Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

23 January 2010

Kutu Rambut

Seorang guru bertanya kepada muridnya yang sedang menggaruk-garuk kepala.

Guru: Mengapa kamu menggaruk kepalamu seperti itu?

Murid: Ada serangga aritmatika di kepalaku?

Guru: Serangga aritmatika ...? Apa itu?

Murid: Beberapa orang menyebutnya kutu rambut.

Guru: Lalu mengapa kamu menyebutnya serangga aritmatika?

Murid: Karena mereka menambah penderitaanku, mengurangi kebahagiaanku, membagi perhatianku, dan jumlah mereka berlipat kali ganda cepat sekali.