Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

17 September 2008

Bukan Halangan

Nats : Supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah (1Korintus 2:5)

Bacaan : 1Korintus 2:1-5

Jacky Chan, bintang film laga Hong Kong yang sudah mendunia, mengunjungi Indonesia pascabencana tsunami Aceh. Ia datang mewakili selebriti Hong Kong yang memberi sumbangan sebagai tanda empati atas penderitaan yang dialami rakyat Aceh. Dalam sebuah wawancara di salah satu televisi swasta, seorang wartawan bertanya, "Hampir di setiap film, Anda berperan sebagai seorang pahlawan. Menurut Anda, apa kriteria pahlawan itu?" Ia menjawab singkat, "Orang biasa yang melakukan sesuatu yang luar biasa."

Kitab Hakim-hakim adalah kitab yang menceritakan perjuangan para pahlawan atau pemimpin militer sebelum Israel menjadi sebuah kerajaan. Jadi bukan hakim dalam pengertian sekarang. Banyak tokoh hebat dalam kitab Hakim-hakim dan kisahnya diceritakan secara panjang lebar. Namun Samgar hanya diceritakan secara singkat-dalam satu ayat (Hakim-hakim 3:31). Berbeda dengan tokoh-tokoh lainnya. Samgar tipikal sosok yang sederhana. Dalam melawan orang Filistin pun, ia hanya memakai tongkat pengusir lembu sebagai senjata-bukan pedang atau tombak seperti lazimnya orang berperang. Samgar adalah orang sederhana dengan prestasi spektakuler.

Tuhan dapat memakai siapa saja secara luar biasa, pun bila kita hanyalah orang biasa. Kuncinya, kita mau berusaha yang terbaik, sambil tetap mengandalkan diri pada hikmat Allah, bukan pada kekuatan sendiri (ayat 5). Bagaimana dengan kita? Boleh jadi kita bukan orang hebat seperti Otniel, Ehud, atau Simson-tokoh-tokoh dalam kitab Hakim-hakim, tetapi orang sederhana seperti Samgar. Jangan berkecil hati. Sebab itu bukan halangan untuk melakukan sesuatu yang luar biasa -NDA

JANGAN KECIL HATI KARENA KITA ORANG BIASA
SEBAB ALLAH YANG MEMILIKI KITA LUAR BIASA

Yayasan Gloria

Kekuatan Kontrol, Penerimaan, dan Pilihan

Kekuatan Kontrol

Anak perempuan kami baru saja lulus dari Occidental College. Ia mengenakan topi dan gaun wanita, namun tidak memiliki rambut. Ia baru saja menyelesaikan tahap ketiga kemoterapi karena menderita Acute Myologenous Leukemia.

Kemudian datang kabar menakutkan, penyakt itu kembali kambuh. Saya mempelajari kamajuan dari pengobatan penyakit ini dan memperoleh beberapa artikel tentang berbagai model pengobatan dan mendapati beberapa rumah sakit menawarkan transplantasi sumsum tulang dari orangtua untuk anak. Kami pun dites, ternyata Susan dan saya memiliki kecocokan sumsum 1:20.000. Dengan doa dan ketekunan, Susan tetap hidup dan terbebas dari leukemia hingga 18 tahun kemudian. Puji Tuhan!

Sebuah studi yang dilakukan di Stanford Arthritis Center, para pasien di dorong unutk mengontrol hidup dan penyakit mereka dengan membuat keputusan akan pengobatan yang sesuai dengan mereka dan membuat program olahraga untuk diri mereka sendiri. Mereka yang keadaannya membaik merasakan suatu kekuatan untuk mengendalikan penyakit mereka. Namun yang merasa tidak dapat mengontrol hidup mereka, keadaannya tidak membaik atau malah bertambah buruk.

Kita wajib ikut mengontrol pengobatan medis kita. Tidak peduli apakah yang kita bicarakan adalah rasa lelah atau masalah medis lainnya. Yang jelas, ini sangat penting untuk dilakukan.

Kekuatan Penerimaan

Dalam sebuah penelitian, ada 116 pasien yang mengalami pelepasan retina. Mereka berhasil mendapatkan perawatan medis dan operasi yang hebat dengan tingkat kepulihan yang bermacam-macam. Seberapa baik kesembuhan mereka, sebagian tergantung pada tingkat penerimaan akan hasil operasi. Mereka yang berhasil adalah yang memandang kelemahan kesehatan mereka dapat diatasi. Mereka memutuskan bahwa hal tersebut tidak akan mengganggu hidup mereka yang sangat berarti. Setelah melakukan semua yang mereka bisa, mereka menerima hasil yang ada, dan dengan bantuan Allah melakukan yang terbaik. Ada waktunya untuk kedua hal ini.

Penerimaan bukan berarti ketidakberdayaan, tetapi merupakan kesadaran bahwa perjuangan selanjutnya sia-sia sehingga Anda pun memilih pendekatan yang lain. Panjatkanlah doa agar Anda mendapatkan ketentraman untuk menerima hal-hal yang tidak dapat diubah. Dan tidak ada seorang pun, selain Allah, yang dapat mengontrol segala sesuatu.

Kekuatan Pilihan

Ketika Allah menempatkan Adam dan Hawa di Taman Eden, salah satu atribut paling penting yang Dia berikan adalah sebuah pilihan. Mereka dapat memilih untuk patuh kepada kehendak-Nya atau menentang-Nya. Di samping itu semua serangan yang meneka kita, Allah juga memberi kita kemampuan untuk membuat banyak pilihan yang menghasilkan ketaatan kepada Allah, kebaikan sementara, dan kebaikan kekal kita. Pilihan kita adalah tetap teguh pada arah yang kita tuju.

Musa, berbicara atas nama Allah, memberi tahu bangsa Israel, "Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan, ... jadi pilihlah kehidupan" (Ulangan 30:15,19). Alkitab penuh dengan contoh-contoh individu atau bangsa yang diberi kesempatan membuat pilihan. Dengan demikian kita dapat menemukan banyak contoh tentang pilihan-pilihan yang bagus, adil, dan yang buruk. Pilihan yang tepat dapat membuat perbedaan antara hidup dan mati.

Tidak peduli apa pun situasi yang Anda alami, Anda memiliki pilihan yang akan membuat segala sesuatunya begitu berbeda pada masa sekarang, masa depan, dan selamat akhir hayat Anda; sebagai tambahan, hal ini juga akan mempengaruhi orang-orang di sekitar Anda.

Sumber : Mengatasi Keletihan dan Stress, Dr. Dwight L. Carlson, ANDI

Humor : Alasan

Suatu kali seorang karyawan meminta izin tidak masuk kerja dengan alasan mengurus surat nikah. Minggu berikutnya, ia tidak masuk lagi dengan alasan serupa. Demikian juga, selama beberapa kali ia meminta izin dengan alasan yang sama. Karena heran, maka kepala personalia memanggilnya.

"Sebetulnya Anda ini menikah dengan berapa orang, kok sampai saya menerima laporan dengan alasan izin yang sama?"

"Eh, anu," jawab karyawan itu malu-malu, "Saya nyambi sebagai tenaga kerja honorer KUA."