9:50:00 AM
Peak
Ketika seorang pemimpin rohani melakukan kesalahan atau seorang pelayan di gereja terlibat hubungan yang tidak baik, kita sering mendengar istilah "jatuh dari kasih karunia". Kita telah dibawa untuk mempercayai kalau seseorang jatuh ke dalam dosa, ia jatuh dari kasih karunia. Tetapi Allah ingin kita mengetahui bahwa ketika seseorang jatuh ke dalam dosa, ia tidak jatuh dari kasih karunia. Justru ia jatuh ke dalam kasih karunia! Dan disanalah kasih karunia Allah berada untuk membuatnya bangkit kembali.
Alkitab menceritakan tentang pelacur dan pemungut cukai, pendosa yang jatuh ke dalam kasih karunia Allah dan dipulihkan kembali. Kalau dosa di dalam hidup mereka mampu menghentikan kasih karunia Allah, mereka tidak akan pernah dapat menerima kuasa kasih karunia-Nya yang menyembuhkan dan menolong.
Sekarang, penting buat kamu untuk tahu kalau Tuhan membenci dosa, sebab dosa menghancurkan hidup kita, hubungan kita dan tubuh kita. Dosa adalah jahat! Tetapi tidak menyelesaikan masalah dengan membicarakannya atau dengan kekuatan kita sendiri. Diperlukan kasih karunia Allah untuk menghancurkan dosa. Bahkan sebenarnya, waktu kamu ada di bawah kasih karunia-Nya, disa tidak lagi berkuasa atasmu. (Roma 6:14) Saat itulah kamu melihat kasih karunia-Nya dengan menyediakan anak-Nya untuk menghapus dosamu dan membuatmu selamanya dibenarkan tanpa dosa yang mengekangmu.
Iblis akan berkata kepadamu, "Kamu pikir bisa diberkati oleh Tuhan setelah apa yang kamu perbuat tadi pagi?" Itulah waktunya kamu berkata, "Ya, apa yang kulakukan adalah salah. Dan karena aku tidak sempurna maka Kristus adalah kebenaran dan kesempurnaanku. Karena aku tidak layak maka aku hanya bersandar pada kasih karunia Allah yang sebenarnya tidak layak aku terima."
Dosa tidak akan dan tidak bisa menghentikan kasih karunia Allah. Kalau kasih karunia Allah bisa dipatahkan dengan dosa, Yesus tidak akan pernah datang menyelamatkan kita karena kita semua adalah pendosa. Tetapi puji Tuhan "dimana dosa berlimpah, kasih karunia lebih dilimpahkan."
Lihat betapa kasih karunia Allah lebih besar, lebih kuat dan lebih berkuasa daripada dosamu. Terima kasih karunia-Nya sekarang untuk berjalan dalam kemenangan atas kelemahanmu atau dosa dalam hidupmu dan setiap aspek hidupmu.
9:09:00 AM
Peak
Senin-Hari Cuci
Tuhan, tolonglah aku untuk mencuci bersih semua kepentingan dan kecongkaanku agar aku dapat melayani Engkau dengan segala kerendahan hati sepanjang minggu yang akan datang.
Selasa-Hari Setrika
Tuhan yang Maha kasih, tolonglah aku untuk menyeterika pergi semua kekusutan akan prasangka-prasangka yang aku telah kumpulkan selama bertahun-tahun agar aku mampu melihat keindahan dalam diri orang lain.
Rabu-Hari Tambal
O, Tuhan, tolonglah aku untuk memperbaiki cara-caraku sehingga aku tidak sampai menjadi contoh yang buruk bagi orang lain.
Kamis-Hari Bersih-Bersih
Tuhan Yesus, tolonglah aku untuk menyapu bersih kesalahan-kesalahanku yang banyak dan yang aku sembunyikan di pojok-pojok gelap dari hatiku.
Jumat-Hari Belanja
O, Tuhan, berilah aku kasih karuniaMu agar aku dapat berbelanja secara bijak supaya aku dapat membeli kebahagiaan abadi untuk diriku dan orang lain yang membutuhkan akan kasih-sayang.
