Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

Showing posts with label Renungan Lainnya. Show all posts
Showing posts with label Renungan Lainnya. Show all posts

15 February 2012

Apa Itu Agama?

Yang disebut agama itu sebenarnya apa, Kiai?

Begitulah pertanyaan seorang santri kepada KH Ahmad Dahlan. Mendapat pertanyaan itu beliau justru mengambil biola dan memainkan tembang “Asmaradhana”.

Lalu beliau bertanya, "Apa yang kalian rasakan setelah mendengar musik tadi?"

"Aku rasakan keindahan, Kiai" jawab si santri.

"Semua persoalan seperti mendadak hilang. Tentram" tambah Jazuli (santri).

"Damai sekali," tukas Hisyam (santri).

"Nah, itulah agama" Jawab KH Ahmad Dahlan, "Orang beragama adalah orang yang merasakan keindahan, rasa tenteram, damai karena hakikat agama itu sendiri seperti musik. Mengayomi dan menyelimuti."

Setelah itu salah seorang santri (Hisyam) mencoba memainkan biola tersebut dan menghasilkan suara “menderit”.

"Wah, suaranya berantakan ya Kiai?" tanya Hisyam malu.

"Nah, begitu juga agama. Jika kita tidak mempelajarinya dengan baik, maka agama hanya akan membuat diri sendiri dan lingkungan terganggu" jawab beliau.

"Oooo begitu…. Jadi untuk bisa beragama dengan baik itu, kita tidak boleh ikut-ikutan, tapi harus mengerti ilmunya juga. Seperti tadi, hanya karena melihat Kiai bermain biola, jangan langsung berpikir bahwa kita juga pasti bisa main biola" tambah Jazuli.

"Dalam beragama, kita tidak bisa hanya mengandalkan keinginan hanya karena merasa bahwa keinginan itu baik.

Misalnya, tadi saya merasa punya keinginan baik untuk bermain biola, tapi ternyata keinginan saya malah mengganggu saya dan teman-teman yang lain," ulas Hisyam si santri yang tadi mencoba biola.

"Kesimpulan yang jeli! Terima kasih" puji KH Ahmad Dahlan....

09 January 2012

Dua Soal Sekolah

Ada tiga anak sekolah: A, B dan C. Suatu hari ibu guru memberikan dua soal yang harus dikerjakan dalam waktu 1 1/2 jam.

Soal 1: Tuliskan segala sesuatu yang kamu ketahui tentang Tuhan Yesus!
Soal 2: Tuliskan segala sesuatu yang kamu ketahui tentang Iblis!

Maka si A menulis segala sesuatu yang ia ketahui. Seperti Tuhan Yesus itu baik, Dia adalah gembalaku, Dia adalah Juruselamat, dll. Ia pun melakukan hal serupa untuk soal no2, iblis itu jahat, licik, dll.

Si B pun melakukan hal yang sama, bahkan jawaban soal no 2 begitupanjang. Iblis itu penghancur keluargaku, iblis itu yang membuat orang tuaku ribut, iblis itu penghancur masa depanku, dll.

Si C, ia menghabiskan waktu 1 1/2 jam hanya untuk menulis segala sesuatu yang ia tahu tentang Tuhan Yesus. Pada saat waktunya habis, temannya bertanya kepada C, mengapa ia tidak mengerjakan soal no2, maka si C dengan terburu-buru segera menulis sebuah kalimat untuk menjawab soal no 2.

Satu kalimat yang membuat ia terpilih menjadi murid terbaik untuk tugas tersebut, satu kalimat yang membuat kita belajar banyak hal dan satu hal yang membuat mata kita terbuka. Dan kita harus belajar dari dia.

Satu kalimat yang dia tulis untuk soal no 2 sebelum ia mengumpulkantugasnya adalah.. "Saya tidak punya waktu untuk iblis"

Tuhan Memberkati

11 November 2011

Pesan Yang Membesarkan Hati

“Hidup yang disirami dengan air mata tragedi dan penderitaan seringkali menjadi tanah yang subur untuk pertumbuhan spiritual.”

Seringkali agaknya hidup ini hanya terdiri dari hal-hal yang memprihatinkan. Kita semua pernah mengalami kekecewaan... kematian, penyakit, pengkhianatan, tragedi dan perasaan diri tidak berharga serta keputus asaan. Kadang-kadang, hidup ini begitu keras dan kejam sehingga seringkali kita cenderung untuk mengeluh dan mengasihani diri sendiri.

Aku hanya ingin mengulangi lagi... aku percaya bahwa kita di dunia ini diberi kesempatan untuk bertumbuh secara spiritual. Kita dapat mengalami banyak pertumbuhan pribadi justru karena semua penderitaan, keprihatinan dan kesukaran yang kita harus lalui selama hidup kita di dunia ini.

Ini adalah cara Tuhan untuk memurnikan kita supaya kita lebih memiliki belas kasihan, lebih peduli, lebih mengasihi dan lebih peka akan penderitaan orang lain. Betapapun, bagaimana kita dapat menyeka air mata orang lain, kalau kita tidak pernah menangis sendiri terlebih dahulu?

Kadang kala, kita menemukan diri kita di lembah penderitaan. Hal itu sering dirasakan, bahwa kita selalu dilanda keprihatinan, menderita sengsara dan menghadapi tantangan-tantangan. Namun kita harus berusaha untuk ingat bahwa pupuk yang membantu kita untuk “bertumbuh” justru berada di lembah dan tidak berada di puncak gunung.

Ketika kita berada di dalam ketakutan dan kebingungan, pada akhirnya kita menjadi lebih bijak sehingga kita bertumbuh lebih banyak dari pengalaman. Kita akan lebih mengerti tentang manusia dan kehidupan, menjadi lebih peka sehingga kita pun dapat menikmati hidup ini lebih banyak lagi setelah kita keluar dari saat-saat yang keras dan kejam.

