Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

24 January 2008

Neraka Itu Nyata, Saya Pernah Disana

Kesaksiaan seorang gadis 15 tahun yang dibesarkan dari keluarga kristen, kemudian membelakangi dalam perjalanan hidup.. menemukan dirinya overdosis, sekarat, dikirim ke neraka .sangat beruntung, diberikan kesempatan kedua dan missi untuk kembali kedunia memperingatkan yang hilang,pengkhianat dan yang hangat-hangat kuku, dengan peringatan penting.

( Di transkrip dari Audio)
Allah memberkatimu saudara dan saudari, saya mau kamu membuka Alkitab dari Ayub 2:28

"Kemudian dari pada itu akan terjad bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi teruna-terunamu akan mendapat penglihatan"

Nama saya Jennifer Perez ,berumur 15 tahun. berat untuk orang muda seperti saya yang datang dan mengenal kesalahan saya. Tetapi dengan bantuan, Roh Kudus, akan membantu saya, dan memberi kekuatan yang saya perlu. Pertama saya mau sampaikan bahwa semua ini untuk Hormat dan kemuliaan Tuhan Yesus Kristus. Saya tidak mau katakan suatu doktrin atau buat doktrin apapun yang baru, saya hanya mau ceritakan apa yang telah saya lihat, dengar dan telah rasakan.

Saya mau ceritakan sedikit tentang keluarga saya. Orang tua saya orang Kristen, mereka selalu ajarkan saya contoh yang baik, dan jalan Tuhan. Saya menjadi seorang Kristen 3 tahun yang lalu, ketika saya terimah Yesus dengan seorang saudara Nicky Cruze. 2 Tahun saya dijalan Tuhan. Tetapi ketika saya mulai Sekolah Tinggi, saya meninggalkan jalan Tuhan. Saya menentang orang tua saya dan terjerumus kedalam narkoba. Teman-teman sayalah yang mengajarkannya.

Saya berpikir saya telah menjadi Kristen, dan agar supaya teman-teman meneladani dan menjadi Kristen. Ternyata, merekalah yang membawah saya keluar. Saya menentang orang tua saya, dan mereka mengira itu hanya kebiasaan anak yang beranjak dewasa. Tetapi sebetulnya, Narkobalah pelakunya. Iblis masuk kedalam saya. Pada saat saya menentang mereka. Mereka sangat ketat terhadap saya, tidak pernah dibiarkan pergi kemanapun, bahkan tidak membolehkan saya tidur di rumah teman. Secara diam-diam saya akan melakukan sesuatu. Saya bolos sekolah. Saya bahkan tidak pergi kesekolah, saya sedang berada diambang kehancuran, tetapi Tuhan mengangkat saya keluar dari semuanya itu. Seperti yang saya katakan, saya telah menjad seorang Kristen.

Kesaksian saya mulai pada 2 May 1997. Saya punya teman dan teman-teman biasa, tidak lebih. Saya berpikir saya mengenalnya, Tetapi kenyataannya, tidak. Malam itu, dia menelepon saya dan mengajak keluar. Orang tua saya tidak berada dirumah. Mereka berada diperkumpulan doa, seperti setiap Jumat. Saya katakan pada mereka bahwa saya sakit. Saya marah karena mereka tidak mengijinkan saya keluar walaupun saya katakan saya pergi dengan teman lain. Sewaktu mereka pergi, teman saya menelepon. Dia katakan, “Kenapa kau tidak keluar seperti yang lainnya?". Saya berpikir sebentar, "Saya tidak mau melawan orang tua saya, tapi mungkin, secara tersembunyi, orang tua saya tidak pernah akan tahu", dan itulah yang saya buat.

Malam itu setelah orang tua saya tiba, dan mereka sedang tertidur. Saya telah siap keluar dan menelepon teman saya serta menyuruh dia menunggu di samping lorong jalan rumah saya. Saya menyuruh dia jangan melewati rumah saya, karena akan membangunkan orang tua saya.

Saya menaruh bantal dibawah selimut dan melompat jendela. Rumah saya tingkat dua, dan semua jendela mempunyai skru. Tapi sejak orang tua saya percaya akan saya, jendela saya tidak mempunyai skru. Dan saya menggunakan kepercayaan orang tua saya. Saya melompat dari tingkat dua dan tiba diatas tanah. Tuhan telah merencanakan semua, karena saya dapat mematahkan kaki saya, dan segala sesuatu yang Tuhan rencanakan bagi hidup saya akan terhenti.

Saya berjalan , teman saya telah menunggu. Sewaktu saya tiba, saya melihat 3 pemuda dan 1 wanita lain. Saya berpikir, "Saya tidak akan melakukan sesuatu, ya, melakukan narkoba, mabuk". Tapi ada 3 pemuda dan 1 gadis, saya takut mereka mengambil keuntungan dari saya. Tetapi saya masuk, dan kami pergi. Sebelumnya, sewaktu ditelepon, teman saya katakan bahwa kami hanya berkeliling kota saja. Saya berkata, "Kedengarannya bagus", itulah sebabnya saya pergi. Saya tidak pernah berpikir dia membawah saya ke motel. Kesanalah mereka membawa saya.

