Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

05 May 2008

The Secret

One day, one friend asked another, “How is it that you are always so happy? You have so much energy, and you never seem to get down.”

With her eyes smiling, she said, “I know the Secret!”

“What secret is that?”, to which she replied, “I’ll tell you all about it, but you have to promise to share the Secret with others.”

“The Secret is this : I have learned there is little I can do in my life that will make me truly happy. I must depend on God to make me happy and to meet my needs. When a need arises in my life, I have to trust God to supply According to HIS riches. I have learned most of the time I don’t need half of what I think I do. He has never let me down. Since I learned that ‘Secret’, I am happy”

The questioner’s first thought was, “That’s too simple!”. But upon reflecting over her own life she recalled how she thought a bigger house would make her happy, but it didn’t! She thought a better paying job would make her happy, but it hadn’t.

When did she realize her greatest happiness? Sitting on the floor with her grandchildren, playing games, eating pizza or reading a story, A simple gift from God.

Now you know it too! We can’t depend on people to make us happy. Only GOD in His infinite wisdom can do that. Trust HIM! And now I pass the Secret on to you! So once you get it, what will you do?

YOU have to tell someone the Secret, too! That GOD in His wisdom will take care of YOU! But it’s not really a secret…

We just have to believe it and do it…

Really trust God!

Humor : True Love

Kisah dari sebuah Universitas di Jakarta tentang seorang gadis muda yang baru meninggal bulan lalu. Namanya Samara. Dia meninggal karena tertabrak truk. Samara punya seorang pacar namanya Ari. Kedua nya saling menyayangi. Mereka selalu berteleponan. Kamu tidak akan pernah melihat Samara tanpa handphonenya.

Sampai2 dia mengganti kartu Telkomsel nya ke indosat, agar mereka berdua berada di network yang sama dan mengirit pulsa serta signal yang kuat. Samara menghabiskan hampir setengah hari untuk mengobrol dengan Ari. Keluarga Samara pun tahu hubungan mereka. Ari sangat dekat dengan keluarga Samara (bayangkan hubung an mereka).

Sebelum dia meninggal dia selalu berkata pada teman2nya, "Kalo gua meninggal tolong kuburkan gua sama handphone gua". Dia juga mengatakan hal yang sama kepada orangtuanya. Setelah Samara meninggal tidak ada yang dapat mengangkat peti matinya. Saya juga berada disana. Banyak orang termasuk saya
yang mencoba tapi tetap tidak bisa. Akhirnya mereka memanggil "orang pintar". Dia memegang sebatang kayu dan mulai berbicara sendiri perlahan. Setelah beberapa menit orang pintar itu berkata, "Gadis ini kehilangan sesuatu disini." Lalu teman2 Samara berkata kepada orang pintar itu tentang keinginannya untuk dikubur dengan handphonenya. Kemudian mereka membuka kembali peti mati nya
dan menaruh handphone serta Simcardnya. Setelah itu mereka mencoba untuk mengangkat kembali peti matinya. Peti mati itu dapat diangkat dan dipindahkan ke mobil jenazah dengan mudah. Kami semua yang melihat ini sangat kaget.

Keluarga Samara tidak memberitahukan tentang kematian Samara kepada Ari. Setelah 2 minggu kematian Samara, Ari menelepon mama Samara dan berkata, "Saya akan pulang hari ini, tolong buatkan masakan yang enak untukku. Dan jangan katakan pada Samara bahwa aku akan datang, aku ingin membuat kejutan untuknya."

Mama Samara menjawab, "Datanglah dahulu, tante ingin memberi tahu sesuatu". Setelah Ari datang, mereka memberitahukan tentang kematian Samara. Ari mengira mereka sedang bercanda, dia hanya tertawa dan berkata

"Jangan bercanda, bilang pada Samara untuk keluar, aku membawa sesuatu untuknya." Akhirnya mereka membawa Ari ke kuburan Samara. Lalu Ari berkata, "Ini tidak mungkin. Kami berbicara kemarin. Dia masih tetap menelepon". Ari sangat terkejut. Tiba-tiba handphonenya berbunyi, "Lihat ini dari Samara, lihat ini..."

Ari memperlihatkan handphonenya ke keluarga Samara, dan mereka menyuruh Ari untuk menjawab. Ari menjawab telepon itu dengan memakai speaker. Mereka semua mendengar pembicaraan itu dengan sangat jelas jernih, tidak ada gangguan apapun. Dan itu benar2 suara Samara dan sangat tidak mungkin ada orang lain yang memakainya karena SimCard nya sudah dikubur bersama Samara.

Mereka semua sangat terkejut dan memanggil "orang pintar" untuk membantu mereka lagi. "Orang pintar" itu membawa temannya untuk mencari jawaban atas keanehan ini. Orang pintar dan temannya itu bekerja selama 5 jam. Dan akhirnya mereka menemukan jawaban nya.. ...

INDOSAT mempunyai signal yang TERBAIK. Kemanapun kamu pergi, jaringannya selalu ada (he...he..he. ..he...he. .)

Bersahabat Dengan-NYA

Sahabat adalah orang yang kepadanya kita percaya. Dengan seorang sahabat kita dapat menceritakan semua kesesakan bahkan rahasia kita, sehingga kita beroleh kelegaan, ketenangan, dan kedamaian. Seorang sahabat bersedia memahami keadaan kita meski belum tentu selalu menyetujui pilihan-pilihan kita. Dengan sahabat, kita berani menjadi diri sendiri, tampil apa adanya tanpa perlu memakai polesan dan mengupayakan kesan tertentu.

Yesus berkata kepada kita, "Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku" (ayat 15). Semua yang penting dan perlu telah Dia bagikan kepada sahabat-sahabat-Nya. Wow, betapa terhormatnya kita, karena Yesus bersedia merendahkan diri dan memperlakukan kita sebagai sahabat-Nya. Bukan karena kita layak, melainkan karena Yesus melayakkan kita menjadi sahabat-Nya, sehingga Dia mau membagikan "rahasia"-Nya kepada kita, yakni segala sesuatu yang Dia ketahui dari Bapa-Nya. Bukan itu saja! Pada puncak pernyataan kasih-Nya, Dia bahkan memberikan nyawa-Nya untuk kita, sahabat-sahabat-Nya (ayat 13).

Pertanyaannya, apakah kita juga menjadikan Yesus sahabat kita? Sungguhkah kita rela memercayakan semua rahasia kepada-Nya, dan memberi tahu Dia tentang semua yang kita lakukan dan pergumulkan? Lebih jauh lagi, apakah kita juga rela memberikan nyawa kita demi Dia, Sahabat kita? Bahwa Yesus adalah Sahabat kita, itu pasti. Bahwa kita adalah sahabat Yesus, itu yang harus dibuktikan -DKL

JIKA KITA MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH DALAM SEGALA HAL
KITA AKAN DIPIMPIN KEPADA HIDUP YANG BAHAGIA-THECLA MERLO


SABDA.org

Safety in Numbers

Today's Scripture

“Where no wise guidance is, the people fall, but in the multitude of counselors there is safety” (Proverbs 11:14).

Today's Word from Joel and Victoria

Are you facing an important decision today? God wants to give you the answer. He wants to direct your steps. Many times, He will speak to us through the people He has placed in our lives. The Bible says that safety is found in a multitude of advisors. God designed us to live in families, communities, and congregations. We need to be open to receiving input from the people who are close to us. That doesn’t mean you have to follow everything everyone tells you, but if you’re in a particular situation or relationship, and all the people around you are giving you the same word of caution, it might be God trying to get a message to you. Take that advice and bring it before the Lord in prayer. Ask Him to confirm His perfect plan to your heart. Remember, wisdom comes from God, and wise counsel will always be in agreement with God’s Word. He will always confirm the answer when you ask Him. What ever you are facing today, be open to receiving wise counsel. As you do, you will be blessed and protected and walk in confidence down the path the Lord has prepared for you!

A Prayer for Today

Heavenly Father, thank You for the people You have placed in my life as wise counsel. Help me understand Your truth so that I can make Godly choices. Keep me close to You always. In Jesus’ Name. Amen.


From : Joel Osteen Ministries