Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

30 August 2009

Jangan Berpikir Seperti Dunia Ini

II Korintus 10:4-5

"Karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus"

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 61; Markus 11; Hosea 1-3

Jika Anda berpikir seperti dunia berpikir, maka akhirnya Anda akan bertindak seperti dunia bertindak. Pikiran yang tidak terkekang menghasilkan tindakan yang tidak terkekang. Jadi, kendalikanlah pikiran Anda dengan patuh terhadap Alkitab.

Aturlah pikiran Anda sesuai dengan firman Tuhan. Firman itu Roh dan kehidupan. Bila pikiran Anda dipenuhi dengan firman Tuhan, maka kemauan Anda menjadi kuat untuk menggunakan wibawa dalam menaklukkan setiap pikiran fasik dan kebiasaan buruk.

Jangan biarkan iblis menipu Anda untuk mengorbankan kemuliaan Tuhan dalam hidup Anda demi kepuasan diri dan dosa sesaat saja. Kekanglah pemikiran Anda. Renungkanlah Firman dan bukannya pikiran-pikiran yang serakah dan duniawi. Arahkan pandangan Anda kepada Yesus, pencetus, dan Penyempurna iman Anda.

Arah pikiran Anda adalah penentu arah tindakan Anda

Jawaban.com

Humor : Jalan Ke Sekolah

Sebuah keluarga baru bangun kesiangan, dan anak mereka yang berumur enam tahun ketinggalan bis sekolah.

Sang ayah, meski terlambat kerja, harus mengantarnya ke sekolah.

Karena ia tidak tahu jalannya, ia menyuruh anaknya untuk mengarahkannya.

Mereka naik mobil melewati beberapa blok sampai sang anak menyuruhnya belok untuk pertama kalinya,

kemudian beberapa blok lagi sebelum belokan kedua. Perjalanan sampai 20 menit -- namun ketika tiba di sekolah,

ternyata sekolahnya dekat dengan rumahnya.

Sang ayah, dengan agak jengkel, bertanya kepadanya mengapa ia malah mengajak berputar-putar.

Sang anak menjelaskan, "Itu tadi jalan yang biasa dilewati bis sekolah, Ayah. Itu satu-satunya jalan yang aku tahu."