Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

15 July 2008

3 Pertanyaan

Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, Pendeta, Pastur atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.

Pemuda : "Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?"

Pastur : "Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya, saya akan menjawab pertanyaan anda."

Pemuda : "Anda yakin? Sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya."

Pastur : "Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya."

Pemuda : "Saya punya 3 buah pertanyaan,
1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya
2. Apakah yang dinamakan Takdir
3. Kalau setan diciptakan dari api, kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat setan sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?"

Tiba-tiba Pastur tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.

Pemuda (sambil menahan sakit): "Kenapa anda marah kepada saya?"

Pastur : "Saya tidak marah. Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya."

Pemuda : "Saya sungguh-sungguh tidak mengerti."

Pastur : "Bagaimana rasanya tamparan saya?"

Pemuda : "Tentu saja saya merasakan sakit"

Pastur : "Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?"

Pemuda : "Ya"

Pastur : "Tunjukan pada saya wujud sakit itu!"

Pemuda : "Saya tidak bisa."

Pastur : "Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya."

Pastur : "Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?"

Pemuda : "Tidak."

Pastur : "Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?"

Pemuda : "Tidak."

Pastur : "Itulah yang dinamakan Takdir."

Pendeta : "Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?"

Pemuda : "Kulit"

Pastur : "Terbuat dari apa pipi anda?"

Pemuda : "Kulit"

Pastur : "Bagaimana rasanya tamparan saya?"

Pemuda : "sakit.."

Pastur : "Walaupun Setan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan untuk setan."

Membuat Suami Bahagia

Anda ingin membuat suami bahagia dan merasa beruntung telah menikahi wanita impian (yaitu Anda)? Hal itu sebenarnya tidaklah sulit. Terapkanlah salah satu atau beberapa tips berikut ini.

1. Beri waktu untuk sendiri

    Selain pekerjaan dan keluarga, seorang pria membutuhkan waktu untuk dirinya sendiri. Katakan pada pasangan bahwa Anda mengerti akan hal itu. Namun, jangan sampai melupakan kewajiban rumah tangga. Anda dapat membahasnya berdua tentang bagaimana dan seberapa sering dia dapat menggunakan waktunya untuk diri sendiri.

2. Dengarkanlah dia

    Ada saatnya suami menuntut perhatian penuh dengan meminta Anda mendengarkan ceritanya. Mungkin tentang sesuatu yang bukan minat Anda seperti tentang tim sepak bola kesayangannya. Pandai-pandailah bersikap. Tak ada ruginya, kok, memberi perhatian atas apa yang diceritakannya.

3. Beri waktu untuk sosialisasi

    Berkumpul bersama teman-teman bagi seorang pria sangatlah penting. Dia bebas bercerita apa saja dan memberinya semangat baru. Pengertian yang Anda berikan padanya ketika dia ingin pergi keluar bersama teman-temannya membuatnya merasakan kedekatan yang luar biasa tanpa tuntutan yang berlebihan.

4. Beri perhatian kecil

    Bagaimana jika Anda merapikan meja kerja suami yang sangat berantakan atau telah menyiapkan secangkir kopi yang masih hangat sepulangnya dari kantor? Pasti dia akan tersentuh. Perhatian-perhatian kecil sangat berarti bagi pasangan. Hal ini mengingatkannya pada kebutuhannya dan penemuan atas dirinya yang merupakan prioritas.

5. Beri pujian

    Rasa percaya diri pria dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang suami, baik kehebatannya di ranjang atau perilakunya sebagai ayah, patut diberi pujian sesering mungkin. Pastikan pujian itu tulus serta tidak berlebihan.

6. Beri kepercayaan

    Jangan selalu mengatakan padanya untuk berhati-hati mengendarai mobil atau untuk segera menyelesaikan masalah yang dihadapinya dengan orang tuanya. Terlalu banyak nasihat akan membuatnya merasa tidak dipercaya dan hal ini dapat menjadi bumerang bagi Anda.

7. Wujudkan impiannya

    Bila dia mengatakan pada Anda bahwa suatu hari, dia sungguh-sungguh ingin naik gunung, coba tanya pada diri sendiri, apa yang ingin Anda berikan pada pasangan? Dukungan atau malah mau menghancurkannya? Dengan segala permasalahan yang dihadapi, perlu juga memberikan sedikit ruang untuk mewujudkan petualangan yang nyata.

Menghargai Wanita

Bacaan: Kolose 3:18-19

Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. - Kolose 3:19

Wanita sebagai manusia kelas dua seakan menjadi isu yang tak ada habisnya. Meski banyak gerakan feminisme, tetap saja angka kekerasan terhadap wanita sangat tinggi. Di antara semua negara yang masih memandang kaum wanita dengan sebelah mata, Rusia adalah negara dengan angka kekerasan pada wanita yang paling tinggi. Menurut sebuah data, diperkirakan 12.000 sampai 14.000 wanita tewas setiap tahunnya di tangan suaminya. Ini berarti setiap 43 menit ada seorang wanita yang tewas di tangan suaminya sendiri sebagai akibat tindak kekerasan. Itu belum seberapa dibandingkan dengan tindakan pelecehan serta kekerasan yang tidak dilaporkan! *

Di belahan dunia lain seperti Amerika Serikat misalnya, 33,5% dari wanita yang tewas, dibunuh oleh pasangannya sendiri. Di Irlandia, kekerasan dalam rumah tangga dialami 1 diantara 5 wanita yang ada di sana! Kenyataan yang sungguh menyedihkan. Lebih menyedihkan lagi hal-hal tersebut terjadi di negara-negara yang notabene penganut agama Kristen.

