Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

08 November 2009

Humor : Memancing

Dua orang sedang duduk sambil memancing di tepi danau sepanjang hari di musim dingin yang membeku. Yang seorang tidak beruntung sama sekali dan yang lainnya sedang menangkap ikan sebesar kepalan tangan. Orang yang tidak beruntung tadi bertanya kepada orang yang satunya tentang bagaimana rahasianya memancing selalu sukses.

“Mmmmmm... mm... mmmm.. mmm... mmm... mm,” jawab orang di sebelahnya.

“Maaf, tapi kamu berkata apa?”

“Mmmmmmm... mm... mmmm.. mmm... mmm.. mm”, jawab pemancing yang sukses itu sekali lagi.

“Aku betul-betul minta maaf, tapi aku tetap tidak mengerti ucapanmu.” Orang tadi kemudian memuntahkan sesuatu ke telapak tangannya sendiri dan berkata perlahan-lahan, “Kamu harus menjaga cacing umpanmu tetap hangat.”