Kita harus dapat mengalami kesedihan supaya kita dapat menghargai suka cita dalam arti yang sebenarnya. Hidup mempunyai cara untuk menyeimbangkan kesengsaraan dengan suka cita, kekecewaan dengan harapan, serta kekosongan dengan makna sejati.

pennyparker.com

02 November 2011

Dari Mulut Wanita Cantik

Audrey Hebrun, seorang aktris layar lebar yang terkenal, pernah diminta untuk berbagi pengalaman hidupnya, dan inilah yang ditulisnya:

Untuk bibir yang menarik, berbicaralah tentang kata-kata yang ramah.

Untuk mata yang bagus, carilah hal-hal yang baik dalam diri manusia.

Untuk tubuh yang langsing, berbagilah makananmu dengan yang lapar.

Untuk rambut yang indah, biarlah seorang anak mengelus-elus rambutmu setiap hari, atau berjalanlah dengan tenang dengan pengetahuan bahwa anda tidak pernah jalan sendiri.

Manusia, lebih daripada apapun, butuh dipulihkan, diperbarui, disegarkan dan ditebus, karena itu janganlah pernah menolak sesamamu.

Ingatlah, bila anda membutuhkan tangan yang menolong, anda akan menemukannya di akhir kedua lenganmu. Bila anda menjadi dewasa, anda akan menemukan bahwa anda mempunyai dua tangan, yang satu untuk menolong dirimu, dan yang lain untuk menolong orang lain!

31 October 2011

HANDPHONE di dalam PENERBANGAN vs HANDPHONE di dalam GEREJA

Mungkin judul diatas, seperti sebuah pembanding yang Kontras dan Aneh. Tetapi itulah kenyataannya, dan apa yang saya akan share disini bukanlah mau menggurui, dsb.

Saya hanyalah sesorang yang merasa 'TERTEGUR' (secara pribadi) dengan apa yang sudah TUHAN ingatkan dalam diri saya.

NAIK PESAWAT?.
Yaa... bagi sebagian dari kita, itu adalah hal yang mungkin jarang atau tidak pernah sama sekali. Tetapi bagi sebagian dari kita, sudah sering kali naik pesawat, bahkan 'bekerja' di pesawat.

Seperti layaknya sebuah prosedur penerbangan, saat kita akan melakukan sebuah penerbangan, semua HANPHONE harus DIMATIKAN atau berada dalam OFLLINE/FLIGHT MODE. Karena dapat menggangu sistim navigasi pesawat. Hal itu berarti 'memutuskan' sementara terhadap semua hubungan dengan sinyal operator handphone kita masing-masing, dan menyalakannya kembali saat pesawat telah mendarat, dan berhenti dengan sempurna di bandara tujuan.

Tentu kita sudah paham akan hal ini, dan mengikuti prosedur ini, karena ingin 'nyawa' kita selamat selama penerbangan, dan tidak ingin juga mendapat masalah dengan awak pesawat karena menolak mematikan handphone.

Saya sekitar seminggu yang lalu, tepatnya hari Jumat siang, saya merasa TUHAN tegur langsung di dalam sebuah ibadah di salah satu kota saat saya sedang pelayanan disana. Biasanya saya hanya me-nonaktifkan nada dering saja, dan masuk dalam menu Vibrate, dan semua sms, telp masih dapat tetap masuk tanpa ada ringtonenya. Tetapi hari itu, saat ibadah baru dimulai, tiba-tiba seperti ada 'sesuatu' yg berbicara sangat tegas dalam batin saya. Secara umumnya seperti ini...

"Kamu, sangat menjaga dan aware dengan safety di dalam dunia penerbangan, dan mematuhi segala prosedurnya. Kamu sanggup mematikan handphone-mu selama penerbangan berlangsung demi menghormati dan menjaga sebuah prosedur keselamatan, dan menghindari masalah dengan awak pesawat karena menyalakan handphone. Masa dirimu tidak dapat mematikan handphonemu untuk AKU hanya dua sampai tiga jam saja?. Apakah AKU tidak lebih dari sebuah penerbangan dan awak pesawat sehingga kamu lebih mementingkan mematuhi mereka ketimbang menghormati KU?".

28 October 2011

Diamlah & Tenanglah

Di dalam kehidupan manusia pasti ada masalah yang akan dihadapi, namun yang menjadi permasalahannya adalah bagaimana sikap kita menghadapi masalah itu. Ada berbagai macam sikap orang ketika dia memiliki masalah : ada yang marah-marah, ada yang merajuk dan mengurung diri di kamar, ada yang menceritakan masalahnya pada orang lain, ada yang menutup dirinya pada semua orang dan ada orang langsung berdoa masuk kamar dan menceritakan masalahnya pada Tuhan.

Ada seorang ibu yang tegar dalam menghadapi masalah. Ibu ini adalah seorang yang takut akan Tuhan dan mengasihi Tuhan. Ibu ini juga adalah seorang yang ramah dan disukai oleh semua orang. Dia juga seorang yang rajin berdoa pada Tuhan. Keluarga ibu ini seringkali menghadapi masalah yang berat namun tidak pernah satu kalipun terlihat kesedihan di mukanya atau tercetus pernyataan bahwa Tuhan jahat. Dia selalu mengatakan bahwa Tuhan itu baik. Salah satu teladan yang patut dipelajari dari sang ibu adalah ketika dia menghadapi masalah, dia jarang tergesa-gesa/ kuatir, akan tetapi ketika dia menghadapi masalah pertamakali yang dia lakukan adalah berlutut dan berdoa mohon Tuhan mengasihi dia dan keluarganya.

