Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

22 February 2008

Wanita & Pria Memang Susah Dibuat "BAHAGIA"!

Jika dikatakan cantik dikira menggoda,
jika dibilang jelek di sangka menghina.
Bila dibilang lemah dia protes,
bila dibilang perkasa dia nangis.

Maunya emansipasi, tapi disuruh benerin genteng, nolak
(sambil ngomel masa disamakan dengan cowok)

Maunya emansipasi, tapi disuruh berdiri di bis malah cemberut
(sambil ngomel,Egois amat sih cowok ini tidak punya perasaan)

Jika di tanyakan siapa yang paling di banggakan, kebanyakan bilang Ibunya, tapi kenapa ya ….. lebih bangga jadi wanita karir, padahal ibunya adalah ibu rumah tangga

Bila kesalahannya diingatkankan, mukanya merah..
bila di ajari mukanya merah,
bila di sanjung mukanya merah
jika marah mukanya merah,kok sama semua? bingung!!

Di tanya ya atau tidak, jawabnya diam;
ditanya tidak atau ya, jawabnya diam;
ditanya ya atau ya, jawabnya :diam,
ditanya tidak atau tidak, jawabnya ; diam,
ketika didiamkan malah marah
(repot kita disuruh jadi dukun yang bisa nebak jawabannya).

Di bilang ceriwis marah,
dibilang berisik ngambek,
dibilang banyak mulut tersinggung,
tapi kalau dibilang S u p e l
wadow seneng banget..padahal sama saja maksudnya.

Dibilang gemuk engga senang padahal maksud kita sehat gitu lho

Dibilang kurus malah senang padahal maksud kita "kenapa elho jadi begini !!!"

Itulah WANITA makin kita bingung makin senang DIA !


PRIA MEMANG SUSAH DIBUAT "BAHAGIA" !!!

Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cinta kepadanya, jika tidak, kamu akan dibilang sombong.

Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untuk menggodanya, jika tidak dia bilang kamu kampungan

Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala, jika kamu tetap diam, dia bilang kamu tidak punya otak.

Jika kamu lebih pintar daripada dia, dia akan kehilangan muka, jika dia yang lebih pintar, dia hebat.

Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu, jika kamu mencintainya, dia akan mencoba meninggalkanmu.

Jika kamu cerewet pada dia, kamu seperti seorang pengasuh baginya, tapi jika dia yang cerwet pada kamu, itu karena dia perhatian

Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar, kalau dia yang merokok, dia adalah seorang gentlemen.

Jika kamu menyakitinya, kamu sangat kejam, tapi kalau dia yang menyakitimu, itu karena kamu terlalu sensitif dan terlalu sulit untuk dibuat bahagia !

Kursi Kosong

Seorang anak perempuan meminta kepada pendeta untuk datang dan berdoa dengan ayahnya. Ketika pendeta itu tiba, dia melihat seorang pria di atas tempat tidur dengan kepalanya di topang oleh dua buah bantal dan sebuah kursi kosong di sebelah tempat tidurnya. Pendeta itu mengira bahwa pria itu sudah diberitahu kalau dia akan datang. "Aku kira kamu sedang menungguku", kata pendeta itu.

"Tidak, siapa kamu?"

"Aku teman baru dari gerejamu", jawab pendeta itu. "Ketika aku melihat kursi kosong itu, aku mengira kamu sudah tahu jika aku akan datang."

"O ya, kursi itu", kata pria yang berada di atas tempat tidur. "Apakah kamu keberatan untuk menutup pintu itu?"

Dengan bingung, pendeta itu menutup pintu.

"Aku tidak pernah menceritakan hal ini kepada siapapun, bahkan juga kepada anak perempuanku", kata pria itu. "Tapi selama hidupku aku tidak tahu bagaimana untuk berdoa. Di Gerejaku aku biasa mendengar pendeta berbicara mengenai doa, tapi itu hanya sekedar lewat di kepalaku".

