11:25:00 AM
Peak
Connecting to Heaven & Earth Messenger...
Sign in.....
TUHAN : Kamu memanggilKu?
AKU : Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?
TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.
AKU : Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.
TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.
AKU : Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
TUHAN : Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi produktivitas memberimu hasil. Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.
AKU : Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.
TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu
beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.
AKU : OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisalah yang membuatnya jadi rumit.
AKU : Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
AKU : Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.
TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.
AKU : Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
TUHAN : Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.
AKU : Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?
TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.
AKU : Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.
AKU : Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?
TUHAN : Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental. Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.
AKU : Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah.
TUHAN : Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.
AKU : Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?
TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.
AKU : Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?
TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri, jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.
AKU : Apa yang menarik dari manusia?
TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku?". Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku?"
AKU : Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini?
TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu.
Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
AKU : Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini?
TUHAN : Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.
AKU : Pertanyaan terakhir, Tuhan. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.
TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.
AKU : Terima kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.
TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.
TUHAN has signed out...
HAVE A BLESSED DAY!!!
10:46:00 AM
Peak
(Karisma - Bandung)
Mama saya terkena penyakit tumor payudara dan dokter langsung mengatakan kalau penyakit itu harus segera dioperasi besok. Sepulang dari rumah sakit mama saya menangis terus menerus, saya juga jadi serba salah.
Kejadian itu hari sabtu. Dan besoknya saya bertanya, "Ma, minggu ini mau ke gereja tidak?"
Mama bilang, "Mau, mama percaya sama Tuhan kog, apalagi minggu itu ada perjamuan kudus". (minggu kedua bulan Februari 2001)
Sebelumnya mama sudah menyiapkan botol kecil untuk minta anggur perjamuan kudus agar bisa dioleskan di payudaranya, saya dan keluarga memang orang kristen walaupun bukan seorang pelayan Tuhan yang baik.
Sejak umur 3 tahun saya menjadi seorang kristen yang biasa-biasa saja. Memang dulu saya pernah menjadi guru sekolah minggu tapi karena kemudian kelas 2 SMA saya pindah sekolah karena sesuatu hal maka saya berhenti melayani Tuhan. Saya hanya pergi ke gereja setiap minggu di Bandung bersama Mama dan kadang adik saya 2 orang.
Tapi minggu itu saya benar benar tergerak supaya mama saya bisa didoakan oleh pendeta. Dan pendeta itu mendoakan & tumpang tangan atas mama saya. Setiap malam mama berdoa dan menangis, saya kasihan melihatnya, saya takut mama banyak berpikir kemudian darah tingginya naik.
Mamah saya baru berumur 45 tahun sedangkan darahnya 220/120 itu sangat tinggi sekali untuk seorang wanita. Saya berpikir kita sebagai manusia memang harus berdoa tapi kita juga harus berusaha karena dokter itu juga dipakai Tuhan untuk melakukan banyak hal, saya anjurkan mama supaya ke dokter lagi. Walaupun dengan tubuh yang menggigil karena takut ke dokter akhirnya mamah pergi juga dengan diantar papa.
Setelah itu dokter yang ke 2 ini mengatakan kalau mama harus di check-up tapi mamah enggak mau dan besoknya mamah malah pergi ke Sinshe dengan diantar papa untuk minta obat dan di tusuk jarum.
Hari selasa 20.02.2001, sedangkan saya sendiri seorang staff di sebuah toko buku sebagai adm selalu minta tanda tangan store manager untuk menandatanganin laporan saya, kebetulan waktu itu saya minta tanda tangannya sore dan saya langsung simpan di meja boss saya dengan menginggatkan supaya besok pagi sudah selesai.
Paginya laporan yang sudah ditandatangani saya ambil dari mejanya dan saya bawa keruangan saya untuk dirapikan, ternyata ada selembar kertas yang tertulis akan diadakan KKR di Istana Muara (Bandung) saya hanya lipat kertas itu dan memasukan ke tas saya karena saya pikir lumayan buat kipas kipas di angkutan kota nanti.