Ketika tiba, mereka menurunkan saya di tempat pencuci pakaian, kepunyaan motel. Kami disuruh tunggu, dan bahwa mereka akan menjemput teman yang lain. Saya berkata baik, dan berpikir mereka pergi menyewa kamar. Kamipun dijemput, dan dibawah kekamar. Mereka katakan, "Jangan kuatir, percaya pada kami! Kami tidak melakukan apa-apa, kami hanya menunggu teman yang lain, dan akan pergi bersama". Saya menaruh percaya pada mereka, saya pikir mereka tidak akan menyakiti saya, tetapi kenyataannya saya tidak tahu siapa teman saya.

Pada awalnya, kami hanya berbincang, saya katakan, "sementara kita menunggu, mengapa kita tidak minum?" saya dan seorang teman keluar kamar, berjalan ke restaurant kecil didepan motel. Dan membeli tiga sprites kemudian berjalan kembali kekamar. Sprite di isi kedalam cangkir-cangkir. Mereka tidak membawa apapun yang mencurigakan, yang membuat saya berpikir akan dicampur kedalam minuman, atau berlaku sesuatu kepada saya, semua kelihatan tidak bercela.

Saya pergi ke kamar kecil untuk menyisir rambut, dan sewaktu kembali cangkir minuman saya sudah tersedia. Saya mengunyah permen karet, stroberry, dan meminum apa yang saya pikir adalah Sprite. Setelah itu, saya tidak tahu apa yang terjadi.

Tetapi sewaktu melihat, saya merasa Roh keluar dari tubuh saya. Saya di rumah sakit, dan melihat dokter dan suster mengelilingi saya. Saya berada diluar tubuh, dan melihat tubuh saya terbaring ditempat tidur. Anda bercermin, dan melihat refleksi anda. Tetapi saya tidak melihat refleksi saya, saya melihat tubuh saya terbaring. Ketika saya berpaling, ada dua orang berpakaian merah, "Ikuti kami" dan saya dipegang, masing-masing pada kedua lengan saya.

Saya dibawah kesuatu tempat, dan sewaktu saya melihat, itu adalah Surga! Hal pertama yang saya lihat adalah tembok yang sangat luar biasa. Tembok berwarnah putih dan tidak berakhir. Ditengah tembok itu ada pintu, sebuah pintu yang sangat panjang, tetapi tertutup.

Dalam perjanjian lama, Musa berbicara tentang Kemah Suci dan menerangkan gambarannya. Dan Saya di ingatkan semuanya, Tembok itu terlihat seperti demikian. Disamping pintu, ada kursi yang besar, dan ada kursi yang kecil disebelah kanan. Kedua kursi itu terbuat dari emas murni. Disebelah kanan saya, ada pintu berwarnah hitam yang besar, sekelilingnya sangat gelap, tetapi saya tahu itu pintu karena ada pegangan. Pintu itu kotor. Sebelah kiri terlihat Surga, ada pepohonan, Air terjun Kristal, rumput hijau. Tempat yang damai, tetapi tidak ada orang disana.

Bapa dihadapan saya, Tak dapat saya melihat wajahNya, karena KemuliaanNya, sangat besar, berkilau, bercahaya dan bersinar diseluruh Surga. KemuliaanNya membuat segala isi surgawi bersinar. Tiada matahari, bulan, dan bintang, Dialah terang itu. Saya telah melihat tubuhNya, dan tubuhNya ada bersama anakNya, mereka ada didalam keduaNya, Mereka Satu tubuh, Mereka bersama, anda melihat mereka terpisah, Tetapi mereka satu didalam satu tubuh, mereka bersatu.

Disamping mereka ada dua malaikat, Gabriel dan Mikhael. Saya mengetahui nama keduanya karena tertulis pada dahi mereka dengan emas.

Ketika saya didepan Bapa, Saya merasa kotor! Saya jatuh berlutut dan menangis. Sangat malu terhadap saya. Saya tidak mau melihat mereka, walaupun saya dapat, karena saya malu diri saya sendiri. Sebagaimana saya didepan Tuhan, Dia menunjukan film hidup saya, dari awal hingga sekarang. Dia mengatakan bagian yang terpenting setelah saya menerima Tuhan. Saya mengatakan kepada teman selama didunia bahwa saya orang Kristen, tetapi tidak berbuah. Dan Dia katakan bahwa sebenarnya saya ditujukan ke neraka.

Malaikat Gabriel datang dan memegang lengan saya. Dia membawah saya ke pintu yang kotor itu yang saya bahkan tidak mau melihatnya. Saya mencoba berhenti, tetapi saya hanyalah roh, dan kami masuk melalui pintu itu. Ketika saya berada didalam pintu itu, sekelilingnya sangat gelap, saya bahkan tak dapat melihat diri saya. Kemudian kami jatuh sangat cepat, Saya merasakan panas semakin dekat. Mata saya tertutup, saya tidak mau melihat kami berada dimana.

