Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

10 February 2009

Menghentikan Desas-desus

Keluaran 10:22-23 Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan datanglah gelap gulita di seluruh tanah Mesir selama tiga hari. Tidak ada orang yang dapat melihat temannya, juga tidak ada orang yang dapat bangun dari tempatnya selama tiga hari; tetapi pada semua orang Israel ada terang di tempat kediamannya.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 41; Kisah Para Rasul 13; Keluaran 31-32

Bertahun-tahun yang lalu iblis mulai menyebarkan gosip. Dia mengatakan kepada sebagian orang Kristen bahwa mereka harus hidup seperti dunia, mengalami semua kemalangan, kekalahan, kemiskinan dan kegagalan yang sama seperti orang-orang yang ada di sekeliling mereka. Ya, kabar angin itu telah tersebar luas. Anda sendiri mungkin telah mempercayai berita angin ini. Tetapi saya berkata kepada Anda sekarang juga bahwa itu adalah dusta yang licik.

Firman Tuhan menyatakan dalam Mazmur 9:10 bahwa malapetaka bahkan takkan mendekati rumah Anda jika Anda tinggal dalam Dia. Dalam Yohanes 16, Yesus sendiri mencabut kuasa yang mencelakakan Anda dari dunia ini. Dan Keluaran 10:23 mengatakan bahwa ketika kegelapan menyelimuti seluruh penduduk Mesir, orang Israel mempunyai terang di tempat kediaman mereka.

Melalui ayat-ayat ini dan ayat lainnya, Anda dapat melihat bahwa Tuhan tidak pernah menghendaki Anda mengalami semua kesusahan yang diderita oleh dunia ini. Tuhan selalu menginginkan anak-anak-Nya hidup lebih baik daripada itu, hidup sebagai terang di dunia yang gelap ini.

Dalam Perjanjian Lama, kemasyuran Tuhan ditetapkan karena adanya mukjizat-mukjizat yang diperbuatnya bagi anak-anak-Nya. Hal serupa seharusnya berlaku atas diri Anda dan saya. Kita seharusnya memuliakan Tuhan dengan hidup dalam kemenangan yang ajaib. Orang-orang seharusnya berdatangan menemui kita sambil berkata seperti ini, "Saya telah mendengar bagaimana Tuhan telah menyembuhkan Anda" atau "Saya telah mendengar bagaimana anak-anak Anda dibebaskan dari narkotika" atau "Tuhan benar-benar telah melepaskan Anda dari krisis keuangan".

Dapatkah Anda melihat kini mengapa iblis mau menyebarkan gosip untuk meyakinkan Anda bahwa Anda harus menderita bersama dengan dunia dan bukannya hidup sebagai pemenang atas dunia ini? Dia tidak menginginkan orang-orang berlarian mendatangi Anda untuk menanyakan darimana Anda memperoleh kuasa, damai sejahtera, kesehatan dan kemakmuran Anda.

Tetapi itulah tepatnya yang Tuhan inginkan. Jadi, peganglah firman Tuhan dan beranilah menerima berkat-berkat yang telah dijanjikan Tuhan kepada Anda. Biarlah cahaya dari kuasa Tuhan dalam hidup Anda menghentikan desas-desus dari si iblis!

Berita yang berasal dari Kerajaan Surga akan senantiasa menguatkan dan meneguhkan iman Anda, bukan mematahkannya.

Jawaban.com

Humor: Lima Ratus Bebek

Seorang guru pria berkata kepada dua orang muridnya yang sedang ngobrol, "Dua orang wanita bicara, ributnya bisa menyamai seribu ekor bebek."

Waktu istirahat tiba, pacar guru tersebut datang ke sekolah mencarinya. Seorang murid wanita segera datang ke kantor guru dan berkata, "Pak guru, di ruang tamu ada lima ratus ekor bebek mencari bapak."