Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

06 February 2008

Can You Be GOD's Kiss

Namun pertama-tama, saya ingin menceritakan tentang salah satu konser terindah yang pernah saya tonton.

Air mata saya bercucuran hari itu. Saya menonton salah satu konser terindah di dunia. Konser ulang tahun seorang sahabat karib saya dan pewarta Kerygma-Alvin Barcelona. Alvin mengerti tentang konser. Ia terlahir untuk menyanyi. Bersama Legendaris Freddie Aguilar, pendengarnya tersebar di seluruh penjuru Eropa dan Asia. Tapi saat ulang tahunnya beberapa hari lalu, ia mempertunjukkan konser yang sangat berbeda.

Di luar kebiasaannya mengenakan pakaian "penyanyi rakyat" - kemeja yang kedodoran, celana yang kasar - Alvin berpakaian tahun 90-an, lengkap dengan setelan berwarna gelap dan dasi. (Petunjuk: Ia percaya ia sedang pentas bagi para pembesar.) Bahkan pemain band-nya pun mengenakan dasi!

Dan di luar kebiasaannya menyanyikan rock dan nyanyian rakyat, ia melantunkan lagu-lagu cinta tradisional Filipin. Lagu-lagu seperti Dahil sa Iyo dan Ikaw lamang ang aking iibigin. Di hari ulang tahunnya, Alvin menyanyi bagi yang sangat tua, yang sakit, yang buta, yang lumpuh, yang cacat mental, yang termiskin dari yang paling miskin - orang-orang yang tidak akan pernah mampu untuk membayar tiket konser. Kecuali dengan senyuman dan air mata mereka.

Ya, pada hari ulang tahunnya, Alvin Barcelona memberi sebuah konser yang sangat eksklusif di Anawim, pelayanan kami bagi orang-orang yang telantar. Saya selalu suka menyaksikan penampilan Alvin. Tapi hari itu sangat berbeda. Meskipun yang termiskin dari yang paling miskin yang menjadi hadirinnya, ia pentas seakan ia sedang bernyanyi bagi kaum bangsawan. Ia memberi semua yang ia miliki karena ia percaya pendengarnya pantas mendapat yang terbaik.

Saya menangis terus hari itu. Saya menangis sebab saya melihat sahabat-sahabat tua saya menangis karena gembira.

Saya menangis sebab saya melihat Oma Rosario menyanyikan lirik setiap lagu dengan ingatan yang sempurna - sekalipun ia mengalami gangguan otak. Saya menangis sebab saya melihat Gilbert, seorang pria di atas kursi roda, yang tidak dapat berbicara jelas karena sebuah kecelakaan mobil, menyanyi seperti Tom Jones. Saya menangis sebab saya melihat Judith, seorang wanita berusia 50 tahun yang bermental seperti anak 6 tahun, menari dengan suatu kebebasan yang sudah dilupakan oleh kebanyakan dari kita.

Percayalah, kami semua menangis dan tertawa di saat yang bersamaan.

Hari itu, sepertinya Surga turun dan mencium mereka. Dan ciuman itu bernama Alvin Barcelona. Tidak terlalu sulit untuk menjadi ciuman Tuhan di dunia ini. Alvin mempunyai suatu karunia dari Tuhan. Karunia untuk menyanyi dan mempertunjukkannya dalam konser yang bagus sekali. Jadi apa yang ia lakukan? Ia menggunakan karunianya, mengasahnya, mengembangkannya, dan membagikannya pada dunia. Dan ia memberinya pada mereka yang tidak akan pernah dapat membayarnya.

Dan Tuhan memakainya untuk menjadi ciumanNya di hari yang spesial itu. Di manapun Anda berada saat ini, ada orang-orang di sekeliling Anda yang sangat membutuhkan ciuman Tuhan. Mereka yang kesepian, yang telantar, yang miskin, yang sakit.

Apa karuniamu, teman?

Cari. Gunakan. Dan Anda juga akan menjadi ciumanNya di dunia ini.

