Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

14 October 2008

Humor : Jawaban Doa

Seorang wanita sedang bekerja ketika ia menerima telepon bahwa anak perempuannya sakit karena demam. Ia meninggalkan pekerjaannya dan mampir di apotek untuk membeli obat untuk anaknya. Ketika kembali ke mobilnya, ia menyadari bahwa kunci mobilnya tertinggal dalam mobil. Padahal ia terburu-buru pulang untuk melihat keadaan anaknya yang sakit.

Ia tak tahu apa yang harus dilakukan, jadi ia menelepon rumah dan mengatakan apa yang terjadi kepada pengasuh anaknya, bahwa ia tak tahu apa yang harus dilakukannya. Si pengasuh anak berkata bahwa keadaan anaknya bertambah buruk.

Ia berkata, "Carilah sepotong besi dan pakailah untuk membuka pintu mobil".

Wanita itu mencari-cari dan menemukan besi tua berkarat yang telah dibuang, mungkin oleh orang yang kunci mobilnya juga tertinggal di dalam mobil. Kemudian ia mengamati besi itu dan berkata, "Aku tidak tahu bagaimana menggunakannya".

Jadi ia menunduk dan mohon agar Tuhan memberikan pertolongan. Dalam lima menit, sebuah mobil tua rongsok yang dikendarai oleh pria deki, kotor, dan berjanggut yang mengenakan ikat kepala lusuh bergambar tengkorak, menepi.

"Apakah ia yang Kau kirim untuk membantuku?", pikir wanita itu. Tapi, ia putus asa, jadi sangat bersyukur atas siapapun yang dikirim Tuhan.

Pria itu keluar dari mobilnya dan menawarkan bantuan. Wanita itu berkata, "Ya, anakku sakit. Aku mampir ke apotek untuk membeli obat dan kunci mobilku ketinggalan di dalam mobil. Aku harus segera pulang. Tolong, bisakah kamu menggunakan besi ini untuk membuka pintu mobilku?"

Pria itu berkata, "Tentu saja". Ia menghampiri mobil itu dan kurang dari semenit, pintu mobil itu terbuka. Wanita itu memeluk si pria dan sambil menangis ia berkata, "Terima kasih banyak! Kamu orang yang sangat baik."

Si pria menjawab, "Nyonya, saya ini bukan orang baik, saya baru saja keluar dari penjara hari ini. Saya dipenjara karena pencurian mobil dan baru saja menghirup udara segar selama sekitar satu jam."

Si wanita itu memeluk pria itu lagi dan dengan air mata yang mencucur, ia berteriak keras, "Oh, Tuhan, terima kasih, terima kasih! Engkau bahkan mengirimkan seorang yang profesional dalam hal ini."

Takut Ditolak

Hal apa saja yang membuat orang ragu untuk bersaksi? Biasanya ini adalah beberapa keraguan yang dikatakan oleh beberapa teman.

Aku takut bukannya bikin tambah baik tapi malah tambah buruk.
Aku tidak tahu harus bilang apa.
Aku tidak tahu harus menjawab apa kalau di kasih pertanyaan yang menjebak.
Aku bakal kelihatan fanatik.
Aku mungkin saja terlalu mencampuri urusak orang lain.
Aku takut kalau gagal.
Aku takut kalau dianggap munafik.

Kebanyakan penyebabnya adalah rasa takut. Jika ingin ditilik lebih jauh lagi, itu adalah ketakutan untuk ditolak. Sebuah survei yang berikan kepada mereka yang mengikuti pelatihan untuk kebaktian kebangunan rohani Billy Graham di Detroit menanyakan pertanyaan ini.

Apa penghalang terbesarmu dalam bersaksi?

9% menjawab mereka terlalu sibuk
28% menjawab mereka kekurangan informasi atau bahan untuk bersaksi
Tidak ada yang menjawab mereka tidak perduli
12% menjawab hidup mereka tidak seperti yang mereka katakan
Tetapi sebagian besar dari mereka, yaitu 51% menjawab bahwa masalah terbesar mereka untuk bersaksi adalah takut ditolak.

Padahal setiap hari kita mengalami penolakan. Ketika mau bangun lebih siang, ibu menolak, "Tidak, kamu harus bangun sekarang, nanti terlambat". Ketika mau makan ice cream, "Jangan, nanti gigimu berlubang". Ketika menawar ojek, "Jangan neng, 3000 sudah murah kok". Ketika meminjam buku teman, "Sorry, gua juga mau pake, besok aja ya". Penolakan jangan menjadi keraguanmu untuk bersaksi. Semangat!

Prayer For Guidance

O heavenly Father, our protector and guide, You are the greatest Friend and joy we have! To be able to come to You in prayer like this is the most beautiful part of our lives!

It is not for myself that I want to pray today, dear Father, but for those who are near and dear to me and about whom I worrying. You know what they are facing, dear Father. And You know most of all the deepest reasons why these things have come upon them!

And You know how I want to help. Truly I think it would be easier if I could only face what they are facing. But You know how helpless we are to help another even though we know what is just and right.

Only You are left, dear Father. Do be with them in all things at all times. Protect them from enemies and evil, my Father. Forgive them their sins and put love of others in their hearts.

O do make them happy in their lives at home, dear Father, and help them live as You wouldst have them live. Above all, put love in their hearts for You.

And thank You, my Father, for Your goodness to them and to me. Thank You for Your love and guidance and protection! May we honor you all the days of our lives. And be happy and uplifted even as I feel right now!