Sabtu-Hari Masak
Tolonglah aku, Juru Selamatku, untuk memasak sebuah panci penuh dengan kasih-sayang persaudaraan dan menyajikannya disertai roti yang manis akan keramahan manusiawi.
Minggu-Hari Tuhan
O, Tuhan, aku telah menyediakan rumahku untukMu. Kiranya Engkau berkenan masuk ke dalam hatiku sebagai tamu agungku, supaya aku senantiasa dapat melewati hari ini dan seluruh hidupku dalam kehadiranMu.
8:45:00 AM
Peak
Pak Haji meninggal dua hari yang lalu dan hari ini ia diterima seorang malaikat penjaga gerbang surga. Sang malaikat Berkata, “Pak Haji, jalan ke surga masih jauh, ini saya kasih Suzuki Carry supaya nggak capek jalan kesananya dan kendaraan ini buat Pak Haji yang dapat digunakan selamanya di surga nanti”.
Pak Haji, “Wah, terima kasih sekali!” sambil tersenyum. Pak Haji dengan senangnya mengendarai Suzuki Carry pemberian si malaikat tadi.
Beberapa saat kemudian, secara tiba-tiba ada sebuah Toyota Corolla melaju dari belakang dan menyalip Suzuki Carry yang dikendarai Pak Haji. fiiiooosshhh…… Pak Haji secara sekilas sempat melihat pengendara Toyota Corolla tadi..ternyata seorang pastor! Pak Haji agak jengkel dan nggak terima… masa ia cuma dikasih Suzuki Carry. Akhirnya ia balik arah hendak menemui si malaikat lagi. Begitu sampai Pak Haji langsung berkata, “Ini tidak adil, masa si pastor bisa dapat Toyota Corolla sedang saya cuma Suzuki Carry?”
Sang malaikat berkata dengan kalem: “Begini Pak Haji, bapak kan hidupnya di dunia sudah enak, bisa kawin, bisa punya istri empat lagi. Sedangkan seorang pastor kan hidup selibat dan harus mengatasi keinginan duniawi. Jadi mengertilah, kini saatnya si pastor tadi mendapat imbalan.”
Pak Haji berpikir sejenak dan mengangguk: “Oya..ya..benar juga. Oke lah saya nggak apa-apa pakai Suzuki Carry yang penting bisa sampai ke surga.”
Dengan gembira Pak Haji mengendarai Suzuki Carrynya lagi dan meluncur dengan santai.
Tetapi tanpa disangka-sangka ada kendaraan lain lagi yang melaju kencang dan langsung menyalip Pak Haji. Kali ini Mercedes SL-500 open kap dan pengendaranya adalah seorang pemuda berambut gondrong dan ngebut. Rambutnya berkibar tertiup angin saking kencangnya Mercedes tersebut. Kali ini pak Haji geram dan berkata dalam hati, “Huh! Kalau tadi pastor dengan Corolla, bisa saya terima. Tapi kali ini pemuda berambut gondrong dengan Mercy SL-500, itu keterlaluan!!!”. Dengan cepat Pak Haji berbalik menemui si malaikat lagi. Setelah sampai, ia langsung lompat dari mobil dan marah-marah, “Ini sudah keterlaluan, masa seorang pemuda gondrong dan ngebut bisa dapat Mercy? Open kap lagi!???”.
Si malaikat tampak ketakutan dan terus celingak-celinguk, akhirnya ia berbisik ke Pak Haji: “Ssstttt…itu…Jesus…!!!” :)
8:36:00 AM
Peak
Kita tidak mengenal diri kita sendiri ataupun apa yang menjadi kebutuhan kita yang sesungguhnya.
"Demikianlah juga ketika utusan-utusan raja-raja Babel datang kepadanya untuk menanyakan tentang tanda ajaib yang telah terjadi di negeri, ketika itu Allah meninggalkan dia untuk mencobainya, supaya diketahui segala isi hatinya." - 2 Tawarikh 32:31