Dalam perjanjian Lama, ada satu ayat dalam Mazmur 46:11 "Diamlah dan ketahuilah bahwa Akulah Allah..." Diam disini artinya adalah kita berdiam diri ketika kita menghadapi masalah, kita tidak usah gegabah dan langsung berlutut mencari Tuhan. Menangislah di hadapan Tuhan dan Tuhan akan memulihkan dan menyelesaikan masalah kita.
Saat ini apa masalah kita? Pekerjaankah? Kesehatankah? Pelayanankah? Atau apapun juga masalah kita, belajarlah seperti Yesaya " diamlah ", tenanglah dan kenallah Allah. Ketahuilah bahwa Allah akan menyelesaikan masalah kita dan memberikan jalan keluar tepat waktu dan rencana Tuhan.
Kiranya artikel ini memberikan kekuatan baru kepada kita untuk menjalani masalah dengan penuh ketenangan dan hubungan yang dekat dengan Tuhan. Tuhan memberkati setiap kita yang membaca. Amin.

Sony Chow

08 October 2011

Aku Telah Belajar

Aku telah belajar…
Bahwa sekolah yang terbaik di dunia ini, adalah di kaki seorang yang sudah tua.

Aku telah belajar…
Bahwa bila kamu jatuh cinta, itu akan kelihatan.

Aku telah belajar…
Mempunyai seorang anak kecil tertidur di pelukanmu, adalah perasaan yang amat damai dalam dunia ini.

Aku telah belajar…
Bahwa kamu janganlah pernah berkata “tidak” terhadap pemberian seorang anak.

Aku telah belajar…
Bahwa aku bisa selalu berdoa untuk orang lain, bila aku sudah tak mempunyai kekuatan lagi untuk menolongnya dengan satu atau lain cara.

Aku telah belajar…
Bahwa betapa seriusnya hidup ini bagi seseorang, setiap insan membutuhkan seorang teman yang baik.

Aku telah belajar…
Bahwa kadang-kadang yang diperlukan seseorang hanya sebuah tangan untuk dipegangi dan hati yang mengerti.

Aku telah belajar…
Bahwa kita patut bersyukur kepada Tuhan, bahwa Ia tidak memberi segala sesuatu yang kita minta.

Aku telah belajar…
Bahwa uang tidak dapat membeli harkat.

05 October 2011

Tuhan Berjanji Membebaskanmu (III)

Oleh David Wilkerson

Di sini terdapat sebuah gambaran tentang rencana Iblis terhadap hamba Tuhan yang setia.

Dalam masa pencobaan dan penggodaan, Iblis datang kepada kita untuk menyampaikan dusta-dusta yang sama: “Sekarang kamu sudah dikepung dan tak ada jalan keluar.”

Hamba-hamba Tuhan yang lebih besar dari pada kamu telah menyerah dalam keadaan yang tidak lebih jelek daripada yang kamu sedang hadapi sekarang ini. Kini, giliranmu untuk menyerah. Kamu gagal total! Ada sesuatu yang tidak beres antara hubunganmu dengan Tuhan dan Tuhan amat tak berkenan terhadapmu.”

Di tengah-tengah pencobaannya, Hizkia mengakui ketidak berdayaannya. Raja menjadi sadar bahwa ia tidak mempunyai kekuatan untuk menghentikan suara-suara yang terus mengganggu dan mengamuk di dalam dirinya, suara-suara yang membuat ia berputus asa, mengancam dan penuh kebohongan.

Ia tahu bahwa ia tak dapat membebaskan diri sendiri dari pergumulan ini, sehingga ia mencari pertolongan dari Tuhan. Dan Tuhan menjawabnya dengan mengirim Yesaya kepada Hizkia dengan pesan, “Tuhan telah mendengar seruanmu. Kini, katakanlah kepada Iblis di pintu gerbangmu, “Kamulah yang akan jatuh. Seperti juga kamu datang ke sini, demikian pula kamu akan pergi.””

Hizkia hamper saja jatuh karena tipu muslihat musuh. Nyatanya adalah, bila kita melawan dusta Iblis – bila, dalam masa kritis ini kita tidak datang kepada Tuhan dalam iman dan doa, bila kita tidak menggunakan kekuatan yang datang dari janji Tuhan untuk membebaskan kita – Iblis akan menjatuhkan kita dalam kebimbangan akan iman kita dan memperhebat serangannya.

Hizkia mendapat keberanian dari pesan Tuhan yang ia telah terima dan ia dapat mengatakan kepada Semacherib dengan tegas, “Raja Iblis, kamu tidak menghujatku, melainkan kamu berdusta terhadap Tuhan sendiri. Tuhanku akan membebaskan aku dan karena kamu menghujat Tuhan, kamu menghadapi kutukan-Nya!”

Alkitab menyatakan bahwa dengan kekuatan supernatural telah membebaskan Hizkia dan Yuda di malam itu: “Maka pada malam itu keluarlah Malaikat Tuhan, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!” (2Raj 19:35)

Sejak salib Kristus, anak-anak Tuhan bahkan memperoleh janji-janji yang jauh lebih baik daripada apa yang diterima oleh raja Hizkia

Di dalam buku-buku yang pertama dari Alkitab, Tuhan secara ajaib menyelamatkan Nuh, Lot, Daud, Hizkia, Daniel dan tiga orang anak Israel, Musa, Yosua, Israel, Yusuf dan banyak orang lainnya.
Mengenai anak-anak Tuhan sekarang ini, darah Kristus telah membebaskan kita dari dosa, kehancuran dan lain-lainnya. “Ia telah menyerahkan diri-Nya karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita dari dunia jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Allah dan Bapa kita.” (Gal 1:4)
Orang-orang percaya pada masa kini tidak hanya berdiri di atas janji, melainkan juga atas darah yang dicurahkan oleh Yesus Kristus. Dan dalam darah itu kita memperoleh kemenangan atas setiap dosa, penggodaan dan peperangan yang kita selalu hadapi.