Lalu apa kata Alkitab tentang hal ini? Meski kaum wanita diperintahkan tunduk kepada suami, itu bukan berarti para suami bertindak semau-maunya sendiri terhadap isterinya. Alkitab juga memerintahkan agar para suami mengasihi isterinya bahkan tidak boleh berlaku kasar terhadap isterinya. Apa yang masuk dalam kategori perlakuan kasar? Tentu saja ini tak hanya berbicara tentang kekerasan secara fisik, tapi juga umpatan terhadap isteri, pemaksaan seksual dan
pelecehan-pelecehan lainnya.

Pria diciptakan lebih kuat dari wanita bukan dengan tujuan agar bisa melakukan aksi kekerasan. Pria diciptakan lebih kuat dari wanita dengan tujuan bisa melindungi, mengasihi dan memberi rasa aman kepadanya. Jangan pernah berpikir bahwa dengan kita melakukan kekerasan terhadap wanita maka itu akan membuat wibawa kita sebagai pria meningkat. Keliru besar! Justru kita akan kehilangan wibawa sebagai seorang pria sejati. Mengapa? Karena kita terlalu pengecut sehingga hanya berani menindas wanita yang lemah. Maaf kalau kalimat ini terdengar begitu keras. Namun dengan kasih, saya berkata agar kita mengasihi, menghormati dan menghargai wanita dengan tulus.

(Kwik * Quoted in Russia: Domestic Violence Persists)


Renungan Harian Spirit

Exercise Your Faith!

Today's Scripture

"But just as you excel in everything-in faith, in speech, in knowledge, in complete earnestness and in your love for us-see that you also excel in this grace of giving." (2 Corinthians 8:7).

Today's Word from Joel and Victoria

As a born-again believer, you have unlimited potential. Because of Christ in you, you can walk in unlimited faith, knowledge, love, and victory. The Bible encourages you to excel and grow in these areas and as you do, you will begin to experience that overcoming life of victory that God has in store for you. How do you excel in these areas? Just as a muscle grows when you exercise it, your faith grows when you exercise it-your love grows when you exercise it, and the grace to give grows when you exercise it.

So make a commitment today to start your new exercise program and soon you'll become a champion in every area of life!

A Prayer for Today

God, I want to grow strong in my faith! Please help me to exercise my faith daily by reading my Bible, praying, and staying in fellowship with other Christians. Help me to reach my full potential, God, by living, loving, and giving the way You intended. In Jesus' name - Amen.


Joel Osteen Ministries

Humor : Surat Cinta

Sum, bermaksud memutuskan hubungan dengan kekasihnya seorang bule dari Amerika bernama Robbie akan tetapi dia tak sanggup untuk bertemu muka dengan kekasihnya. Sum menulis surat dengan berbekal pengetahuan bahasa Inggris & kamus tebal.

Hi Robbie, with this letter I want to give know you
[hai Robbie, bersama surat ini saya ingin memberitahu kamu]

I WANT TO CUT CONNECTION US
[SAYA INGIN MEMUTUSKAN HUBUNGAN KITA]

I have think this very cook cook
(saya telah memikirkan hal ini masak masak)

I know my love only clap half hand
(saya tahu cinta saya hanya bertepuk sebelah tangan)

Correctly, I have see you go with a woman entertainment at town with my eyes and head myself
(sebenarnya, saya telah melihat kamu pergi bersama seorang wanita penghibur di kota dengan Mata kepala saya sendiri)

You always ask apology back back times
(kamu selalu minta maaf berulang ulang kali)

You eyes drop tears crocodile
(matamu mencucurkan airmata buaya)

You correct correct a man crocodile land
(kamu benar-benar seorang lelaki buaya darat)

My Friend speak you play fire
(teman saya bilang kamu bermain api)

Now I know you correct correct play fire
(sekarang saya tahu kamu benar benar bermain api)

So, I break connection and pull body from love triangle this
(jadi, saya putuskan hubungan Dan menarik diri dari cinta segitiga ini)

I know result I pick this very correct, because you love she very big from me
(saya tahu keputusan yang saya ambil ini benar, karena kamu mencintai dia lebih besar dari saya)

But I still will not go far far from here
(namun saya tetap tidak akan pergi jauh-jauh dari sini)

I don't want you play play with my liver
(saya tidak ingin kamu main-main dengan hati saya)

I have been crying night night until no more eye water thinking about Your body
(saya menangis bermalam-malam sampai tidak ada lagi airmata memikirkan dirimu)

I don't want to sick my liver for two times
(saya tidak mau sakit hati untuk kedua kalinya)

Safe walk, Robbie
(selamat jalan, Robbie)

Girl friend of your liver
(kekasih hatimu)

Note:
This river I forgive you, next river I kill you !
(kali ini aku maafkan kamu, kali lain aku bunuh kamu)