Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

30 April 2010

7 Kebiasaan

Selamat pagi, sahabatku semuanya. Tetaplah semangat dalam melakukan aktifitas kalian, kelak kesuksesan bisa dapat diraih asalkan ada tekad, kemauan yg kuat dan saya yakin kalian bisa berhasil.

1. Kebiasaan mengucap syukur
Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahwa agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yg baik, tapi juga dalam kesusahan & hari-hari yg buruk. Ada rahasia besar di balik ucapam syukur yg sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yg buta & tuli sejak usia dua tahun, telah menjadi orang yg terkenal & dikagumi di seluruh dunia. Salah satu ucapannya yg banyak memotivasi orang adalah, "Aku bersyukur atas cacat-cacat ini aku menemukan diriku, pekerjaanku dan Tuhanku." Memang sulit untuk bersyukur, namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri berkat, kesehatan, keluarga, sahabat, dan sebagainya. Lama kelamaan Anda bahkan bisa bersyukur atas kesusahan & situasi yg buruk.

2. Kebiasaan berpikir positif
Hidup kita dibentuk oleh apa yg paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran positif, kita cenderung menjadi pribadi yg positif. Ciri-ciri dari pikiran yg positif selalu mengarah kepada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan suka cita. Sering-seringlah memantau apa yg sedang Anda pikirkan. Kalau Anda terbenam dalam pikiran negatif, kendalikanlah segera ke arah yg positif. Jadikanlah berpikir positif sebagai kebiasaan & lihatlah betapa banyak hal-hal positif yang akan Anda alami.

3. Kebiasaan berempati
Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yg dimiliki oleh banyak orang sukses. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain. Orang yg empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginannya & menangkap motif di balik sikap orang lain. Ini berlawanan sekali dengan sikap egois, yang justru menuntut diperhatikan & dimengerti orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati, namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yg empati. Misalnya, jadilah pendengar yg baik, belajarlah melakukan yg Anda ingin orang lain lakukan kepada Anda, dan sebagainya.

4. Kebiasaan mendahulukan yang penting
Pikirkanlah apa saja yg paling pentin, dan dahulukanlah. Jangan biarkan hidup Anda terjebak dalam hal-hal yg tidak penting sementara hal-hal yg penting terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yg penting & mana yg tidak penting, kebiasaan mendahulukan yg penting akan membuat Anda efektif dan produktif juga meningkatkan citra diri Anda secara signifikan.

5. Kebiasaan bertindak
Bila Anda sudah mempunya pengetahuan, sudah mempunyai tujuan yg hendak dicapai & sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yg harus dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Biasakan untuk menghargai waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Banyak orang yg gagal dalam hidup karena hanya mempunyai tujuan tapi tak mau melangkah.

6. Kebiasaan menabur benih
Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan pada waktunya Anda akan menuai yg Anda tabur. Bayangkanlah, betapa kayanya hidup Anda bila Anda selalu menebar benih 'kebaikan'. Tapi sebaliknya, betapa miskinnya Anda bila rajin menabur keburukan.

7. Kebiasaan hidup jujur
Tanpa kejujuran, kita tidak bisa menjadi pribadi yg utuh, bahkan bisa merusak harga diri & masa depan Anda sendiri. Mulailah membiasakan diri bersikap jujur, tidak saja kepada diri sendiri tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila Anda berbohong, kendalikanlah kebohongan Anda sedikit demi sedikit.

29 April 2010

Bagian Kita & Bagian Tuhan

Suatu kali, di Taiwan ada seorang konglomerat dan pengusaha kaya. Hebatnya, kekayaan itu menurut banyak pihak diperoleh benar-benar dari nol. Karena itu, apa yang dilakukannya mampu menginspirasi banyak orang.

Suatu ketika, karena penasaran, ada seorang pemuda ingin belajar menimba pengalaman dari sang pengusaha. Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya sang pemuda berhasil menemui si pengusaha sukses.

“Terimakasih Bapak mau menerima saya. Terus terang saya sangat ingin menimba pengalaman dari Bapak sehingga bisa sukses seperti Bapak,” ujar pemuda itu.

Mendengar permintaan itu, sang pengusaha tersenyum sejenak. Kemudian, ia pun meminta anak muda tadi menengadahkan tangannya. Si pemuda pun terheran-heran. Namun, lantas si pengusahapun menjelaskan maksudnya.

“Biar aku lihat garis tanganmu. Dan, simaklah baik-baik apa pendapatku tentangmu sebelum aku memberikan pelajaran seperti yang kamu minta,” jawab pengusaha tersebut. Setelah menengadahkan kedua tangannya, si pengusaha pun berkata, “Lihatlah telapak tanganmu ini. Di sini ada beberapa garis utama yang menentukan nasib. Di sana ada garis kehidupan. Kemudian, di sini ada garis rezeki dan ada pula garis jodoh. Sekarang, menggenggamlah. Di mana semua garis tadi?”

“Di dalam telapak tangan yang saya genggam.”  Jawab si pemuda yang penasaran.

“Nah, apa artinya itu? Hal itu mengandung arti, bahwa apapun takdir dan keadaanmu kelak, semua itu ada dalam genggamanmu sendiri. Kamu lihat bukan? Bahwa semua garis tadi ada di tanganmu. Dan, begitulah rahasia suksesku selama ini. Aku berjuang dan berusaha dengan berbagai cara untuk menentukan nasibku sendiri,” terang si pengusaha. “Tetapi coba lihat pula genggamanmu. Bukankah masih ada garis yang tidak ikut tergenggam? Sisa garis itulah yang berada di luar kendalimu. Karena di sanalah letak kekuatan Sang Maha Pencipta yang kita tidak akan mampu lakukan dan itulah bagianNya Tuhan.

Genggam dan lakukan bagianmu dengan kerja keras dan sungguh, dan bawalah kepada Tuhan bagian yang tidak mampu engkau lakukan!

♥*•*•Do your best and God will do the REST•*•*♥

JBU all…

Manfaat Pisang Untuk Anak

Pisang merupakan buah yang sangat baik untuk anak, selain bertekstur lembut, buah pisang juga kaya akan nutrisi dan energi. Ibu cerdas pasti tahu apa yang terbaik untuk anak-anaknya, maka tak jarang banyak ibu yang memberikan pisang untuk asupan tambahan bahkan untuk bekal sekolah.

Pilihan tepat itu, baik dilakukan karena pisang memang merupakan salah satu buah yang bisa menyediakan cukup energi bagi anak-anak agar siap beraktivitas dan belajar. Pisang bisa mengenyangkan dan hal itu tentunya berpengaruh pada konsentrasi anak.

Di dalam satu buah pisang terkandung banyak vitamin, salah satunya vitamin B yang bermanfaat untuk mempertahankan aktivitas kerja sistem syaraf. Hal tersebut akan mambantu mendorong konsentrasi anak lebih lama.

Dibanding buah dan sayuran lain, pisang memiliki kandungan mineral lebih tinggi, terutama untuk vitamin B6, vitamin C, kalium, serat dan dan juga mangan.

Buah pisang lebih unggul dari satu buah apel. Jika dibandingkan proteinnya lebih banyak 4 kali lipat, karbohidrat 2 kali lipat, zat fosfor 3 kali lipat, vitamin A dan zat besi lebih unggul 2 kali lipat, juga banyaknya vitamin dan mineralnya lebih banyak 2 kali lipat dari buah apel.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari satu pisang. Selain sangat bermanfaat dalam mencegah stres, pisang juga meningkatkan daya pikir, mengobati radang cerna, serta menyehatkan mata.

Pilihlah pisang berkualitas baik untuk asupan tambahan bagi anak-anak. Selain sehat dan bermanfaat bagi kesehatan anak, pisang juga bisa jadi asupan baik ketika anak sedang sulit makan. Kandungan vitamin dan zat penting lainnya sudah mencukupi kebutuhan yang dibutuhkan anak-anak. (by Pipit)

Sumber: www.KabariNews. com/?34635

28 April 2010

Mawar Yang Ingin Menjadi Bakung

Suatu saat, siang hari, Mawar mencurahkan hatinya kepada Bakung di sebuah kebun yang indah dan segar karena dikelilingi pohon mangga yang besar dan rindang, pohon durian yang sedang lebat buahnya, juga pohon rambutan yang lagi mulai berbunga.

