Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

22 January 2008

Renungan Mengenai Sangkar Burung

Suatu masa, ada seorang pria bernama George Thomas, seorang pastur di sebuah kota kecil di New England . Pada suatu Minggu pagi,hari Paskah, ia tiba di gereja dengan membawa sangkar burung yg sudah karatan dan penyok-penyok, dan meletakannya di altar. Orang-orang pada keheranan dan, seolah-olah menangkap rasa penasaran orang-orang, Pastur Thomas mulai bicara....

"Saya sedang berjalan-jalan sekeliling kota kemarin dan melihat seorang anak laki-laki berjalan mendekati saya sambil mengayun-ayunkan sangkar burung ini. Di dasar sangkar ada tiga burung kecil dan liar,menggigil karena kedinginan dan ketakutan. Saya stop anak laki-laki itu dan saya tanyakan, "Ada apa di sangkar itu, nak?"

"Hanya beberapa burung biasa" jawabnya.

"Apa yg akan kau lakukan pada mereka ?" tanya saya.

"Bawa pulang ke rumah dan menggoda mereka," jawabnya.

"Saya akan menggoda mereka dan mencabuti bulu-bulu mereka supaya mereka saling berkelahi. Saya pasti akan menikmati saat itu."

"Tapi kamu nanti akan jadi bosan dengan burung-burung itu cepat atau lambat. Lantas apa yang akan kamu kerjakan ?"

"Oh, saya kan punya beberapa kucing," kata anak laki-laki itu. "Mereka senang burung. Saya akan berikan burung-burung ini pada kucing-Kucing itu"

Pastur terdiam untuk beberapa saat. "Berapa yang kamu inginkan untuk burung-burung itu, nak?"

"Huh? Mengapa, Anda tidak mungkin menginginkan burung-burung inikan, Pak. Mereka hanyalah burung biasa. Mereka tidak bisa bersiul merdu. Mereka bahkan tidak menarik!"

"Berapa ?" Tanya pastur lagi.

Si anak laki-laki itu mengukur kemampuan si pastur dan menilai si pastur mungkin gila, dan menjawab, "$10?"

Pastur mengambil dari kantungnya dan mengeluarkan selembar uang kertas sepuluh dollar. Ia taruh di tangan anak laki-laki itu! Dalam sekejap, anak laki-laki
itu pun menghilang. Si pastur memungut sangkar tersebut dan dengan lembut membawanya ke ujung gang dimana ada sebuah pohon dan tempat yang berumput. Sambil meletakkan sangkar itu, ia membuka pintunya, dan dengan mengetuk jeruji sangkar pelan-pelan membujuk burung-burung itu keluar.

Dan, itu tadi menjelaskan mengapa sangkar burung yang kosong ini di atas altar ini, lalu pastur mulai menceritakan cerita ini.

Suatu hari Iblis dan TUHAN sedang bercakap-cakap. Iblis baru saja datang dari Taman Firdaus, dan ia nampak rakus dan sedang membual. "Ya, tuan, saya baru saja melihat dunia penuh dengan orang-orang di bawah sana. Saya pasang perangkap, gunakan umpan yang saya tahu pasti mereka tak akan bisa menolak. Kenalah mereka semua!"

"Apa yg akan kau lakukan terhadap mereka ?" tanya TUHAN.

Iblis menjawab, "Oh, saya akan bersenang-senang! Saya akan ajarkan mereka bagaimana kawin dan cerai, bagaimana saling membenci dan menganiaya satu sama lain, bagaimana saling minum-minum dan merokok dan menghujat. Saya akan ajarkan mereka bagaimana membuat senjata dan bom dan saling membunuh satu sama lain. Saya akan benar-benar senang!"

"Dan apa yang akan kau lakukan terhadap mereka setelah engkau selesai dengan itu semua?" tanya TUHAN.

"Oh, saya akan bunuh mereka," Iblis menatap dengan bangga.

"Berapa yang kau inginkan untuk mereka ?" tanya TUHAN.

"Oh, kau tidak mungkin menginginkan orang-orang itu. Mereka tidaklah baik. Mengapa, kau ambil mereka dan mereka hanya akan membencimu. Mereka akan meludahimu, menghujatmu dan membunuhmu. Kau tidak mau orang-orang ini!"

"Berapa ? Ia bertanya lagi.

Iblis menatap TUHAN dan menyeringai, "Semua darah, airmata, dan jiwamu."

TUHAN berkata, "Baiklah !" Lalu Ia membayar harganya, dengan darah, airmata dan jiwaNYA

Pastur memungut sangkar tersebut. Ia membuka pintunya dan ia melangkah dari mimbar.

Catatan :
Apa tidak lucu bagaimana orang-orang dengan mudah membuang Tuhan lalu heran mengapa dunia menuju ke neraka. Apa tidak lucu jika seseorang dapat berkata, "Saya percaya pada Tuhan," tapi masih mengikuti Iblis (yang mana juga "percaya" pada Tuhan).

Apa tidak lucu jika engkau dapat mengirimkan ribuan lelucon melalui e-mail lantas menyebar seperti api, tapi saat kau mau mengirimkan pesan-pesan mengenai Tuhan, harus berpikir dua kali dulu sebelum mengirimkannya.

Apa tidak lucu saat kau ingin meneruskan email ini, kamu tidak akan mengirimkannya kepada semua orang yang ada di buku alamatmu,karena kau tidak yakin bagaimana keyakinan mereka, atau apa yang mereka pikirkan terhadapmu.

Saya berdoa, untuk setiap orang yang mengirimkan email ini kepada semua orang yang ada di buku alamat mereka, mereka akan diberkati oleh Tuhan secara khusus.

INTAN dan PERMATA tak kumiliki; Tapi dalam nama Yesus yang bangkit aku berseru: "HIDUP INTAN".

No Eye Has Seen

Today's Scripture

“No eye has seen, no ear has heard, and no mind has imagined what God has prepared for those who love Him” (I Corinthians 2:9).

Today's Word from Joel and Victoria

Have you ever tried to imagine what God might have in store for your future? No matter how great the dreams are that you may be able to come up with, God has more in store for you than you can even begin to imagine! It’s starts in this life and then carries over into the eternal life. God is a creative god and His thoughts and plans go way beyond our thoughts and plans. No eye has seen, no ear has heard, no mind has imagined what He has in store! Let that encourage you today to dream bigger. Get your expectancy up. There’s nothing that you can come up with that is beyond God. He wants to see you rise higher and it starts with your thinking. Think bigger. Think expansive. God wants you to excel and go beyond where you are. He wants to see you fulfill the desires of your heart! Keep standing strong in faith, and dreaming big, and you will see the life of victory He has prepared for you!

A Prayer for Today

Heavenly Father, thank You for loving me and for preparing great things for my future. Help my thoughts to become agreeable to Your will. Increase my vision and give me Your strength to fulfill all that You have placed in my heart. In Jesus Name. Amen.

From : Joel Osteen Ministries