Ketika kami berhenti, mata saya terbuka, dan saya berdiri pada jalan yang besar. tidak tahu kemana ujungnya. Tetapi haus adalah hal pertama saya rasakan. sangat haus! saya terus katakan pada malaikat "saya haus, saya haus" Tetapi sepertinya dia tidak mendengarkan. Saya mulai menangis, dan ketika airmata jatuh dipipih saya, berubah menjadi uap. Ada bau terbakar, seperti ban terbakar. Saya menutup hidung, tetapi malah makin menusuk. Semua indra kelima saya sangat peka. Sewaktu saya mencoba berlindung, bau terbakar itu semakin menusuk. juga, buluh pada tangan saya, mereka menghilang. Saya merasa panas, sangat panas.

Waktu melihat sekeliling, Saya melihat orang-orang diganggu iblis. Ada seorang wanita menderita, iblis sedang mengganggu dia. Iblis ini akan memotong kepalanya dan dengan tombaknya yang panjang iblis ini menikam wanita ini diseluruh tubuhnya. Tidak perduli. Dimata, ditubuh, dikaki, ditangan, dia tidak perduli. Kemudian dia akan menaruh wanita ini kembali ditubuhnya dan terus menerus menikam dia. Wanita ini menangis dan berteriak mengerikan.

Kemudian saya melihat iblis lain, iblis ini sedang menganggu seorang anak muda 21-23 tahun. Anak ini mempunyai rantai di lehernya, dan berdiri di jurang api. Dimana mana dia ditikam oleh iblis dengan tombak yang panjang, dimatanya, dimana saja. Kemudian iblis akan menjambak rambutnya dan dengan rantai menolak orang ini masuk kedalam api, dan menarik keluar dan menusuk dia berulang-ulang. Hal ini terjadi berulang kali, dan setiap kali dia ditolak masuk ke jurang api, Saya tidak dapat mendengar teriakan nya, tetapi ketika iblis membawah dia keluar, dia berteriak mengerikan. Saya berusaha menutup telingah, tetapi saya masih tetap saja mendengar, pendengaran saya lebih peka.

Saya melihat iblis yang lain, dan iblis ini jelek, 2 iblis sebelumnya juga jelek, tapi yang ini lebih jelek. Karakter berbagai binatang ada pada iblis ini, tak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Dia akan berkeliling dan menakut-nakuti orang, dan orang–orang akan menjadi lebih takut.

Dan kemudian saya melihat iblis yang lain, tetapi iblis ini indah, kelihatannya seperti malaikat Allah, tetapi tidak. Perbedaan malaikat Allah dan iblis, adalah bahwa iblis tidak mempunyai nama yang tertulis pada dahi mereka dari emas, tetap ada pada Malaikat Allah.

Setelah itu, Saya melihat pada malaikat Gabriel, dan dia melihat keatas. Saya mengira dia tidak mau melihat yang lainnya sengsara. Saya berpikir sendiri, "Mengapa dia masih disini? Bukankah giliran saya sekarang yang akan dikerjakan oleh iblis?" juga saya haus. Dan menangis pada malaikat, "Saya haus saya haus!", saya berpikir dia mendengar karena dia melihat kepada saya, dan berkata, "Tuhan akan memberikan engkau satu kesempatan lagi."

Segera setelah mengatakanya, dahaga , kengerian , dan kesakitan saya, lenyap. Saya merasakan damai. Kemudian dia memegang tangan saya dan kami mulai keluar, tiba-tiba nama saya dipanggil, "Jennifer, Tolong saya, Tolong saya!" Saya melihat kebawah. Saya mau melihat siapa yang memanggil saya, tetapi api menghalang pemandangan tersebut. kedengaran seperti suara perempuan. Saya bisa melihat tangannya, meminta saya menolong dia. Ada keinginanan saya, yang mau menolong dia. Saya coba, tidak dapat, karena tangan saya menembus dia. Saya ingin sekali menolong dia, tapi anda lihat, tidak ada harapan baginya. Saya tidak dapat menolong dia.

Kemudian saya melihat teman-teman, orang yang saya kenal, dan orang lain. sangat jelas tetapi saya tidak mengenal mereka. Saya tidak tahu mereka, tetapi ketika melihat teman-teman sekolah, saya terluka!. Saya berpikir, "Mungkin kesaksian jelek yang saya berikan pada mereka, yang mengatakan Kristen tetapi berpaling, membuat mereka tidak mau tahu tentang Tuhan, dan meninggalkan Dia. Mungkin sayalah yang membawa mereka". Itulah pikiran saya. Di neraka tidak ada waktu, waktu lalu, sekarang, masa depan, semuanya sama, mereka ditujukan kesana. Tetapi seperti pada awal, Saya tidak mau membuat doktrin baru, tetapi itulah yang saya lihat bagi mereka. Orang-orang yang saya lihat di neraka masih hidup hingga hari ini.

Malaikat membawah saya kembali kepada hadirat Allah. Ketika saya berada dihadapanNya saya berlutut menangis dan menangis. Saya tidak mau melihat wajahNya, karena saya malu atas diri saya sendiri. Tetapi Tuhan, dengan suara yang manis, "Saya mencintaimu" Sama seperti Dia mencintai anda yang mendengar. Tetapi Dia berbicara langsung pada saya. Dia berkata Dia mengampuni saya atas segala sesuatu yang telah saya perbuat terhadap Dia. Saya diampuni.

