Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

22 July 2009

Cinta Tidak Menunggu Seseorang Mengatakannya

Alkisah ada seorang pria yang menyimpan perasaan pada teman gadisnya. Hingga kemudian pada saat pernikahannya, ia memutuskan untuk mengatakan perasaan yang sebenarnya pada gadis itu. Namun gadis itu akhirnya hanya menganggap itu hanyalah sebuah canda.

Dan ada seorang pria yang ingin mengatakan pada istrinya betapa ia mencintainya, namun ia tidak pernah mengatakannya, hingga istrinya itu meninggal dunia. Pria itu hingga sekarang terus meletakkan bunga diatas batu nisannya. Dengan ciuman dan kata-kata “AKU CINTA KAMU.” Entah apakah istrinya mengetahui hal itu?

Saat ini ada seorang gadis yang selalu ingin merasakan hangatnya pelukan kasih sayang ayahnya, tapi ia malu untuk mengatakannya. Hingga pada suatu hari ayahnya tak mungkin memeluknya lagi…

Banyak kisah yang terjadi setiap harinya, dan kita mungkin menyadari semua itu. Apa yang telah terjadi kemarin, tak mungkin kembali… tapi apakah kita bisa memastikan apa yang akan terjadi besok?

Pikirkanlah tentang sesuatu yang ingin kita katakan dan janganlah kita selalu menunggu saat yang tepat? Katakanlah cinta dan kasih sayang itu. Jika kau meninggalkan pesta yang ramai dan berjalan bersama, hanya berdua dengan seseorang… itulah cinta.

Ketika kau bersama seseorang, dan kau seringkali mendiamkannya. Tapi ketika ia tak bersamamu dan kau mencarinya… saat itulah kau merasakan cinta.

Jika ada seseorang yang selalu membuatmu tertawa, menatapmu penuh perhatian dan ingin selalu pergi bersamanya. Kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau melihat sebuah foto bersama, dan kau mencari seseorang yang special…(untuk mengetahui siapa yang berada disampingya difoto itu) lalu kau membayangkan dirimu yang ada disana… yakinlah kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau tidak menerima telepon saat kau sibuk belajar, tapi tak mampu menahan diri saat seseorang menelponmu… saat itulah kau sedang jatuh cinta.

Jika kau lebih tertarik menerima sebuah surat pendek dari seseorang daripada surat-surat lain yang panjang… kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau mendapat tiket gratis untuk berdua, dan kau tak ragu-ragu mengajak seseorang, kau sedang jatuh cinta.

Kau terus mengatakan kami hanyalah teman biasa, tapi kau sadar kau tak bisa melepaskan diri darinya… saat itulah kau merasakan cinta.

Cinta bukanlah sesuatu yang buruk dan semua bergantung pada kita bagaimana menginginkannya. Berbagilah, dan katakanlah kepada orang-orang yang berarti bagimu….

Anda Begitu Spesial

Yesaya 49:16 : Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 22; Matius 22; Yesaya 1-2

Menurut Anda seberapa besarkah ukuran seseorang mengasihi Anda? Apakah dengan memberikan segala limpahan materi itu dinamakan orang tersebut mengasihi Anda? Mungkin itu ada benarnya, namun itu hanyalah salah satu parameter ukuran kasih dan bukan yang terutama.

Sepasang manusia yang sedang jatuh hati pasti akan melakukan apa saja agar bisa membuktikan betapa dia mengasihi pasangannya tersebut. Mungkin kedengarannya klasik, tetapi jurus tersebut sangat ampuh memanaskan api asmara diantara keduanya. Begitupun dengan yang Allah lakukan kepada manusia.

Allah dengan kasih-Nya menunjukkan kepada manusia betapa Dia selalu mengingat anak-anakNya yang ada di muka bumi. Dalam Yesaya 49:16, Nabi Yesaya menuliskan bahwa Allah melukiskan manusia di telapak tangan-Nya. Di dalam versi Alkitab versi Amplified Bible, kata "telah melukiskan" itu ditulis dengan kata "tattooed" (memberi tanda dengan tato).

Tato pada zaman dahulu kala hanya ada satu jenis, yakni tato permanen. Apabila tato ingin dihilangkan dari tubuh seseorang maka dia harus menghapusnya dengan benda yang sangat panas. Apa yang ingin disampaikan Allah melalui nabi Yesaya kepada manusia melalui ayat sebelumnya ini adalah bahwa manusia sangatlah berharga di hadapan-Nya. Dia tidak ingin kehilangan satu pun manusia yang diciptakan-Nya. Yang Allah inginkan manusia berkomunikasi dengan-Nya seperti layaknya Bapa dengan Anak.

Bersyukurlah kepada Allah karena Anda sangat dikasihi-Nya dan memandang Anda begitu spesial. Oleh karena itu, ucapkanlah kata-kata kasih kepada Allah ketika Anda menghampiri-Nya dalam doa-doa Anda.

Allah bukan hanya menggambar Anda, tetapi dia melukiskan dengan tinta kekal nama dan tubuh Anda pada telapak tangan-Nya. Karena itulah Anda begitu spesial.

Jawaban.com