Mawar bertanya pada Bakung, "Bakung, kenapa kamu hanya berbunga sebulan sekali, tapi harum mewangi kelopakmu, tanpa duri lagi! Kamu cantik dan banyak orang mengagumimu, seluruh dirimu, kelopak, tangkai dan daunmu."

Bakung menatap Mawar, katanya, "Mawar, temanku, kenapa engkau bertanya begitu? Apakah engkau ingin menjadi diriku?"

Sahut Mawar, "Iya Bakung, aku pingin jadi dirimu saja. Banyak orang mengagumi, karena dikau tidak pilih kasih untuk memberikan aroma wangimu kepada siapapun. Sementara aku ini hanya disenangi orang karena kelopakku dan harum diriku, tapi duri-duriku, siapa yang mau?"

Balas Bakung, "Ehmm begitu, tapi aku memberikan harumku pada siapapun, bukan karena diriku, tapi karena Tuhan yang telah menciptakan aku. Aku diberinya tugas hanya berbunga dan membagikan aromaku pada siapapun. Aku sendiri tidak bisa menghentikan aromaku bila ada orang jahat yang mencium kelopakku."

Jawab Mawar, "Iyaa Bakung, aku pun begitu, tapi satu ganjalan yang belum engkau katakan, kenapa tangkaiku harus berduri? Kenapa Tuhan memberikan duri itu, sehingga banyak orang menjauhi aku?

Dengan tatapan penuh keramahan, Bakung menenangkan hati Mawar, "Sobatku, jangan terlalu berpikir negatif pada Tuhan, ya! Tuhan menciptakan duri pada tangkaimu bukan untuk membuatmu terasing dan disingkirkan oleh manusia! Justru duri-duri di tangkaimu itu menjadi simbol kehidupan ini, yang tidak selalu mulus, tetapi ada duri-duri kerapuhan, duri masalah, dan sebagainya. Aku pun rapuh, coba saja pegang daunku yang mudah patah, dan roboh kalau kena angin. Kelopakku juga tidak bertahan lama, kena hujan deras, aku sudah tidak tahan untuk tetap tegar. Aku sadar, diriku pun rapuh. Kelopak, daunku juga simbol bagi manusia yang mudah rapuh."

Mendengar kata kata Bakung, Mawar menjadi tenang. "Bakung, terima kasih banyak, engkau memberikan banyak peneguhan untukku. Aku tetap mau jadi simbol hidup manusia. Yang terindah dalam diriku, kelopakku, selalu ada bersama dengan duriku. Begitu juga hidup manusia, selalu ada duri."

Sahut Bakung, "Iya Mawar, begitulah hidup manusia! Tuhan menciptakan kita untuk hidup bersama dengan manusia, agar mereka pun sadar, tidak bisa tidak manusia hidup bersama dengan kerapuhannya. Bukankah di balik keindahan kelopakku, ada daunku yang mudah patah dan sobek bila terkena angin kencang dan hujan deras."

Kata Mawar, "Iya benar, kelopakmu indah justru berkembang karena daun-daunmu yang rapuh itu sudah bertunas dan menua."

Sahut Bakung, "Begitu juga dirimu, keindahan dan keharuman kelopakmu tidak pernah lepas dari tangkaimu yang berduri!"

Mawar pun tersenyum lega, "Jadi, aku tidak perlu, kan, berganti menjadi dirimu, Bakung?"

Kata Bakung, "Iyaa, tidak perlu! Kita tidak usah saling berganti peran, biarlah engkau menjadi Mawar Berduri, dan aku jadi Bakung yang mudah sobek daunnya!.”

Setelah mereka mengatakan itu, Mawar pamitan, "Bakung, terima kasih banyak ya...peneguhanmu! Aku pamit dulu, matahari sudah terbenam. Besok kita ketemu lagi ya!"

Bakung mengangguk, "Iya Mawar, terima kasih juga keterbukaanmu! Menjelang fajar merekah, aku akan menyapamu lebih dulu ya!"

Mawar dan Bakung lalu beristirahat menantikan Sang Mentari terbit di ufuk Timur.

Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib - (1 Petrus 2:9)

07 April 2010

KKR Bangkitnya Generasi Penggenap