Allah melihat saya dan Dia menunjukan banyak hal. Dia menunjukan bumi, dunia. Disekeliling dunia saya melihat sesuatu yang lembut, seperti ozon dibentang, diseluruh dunia ini, terlihat sangat lembut, dan saya ingin menyentuhNya. Waktu menyentuhNya, Saya sadar bahwa itu adalah Roh Kudus, karena Dia membaptis saya, dan saya mulai berbicara dalam bahasa Roh.

Selama itu, saya melihat keatas dan banyak roh-roh jahat keluar dari saya. Ketika saya melakukan narkoba, itu akan membuat kacau dan membuka pintu, dan roh jahat ini akan masuk. Mereka menganggu saya. Cara saya bertindak itu bukan saya, tapi roh jahat yang berada didalam saya. Dalam Firman Allah dikatakan bahwa pada waktu rumahmu bersih, roh jahat akan mencoba untuk kembali dengan membawah 7 roh jahat lainnya. Rumah saya dibersihkan dan diselamatkan. Dan roh jahat keluar ketika saya dibaptis, mereka mempunyai 7, dan ke 7 mempunyai ke 7 lainnya, saya bahkan tidak dapat menghitungnya! Tetapi Tuhan membersihkan saya dari roh-roh jahat itu.

Tuhan menunjukan masa depan. Dia menunjukan dunia dan apa yang terjadi , yang akan datang. Penglihatan yang terjadi sampai masa akhir. Dia tidak menunjukan kejadian pada masa akhir, Tetapi apa yang akan terjadi sebelumnya. Setiap hari semakin dekat dan dekat, dan saya katakan sekarang bahwa masa itu semakin dekat! Anda perlu menguji diri anda sendiri, hidup anda, dan tanyakan diri anda, "Apakah saya bersedia pergi bersama Tuhan?" Tuhan menunjukan pada saya, tetapi Dia melarang saya memberitahu kepada siapapun, Tetapi menunggu dan melihat dan masa itu sudah dekat, saya tidak mau membantah Allah, itulah sebabnya saya tidak akan memberitahu apa yang saya lihat. Tetapi saya mengatakan dan memperingatkan bahwa masa itu sudah dekat.

Saya baca di Yoel 2:28, itu adalah nubuat terakhir, semuanya sudah digenapi. Nubuat inilah yang belum digenapi, dan saya mengatakan bahwa nubuat ini sedang digenapi. Banyak orang-orang muda bangun dan berkhotbah tentang Firman Allah. Iblis mau membuat anak-anak muda sebagai tentaranya, tetapi Tuhanlah yang Empunya Kuasa. Dan jika anda betul-betul menerima Yesus dan melayani Dia, Dia memberikan anda kekuatan melawan iblis, sehingga anda dapat membawah Firman Allah keseluruh dunia, seperti yang Ia perintahkan dalam Kitab Suci.

Dia mengatakan misi saya, dan misi itu adalah mengatakan anak-anak muda tentang penglihatan saya. Walaupun saya tidak mau melakukannya, itu adalah perintah yang diberikan Tuhan bagi saya, dan saya akan memenuhinya.

Ketika saya kembali ketubuh saya, saya terbangun dan menemukan diri saya dirumah sakit. Saya melihat jarum dilengan, alat mengecek detak jantung, tuba. Segera orang tua saya berjalan masuk dan mulai menangisi saya. Mereka terlihat sangat marah, tetapi Tuhan mengatakan saya untuk menceritakan semuanya, dan itulah yang saya buat. Saya menceritakan segala sesuatu.

Ketika perawat masuk, dia mengatakan bahwa mereka sangat kuatir tentang saya. Dia katakan saya akan pergi kemudian kembali berulang-ulang. Berturut-turut Saya tidak sadarkan diri. Hal ini terjadi tiga kali. Mereka katakan bahwa kadang, saya bahkan tidak kembali, dan mereka sangat kuatir tentang saya. Mereka juga berkata bahwa busa keluar dari mulut saya, dan saya akan berbicara dengan kata-kata yang mereka tidak mengerti.

Juga pada malam itu, ibu saya mimpi buruk. Anjing kecil yang tidur dengan saya pergi kekamar orang tua saya dan mencakar lengan ibu dan mencoba membangunkan dia. Ketika dia bangun, dia masuk kekamar saya dan melihat buntalan selimut. Dia mengira saya sedang tidur dan berjalan kembali kekamarnya. Kemudian melihat polisi diluar rumah kami. Ketika dia melihat keluar jendela, dia melihat polisi berjalan kearah rumah kami segera dia membangunkan ayah. Polisi meminta mereka menelepon departemen kepolisian untuk mengetahui situasi saya. mereka menemukan saya overintoxikasi. Pada saat itu Tuhan berbicara pada ayah saya, dan mengatakan jangan kuatir, karena segala sesuatu ada di tanganNYA, ayah tidak kuatir. Saya tinggal tiga hari dirumah sakit.

Seminggu kemudian kami berbicara dengan detektif, mereka mengatakan tentang malam itu. Gadis lain yang di mobil, juga tidak diijinkan keluar, dan ayahnya sangat kuatir. Dia mencari anaknya, berkeliling kota mengemudi, dan tidak menemukan anaknya. Sehingga melapor pada polisi, dan polisi mengumumkan jenis mobil yang dikendarai teman saya kepada semua mobil patroli. Seorang polisi bebas tugas, diseberang jalan di sebuah tempat penjualan mobil. Mau membeli mobil bekas. Dia menoleh dan melihat mobil teman saya, kemudian menelepon polisi.

Ketika polisi menginvestigasi, mobil teman saya diparkir di tempat lain, sehingga mereka tidak tahu dimana gadis ini. Kami sedang berada di kamar lantai dua. Polisi mau memulai dari kamar itu, dan mulai mengecek setiap kamar, menanyakan pemilik kendaraan yang berada diluar. Mereka tidak mencari gadis itu, mereka hanya mencari pemilik mobil.

Mereka mengetok, lalu membuka pintu dan menemukan saya tergeletak dilantai. Tetapi kemudian pergi. Teman saya mengira polisi telah pergi, tetapi mereka pergi memanggil ambulans. Segera polisi yang lain datang dan melihat apa yang terjadi. Ketika pintu dibuka, saat itu, teman yang saya ceritakan, yang dipercayai, dia hendak melakukan perbuatan susila terhadap saya. Tetapi Tuhan menggunakan Polisi menghentikan dia, dan mereka tidak melakukan apa-apa terhadap saya. Itulah sebabnya saya bersyukur pada Tuhan, karena rahmatNya besar atas saya.

Dan juga doa-doa orang tua saya, saya berbicara kepada orang-orang tua. Jangan pernah berhenti berdoa bagi anak-anak anda. Jika mereka tidak berjalan dalam Tuhan, tetaplah berdoa, jangan menyerah. Orang tua saya tidak menyerah, lihat dimana saya sekarang, menyampaikan Firman Allah; memanggil anak-anak muda datang dan melayani Allah, karena mereka memerlukan Dia.

Saya mau berpesan pada semua anak-anak muda, pikirkanlah diri anda, dan ujilah diri anda. ingat, mengapa saya harus perduli apa yang dikatakan orang tentang saya. Pernah saya berpikir apa kata orang nanti tentang saya, tetapi sekarang saya mengerti mereka tidak perduli tentang saya. Mereka tidak akan berada didepan saya sewaktu Tuhan berhadapan muka dengan saya. Saya teringat sewaktu saya dihadapan Tuhan, teman saya tidak menolong saya, keluarga saya tidak menolong saya, pastur, gereja tidak menolong saya. Saya seorang diri, dan saya harus saya sendiri. DihadapanNya anda tidak dapat menipu, karena Dia sangat kudus. Dan sewaktu saya disana, saya tidak merasa bahwa saya kepunyaan disana, karena dalam dosa dan disurga itu kudus.

Hari ini jika kamu belum menerimah Tuhan Yesus, terimalah Dia hari ini. Ini adalah keputusan yang sangat penting didalam seluruh kehidupan anda. Saya tidak mengatakannya untuk menakuti anda di Surga, tetapi supaya anda dapat melihat rahmatNya, kasihNya bagi kita. Dia Bapa, telah memberikan anakNya mati bagi kita. Sehingga setiap tetesan darahNya mengalir dan menyucikan dosa–dosa kita. Jika anda mau menerimah Yesus, Itu adalah keputusan yang terpenting di seluruh hidup anda. Datanglah pada Yesus, jangan kuatir apa kata orang lain tentang anda.

Jika mau melayani Tuhan, lakukan dengan segenap hati, jangan katakan dengan mulut, katakan juga dengan hati dan pikiran. Jangan kuatir tentang masa depan, dan hari ini, anda tidak pernah tahu kapan anda akan mati. Saya hanya 15 tahun dan tidak pernah dalam pikiran saya akan mati pada umur 15, tidak pernah.

Tetapi anda perlu memikirkannya. Hidup ini bukan milik saya, hidupmu bukan milikmu, kami sedang meminjam hidup ini, hidup ini kepunyaan Allah. Kita mengambil keuntungan dengan tidak perduli, hidup seperti dunia ini, melakukan perbuatan duniawi. Dunia mempunyai banyak hal yang menggiurkan, tetapi ingat Allah mempunyai lebih banyak. Dunia mempunyai neraka dan kematian, tetapi Allah mempunyai kehidupan yang abadi. Kehidupan yang abadi selamanya.

Saat ini jika anda mau menerima Yesus, tundukan kepala dan tutuplah mata anda, "Allah, dalam Nama Yesus ku datang padaMu, O Tuhanku dan Allahku saya menerima Engkau sebagai Juruselamat pribadi saya saat ini, masuklah kedalam hidup saya. Seperti kesaksian saudari saya bahwa neraka itu nyata, dia pernah disana. Tuhan, saya tidak mau kesana, bahkan tidak mau berpikir kesana. Ya, Tuhan saya mohon ampun atas dosa-dosa saya. Ampuni segala sesuatu yang telah saya perbuat bahkan yang terkecil dan tersembunyi, ya, Tuhan, saya menyatakan semuanya dihadapanMu, supaya Engkau mengampuni semuanya. Ya, Tuhan saya percaya bahwa Engkau telah mati disalibkan dan bangkit dari kematian. Saya percaya bahwa Engkau masuk kedalam hati saya dan bertahta, tinggallah dalamku. Saya akan membaca FirmanMu, dan berada dalam FirmanMu. Saya akan ke Gereja, Ya, Tuhan ku saya tahu bahwa Engkaulah Gereja itu. FirmanMu saat dua atau tiga orang berkumpul dalam NamaMu, Engkau ada. Ya, Tuhan saya mau berada ditempat kediamanMu. Saya berdoa dan memohon semua ini dalam Nama Yesus, Amin"

Jika telah berdoa doa ini, saya ucapkan selamat datang di kerajaan Surga. Sekarang anda memiliki saudara dan saudari diseluruh dunia. Ini keputusan penting anda dan jangan ambil keuntungan dari keputusan ini. Jangan kembali kedunia. Dunia memimpin pada kebinasaan, tetapi Allah memimpin pada kehidupan kekal. Setiap saat hiduplah seperti pada zaman akhir, dan hari terakhir dalam hidup. Jika kesaksian ini menyentuh hati anda, berikan pada teman, supaya merekapun menerimah Yesus. Jangan biarkan waktu berlalu, karena mungkin ini adalah hari terkahir anda.

Oleh : Jennifer Perez

Potret Yesus

1. Lihat dan konsentrasilah 4 titik hitam kecil2 yang ada di tengah gambar selama 30 detik.
2. Kemudian lihatlah tembok dan kedipkan mata.
3. Kamu akan melihat lingkaran yang bercahaya .. dan apa yang kamu lihat?? :)

Kau Melihat Dunia Hanya Sebatas Pandanganmu

Ingatkah engkau ketika dahulu engkau mulai belajar berjalan? Ketika engkau mulai melangkahkan kakimu setapak demi setapak? Ingatkah engkau, ketika engkau pertama kali memandang segala sesuatu dari kakimu yang mungil? Segala sesuatunya terasa begitu jauh dan tak terjangkau oleh tangan-tangan mungilmu. Kaki kursi maupun kaki bangku seakan-akan tongkat untuk menahanmu tetap berdiri.

Di bawah meja makan merupakan tempat favoritmu, meja makan cukup untuk menudungi kepalamu. Kau menengadah ke atas dan melihat lampu-lampu indah, kau takjub dan kagum melihatnya, lalu kau mengulurkan tanganmu untuk menjangkaunya. Tapi kau tak sanggup. Segala sesuatu nampak begitu jauh dan tak terjangkau bagi tangan dan kaki mungilmu yang berusaha untuk menggapainya.

Lalu kau mendengar sebuah suara memanggilmu. Kau mencari berkeliling dengan tertatih-tatih, tapi kau tidak menemukannya. Suara itu memanggilmu lagi. Kau semakin penasaran dan menjejakkan kakimu ke lantai cepat-cepat untuk mencari sumber suara itu. Tangan dan kaki kecilmu berusaha menjaga keseimbanganmu ketika kau berlari untuk menemukan siapa yang memanggilmu.

Suara yang begitu lembut, suara yang kau tahu berasal dari orang yang mengasihimu. Suara yang sama terdengar memanggilmu lagi, kau memandang sekelilingmu sekali lagi, tapi kau tetap tidak menemukan suara itu. Yang aku lihat disekitarmu hanyalah mainan mobil-mobilanmu yang berserakkan, 4 buah kaki kursi, sebuah balon, beberapa buah buku, krayon dan nah akhirnya, tampat favoritmu meja makan.

Kau berlari dan dan melonggok ke bawah meja makan, kalo-kalo sumber suara itu berasal dari sana. Dan kau mendengar suara itu sekali lagi, disertai dengan tawa yang lembut.

"Kemana kau mencari anakku? Lihat aku ada diatasmu."

Kau pun mendongakkan kepalamu dan melihat sumber suara itu. Ibumu berdiri di hadapanmu dan tersenyum melihatmu. Kau pun tersenyum dan berpikir "Hei, lihat aku dapat menemukanmu. "

Lalu kau mengulurkan tangan mungilmu, mencoba mengapainya. Mencoba menciumnya, mencoba memegang tangannya. Namun, aduhhh!!! tanganmu tidak dapat mencapainya.

Tiba-tiba Ibumu terasa begitu jauh darimu. Ia berdiri menjulang tinggi dan tak dapat kau raih. Kau mulai kecewa dan menangis. Kau menginginkan ibumu!!! Kau ingin menciumnya, memgang pipinya, kau ingin menarik rambutnya. Kau menginginkan ibumu, tapi kau tidak dapat mencapainya ... Ibumu terasa begitu jauh.

Dan tiba-tiba kau merasa tubuhmu terangkat. Ada sepasang tangan yang memegang pinggang kecilmu. Kau melihat ibumu tersenyum dan berkata, "Nah, aku menemukanmu!" Kau mengapai dengan tanganmu, dan HEI lihat, sorakmu kau bisa memegang pipinya. Ia tertawa ketika tangan-tanganmu memegang pipinya. Bahkan ketika salah satu tanganmu menarik rambutnya ... Ia tertawa dan ia menarik kau mendekat kepadanya dan mencium pipimu. Kau tertawa kesenangan. Akhirnya kau bisa meraih ibumu. Oh tidak, akhirnya ibumu bisa meraihmu dan mendekapmu.

Berapa sering kita merasa bahwa Tuhan jauh dan tidak terjangkau bagi tangan-tangan kita? Atau mungkin kita ingin sekali menjangkaunya tapi... upsss, tanganmu kurang panjang. Kaki-kakimu kurang tinggi untuk dapat menjangkaunya.

Pernahkah ketika kita merasa bahwa Tuhan jauh dari kita, kita berpikir dan membayangkan diri kita seperti anak kecil dengan pandangan yang serba terbatas sehingga kita tidak bisa melihat bahwa sesungguhnya kita ada dibawah kaki-Nya!!! Kita ada kurang dari 10 cm dari hadapan-Nya. Pandangan kita sangat terbatas. Tidak seperti pandangan-Nya! !! Pada pandangan-Nya kita begitu dekat, sehingga tangan-tangan- Nya bisa menjangkau dan menarik kita mendekat pada-Nya.

Bagi-Nya kita begitu dekat, sehingga bunyi nafas kita pun terdengar oleh-Nya. Ketika Ia menundukkan kepala-Nya, ada kita di dekat kaki-Nya. Ia tersenyum dan tertawa ketika melihatmu mencari-cari- Nya, padahal kau ada di dekat kaki-Nya. Dan akhirnya, ia mengangkat pingangmu, membawamu naik untuk dapat menciummu. Untuk membiarkanmu memegang pipi-Nya, untuk membiarkanmu menarik rambut-Nya. Ia ada dekat sekali denganmu. Yang kau perlukan hanyalah menjulurkan tanganmu keatas, menengadahkan kepalamu, dan Ia akan mengangkatmu ke atas. Ia akan membungkuk dan mengulurkan tangan-Nya.

Jika kau merasa begitu jauh dari-Nya, INGAT KAU ADA DIDEKAT KAKINYA!

The Beginning of Wisdom

Today's Scripture

“The reverent fear and worship of the Lord is the beginning of Wisdom’s friend” (Psalm 111:10).

Today's Word from Joel and Victoria

Do you need more wisdom in your life today? The Bible says that the reverent fear and worship of the Lord is the beginning of wisdom. That word, fear, in this instance, doesn’t mean “to be afraid” it means to have honor and respect. It means that we revere Him because He is God. Wisdom begins when you honor God. When you truly respect and worship Him out of a grateful heart, then Wisdom will operate in your life. One simple definition of wisdom is applied knowledge. It doesn’t matter if you have all the knowledge, facts, and figures in the world, or if you are a high school drop out. Honoring and worshiping God is what makes you wise. Start today and begin to declare His goodness and faithfulness in your life. That’s worship. Declare who He is with a humble heart of faith. Declare that He is your Provider, you Healer, your Redeemer. When you focus on your God, instead of focusing on your problems, you are honoring Him. As you honor Him, Wisdom will flow through you and you’ll be empowered to live the life of victory He has in store for you!

A Prayer for Today

Father in Heaven, I choose today to honor and respect you as my God. Thank you for filling me with your Wisdom today so that I can live in Victory the way you intend. Help me make wise choices and honor you all the days of me life. In Jesus’ Name. Amen.

From : Joel Osteen Ministries

Awas, Iblis Ada Di Dalam Taman

Bacaan : Kejadian 3:7-24

Kisah kejatuhan manusia dalam dosa sebenarnya juga menggambarkan kehidupan setiap keluarga Kristen. Ada Allah yang menciptakan, ada Adam, ada Hawa, ada taman Eden dan ada iblis. Dalam setiap pernikahan Kristen, ada Allah, ada suami, ada istri, ada taman keluarga dan di sana juga ada iblis.

Keluarga pertama yang diciptakan Allah telah dirusak oleh iblis. Iblis juga berusaha merusak setiap keluarga yang kita bangun bersama Allah. Ketika kita mencanangkan niat membentuk keluarga Kristen, minta pernikahan kita diteguhkan di gereja, sadar atau tidak sadar sebenarnya kita telah menabuh genderang perang melawan iblis. Iblis tidak pernah setuju dengan niat kita. Ia yang dulu masuk ke dalam taman Eden, ia juga berusaha menyelinap masuk ke dalam taman rumah tangga kita. Seperti ia menghancurkan Adam dan Hawa, iblis juga berusaha menghancurkan keluarga kita.

Yang perlu kita waspadai, iblis itu cerdik dan sabar. Wujudnya tidak lagi ular, ia bisa berupa harta, wanita yang molek, pria yang macho, atau jabatan dan kesempatan. Iblis dengan sabar mengamati mangsanya, menanti saat yang tepat untuk menyerang dan ketika ia memutuskan untuk bertindak biasanya iblis tidak gagal. Mengapa bisa demikian? Karena ia menyerang ketika kita lengah, ketika kita lemah, ketika kita sendiri, Adam tidak ada disisinya. Jadi hati-hati ketika hubungan kita sebagai suami istri menjadi jauh, ketika kita dipisahkan jarak, komunikasi tidak lancar, keterikatan secara emosional melemah, ketika hubungan spiritual tidak bertumbuh, saat-saat seperti itulah yang dinanti iblis.

