19 July 2008
Beban Dosa Asal
Nats : Jadi, jika aku melakukan apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang melakukannya, tetapi dosa yang tinggal di dalam aku (Roma 7:20)
Bacaan : Roma 7:14-25
Sebuah penelitian menunjukkan, anak-anak muda di Jepang memiliki kondisi psikologis mudah merasa bersalah, kerap meminta maaf, dan mudah menyesal karena hal-hal sepele. Semuanya ini bermula ketika rakyat Jepang merasa sangat bersalah karena bangsanya dianggap sebagai pencetus tragedi kemanusiaan dalam Perang Dunia II. Sejak saat itu, beban "dosa asal" tersebut disosialisasikan ke dalam setiap tingkatan masyarakat. Dari usia yang sangat muda, orang Jepang sudah dikenalkan pada budaya trauma itu, salah satunya dengan sikap meminta maaf sambil membungkukkan punggungnya dalam-dalam. "Dosa turunan" ini terus diwariskan sampai banyak generasi berikutnya tanpa ada penyelesaian yang melegakan.
Serupa dengan dosa asal di atas, setiap anak lahir ke dunia tanpa dapat menolak dosa asal Adam yang pertama melekat pada dirinya (Roma 5:15). Tanggungan dosa itu mengikat si anak sehingga sekalipun ia ingin melakukan yang baik, ternyata yang buruklah yang ia perbuat (7:19). Kecenderungan untuk berbuat dosa ini bisa membelenggu si anak hingga akhir hayatnya; dan menjadi masalah yang tak terselesaikan, jika tak ada orang yang membawanya kepada Kristus yang sanggup menyelamatkan jiwanya (ayat 24,25).
Kita mungkin menurunkan dosa asal kepada anak-anak, tetapi Yesus telah mengulurkan tangan-Nya yang berlubang paku untuk mematahkan belenggu dosa itu. Dialah satu-satunya Pribadi yang dapat memberi kelepasan kekal. Bersegeralah membawa anak-anak kita kepada Kristus! -AW
SETIAP ANAK MEMANG DILAHIRKAN DENGAN DOSA ASAL
NAMUN SETIAP ANAK JUGA BERHAK MENDAPAT KELEPASAN KEKAL
SABDA.org
Declare Your Freedom
Today's Scripture
"You have been set free from sin..." (Romans 6:18).
Today's Word from Joel and Victoria
Today we celebrate Independence Day in America. July 4, 1776 was the day America declared independence from Britain, but the battle for freedom went on until 1783—seven years later. Even though they declared their freedom in 1776, they had to stand and fight for many years before the British would accept and recognize the United States of America. In the same way, we have to be determined to stand against the opposing forces in our lives. We have to declare our freedom from addiction, poverty, sickness and lack. We have to stand and fight until we fully experience that freedom and peace that God has promised. I love what the early colonists did once they signed the Declaration of Independence. They read it out loud in public. They published it in the newspaper. They spread the word. They continued to declare and celebrate even though they were in the midst of the battle. Whatever battle you may be facing today, declare that you are free. Declare that you are an overcomer. Celebrate the victory that is on its way! As you stand strong and declare your freedom, you will experience His victory and you will live in true freedom all the days of your life!
A Prayer for Today
Heavenly Father, thank You for setting me free in every area of my life. I declare today that nothing can hold me back. I declare that I am free from sickness, poverty, lack and addiction. I declare that You have set me free and thank You for freedom in every area of my life. In Jesus' name, Amen.
Joel Osteen Ministries





