Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

04 August 2011

8 Manfaat Minum Air Kelapa

kelapa

  1. Air kelapa ternyata lebih bernutrisi ketimbang susu penuh (whole milk) karena tidak mengandung kolesterol dan rendah lemak.
  2. Air kelapa dapat memperbaiki sirkulasi darah dan dikenal mampu membersihkan saluran pencernaan.
  3. Air kelapa tidak hanya akan membuat sistem kekebalan tubuh Anda lebih baik, tetapi juga membantu tubuh melawan beberapa jenis virus penyebab penyakit.
  4. Jika Anda mengidap penyakit batu ginjal, biasakanlah meminum air kelapa secara rutin. Kebiasaan meminum air kelapa akan mambantu memecah batu ginjal dan memudahkan mereka keluar dari tubuh.
  5. Air kelapa juga dikenal sejak dahulu dapat menyembuhkan gangguan saluran kencing? Segelas air kelapa akan meredakan rasa sakit akibat susah kencing.
  6. Jika Anda masih merasa pusing karena mabuk, tak ada yang bisa memulihkannya dengan cepat selain mengonsumsi air kelapa.
  7. Air kelapa yang rasanya lembut sangat kaya akan elektrolit dan potassium . Potassium dapat membantu tubuh mengatur tekanan darah dan fungsi organ jantung
  8. Air kelapa dapat mempercepat naiknya trombosite bagi penderita DBD dan menurunkan demam (trombosit turun karena dipakai untuk mencegah pendarahan,karena demam tinggi mengakibatkan pengentalan darah,dan pori "pembuluh darah membesar)

Semoga bermanfaat ya.. :)

29 April 2010

Manfaat Pisang Untuk Anak

Pisang merupakan buah yang sangat baik untuk anak, selain bertekstur lembut, buah pisang juga kaya akan nutrisi dan energi. Ibu cerdas pasti tahu apa yang terbaik untuk anak-anaknya, maka tak jarang banyak ibu yang memberikan pisang untuk asupan tambahan bahkan untuk bekal sekolah.

Pilihan tepat itu, baik dilakukan karena pisang memang merupakan salah satu buah yang bisa menyediakan cukup energi bagi anak-anak agar siap beraktivitas dan belajar. Pisang bisa mengenyangkan dan hal itu tentunya berpengaruh pada konsentrasi anak.

Di dalam satu buah pisang terkandung banyak vitamin, salah satunya vitamin B yang bermanfaat untuk mempertahankan aktivitas kerja sistem syaraf. Hal tersebut akan mambantu mendorong konsentrasi anak lebih lama.

Dibanding buah dan sayuran lain, pisang memiliki kandungan mineral lebih tinggi, terutama untuk vitamin B6, vitamin C, kalium, serat dan dan juga mangan.

Buah pisang lebih unggul dari satu buah apel. Jika dibandingkan proteinnya lebih banyak 4 kali lipat, karbohidrat 2 kali lipat, zat fosfor 3 kali lipat, vitamin A dan zat besi lebih unggul 2 kali lipat, juga banyaknya vitamin dan mineralnya lebih banyak 2 kali lipat dari buah apel.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari satu pisang. Selain sangat bermanfaat dalam mencegah stres, pisang juga meningkatkan daya pikir, mengobati radang cerna, serta menyehatkan mata.

Pilihlah pisang berkualitas baik untuk asupan tambahan bagi anak-anak. Selain sehat dan bermanfaat bagi kesehatan anak, pisang juga bisa jadi asupan baik ketika anak sedang sulit makan. Kandungan vitamin dan zat penting lainnya sudah mencukupi kebutuhan yang dibutuhkan anak-anak. (by Pipit)

Sumber: www.KabariNews. com/?34635

12 January 2010

Bahaya Mendengkur

Kebiasaan tidur mendengkur dinilai berbahaya. Kebiasaan yang dianggap biasa oleh semua orang itu ternyata dapat menyebabkan resiko kematian.

Ilustrasi tidurMenurut Dokter Andreas A.Prasadja dari Sleep Disorder Clinic – RS. Mitra Kemayoran, resiko itu bermula dari masalah gangguan tidur yang bernama Obstructive Sleep Apnea (OSA).

Gangguan tidur  OSA ditandai denganExcessive Daytime Sleepiness (EDS) atau kalimat populernya rasa kantuk yang berlebihan.

Andreas menyebutkan gangguan OSA ini terjadinya penyempitan saluran nafas atas saat tidur. Penyempitan ini menyebabkan bagian lunak saluran nafas sehingga menghasilkan suara dengkuran.

Penyempitan ini mengakibatkan tidak efektifnya pertukaran oksigen dan karbondioksida sewaktu tidur.

Lebih jauh lagi, dengan semakin melemasnya otot-otot lidah, menyebabkan lidah terjatuh dan menyumbat sama sekali saluran nafas sehingga terjadi henti nafas (apnea).

Pada saat ini terjadi peningkatan karbondioksida drastis yang akan mengaktifkan sebuah sensor di tubuh yang akan membangunkan si penderita untuk kembali bernafas.

“Bayangkan jika ini terjadi berulang kali selama tidur,” ujar Andreas mengingatkan.

Andreas menambahkan, si pendengkur tidak tahu apa yang terjadi di malam sebelumnya sewaktu bangun. Karena periode bangun yang terjadi adalah periode bangun singkat (mini arousal) yang ringan, namun sudah mengganggu tidur penderitanya hingga tidak dapat masuk ke tahapan tidur dalam yang penting untuk istirahat.

Akibatnya di pagi hari si penderita merasa tidak segar dan masih kurang istirahat tanpa tahu bahwa dirinya bangun berulang kali malam sebelumnya.