Allah maha adil dan Allah mahakuasa. Adam dan Hawa telah melanggar Hukum-Nya, keadilan harus ditegakkan maka vonispun dijatuhkan. Lalu dimana kasih Allah? Coba kita perhatikan kalimat sederhana dalam Kejadian 3:21 : Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.
Ada 3 adegan yang sangat kuat dalam ayat 21 yang mencerminkan kasih Allah. Max Lucado dalam bukunya "A Love Worth Giving / Kasih yang patut Diberikan" menggambarkan adegan ini secara tepat.

  1. Adegan 1 : Allah menyembelih seekor binatang. Untuk kali pertama dalam sejarah bumi, tanah dinodai darah. Darah binatang yang tidak berdosa ditumpahkan. Binatang itu tidak patut mati. Pasangan itu patut mati, tetapi mereka hidup. Binatang itu patut hidup, tetapi mati. Ada darah binatang tidak berdosa ditumpahkan.
  2. Adegan 2 : Pakaian dibuat. Allah yang menciptakan binatang-binatang itu sekarang menjadi tukang jahit. Ia membuat bagi manusia pakaian dari kulit binatang.
  3. Adegan 3 : Allah mengenakan baju itu pada Adam dan pada Hawa.
Max Lucado mencoba membayangkan kejadian ini, Adam dan Hawa diusir keluar dari taman Eden, dalam perjalanan mereka keluar taman itu tiba-tiba Allah menghentikan mereka dan sambil menggelengkan kepala berkata, "Daun-daun ara itu, tidak bisa dijadikan baju!"

Kemudian Allah mengeluarkan beberapa potong pakaian dari kulit binatang, ia tidak melemparkannya dan menyuruh Adam dan Hawa mengenakannya. Allah sendiri mengenakan pakaian itu kepada Adam dan juga kepada Hawa. Kasih Allah itu melindungi. Ya, memang kasih seharusnya melindungi.

Saat ini, bukanlah Allah melakukan hal yang sama kepada kita seperti yang Ia lakukan kepada Adam dan Hawa? Kita telah makan bagian dari buah terlarang. Kita mengatakan apa yang seharusnya tidak kita katakan, kita melakukan hal-hal yang seharusnya tidak kita lakukan. Pergi kemana kita seharusnya tidak pergi. Memetik buah-buah dari pohon-pohon yang seharusnya tidak kita sentuh. Kita menyalahkan kawan kita, bahkan kita menyerang pasangan kita.

Akhirnya kita sadar bahwa kita telanjang, kita bersembunyi, kita saling melempar kesalahan, kita menjahit daun ara dan berharap daun ara bisa menutupi semua dosa kita. Kita berusaha menutupi dosa dengan perbuatan baik, dengan pekerjaan baik, aktif dalam begitu banyak pelayanan, memberi banyak persembahan tetapi semua itu seperti daun ara, akan tertiup angin dan kita telanjang lagi.

Persis yang Allah lakukan untuk Adam dan Hawa di taman Eden dulu, Allah menumpahkan darah binatang tak berdosa. Kepada kita, Ia menawarkan nyawa Anak-Nya, darah Yesus Kristus pun ditumpahkan. Dan dari pengorbanan itu Allah mengambil jubah kebenaran. Kristus yang benar telah mati untuk kita yang tidak benar. (1 Petrus 3:18).

Kemudian Allah mengenakan jubah kebenaran itu kepada kita manusia berdosa, kita mengenakan Kristus. Benar apa yang tertulis dalam Galatia 3:26-27 : "Sebab kamu semua adalah anak-anak Allah karena iman di dalam Yesus Kristus. Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus."

Peristiwa taman Eden seharusnya menyadarkan kita, bahwa si iblis ada di dalam taman kita, di tengah keluarga kita, di tengah-tengah persekutuan orang-orang percaya. Iblis menyelinap masuk, ia berusaha agar kita makan buah terlarang. Dengan sabar ia menunggu saat yang tepat untuk bertindak menggagalkan usaha kita saling mengasihi, ia ingin memisahkan kita satu dari yang lain, memisahkan kita dari kasih Allah.

Iblis berusaha menciptkan jarak di antara kita, jarak yang makin hari makin lebar sehingga kita tidak lagi saling mengenal. Kawan.. kita jadikan lawan, pasangan ... kita jadikan korban. Kasih menjadi hal yang langka. Sadarkah kita bahwa target iblis adalah menjadikan kita putus asa dan akhirnya menyerah kalah?

Mari kita merapatkan jarak, genggam erat pasangan kita, jangan lepaskan. Jangan lagi ada jarak di antara kita, jangan biarkan iblis mencerai-beraikan kita. Dan di atas semuanya itu marilah kita mengenakan kasih Allah, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan (Kolose 3:14).

Di ambil dari : Reflekta edisi Januari 2008