"Aku sudah lelah mencoba berdoa", pria itu melanjutkan, "Sampai suatu hari sekitar empat tahun yang lalu sahabatku berkata kepadaku, 'Joe, doa adalah cara yang sederhana berbincang-bincang dengan Yesus. Ini saranku. Duduk di kursi, dan letakkan sebuah kursi kosong didepanmu, dan percayai Yesus ada di kursi itu. Hal ini tidak menakutkan karena Dia telah berjanji, "Aku akan selalu bersamamu". Kemudian berkatalah kepada Dia dan dengarkan juga seperti kamu mendengarkanku sekarang."

"Jadi, aku mencobanya dan aku sangat menyukainya dan berdoa beberapa jam setiap hari. Aku berhati-hati, jika anak perempuanku melihat aku berbicara dengan kursi kosong, dia akan takut atau menertawakanku."

Dua hari kemudian anak perempuan itu berbicara kepada pendeta itu bahwa ayahnya meninggal siang itu.

"Apakah dia meninggal dengan tenang?", tanya pendeta itu.

"Ya, ketika aku meninggalkan rumah sekitar jam 2, dia memanggilku, dia menceritakan humor yang tidak begitu lucu, dan menciumku di pipi. Ketika aku kembali dari toko sekitar 1 jam kemudian, aku menemukan dia meninggal. Tapi ada sesuatu yang aneh, kelihatannya, sebelum ayah meninggal, dia menyandarkan kepalanya di kursi yang ada di sebelah tempat tidurnya."

Selamat Pagi, Tuhan!

Selamat pagi Bapa kami yang ada di Surga! Aku sangat sibuk hari ini, tapi aku tahu aku harus berhenti dan berbicara pada-Mu sebelum melalui hari ini. Maafkan aku jika kadang2 aku sangat agresif dan disibukkan oleh pekerjaan yang tidak pernah aku bawa ke Engkau dalam doa. Aku melakukan begitu banyak hal bodoh dan membuat beberapa keputusan yang salah, tapi Engkat tetap melindungi Aku. Aku sangat berterima kasih untuk itu. Berkati aku. Lindungi aku. Bicaralah padaku. Kirimkan malaikat-Mu di sekitarku setiap saat hari ini. Aku akan memuliakan nama-Mu dengan riang dan terima kasih. Aku akan merayakan kehadiran-Mu dan menceritakan kepada orang lain tentang Firman-Mu. Aku akan melakukan Firman-Mu di setiap waktu dalam hidupku.

Dalam nama Tuhan Yesus, Amin.

Tuhan, Kenapa Engkau Tidak Menolongku?

Ada seorang laki - laki yang tinggal di dekat sebuah sungai. Bulan - bulan musim penghujan sudah dimulai.

Hampir tidak ada hari tanpa hujan baik hujan rintik-rintik maupun hujan lebat.

Pada suatu hari terjadi bencana di daerah tersebut. Karena hujan turun deras agak berkepanjangan, permukaan sungai semakin lama semakin naik, dan akhirnya terjadilah banjir.

Saat itu banjir sudah sampai ketinggian lutut orang dewasa. Daerah tersebut pelan-pelan mulai terisolir. Orang - orang sudah banyak yang mulai mengungsi dari daerah tersebut, takut kalau permukaan air semakin tinggi.

Lain dengan orang-orang yang sudah mulai ribut mengungsi, lelaki tersebut tampak tenang tinggal dirumah. Akhirnya datanglah truk penyelamat berhenti di depan rumah lelaki tersebut.

“Pak, cepat masuk ikut truk ini, nggak lama lagi banjir semakin tinggi”, teriak salah satu regu penolong ke lelaki tersebut.

S lelaki menjawab: “Tidak, terima kasih, anda terus saja menolong yang lain. Saya pasti akan diselamatkan Tuhan. Saya ini kan sangat rajin berdoa.”


Setelah beberapa kali membujuk tidak bisa, akhirnya truk tersebut melanjutkan perjalanan untuk menolong yang lain.

Permukaan air semakin tinggi. Ketinggian mulai mencapai 1.5 meter. Lelaki tersebut masih di rumah, duduk di atas almari.

Datanglah regu penolong dengan membawa perahu karet dan berhenti di depan rumah lelaki tersebut.

“Pak, cepat kesini, naik perahu ini. Keadan semakin tidak terkendali. Kemungkinan air akan semakin meninggi.