Semoga impian Anda menjadi kenyataan.
Bo Sanchez


Renungan :
Suatu tindakan sederhana seringkali bisa berarti banyak bagi orang lain. Kita cenderung berpikir dan berencana untuk melakukan hal-hal besar, sehingga banyak hal kecil yang sebenarnya bisa kita lakukan tanpa perlu usaha extra terabaikan dan terlupakan. Artikel Bo ini meneguhkan kita untuk melakukan hal-hal kecil yang bisa kita lakukan sesuai kemampuan kita masing2. Bagi keluarga kita...bagi orang-orang terdekat kita., bagi para sahabat kita, dan bagi banyak orang yang Tuhan taruh dalam hidup kita...


PS:
Jika Anda merasa terberkati oleh artikel ini, jangan berhenti ketika Anda selesai membacanya. Satu tindakan kecil Anda dengan meneruskan artikel ini mungkin saja akan mendatangkan suatu perubahan dalam hidup dan diri orang lain.

Sepak Bola Di Surga

Dua orang sobat kental, Ucup dan Boneng, sedang duduk-duduk sambil memberi makan ikan di kolam dan membicarakan sepakbola, permainan yang mereka mainkan setiap hari, apalagi selama piala dunia kemarin. Tiba-tiba Ucup berkata pada Boneng, "Menurut loe ada nggak ya sepakbola di Surga?"

Boneng berpikir sebentar dan menjawab, "Wah, ngga tau deh gue. Tapi kita bikin perjanjian aja: kalau gue meninggal duluan, gue bakal balik dan ngasih tau loe apa ada sepakbola di surga, dan kalau loe meninggal duluan, loe musti ngelakuin hal yang sama."

Mereka pun berjabat tangan dan sedihnya beberapa bulan kemudian si Ucup yang malang meninggal dunia. Suatu hari, seperti biasa Boneng sedang duduk di pinggir kolam memberi makan ikan-ikannya seorang diri ketika dia mendengar bisikan suara, "Neng... Boneng ..."

Boneng celingukan, "Ucup...?! itu loe nih?"

"Iya ini gue, Neng," bisik hantu Ucup.

Dalam ketakjubannya Boneng bertanya, "Jadi gimana, ada sepakbola ngga di surga?"

"Ntar dulu...", Ucup berkata, "Gue punya cerita bagus dan cerita jelek nih."

"Kasih gitu cerita bagus dulu deh", kata Boneng masih penasaran.

Ucup berkata, "Yaa... emang ada sih sepakbola di surga."

Boneng kegirangan, "Hebat dong! Trus cerita jelek apaan yang bisa ngerusak cerita hebat tadi?!"

Ucup melenguh dan berbisik, "Loe bakal jadi kiper hari Sabtu ini."

Membawa Kasih Kristus Ke Dalam Dunia

Beberapa tahun yang lalu, dua orang pemuda dengan catatan kejahatan yang panjang, merampok sebuah YMCA di daerah bawah di kota New York. Ketika mereka hendak meninggalkan gedung itu, mereka melihat seorang pemuda yang bertugas di bagian telepon. Karena mereka takut, kalau-kalau pemuda itu menelepon polisi, kedua perampok itu menahan pemuda itu dan dengan cara brutal menghajar petugas telepon itu habis-habisan. Karena mereka mengira bahwa korbannya telah mati, mereka menyembunyikan tubuhnya di belakang sebuah radiator dekat kolam renang untuk kemudian meninggalkannya.

Pada malam itu, seorang perenang yang bernama Getrude Ederle sedang berjalan menuju kolam renang dan terpeleset jatuh dalam genangan darah. Ia berteriak dan akhirnya menemukan tubuh Donald Tippet. Kemudian, Tippet dilarikan ke rumah sakit dan selama beberapa hari berada di antara hidup dan mati. Akhirnya, jiwanya dapat diselamatkan, namun mengalami kerusakan satu matanya yang sangat parah sehingga tidak dapat tertolong.

Sementara, kedua perampok itu tertangkap dan diseret ke depan pengadilan. Mengingat akan daftar kejahatan mereka amat panjang, mereka pasti akan mendapat hukuman yang amat berat. Pada saat itulah, Donald Tippet melakukan sesuatu yang amat luar biasa. Ia meminta, agar dua pemuda itu boleh ditempatkan di bawah pengawasannya. Ia percaya, bahwa kedua pemuda itu dapat diubah kelakuannya.

Salah seorang anak lelaki itu menolak untuk mengubah kelaku-annya dan tidak lama ia ditangkap lagi karena melakukan kejahatan yang lain. Anak lelaki lainnya, lebih bisa menerima. Ia masuk ke sebuah universitas dan kemudian menjadi seorang dokter mata.

Everett Palmer pernah menulis tentang ahli bedah mata ini, “Aku bertanya-tanya, apakah ia pernah melakukan suatu operasi mata yang amat sulit dan lembut tanpa berhenti mengenang kembali malam di YMCA itu?”

Kemudian hari Donald Tippet ternyata menjadi hamba Tuhan dan mempunyai kedudukan yang tinggi di daerah San Fransisco, yang karena keyakinannya telah mengubah hidup seorang penjahat menjadi seorang dokter mata yang terkenal.

Yang kita butuhkan pada masa kini bukanlah sesuatu kebangunan rohani untuk membawa lebih banyak jiwa ke dalam gereja. Apa yang kita perlukan adalah memberikan kepada setiap orang Kristen, motivasi yang kuat untuk membawa Kasih Kristus yang menyelamatkan ke dalam dunia.


King Duncan
Collected Sermons

New Places

Today's Scripture

“…you have not passed this way before” (Joshua 3:4).

Today's Word from Joel and Victoria

God desires to take you into new places in your life. He wants to take you to deeper places in your walk with Him, and He wants to take you into higher places of blessing in your life. Are you ready to go to places that you’ve never been before? So many people today get stuck in a rut because they don’t want to get out of their comfort zone. They want to stay with what they know because it’s comfortable. But in order for you to reach your full potential, you have to be willing to step out into the unknown. You won’t ever walk on water until you step out of the boat! We all have areas we can rise higher in. Open your heart today and be ready to step out into the unknown. Trust that the Lord will guide and order your every step. Begin to expect that the unexpected is on the way. Be ready to step out into new places. As you approach your day with faith and expectancy, you will move forward in the abundant life He has for you!

A Prayer for Today

Heavenly Father, thank You for bringing me increase in every area of my life. Thank You for taking me to new places. I expect that You are working behind the scenes in my life, and I open my heart to all You have for me. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries

Gadis Kecil & Kotak Emas

Di sebuah keluarga miskin, seorang ayah tampak kesal kepada anak perempuannya berusia tiga tahun. Anak perempuannya baru saja menghabiskan uang untuk membeli kertas kado emas untuk membungkus sebuah kado.

Keesokan harinya, anak perempuannya itu memberikan kado itu sebagai hadiah ulang tahun pada sang ayah. “Ini untuk ayah,” kata anak gadis itu. Sang ayah tak jadi marah. Namun ketika ia membuka kotak dan mendapatkan isinya kosong, meledaklah kemarahannya. “Tak tahukah kau, kalau kau menghadiahi kado pada seseorang, kau harus memberi sebuah barang dalam kotak ini!”

Anak perempuan kecil itu menatap ayahnya dengan mata berkaca-kaca. Ia berkata terisak-isak, “Oh ayah, sesungguhnya aku telah meletakkan sesuatu kedalam kotak itu.”

“Apa yang kau letakkan kedalam kota ini? Bukankah kau lihat kotak ini kosong?” bentak ayahnya.

“Oh ayah, sungguh aku telah meletakkan hampir ribuan ciuman untuk ayah kedalam kotak itu,” bisik anak perempuan itu.

Sang ayah terperangah mendengar jawaban anak perempuannya kecilnya. Ia lalu memeluk erat-erat anak perempuannya dan meminta maaf.

Konon, orang-orang menceritakan bahwa, pria itu selalu meletakkan kotak kado itu dipinggir tempat tidurnya sampai akhir hayat. Kapanpun ia mengalami kekecewaan, marah atau beban yang berat, ia membayangkan ada ribuan ciuman dalam kotak itu yang mengingatkan cinta anak perempuannya.


Renungan :
Dan sesungguhnya kita telah menerima sebuah kotak emas penuh berisi cinta tanpa pamrih dari orang tua, istri/suami, anak, pasangan, teman dan sahabat kita dan tentunya Tuhan Yesus. Tak ada yang lebih indah dan berharga dalam hidup ini selain cinta.