Mungkin anda telah menerima sepucuk surat dari Iblis. Aku bertanya kepadamu: Percayakah Anda bahwa Tuhan dapat mengetahui terlebih dahulu dan oleh karenanya mengantisipasi setiap pencobaanmu? Setiap tindakanmu yang bodoh? Setiap kebimbanganmu dan ketakutanmu? Jika memang demikian, anda mendapatkan contoh dari Daud di depanmu yang telah berdoa, “Orang yang sial ini menangis dan Tuhan telah melepaskannya.” Maukah Anda berbuat seperti itu?

Ingatlah, bila anda mau berdoa, bahkan dalam keheningan… bila anda menolak untuk menjadi takut akan serangan-serangan Iblis dan berlindung di dalam iman… maka Anda pada suatu hari akan bangun sebagai seorang pemenang.
Tuhan sendiri yang akan menghadapi musuh Anda dan Ia akan mengerjakan rencana-Nya untuk melepaskan Anda.

Selesai..

04 October 2011

Tuhan Berjanji Membebaskanmu (II)

Oleh David Wilkerson

Rasul Petrus memberikan pengertian yang beda tentang pembebasan dari Tuhan.

Rasul Petrus menulis tentang dua kejadian yang merupakan musibah besar dari Alkitab: Nabi Nuh dan air bah serta penghancuran dari Sodom dan Gomora. Bila Anda memikirkan akan hal itu, bagaimanakah Anda menggambarkannya?

Yang pertama termasuk jeritan-jeritan yang menyeramkan dari mereka yang tenggelam, ketika Tuhan membalas kekerasan dari generasi Nuh. Ketika air bah yang mengerikan terus naik melampaui atap-atap rumah, pohon-pohon dan puncak bukit, orang-orang sedang berpegang teguh pada setangkai pohon, kayu terapung dan segala sesuatu, namun semuanya sia-sia.

Dalam pemandangan yang lain, kita hanya dapat membayangkan bagaimana api belerang yang dahsyat itu meluluh lantakkan dua buah kota.

Ketika penghakiman Tuhan yang amat dahsyat dijatuhkan, orang-orang menjerit dalam ketakutan ketika mereka mati bergelimpangan dalam jumlah yang besar.

Dengan jelas Alkitab menyatakan bahwa kedua kejadian itu merupakan penghakiman dari Tuhan. Namun, merupakan kenyataan bahwa kedua musibah yang menyeramkan itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan anak-anak Tuhan. Kalau begitu, apakah ini berarti bahwa musibah yang sungguh menakutkan itu merupakan penghukuman terhadap para orang berdosa? Yang benar adalah bahwa kejadian itu merupakan tanda-tanda contoh kepada umat manusia dalam setiap generasi disertai peringatan Tuhan. “Aku ingin memberitahukan kalian bahwa Aku akan memperlakukan dengan amat keras segala bentuk kejahatan dan dosa.”

Di dalam hal ini, rasul Petrus mengatakan, “Bila Tuhan tidak menyelamatkan dunia yang tua, namun sebaliknya menyelamatkan nabi Nuh… mengirim air bah melanda bumi dari manusia yang tak mengenal Tuhan; mengubah kota Sodom dan Gomora menjadi abu… sebagai contoh kepada mereka yang setelah kejadian itu, masih tetap ingin hidup tanpa Tuhan; dan menyelamatkan Lot… maka Tuhan tahu bagaiamana menyelamatkan mereka yang takut akan Tuhan dari semua penggodaan.”

03 October 2011

Tuhan Berjanji Membebaskanmu

Oleh David Wilkerson

Dalam suatu seremoni yang serba rahasia yang diciptakan oleh Tuhan, nabi Samuel mengurapi Daud menjadi raja dari Israel. Samuel mengatakan kepada anak muda yang takut akan Tuhan ini, “Kamu telah diurapi oleh Tuhan untuk memerintah bangsa ini” Namun, bagi Daud, hal ini merupakan jalan yang amat panjang sebelum ia mencapai tahta kerajaan.

Sebelum janji akan pengurapannya terwujud, hamba Tuhan yang penuh pengabdian dan setia ini akan menghadapi banyak pencobaan dan ujian.

Hanya beberapa waktu kemudian, kita melihat bagaimana Daud terburu-buru melalui bukit-bukit dan jalan-jalan untuk menghindari raja Saul.yang telah bersumpah untuk membunuhnya.

Betapa sahajalah bagi seorang yang takut dan setia terhadap Tuhan seperti Daud ini. Di sini kita melihat seorang hamba yang dipilih oleh Tuhan sendiri dan baru saja diurapi, sedang berlari-lari untuk menyelamatkan nyawanya, diburu-buru, tanpa pertolongan, tanpa rumah dan seorang diri.

Pikiran Daud satu-satunya adalah, “Aku harus keluar dari negeri ini secapatnya. Bila tidak, aku akan mati.”

Ia berlari ke batas negeri yang terdekat, yaitu kota Gath di negeri Filistin, yang dikuasai oleh raja Abimelekh. Ketika ia mendekati benteng musuh itu, ia berusaha untuk melewatinya sebagai seorang pejalan yang biasa dengan harapan bahwa ia tidak akan dikenali. Namun penjaga-penjaga itu saling berbisik, “Bukankah orang itu Daud yang telah membunuh Goliath kita? Bukankah bangsa Israel memujinya dengan nyanyian bahwa ia mampu untuk membunuh sepuluh ribu orang Filistin? Kelihatannya kita sedang akan memperoleh hadiah yang besar. Biarlah kita menangkap dan membawanya ke istana dan mempersembahkannya kepada raja kita.”

Daud sadar bahwa jiwanya berada di dalam bahaya karena musuh mereka, orang Filistin akan menuduhnya sebagai seorang teroris. Kemungkinan besar ia akan dipukuli sampai mati dan akan dijadikan semacam pertunjukkan serta diarak dari kota yang satu ke kota yang lain. Alkitab mengungkapkan, “Daud…menjadi takut sekali terhadap raja Abimelekh” (1Sam 21:12)

24 September 2011

Ada Kekuatan Dalam Hidup

Ada kekuatan di dalam cinta,
Orang yang sanggup memberikan cinta adalah orang yang kuat
Karena ia bisa mengalahkan keinginannya
Untuk mementingkan diri sendiri.
Ada kekuatan dalam tawa kegembiraan,
Orang tertawa gembira adalah orang yang kuat
Karena ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan.

Ada kekuatan di dalam kedamaian diri
Orang yang dirinya penuh damai bahagia adalah orang yang kuat
Karena ia tidak pernah tergoyahkan
Dan tidak mudah diombang-ambingkan.

Ada kekuatan di dalam kesabaran,
Orang yang sabar adalah orang yang kuat
Karena ia sanggup menanggung segala sesuatu
Dan ia tidak pernah merasa disakiti.

Ada kekuatan di dalam kemurahan,
Orang yang murah hati adalah orang yang kuat
Karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya
Untuk melakukan yang baik bagi sesamanya.

Ada kekuatan di dalam kebaikan,
Orang yang baik adalah orang yang kuat
Karena ia bisa selalu mampu melakukan yang baik bagi semua orang

Ada kekuatan di dalam kesetiaan,
Orang yang setia adalah orang yang kuat
Karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi
Dengan kesetiaannya kepada Allah dan sesama.

Ada kekuatan di dalam kelemahlembutan,.
Orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat
Karena ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam.

Ada kekuatan di dalam penguasaan diri,
Orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat
Karena ia bisa mengendalikan segala nafsu keduniawian.

Sadarkah teman bahwa engkau juga memiliki cukup Kekuatan untuk permasalahan dalam hidup ini?
Dimanapun, seberat dan serumit apapun juga.
Karena pencobaan tidak akan pernah dibiarkan melebihi kekuatan kita.

“TUHAN AKAN MEMBERIKAN JALAN KELUARNYA!!”

Kata - Kata Bijak di Pagi Hari

Tuhan yang Maha baik memberi kita ikan, Namun kita harus mengail untuk mendapatkannya.

Demikian pula, bila kita terus menunggu akan waktu yang tepat, mungkin kita tidak akan pernah mulai. Mulailah sekarang… mulailah dimana kita berada dengan apa adanya.

Janganlah pikirkan mengapa kita memilih seseorang untuk dicintai, tetapi sadarlah bahwa cintalah yang memilih kita untuk
mencintainya.

Perkawinan memang memiliki banyak kesusahan, tetapi kehidupan lajang tidak memiliki kesenangan.

Bukalah matamu lebar-lebar sebelum menikah, dan biarlah matamu setengah terpejam sesudahnya.

Menikahi pria atau wanita karena ketampanannya atau kecantikannya, sama seperti membeli rumah karena lapisan catnya.

Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya.

Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu dan akan menyanyikan kembali ketika kamu lupa akan bait-baitnya.

Sahabat adalah Tangan Tuhan untuk menjaga kita. Dialah hiasan dikala kamu senang dan perisai di waktu kamu susah.

Kamu tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kamu mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.

Manusia itu baik jika kamu bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan bila kamu bisa melihat keunikannya.
Tetapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan bila kamu tidak bisa melihat keduanya.

Orang pintar bisa gagal karena ia memikirkan terlalu banyak hal, sedangkan orang bodoh seringkali berhasil dengan melakukan tindakan cepat.

Apa yang berada di belakang kita dan apa yang berada di depan kita adalah perkara kecil berbanding dengan apa yang berada di dalam kita. Kamu tidak bisa mengubah masa yang lalu… tetapi dapat menghancurkan masa kini dengan mengkhawatirkan masa depan.

Bila kamu mengisi hatimu dengan penyesalan akan masa lalu,
kekhawatiran akan masa depan, kamu tidak mengenal hari untuk kamu syukuri.

Sebaliknya, bila kamu berpikir tentang hari kemarin tanpa penyesalan dan hari esok tanpa rasa takut, sebenarnya kamu sudah berada di jalan yang benar menuju sukses.

29 July 2011

TUHAN Tahu

ATT00049

Semua ada waktunya.... . ;  Semua indah pada waktunya....
TUHAN tak akan terlambat... .. ; Juga tak akan lebih cepat.....

TUHAN TAHU
Beberapa Hal Yang Dapat Mendorongmu Untuk Tetap Bertahan !
Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia...
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...
Tuhan sudah menghitung airmatamu.
Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa
berlalu begitu saja...
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi...
Tuhan punya jawabannya.
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.
Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.
Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.. .
Tuhan telah tersenyum padamu.
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap... TUHAN TAHU
***
Jika kau sangat diberkati dengan artikel ini, sampaikanlah kepada
teman teman yang kau kasihi !

ATT00052

Salam,
ATT00055

19 July 2011

7 Kebiasaan Positif

  1. Kebiasaan mengucap syukur
    Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahwa agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yg baik, tapi juga dalam kesusahan & hari-hari yg buruk. Ada rahasia besar di balik ucapam syukur yg sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yg buta & tuli sejak usia dua tahun, telah menjadi orang yg terkenal & dikagumi di seluruh dunia. Salah satu ucapannya yg banyak memotivasi orang adalah, "Aku bersyukur atas cacat-cacat ini aku menemukan diriku, pekerjaanku dan Tuhanku." Memang sulit untuk bersyukur, namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri berkat, kesehatan, keluarga, sahabat, dan sebagainya. Lama kelamaan Anda bahkan bisa bersyukur atas kesusahan & situasi yg buruk.
  2. Kebiasaan berpikir positif
    Hidup kita dibentuk oleh apa yg paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran positif, kita cenderung menjadi pribadi yg positif. Ciri-ciri dari pikiran yg positif selalu mengarah kepada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan suka cita. Sering-seringlah memantau apa yg sedang Anda pikirkan. Kalau Anda terbenam dalam pikiran negatif, kendalikanlah segera ke arah yg positif. Jadikanlah berpikir positif sebagai kebiasaan & lihatlah betapa banyak hal-hal positif yang akan Anda alami.
  3. Kebiasaan berempati
    Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yg dimiliki oleh banyak orang sukses. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain. Orang yg empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginannya & menangkap motif di balik sikap orang lain. Ini berlawanan sekali dengan sikap egois, yang justru menuntut diperhatikan & dimengerti orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati, namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yg empati. Misalnya, jadilah pendengar yg baik, belajarlah melakukan yg Anda ingin orang lain lakukan kepada Anda, dan sebagainya.
  4. Kebiasaan mendahulukan yang penting
    Pikirkanlah apa saja yg paling pentin, dan dahulukanlah. Jangan biarkan hidup Anda terjebak dalam hal-hal yg tidak penting sementara hal-hal yg penting terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yg penting & mana yg tidak penting, kebiasaan mendahulukan yg penting akan membuat Anda efektif dan produktif juga meningkatkan citra diri Anda secara signifikan.
  5. Kebiasaan bertindak
    Bila Anda sudah mempunya pengetahuan, sudah mempunyai tujuan yg hendak dicapai & sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yg harus dilakukan, maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Biasakan untuk menghargai waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Banyak orang yg gagal dalam hidup karena hanya mempunyai tujuan tapi tak mau melangkah.
  6. Kebiasaan menabur benih
    Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan pada waktunya Anda akan menuai yg Anda tabur. Bayangkanlah, betapa kayanya hidup Anda bila Anda selalu menebar benih 'kebaikan'. Tapi sebaliknya, betapa miskinnya Anda bila rajin menabur keburukan.
  7. Kebiasaan hidup jujur
    Tanpa kejujuran, kita tidak bisa menjadi pribadi yg utuh, bahkan bisa merusak harga diri & masa depan Anda sendiri. Mulailah membiasakan diri bersikap jujur, tidak saja kepada diri sendiri tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila Anda berbohong, kendalikanlah kebohongan Anda sedikit demi sedikit.

26 July 2010

Kata-kata Mutiara

Smile is the shortest distance between two people.
Senyum adalah jarak yang terdekat antara dua manusia.

Real power does not hit hard , but straight to the point.
Kekuatan yang sesungguhnya tidak memukul dengan keras, tetapi tepat sasaran.

You have to endure caterpillars if you want to see butterflies. (Antoine De Saint)
Anda harus tahan terhadap ulat jika ingin dapat melihat kupu-kupu. (Antoine De Saint)

Only the man who is in the truth is a free man.
Hanya orang yang berada dalam kebenaranlah orang yang bebas.

Every dark light is followed by a light morning.
Malam yang gelap selalu diikuti pagi yang tenang.

Laughing is healthy, especially if you laugh about yourself.
Tertawa itu sehat, lebih-lebih jika mentertawakan diri sendiri.

The danger of small mistakes is that those mistakes are not always small.
Bahayanya kesalahan-kesalahan kecil adalah bahwa kesalahan-kesalahan itu tidak selalu kecil. Kesalahan kecil bisa mengakibatkan kesalahan yang lebih besar. Bersamaan dengan kesalahan itu, persoalannya bisa menjadi besar pula. Maka kesalahan kecil pun harus segera dibetulkan.

To be silent is the biggest art in a conversation.
Sikap diam adalah seni yang terhebat dalam suatu pembicaraan.

The worst in the business world is the situation of no decision. (Napoleon).
Yang terparah dalam dunia usaha adalah keadaan tidak ada keputusan. (Napoleon).

Dig a well before you become thirsty.
Galilah sumur sebelum Anda merasa haus.

Good manners consist of small sacrifices.
Sopan – santun yang baik yang terdiri dari pengorbanan –pengorbanan kecil.

IDEAS ARE ONLY SEEDS, TO PICK THE CROPS NEEDS PERSPIRATION.
GAGASAN-GAGASAN HANYALAH BIBIT, MENUAI HASILNYA MEMBUTUHKAN KERINGAT.

LAZINESS MAKES A MAN SO SLOW THAT POV ERTY SOON OVERTAKE HIM.
KEMALASAN MEMBUAT SESEORANG BEGITU LAMBAN SEHINGGA KEMISKINAN SEGERA MENYUSUL.

THOSE WHO ARE ABLE TO CONTROL THEIR RAGE CAN CONQUER THEIR MOST SERIOUS ENEMY.
SIAPA YANG DAPAT MENAHAN MARAHNYA MAMPU MENGALAHKAN MUSUHNYA YANG PALING BERBAHAYA.

KNOWLEDGE AND SKILLS ARE TOOLS, THE WORKMAN IS CHARACTER.
PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN ADALAH ALAT, YANG MENENTUKAN SUKSES ADALAH TABIAT.
A HEALTHY MAN HAS A HUNDRED WISHES, A SICK MAN HAS ONLY ONE.
ORANG YANG SEHAT MEMPUNYAI SERATUS KEINGINAN, ORANG YANG SAKIT HANYA PUNYA SATU KEINGINAN

A MEDICAL DOCTOR MAKES ONE HEALTHY, THE NATURE CREATES THE HEALTH. (Aristoteles)
SEORANG DOKTER MENYEMBUHKAN, DAN ALAM YANG MENCIPTAKAN KESEHATAN. (Aristoteles)

THE MAN WHO SAYS HE NEVER HAS TIME IS THE LAZIEST MAN.(Lichtenberg)
ORANG YANG MENGATAKAN TIDAK PUNYA WAKTU ADALAH ORANG YANG PEMALAS.(Lichterberg)

POLITENESS IS THE OIL WHICH REDUCES THE FRICTION AGAINST EACH OTHER. (Demokritus).
SOPAN-SANTU ADALAH IBARAT MINYAK YANG MENGURANGI GESEKAN SATU DENGAN YANG LAIN. (Demokritus).

A DROP OF INK CAN MOVE A MILLION PEOPLE TO THINK.
SETETES TINTA BISA MENGGERAKAN SEJUTA MANUSIA UNTUK BERFIKIR.

WE CAN TAKE FROM OUR LIFE UP TO WHAT WE PUT TO IT.
APA YANG BISA KITA DAPAT DARI KEHIDUPAN KITA TERGANTUNG DARI APA YANG KITA MASUKKAN KE SITU.

REAL POWER DOES NOT HIT HARD, BUT STRAIGHT TO THE POINT.
KEKUATAN YANG SESUNGGUHNYA TIDAK MEMUKUL DENGAN KERAS, TETAPI TEPAT SASARAN

IF YOU LEAVE EVERYTHING TO YOUR GOOD LUCK, THEN YOU MAKE YOUR LIFE A LOTTERY.
JIKA ANDA MENGANTUNGKAN DIRI PADA KEBERUNTUNGAN SAJA, ANDA MEMBUAT HIDUP ANDA SEPERTI LOTERE.

REAL POWER DOES NOT HIT HARD, BUT STRAIGHT TO THE POINT.
KEKUATAN YANG SESUNGGUHNYA TIDAK MEMUKUL DENGAN KERAS, TETAPI TEPAT SASARAN.

BEING CAREFUL IN JUDGING AN OPINION IS A SIGN OF WISDOM.
KEHATI-HATIAN DALAM MENILAI PENDAPAT ORANG ADALAH CIRI KEMATANGAN JIWA.

YOU RECOGNIZE BIRDS FROM THEIR SINGGING, YOU DO PEOPLE FROM THEIR TALKS.
BURUNG DIKENAL DARI NYANYIANNYA, MANUSIA DARI KATA-KATANYA.

ONE OUNCE OF PREVENT IS EQUAL TO ONE POUND OF MEDICINE.
SATU ONS PENCEGAHAN SAMA NILAINYA DENGAN SATU PON OBAT.

07 July 2010

Sombong VS Percaya Diri

Orang yang percaya diri biasanya mudah bergaul dengan orang lain. Sedangkan orang sombong biasanya malas didekati oleh siapapun. Pasalnyabanyak orang yang bingung sebenarnya posisinya ada dimana. Berikutperbedaan antara orang sombong dan orang percaya diri:

1. Orang sombong menganggap dirinya lebih tinggi dari orang lain. Sedangkan orang percaya diri percaya bahwa dirinya memiliki keunikan dan talenta sebagaimana yang dianugerahkan berbeda kepada setiap orang.
2. Orang sombong seolah selalu tahu apa yang paling baik untuk orang lain. Sedangkan orang yang percaya diri selalu terbuka tentang pendapatnya terhadap orang lain.
3. Orang sombong biasanya tajam terhadap orangyang ia lihat sebagai saingan. Orang percaya diri sudah lahir dengan kemampuan untuk bersaing.
4. Orang sombong sulit dan bahkan tidak pernah mengakui kesalahan mereka. Orang percaya diri tidak takut untuk mengaku bahwa ia melakukan kesalahan.
5. Orang sombong biasanya sukajika orang lain melakukan kesalahan sedang mereka yang percaya dirisuka membantu orang menghadapi kesalahan yang mereka buat.
6. Orang sombong biasanya sangat peduli dengan pendapat orang lain terhadap dirinya. Sedangkan orang percaya diri tidak terlalu peduli dengan pendapat orang lain terhadap dirinya.
7. Orang sombong biasanya suka membanggakan dirinya, sedangkan mereka yang percaya diri cenderung diam.

Sombongkah atau percaya dirikah Anda?

25 May 2010

Surat Dari Tuhan

Saat kau bangun di pagi hari, Aku memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepadaKu, walaupun hanya sepatah kata, meminta pendapatKu atau bersyukur kepadaKu atas sesuatu hal indah yang terjadi di dalam hidupmu kemarin, tetapi Aku melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja.
Aku kembali menanti.
Saat engkau sedang bersiap, Aku tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKu, tetapi engkau terlalu sibuk. Di satu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama lima belas menit tanpa melakukan apapun.
Kemudian Aku melihat engkau menggerakkan kakimu. Aku berpikir engkau ingin berbicara kepadaKu, tetapi engkau berlari ke telepon dan menelepon seorang teman untuk mendengarkan gosip terbaru.
Aku melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan Aku menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu, Aku berpikir engkau terlalu sibuk untuk mengucapkan sesuatu kepadaKu.
Sebelum makan siang Aku melihatmu memandang ke sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKu, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukkan kepalamu. Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara kepadaKu dengan lembut sebelum mereka makan, tetapi engkau tidak melakukannya. Tidak apa-apa. Masih ada waktu yang tersisa, dan Aku berharap engkau akan berbicara kepadaKu, meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.
Setelah beberapa hal tersebut selesai engkau kerjakan, engkau menyalakan televisi, Aku tidak tahu apakah kau suka menonton televisi atau tidak, hanya saja engkau selalu ke sana dan menghabiskan banyak waktu setiap hari di depannya, tanpa memikirkan apapun hanya menikmati acara yang ditampilkan. Kembali Aku menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makananmu tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKu.
Saat tidur Kupikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ke tempat tidur dan tertidur tak lama
kemudian.
Tidak apa-apa karena mungkin engkau tidak menyadari bahwa Aku selalu hadir untukmu. Aku telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. Aku bahkan ingin mengajarkanmu bagaimana bersabar terhadap orang lain. Aku sangat mengasihimu, setiap hari Aku menantikan sepatah kata, doa atau pikiran atau syukur dari hatimu.
Baiklah… engkau bangun kembali dan kembali. Aku akan menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiKu sedikit waktu.
Semoga harimu menyenangkan.
Bapamu,
ALLAH MAHA KUDUS
P.S. : Apakah kau memiliki cukup waktu untuk mengirimkan surat ini kepada orang lain?

21 January 2010

Menunggu Tuhan Datang

Pada suatu hari, Tuhan berjanji akan mengunjungi rumah seorang ibu. Ibu itu sangat bangga dan gembira. Ia mempersiapkan segalanya agar pantas menyambut Tuhan. Pekarangan rumahnya disapu dan perabot-perabotnya dibersihkan dan diatur sehingga tampak bersih dan indah. Setelah beres segalanya, ia duduk dan menunggu kedatangan Tuhan. Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu. Ibu itu bergegas membukanya. Ternyata seorang pengemis berdiri di depan pintu.

"Oh, jangan hari ini. Jangan menggangguku. Aku sedang menunggu Tuhan yang akan mengunjungiku!"

Ia mengusir pengemis dan menutup pintu. Beberapa saat kemudian, terdengar ketukan pintu lagi. Ibu itu segera membuka pintu rumahnya. Tetapi siapa yang dijumpainya? Hanya seorang tua miskin yang minta bantuan.

"Maaf, saya tidak bisa menolongmu hari ini. Saya sedang menunggu Tuhan!" sahut ibu itu sambil menutup pintu dengan keras. Baru saja tertutup, pintu sudah diketuk lagi. Sekali lagi, ibu itu membukakannya. Seorang pengemis yang berpakaian compang-camping dan tampak kelaparan meminta makan dan tempat untuk meletakkan tubuhnya yang lelah.

"Oh, tidak bisa. Saya sedang menunggu Tuhan. Saya tidak bisa memberikan roti dan tempat kepadamu!"

Pengemis itu pergi. Ibu itu menunggu Tuhan lagi.

Berjam-jam lewat dan senja pun tiba. Belum juga ada tanda-tanda kehadiran Tuhan. Ibu tadi menjadi gelisah dan bertannya kepada dirinya sendiri, "Di manakah Tuhan yang berjanji akan mengunjungiku?"

Akhirnya, ia tertidur dan bermimpi. Tuhan mendatanginya dan berkata, "Aku sudah mendatangimu tiga kali dan tiga kali pula Aku kau tolak!"

11 November 2009

Peka Akan Suara Tuhan

Seorang anak muda berdoa pada Tuhan karena ingin melihat mujizatNya dinyatakan. “Tuhan apabila Engkau benar-benar berkuasa turunkanlah api dari langit seperti yang Kau lakukan pada Elia. Tuhan apabila Engkau benar-benar berkuasa redakanlah semua badai yang terjadi di bumi saat ini juga seperti yang telah Engkau lakukan saat menyeberang danau Galilea.”

Setelah menunggu lama, anak muda itu tidak melihat satupun dari doanya itu terjadi. karena itu dia mulai bertanya-tanya pada Tuhan. “Tuhan dimanakah kuasaMu yang dulu? Mengapa Engkau hanya diam tanpa menjawab doaku? Apakah Engkau sudah tidak sanggup melakukannya lagi? Atau barang kali Engkau sudah terlalu tua sehingga tidak bisa melakukan hal-hal yang besar seperti dulu lagi...”

Sebulan kemudian pemuda itu mendapat sebuah surat. Di amplop surat itu terdapat tulisan “YHWH - arsitek alam semesta”. Karena penasaran dengan cepat dia membuka suratnya. Sesaat kemudian sambil membaca surat itu dia mulai meneteskan air mata penyesalan karena kebodohannya selama itu.

Surat itu berisi :
Anakku mengapa engkau buta dan tuli... Bukankan aku telah menjawab semua doamu... Aku menurunkan api dari langit, bukan untuk membakar korban bakaran yang mati, tapi untuk membakar semangat orang-orang yang telah memberikan dirinya sebagai korban yang hidup, untuk menyalakan roh mereka sehingga mereka dapat menjadi saksiKu di dunia ini. Aku meredakan semua badai di bumi, bukan badai yang mengamuk di lautan atau angin puyuh di daratan, tapi Aku meredakan semua badai yang mengamuk di kehidupan anak-anak yang Kukasihi termasuk Engkau...

Salam,
Bapa yang sangat mengasihimu

20 October 2009

Ketika Tuhan Berkata

Tuhan Yesus Berkata…

Jika kau tak pernah merasa sakit, Bagaimana kau tahu bahwa Aku Penyembuh?
Jika kau tak pernah pergi tanpa kesulitan, Bagaimana kau tahu bahwa Aku Pelepas?
Jika kau tidak pernah menghadapi pencobaan, Bagaimana kau dapat memanggil dirimu pemenang?
Jika kau tidak pernah merasa sedih, Bagaimana kau tahu bahwa Aku Penghibur?
Jika kau tidak pernah berbuat kesalahan, Bagaimana kau tahu Aku Pengampun?
Jika kau tahu segala hal, Bagaimana kau tahu bahwa Aku dapat menjawab pertanyaan-pertanya anmu.
Jika kau tidak pernah berada dalam kesulitan, Bagaimana kau tahu bahwa Aku akan datang untuk menyelamatkamu?
Jika kau tidak pernah hancur, Lalu bagaimana kau tahu bahwa Aku dapat memulihkanmu?
Jika kau tidak pernah menghadapi masalah, Bagaimana kau tahu bahwa Aku dapat menyelesaikannya?
Jika kau tidak mengalami beberapa penderitaan, Lalu bagaimana kau tahu bahwa kau dapat melaluinya?
Jika kau tidak pernah melaui api, Lalu bagaimana kau menjadi murni?
Jika Aku memberikan semua barang kepadamu, Bagaimana kau akan menghargainya?
Jika Aku tidak pernah mengoreksimu, Bagaimana kau tahu bahwa Aku mengasihimu?
Jika kau punya semua kemampuan, Bagaimana kau belajar bergantung kepada-Ku?
Jika hidupmu sempurna, Lalu untuk apa engkau memerlukan Aku?

Tuhan Yesus Kristus Memberkati!