Lagi-lagi laki-laki tersebut berkata: ” Terima kasih, tidak usah menolong saya, saya orang yang beriman, saya yakin Tuhan akan selamatkan saya dari keadaan ini.

Perahu dan regu penolongpun pergi tanpa dapat membawa lelaki tersebut.

Perkiraan banjir semakin besar ternyata menjadi kenyatan. Ketinggian air sudah sedemikian tinggi sehingga air sudah hampir menenggelamkan rumah-rumah disitu. Lelaki itu nampak di atas wuwungan rumahnya sambil terus berdoa.

Datanglah sebuah helikopter dan regu penolong. Regu penolong melihat ada seorang laki-laki duduk di wuwungan rumahnya. Mereka melempar tangga tali dari pesawat. Dari atas terdengar suara dari megaphone: ” Pak, cepat pegang tali itu dan naiklah kesini. “, tetapi lagi-lagi laki-laki tersebut menjawab dengan berteriak:”Terima kasih, tapi anda tidak usah menolong saya. Saya orang yang beriman dan rajin berdoa. Tuhan pasti akan menyelamatkan saya.

Ketinggian banjir semakin lama semakin naik, dan akhirnya seluruh rumah di daerah tersebut sudah terendam seluruhnya.

Bagaimana nasib lelaki tersebut?

Lelaki tersebut akhirnya mati tenggelam.

Di akhirat dia dihadapkan pada Tuhan. Lelaki ini kemudian mulai berbicara bernada protes:”Ya Tuhan, aku selalu berdoa padamu, selalu ingat padamu, tapi kenapa aku tidak engkau selamatkan dari banjir itu?”

Tuhan menjawab dengan singkat: “Aku selalu mendengar doa-doamu, untuk itulah aku telah mengirimkan Truk, kemudian perahu dan terakhir pesawat helikopter. Tetapi kenapa kamu tidak ikut salah satupun?

Sebuah cerita menarik. Demikian juga dalam kehidupan kita, kita bekerja dan selalu melakukan doa kepada-Nya. Dan Dia sudah sering mengirimkan “truk”, “perahu”, dan “pesawat” kepada kita, tapi kita tidak menyadarinya.

Kebenaran Akan Nama Yesus

Apakah anda tahu tentang fakta2 ini? Saya yakin anda belum mengetahuinya sampai saat ini.

Kematian adalah pasti, namun Alkitab menuliskan tentang kematian yang tidak dapat ditentukan kapan waktunya tiba. Buatlah kajian pribadi tentang ini.. Sangatlah menarik.. Bacalah sampai selesai.

Dalam Galatia 6:7, Alkitab mengatakan: "Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya"

Here are some men and women who mocked God:
Inilah fakta atas beberapa orang yang telah mengolok-olok Tuhan:


JOHN LENNON (Singer) - - - JOHN LENNON (Penyanyi kelompok the Beatles):

Beberapa tahun yang lalu, saat wawancara dengan sebuah majalah Amerika, John Lennon berkata: "Kekristenan akan berakhir, dan akan menghilang. Saya yakin hal itu tidak dapat diragukan lagi. Yesus sih lumayan, tapi tujuan-tujuanNya terlalu sederhana. Hari ini kami (the Beatles) lebih terkenal dari Dia." (1966)

John Lennon setelah mengatakan bahwa the Beatles lebih terkenal dari Yesus Kristus, dibunuh oleh penggemarnya dengan 6 kali tembakan.


TANCREDO NEVES (Presiden Brasil)
Selama masa kampanye kepresidenannya, dia berkata bahwa jika ia mendapatkan 500,000 suara pemilih dari partainya, maka Tuhan pun tidak akan bisa menyingkirkan dia dari posisi kepresidenannya.

Tancredo Neves memang berhasil mendapatkan suaranya, namun dia jatuh sakit sehari sebelum pelantikannya sebagai presiden, dan kemudian meninggal.


CAZUZA (Bi-sexual Brazilian composer, singer and poet) - - - CAZUZA (komposer Brasil penganut bi-sexual, penyanyi and penulis puisi):
Selama show-nya di Canecio (Rio de Janeiro), ketika ia sedang menghisap rokok, dia menghembuskan beberapa ASAP rokoknya ke udara dan berkata" "Tuhan, ini (ASAP rokok) untuk-Mu."

Dia meninggal dalam keadaan yg sangat mengerikan karena AIDS padausia 32 tahun.


Orang yang membuat TITANIC

Setelah pembangunan kapal Titanic, seorang reporter bertanya seberapa amankah kapal Titanic tersebut. Dengan nada mengejek dia menjawab: "Tuhan pun tidak akan bisa Menenggelamkannya."

Hasilnya: Saya rasa anda semua tahu apa yang terjadi dengan Titanic.


MARILYN MONROE
(Aktris):

Dia dikunjungi oleh Billy Graham pada saat sebuah pertunjukan show. Billy Graham berkata bahwa Roh Tuhan telah mengutusnya untuk memberitakan Injil kepada Marilyn Monroe.

Setelah mendengarkan apa yang ingin disampaikan oleh Billy Graham, dia berkata, "Saya tidak perlu Yesus-mu." Seminggu kemudian Marilyn Monroe ditemukan tewas di apartemennya.


BON SCOTT (Singer) - - - BON SCOTT (Penyanyi):
Mantan vokalis AC/DC. Dalam salah satu lagu yg dinyanyikannya tahun 1979 berbunyi: "Jangan hentikan saya, saya akan terus turun, turun ke jalan neraka."

Pada tgl 19 Februari 1980, Bon Scoot ditemukan tewas karena tersedak oleh muntahnya sendiri.


CAMPINAS (in 2005) - - - CAMPINAS (tahun 2005):

Di Campinas, Brasil, sekelompok sahabat yang mabuk pergi untuk menjemput seorang temannya.

Pada saat ibu anak tersebut mengantar anaknya ke mobil, dia sangat
kuatir dengan kemabukan teman2nya; sambil memegang tangan anaknya yg duduk di mobil dia berkata: "Anakku, pergilah bersama dengan Tuhan, dan kiranya Dia melindungimu.."

Anaknya menjawab: "Ya jika Tuhan mau duduk di bagasi, sebab di dalam sini sudah penuh."

Beberapa jam kemudian, Ada berita/informasi yang mengabarkan bahwa
anak-anak muda tersebut mengalami sebuah kecelakaan yang fatal dan semuanya tewas. Mobilnya bahkan tidak dapat dikenali lagi jenisnya, namun anehnya bagasi Mobil tersebut utuh.

Polisi berkata bahwa tidak mungkin bagasi mobil tersebut bisa utuh. Yang lebih mengejutkan mereka, di dalam bagasi tersebut ada 1 peti telur, namun tidak ada satu pun yang pecah.


CHRISRTINE HEWITT (Jurnalis Jamaica & penghibur)

Berkata bahwa Alkitab (Firman Tuhan) adalah buku terburuk yang pernah ditulis.

Juni 2006, dia ditemukan tewas terbakar di motornya dan tak dapat dikenali lagi.


Banyak orang-orang penting yang lupa bahwa tidak ada nama lain yang pada-Nya diberikan kuasa penuh selain nama Yesus. Banyak yang telah mati, namun hanya Yesus yang mati dan bangkit kembali, dan Dia tetap hidup selamanya.

[Mungkin jika artikel ini sebuah lelucon, anda sudah langsung mengirimkannya ke setiap orang. Apakah anda memiliki keberanian untuk mengirimkan email ini (tentang Yesus) kepada orang lain? Saya telah melakukan bagian saya, Yesus berkata, "Jika kamu menyangkal aku dihadapan manusia, maka juga akan menyangkal kamu di hadapan Bapa-Ku."]


Kiriman : Enny

Piano

Kisah ini terjadi di Rusia. Seorang ayah yang memiliki putra yang berusia kurang lebih 5 tahun, memasukkan putranya tersebut ke sekolah musik untuk belajar piano. Ia rindu melihat anaknya kelak menjadi seorang pianis yang terkenal.

Selang beberapa waktu kemudian, di kota tersebut datang seorang pianis yang sangat terkenal. Karena ketenarannya, dalam waktu singkat tiket konser telah terjual habis. Sang ayah membeli 2 buah tiket pertunjukan, untuk dirinya dan anaknya.

