doa keponakannya tidak terjawab, dan dengan demikian akan melemahkan imannya, dengan khawatir bertanya, "Sayang, apakah engkau sudah menemukan kelerengmu?"

"Tidak, Bi" Jawab anak itu, "tetapi Allah telah membuatku tidak menginginkan kelereng itu lagi."

Alangkah indahnya iman anak itu. Allah memang tidak selalu menjawab doa kita menurut kehendak kita, tetapi jika kita tulus berdoa, Dia akan mengambil keinginan kita yang bertentangan dengan kehendak-Nya. Maju terus dalam Tuhan, Tuhan Yesus memberkati saudara dan seisi rumah, Amin. Teriring salam dan doa.

Enlarge Your Territory

Today's Scripture

“Oh, that you would bless me and enlarge my territory…” (I Chronicles 4:10).

Today's Word from Joel and Victoria

God wants to bless you and enlarge your territory. Your territory can be your sphere of influence or your realm of responsibility or authority. Are you ready for increase in your life today? You may desire God’s increase, but the Bible says we have not because we ask not. Are you asking for God’s blessing? Are you asking Him to enlarge your territory? When you ask God to bless you, your faith is activated which opens the door for Him to work in your life. Open your heart today and ask for God’s blessing, ask for His discernment and wisdom. Ask Him to make you more effective on your job; ask Him to increase the quality of your relationships; ask for more people to love and encourage. Ask Him to enlarge your territory so that you can be a greater blessing to those around you. As you take a step of faith in prayer today, God will hear you. He’ll open doors that no man can close and pour out His abundance in every area of your life!

A Prayer for Today

Father in heaven, today I open my heart to You and ask You to bless me. I ask You to increase me in every area and teach me to be faithful to You always. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries