23 May 2008
Healing Words
“…the tongue of the wise brings healing”
Today's Word from Joel and Victoria
Are your words bringing healing to the people around you? The Bible clearly tells us that life and death are in the power of our tongue. We can use our tongue to build people up and encourage them with words of healing, or we can just as easily sow negative seeds with our words. The Bible says that the tongue of the wise brings healing. Choose to be wise today by choosing healing words. Choose to look for the best in others and build them up. Choose healing words over gossip; choose words of freedom and peace over anger and judgment. Let your words uplift and encourage the people in your life. Speak strength and hope to others. As you use your words to bring healing, God will pour out more of His wisdom in your life. You’ll reap the harvest you’ve sown with your words. God will pour out His blessing and increase in your life so you can live the abundant life He has in store for you.
A Prayer for Today
Father in heaven, today I choose to be wise and bring healing to others with my words. I ask for increase of Your power and ability in my life so that I can live to honor You in all I do. In Jesus’ Name. Amen.
Source : Joel Osteen Ministries
Engkau Begitu Berharga
Menyimak musibah gempa pada hari Senin tanggal 12 Mei 2008 yang berkekuatan "8.3 Skala Richter" di kawasan pegunungan yang jaraknya sekitar 100 km dari kota berpenduduk 10juta jiwa, di Chengdu, ibukota provinsi Sichuan - China. Setiap hari non-stop beritanya di TV lokal CCTV menceritakan 1001 kisah-kisah yang menyentuh, dan didalamnya pula kita dapat melihat rasa solidaritas kemanusiaan dan penanganan musibah yang terkoordinasi dengan sangat baik. Dari banyaknya kisah yang diliput, ada satu kisah yang ingin saya bagikan yang menunjukkan betapa satu nyawa itu sungguh berharga. Tentara-tentara muda dan relawan tak kenal lelah menyisir puing-puing reruntuhan bangunan, mengambil mayat-mayat dan mencari-cari orang-orang yang masih bisa tertolong nyawanya.
Suatu ketika seorang regu penyelamat seperti biasa memanggil-manggil kalau-kalau ada korban yang masih hidup tertimbun di reruntuhan bangunan. Dan suatu ketika mereka menemukan ada seorang gadis belasan tahun yang telah tertimbun beberapa hari dan masih dalam keadaan bernyawa, dengan susah payah mereka mengeluarkan gadis ini dari timbunan itu, dan ajaib setelah beberapa hari tertimbun, gadis ini masih dalam keadaan yang lumayan sehat. Ketika menyambut gadis ini keluar dari reruntuhan itu, salah seorang regu peyelamat menyanyikan lagu "Happy birthday to you...." kemudian diikuti teman-temannya yang lain, mereka menyanyikan lagu itu dengan tepuk-tangan. Saya yang sedang menonton TV saat itu agak heran mengapa mereka menyanyikan lagu ini? Dan seketika itu juga saya mengerti sekaligus trenyuh karena dalam nyanyian itu ada suatu dasar filosofis yang dalam yang keluar dari mulut sekumpulan orang-orang muda yang menjadi regu penyelamat. Bahwa mereka sedang merayakan nyawa gadis yang tertolong itu sebagai perayaan bahwa gadis itu telah "born again", hari itu "ia dilahirkan lagi". Pantaslah mereka menyanyikan lagu "Happy birthday to you....". Gadis itu tersenyum dan menangis, diantara relawan juga ikut menangis haru menyambut "hari lahir" yaitu hari keselamatannya. Mereka bertepuk tangan merayakan satu nyawa yang tertolong.
Betapa Alkitab juga mengajarkan kepada kita bahwa kita ini sungguh berharga, meski Allah telah menciptakan banyak sekali manusia, namun Ia tetap memandang satu jiwa dan setiap jiwa sungguh berharga. Tuhan Yesus berkata : "Demikian juga akan ada sukacita pada malaikat-malaikat Allah karena satu orang berdosa yang bertobat." (Lukas 15:10). Kembali saya tersentuh merenungkan satu ayat ini. Ketika ada yang bertobat, para Malaikat menyanyi "happy birthday to you....", menyambut anak-anak Allah yang dilahirkan lagi dan menerima keselamatan kekal dari Allah.