Pada hari pertunjukan, satu jam sebelum konser dimulai, kursi telah terisi penuh. Sang ayah duduk dan putranya tepat berada di sampingnya. Seperti layaknya seorang anak kecil, anak ini pun tidak betah duduk diam terlalu lama, tanpa sepengetahuan ayahnya, ia menyelinap pergi.

Ketika lampu gedung mulai diredupkan, sang ayah terkejut menyadari bahwa putranya tidak ada di sampingnya. Ia lebih terkejut lagi ketika melihat anaknya berada dekat panggung pertunjukan, dan sedang berjalan menghampiri piano yang akan dimainkan pianis tersebut.

Didorong oleh rasa ingin tahu, tanpa takut anak tersebut duduk di depan piano dan mulai memainkan sebuah lagu, lagu yang sederhana, twinkle-twinkle little star.

Operator lampu sorot, yang terkejut mendengar adanya suara piano mengira bahwa konser telah dimulai tanpa aba-aba terlebih dahulu, dan ia langsung menyorotkan lampunya ke tengah panggung. Seluruh penonton terkejut melihat yang berada di panggung bukan sang pianis, tapi hanyalah seorang anak kecil. Sang pianis pun terkejut, dan bergegas naik ke atas panggung. Melihat anak tersebut, sang pianis tidak menjadi marah, ia tersenyum dan berkata, "Teruslah bermain" dan sang anak yang mendapat ijin, meneruskan permainannya.

Sang pianis lalu duduk di samping anak itu dan mulai bermain mengimbangi permainan anak itu. Ia mengisi semua kelemahan permainan anak itu dan akhirnya tercipta suatu komposisi permainan yang sangat indah. Bahkan mereka seakan menyatu dalam permainan piano tersebut.

Ketika mereka berdua selesai, seluruh penonton menyambut dengan meriah, karangan bunga dilemparkan ke tengah panggung. Sang anak jadi besar kepala, pikirnya, "Gila, baru belajar piano sebulan saja sudah hebat!" Ia lupa bahwa yang disoraki oleh penonton adalah sang pianis yang duduk di sebelahnya, mengisi semua kekurangannya dan menjadikan permainannya sempurna.


Apa implikasinya dalam hidup kita?

Kadang kita bangga akan segala rencana hebat yang kita buat, perbuatan-perbuatan besar yang telah berhasil kita lakukan. Tapi kita lupa bahwa semua itu terjadi karena Tuhan ada di samping kita. Kita adalah anak kecil tadi, tanpa ada Tuhan di samping kita, semua yang kita lakukan akan sia-sia. Tapi bila Tuhan ada di samping kita, sesederhana apapun hal yang kita lakukan hal itu akan menjadi hebat dan baik, bukan saja buat diri kita sendiri tapi juga baik bagi orang di sekitar kita.

Semoga kita tidak pernah lupa bahwa ada Tuhan di samping kita.

Delight in One Another

Today's Scripture

“And walk in love, [esteeming and delighting in one another] as Christ loved us and gave Himself up for us…” (Ephesians 5:2 AMP).

Today's Word from Joel and Victoria

Do you delight in those around you? Do you esteem and honor the people God has placed in your life? Sometimes it’s easy to take for granted your family and close friends, but it’s so important to honor and value those around us. You are God’s representative in the earth and when you proactively bless and encourage the people in your life, you are displaying God’s love for them. Not only are you showing God’s love to others, the Bible says that when you reach out to others, you are reaching out to God. You are also loving God Himself! Notice this verse doesn’t say, “Walk in love as long as everyone acts the way you want them to.” It doesn’t say, “Esteem others as long as they treat you right.” No, it simply says, “walk in love as Christ loved…” There are no conditions to God’s love, and there should be no conditions to our love for others. Make the choice to love others today. As you step out and walk in love, God promises to pour out His love and blessing on you in return!

A Prayer for Today

Father in heaven, help me to love others today the way You love me. Show me how to be a blessing to the people You have placed in my life. I choose to honor You by honoring others today. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries