Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

18 November 2008

Kepada Anakku

Hanya untuk pagi ini, aku akan tersenyum bila aku melihat wajahmu dan aku tertawa, bila aku merasa seperti mau menangis. Hanya untuk pagi ini, aku membiarkan kamu untuk memilih apa yang kamu ingin kenakan dan tersenyum serta mengatakan, alangkah sempurna kelihatannya. Hanya untuk pagi ini, aku tidak mencuci pakaian, melainkan menjemput dan membawamu ke taman untuk bermain.

Hanya untuk pagi ini, aku tinggalkan gerabah dalam bak cuci dan membiarkan kamu mengajarku bagaimana bermain bersama dengan teka-teki. Hanya untuk sore ini, aku akan mencabut hubungan telepon dan mematikan komputer dan kemudian bersamamu duduk di kebun belakang meniup gelembung sabun. Hanya untuk sore ini, aku tidak akan berteriak, bahkan tidak mengomel sedikitpun bila kamu berteriak dan menangis untuk boleh membeli es cream dan aku akan membelikanmu bila penjualnya lewat rumah. Hanya untuk sore ini, aku mengijinkanmu untuk membantuku membuat kue dan membiarkanmu mengerjakan sendiri. Hanya untuk sore ini, kita akan pergi ke McDonald untuk makan malam bersama, supaya kamu mendapatkan barang mainan sebagai hadiah.

Hanya untuk malam ini, aku akan memelukmu dan menceritakan kisah kelahiranmu dan betapa sayangnya aku kepadamu. Hanya untuk malam ini, aku memperkenankanmu bermain di dalam bak mandi dan aku tidak akan marah. Hanya untuk malam ini, aku membiarkan kamu pergi tidur agak malam, sehingga kita dapat duduk di teras dan menghitung bintang-bintang di angkasa. Hanya untuk malam ini, aku akan memanjakanmu selama berjam-jam, dan aku rela tidak mengikuti acara TV favoritku. Hanya untuk malam ini, bila aku mengusap-usap rambutmu selama kamu berdoa, aku akan bersyukur bahwa Tuhan telah memberikan hadiah yang terbesar yang pernah Ia berikan.

Aku akan ingat para ibu dan ayah yang sedang mencari anak-anaknya yang hilang, para ibu dan ayah yang mengunjungi makam anak-anak mereka ketimbang kamar tidurnya, para ibu dan ayah yang berada di rumah sakit menyaksikan penderitaan anak-anaknya yang tak semestinya sehingga membuat mereka menjerit-jerit bahwa mereka di dalam hati tidak tahan lebih lama lagi.

Dan bila aku menciummu selamat tidur, aku akan mendekapmu lebih erat dan lebih lama lagi. Pada saat itulah, aku amat bersyukur kepada Tuhan, dan aku tidak akan meminta apa-apa lagi, kecuali satu hari lagi……

Humor : Obat Tidur

Seorang lelaki yang terlihat begitu pucat dan lesu memeriksakan dirinya ke seorang dokter.

"Dokter, semua tetanggaku mempunyai anjing dan anjing-anjing itu menyalak siang dan malam, membuat aku tidak bisa tidur," kata lelaki itu.

"Oh, aku punya kabar baik untukmu," kata si dokter sambil menyodorkan beberapa botol pil. "Ini beberapa contoh obat tidur yang bagus. Beberapa masalahmu tadi pasti bisa terselesaikan. "

"Bagus!" kata laki-laki itu, "Aku akan mencoba apapun. Berikan aku yang paling bagus, Dok!"

Beberapa minggu kemudian si lelaki itu kembali. Wajahnya terlihat lebih berantakan dan pucat dari kunjungan pertamanya ke dokter itu.

"Dok, resep Anda tidak berhasil. Aku malah menjadi lebih lelah dari sebelumnya!"

"Aku tidak mengerti kenapa bisa begitu," kata sang dokter sambil menggeleng-gelengka n kepalanya.

"Obat yang aku berikan pada Anda itu adalah obat tidur yang paling kuat yang dijual di seluruh apotik di negara ini!"

"Mungkin itu memang benar," jawab lelaki itu, "tetapi aku masih saja tidak tidur sepanjang malam untuk memancing anjing-anjing datang padaku.

Pada saat aku bisa menangkap satu anjing, ternyata sangat sulit untuk memaksa dia menelan obat tidur itu, Dok!"

Do Something!

Sewaktu liburan, suatu hari aku berjalan menyusuri pantai. Ketika sedang berjalan, aku melihat sesosok tubuh manusia bergerak seperti seorang penari. Aku tersenyum dan bertanya dalam hati siapakah orang itu.

Kemudian aku mempercepat langkahku untuk mengejar bayangan tersebut. Setelah mendekat aku melihat seorang laki-laki muda dan orang itu ternyata tidak sedang menari, tetapi sedang membungkuk ke pasir, mengambil sesuatu dan dengan senang hati melemparkannya ke laut.

Setelah lebih dekat lagi, aku berseru, “Selamat Pagi! Apa yang sedang anda lakukan?"

Anak muda itu berhenti, melihat kepadaku dan menjawab, “Melempar bintang laut.”

Aku bertanya, “Kenapa anda melakukan itu?”

Anak muda itu menjawab, “Matahari akan segera meninggi dan air akan surut. Jika saya tidak melakukannya, mereka akan mati.”

“Tapi anak muda, tidakkah anda sadar bahwa sepanjang pantai ini dipenuhi bintang laut?? 24 jam pun anda menghabiskan waktu, tidak mungkin anda lempar sepersejuta pun dari seluruh jumlah bintang laut disepanjang pantai ini. Anda tidak mungkin membuat perbedaan!”

Anak muda itu mendengarkan dengan sopan, kemudian dia membungkuk, mengambil bintang laut lainnya dan melemparnya ke laut, melewati gelombang yang menggemuruh, dan dia sebut, “pasti ada perbedaan untuk yang satu itu”.

Jawabannya mengejutkanku, dan aku kecewa bahkan tidak tahu bagaimana harus menjawab anak muda itu. Yang saya pikir hanya, anak muda ini mengerjakan hal yang sia-sia, pahlawan kesiangan. Saat itu berbalik dan berjalan menelusuri pantai.

Sepanjang hari ketika aku menikmati liburanku, bayangan anak muda itu tetap menghantui pikiranku. Aku mencoba untuk mengabaikannya, tapi bayangan itu tetap muncul. Akhirnya, pada sore harinya aku sadar bahwa aku telah melupakan hakekat penting dari tindakan anak muda tersebut. Anak muda tersebut tidak memilih menjadi pengamat yang pasif di alam semesta ini, tetapi menjadi pelaku yang membuat suatu perbedaan - do something! Aku merasa malu.

Aku kembali ke hotel, malam itu aku tidur dalam kegelisahan. Ketika pagi menjelang, aku terjaga dan merasa harus melakukan sesuatu. Lalu aku bangun dan mengenakan pakaianku. Dan bersama anak muda itu, aku menghabiskan pagi itu melempar bintang-bintang laut. Anda lihat, tindakan anak muda itu mewakili sesuatu yang khusus dalam setiap diri kita.

Kita semua dikarunia kemampuan untuk membuat perbedaan. Dan jika kita seperti anak muda itu, sadar akan karunia itu, kita akan mendapat kekuatan melalui visi kita untuk membentuk dunia. Dan itulah tantangan anda, dan itulah tantangan saya.

Kita masing-masing harus menemukan bintang laut kita. Dan bila kita melempar bintang laut kita dengan baik dan bijaksana, saya yakin abad 21 akan menjadi tempat yang sangat luar biasa. Visi dengan tindakan dapat mengubah dunia, demikian ceritanya.