Dan sesudah pulang kerumah saya buka tas itu dan ingat akan kertas KKR Kesembuhan Ilahi oleh pendeta Alex Iranata kemudian saya berikan pada mama. Itu awalnya.
Dan kemarin kamis 22 Februari 2001 mamah saya ikut KKR itu bersama adik saya yang nomor 3 saat itu didepan mimbar ratusan orang yang minta didoakan tapi pendeta tersebut mengatakan bahwa ada seorang ibu muda yang ada benjolan di dadanya dan saya minta ibu maju. Mama saya bilang seperti ada yang menuntun untuk maju ke depan banyak orang. Mama naik keatas mimbar dan didoakan dan apa yang terjadi? Oh, puji Tuhan mama saya sembuh. Mama saya sembuh, benjolan di Payudaranya sebesar kentang hilang. Bukankan itu semua karya Tuhan? Banyak orang disembuhkan. Yang lumpuh bisa berjalan bahkan menggendong kursi rodanya, yang buta bisa melihat, yang tuli bisa mendengar, sungguh karya Tuhan indah.
Doa kita tidak dijawab secepat yang kita inginkan tapi jawaban Tuhan selalu tepat pada waktunya. Amien.
Semoga kesaksian ini bisa membawa berkat bagi semua dan memperkuat iman percaya kita. Satu lagi yang indah, mama saya akan dibaptis bulan ini. Dan papa yang berlatar belakang kepercayaan lain yang kuat mau pergi ke gereja. Itu mujizat Tuhan karena dibalik kesedihan, kesusahan ada sesuatu yang indah bahkan begitu indah sudah Tuhan siapkan buat kita agar kita selalu menerima yang terbaik. Karena Tuhan sayang pada kita dan mengasihi kita
H A L E L U Y A.. Tuhan Memberkati...
10:39:00 AM
Peak
Suatu ketika, hiduplah seorang penebang kayu muda. Dia tinggal bersama seorang istri yang baik. Setiap hari, penebang ini pergi ke hutan, dan menebang setiap pohon yang layak untuk dipotong, lalu menjualnya ke kota.
Pada suatu pagi, si Penebang berkata pada istrinya, "Bu, aku akan menebang 10 pohon hari ini. Aku merasa, aku masih kuat untuk itu semua." Sang istri merasa senang. Ia pun lalu melepas kepergian suaminya ke hutan. Betul saja, di senja hari, Penebang itu kembali dengan membawa uang hasil penjualan 10 pohon.
Hal itu terus berlaku dari hari ke hari. Pagi-pagi sekali, Penebang muda itu selalu bergegas pergi untuk menebang pohon. Namun, lama kemudian, hasil di dapat dirasakan makin menurun.
Minggu berikutnya, si penebang hanya mampu menghasilkan 8 pohon. Lalu 6 pohon di minggu berikutnya. Sampai akhirnya si penebang muda ini cuma mampu menebang 3 pohon.
"Ah, mengapa ini semua terjadi. Bukankan aku masih muda dan kuat?", keluh si Penebang, "Untuk orang seusiaku, pasti, akan ada lebih banyak pohon yang dapat ditebang."
Sang istri hanya mendengarkan. "Hmm...atau apakah aku sudah mulai tua?", keluhnya lagi.
Istrinya yang semula diam, mulai angkat bicara. "Suamiku, engkau memang masih muda, dan ya, aku yakin, engkau bisa menebang lebih banyak lagi. "Namun, engkau juga harus ingat, engkau harus mengasah kapak-kapakmu sebelum pergi bekerja. Sia-sialah semua tenagamu, kalau kau hanya punya kapak yang tumpul.
"Suamiku, kita tak dapat selalu berharap hasil tebangan yang banyak, kalau kita selalu lupa untuk mengasah kapak yang kita miliki."
***) Teman, kita, adalah juga si penebang muda tadi. Terlalu sering kita berharap, untuk mendapatkan banyak hasil, tanpa berusaha melihat ke dalam diri kita. Terlalu sering kita bermohon kepada Allah, untuk mendapatkan pahala dan imbalan yang sesuai, namun, dengan kualitas ibadah yang minim sekali.
Kerapkali, cuma sedikit waktu yang kita berikan untuk mengasah keimanan kita, dengan harapan pahala yang berlimpah. Kita sering lupa, untuk mengasah semuanya. Padahal disekeliling kita, ada banyak sekali hal bisa dijadikan pengasah batin dan iman kita. Kebajikan-kebajikan sosial, adalah salah satunya.
Dan teman, teruslah memberikan hikmah kita pada orang sekitar. Sebab, bukankah keharuman bunga akan selalu semerbak, pada tangan-tangan yang sering memberikan bunga?
10:10:00 AM
Peak
Today's Scripture
“Seek Me and live” (Amos 5:4).
Today's Word from Joel and Victoria
The Bible tells us that Jesus came to give us abundant life. Not only did He come to give you life in eternity, but He desires that you experience abundant life here on earth. He wants your relationships to be vibrant and alive. He wants your dreams to be alive. He wants your body, heart, and mind to be alive and full of vitality. God is the source of all life and when you seek Him, you will find Him, and the result will be everlasting life. Are there areas in your life that need to be resurrected? Are there dreams that you’ve put on the back burner that you need to revive again? Do you need hope or faith for something today? Seek God and allow Him to breathe His life into you. Seek Him with your dreams; seek Him with your plans. Seek Him in all things, and you will find His abundant life, and everything you set your hand to will prosper in Jesus’ Name.
A Prayer for Today
Heavenly Father, thank You for sending Your Son Jesus so that I can have abundant life, both now and in eternity. I humbly come before You, giving You all that I am and ask for Your hand of blessing and guidance in everything I do. In Jesus’ Name. Amen.
Joel Osteen Ministries
9:51:00 AM
Peak
Bahan Renungan : I Tawarikh 10:10–14
Renungan :
Ketika Daud berada di daerah Pas-Damim, ia bersama para pahlawannya, para pahlawannya pergi berperang melawan orang Filistin yang siap berperang sedangkan pasukan yang lainnya mengundurkan diri. Hanya ada tiga orang yang maju berperang melawan orang Filistin untuk mempertahankan ladang itu. Tuhan memberikan kemenangan yang besar atas mereka.
Demikian juga dengan kita, saat ini Tuhan sedang menempatkan kita di kota-kota yang ada di Indonesia, Tuhan membutuhkan perwira–perwira Allah yang mau berjuang untuk mempertahankan kota. Tuhan inginkan agar rencanaNya jadi atas kota ini. Saat ini kita harus melihat pahlawannya Daud, mereka mau berjuang dan pergi ke daerah musuh untuk mendapatkan air dari perigi Betlehem. Pahlawannya Daud rela pergi menerobos perkemahannya orang Filistin untuk mendapatkan air di perigi Betlehem. Maukah kita mengikuti teladan para pahlawan Daud, kita harus mengikuti apa yang Tuhan mau kita lakukan untuk kota kita.
Saudara–saudara marilah kita berdoa untuk rencana Tuhan atas kota kita bisa terjadi. Maju terus para pahlawan Tuhan, mari kita bekerja sama untuk menjadi agen Tuhan atas kota-kota kita. Persiapkanlah diri kita untuk menyambut Kegerakan Allah di atas Kota. Marilah kita bersyukur kepada Tuhan, bahwa Tuhan pasti menggenapi janjiNya, Ia akan memberikan kemenangan yang besar bagi kita, Tuhan akan mengirimkan kekayaan bangsa–bangsa atas kita sehingga tidak ada kemiskinan lagi diantara kita. Tuhan akan memberikan Yusuf–Yusuf yang akan mengelola kekayaan yang Tuhan berikan agar dapat dikelola dengan baik dan dapat bermanfaat bagi Kerajaan Surga.
Tuhan Allahmu ada diantaramu sebagai Pahlawan yang memberi Kemenangan (Zefanya 3:17). Itulah janji Tuhan untuk anak – anakNya di Indonesia.
Cirebon, 26 Mei 2008
Oleh : Joshua Ivan S