Tidak jarang ia juga mengeluhkan sakit kepala di pagi hari. Sedangkan pada siang harinya, karena kesibukan ia tidak merasakan kantuk, tetapi di saat meeting atau mengendara kantuk bisa menyerang setiap saat dan tak tertahankan.

Kemampuan mental seperti daya ingat dan konsentrasi pun menurun. Berikutnya adalah kualitas emosional yang memburuk, sehingga orang tersebut akan menjadi mudah marah atau tersinggung.

Karena kerasnya dengkuran dan keadaan emosional yang mudah marah ada pasangan yang akhirnya bercerai.

Nyawa pun banyak yang melayang karena kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kantuk dan berkurangnya refleks menghindar.

Dua contoh ini sudah menggambarkan betapa besar pengaruh OSA pada hidup manusia.

“Saya sering menjumpai penderita OSA yang tidak pernah mau lagi menyetir karena pernah atau hampir mengalami kecelakaan,” ujar Andreas.

“Bahkan salah satu penderita sampai menangis ketika menceritakan bagaimana ia hampir mencelakakan seluruh anggota keluarganya karena kantuk yang menyerang saat mengendara.”

Tetapi akibat pada kesehatan juga tidak dapat dianggap remeh. Para ilmuwan telah memutuskan bahwa OSA adalah faktor resiko bagi hipertensi, penyakit jantung dan stroke.

Beberapa penelitian dan juga pengalaman pribadi menemukan adanya penurunan berarti pada tekanan darah setelah perawatan OSA dilakukan. Penderita diabetes yang menderita OSA pun menunjukkan angka gula darah yang lebih terkontrol setelah perawatan.

Untuk mendiagnosa OSA seseorang harus menjalani overnight sleep study. Dimana ia akan direkam dan diamati semalam penuh selama tidur. Yang direkam adalah gelombang otak, tegangan otot, gerakan bola mata, tegangan otot, suara dengkuran, posisi tidur, aliran udara nafas, pergerakan nafas, denyut jantung, kadar oksigen dalam darah, hingga gerakan kaki.

Pemeriksaan ini tidak bersifat infasif maupun menyakitkan, hanya ditempeli beberapa sensor yang terhubung dengan komputer, lalu tidur. Sleep study biasanya dilakukan disleep laboratory atau sleep disorder clinic dengan menggunakan alat yang bernama polisomnografi (PSG).

Setelah diagnosa OSA ditegakkan, perawatan bisa dimulai. Pada jaman dahulu perawatan OSA dilakukan dengan operasi tracheostomy, dimana leher penderita dilubangi dan diberi sebuah tabung/selang yang akan memberikan jalan nafas baru, menggantikan jalan nafas atas yang sering menyempit saat tidur. Tetapi kini terdapat beberapa pilihan terapi.

Pertama adalah dengan operasi pelebaran saluran nafas atas (UPPP) dengan membuang uvula dan bagian langit-langit mulut yang lunak atau dengan tekniksomnoplasty yang aman dan mudah.

Ada pula operasi plastik atau mulut untuk mengatasi penyempitan jalan nafas yang disebabkan oleh kecilnya rahang bawah. Dokter gigi juga menyarankan penggunaandental appliances untuk mengganjal mulut hingga mencegah lidah terjatuh ataupun melebarkan saluran nafas.

Pilihan lainnya adalah dengan meniupkan udara bertekanan ke jalan nafas selama tidur untuk menjaganya tetap dalam keadaan terbuka. Selama tidur ia menggunakan sebuah masker hidung atau hidung dan mulut yang dihubungkan dengan sebuah alat yang bernama CPAP (Continuous Positive Airway Pressure).

Beberapa orang yang menggunakan pada awalnya memerlukan adaptasi terlebih dahulu. Kesulitan beradaptasi dengan CPAP bisa diatasi dengan pendampingan serta informasi yang menyeluruh dari ahli kesehatan tidur dan terutama dukungan dari keluarga. Persistensi untuk terus menggunakan CPAP amatlah penting untuk perbaikan penyakit dan kualitas hidup.

Penggunaan CPAP menjadi pilihan utama banyak orang karena mudah, tanpa operasi maupun obat-obatan dan perbaikan yang signifikan sudah dapat langsung dirasakan setelah pemakaian pertama.

Para ahli kedokteran tidur pun menganjurkan penggunaan CPAP sebagai standar terapi. Kekurangannya adalah pengguna CPAP tidak dapat mencium pasangannya karena terhalang masker, tetapi ini biasanya dilakukan sebelum tidur bukan?

Terlepas dari cara perawatan yang dipilih, perbaikan peri laku dan gaya hidup tetap harus dilakukan. Pengurangan berat badan pada penderita OSA dengan obesitas dapat membantu keberhasilan terapi. Kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol maupun obat tidur harus dihentikan.

Sedangkan bagi penderita OSA ringan dan pendengkur yang tidak mengalami periode henti nafas, dianjurkan juga tidur dalam posisi miring untuk mencegah jatuhnya lidah ke arah belakang. Salah satu cara yang cukup efektif adalah dengan menempelkan bola tenis di punggung untuk mencegah posisi tidur terlentang.

Masih banyak gangguan tidur lain yang belum bisa dibahas di sini, seperti insomnia, narkolepsi, periodic limb movement dan parasomnia. Akan tetapi gangguan-gangguan ini walaupun tidak kalah seriusnya, merupakan kasus-kasus yang jarang, ataupun jika sering sudah banyak diketahui orang (insomnia).

OSA menjadi prioritas karena banyaknya penderita yang tidak menyadari kondisinya. Semoga tulisan singkat ini dapat menjadi awal bagi kesadaran kita akan kesehatan tidur.