Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

29 April 2010

Bagian Kita & Bagian Tuhan

Suatu kali, di Taiwan ada seorang konglomerat dan pengusaha kaya. Hebatnya, kekayaan itu menurut banyak pihak diperoleh benar-benar dari nol. Karena itu, apa yang dilakukannya mampu menginspirasi banyak orang.

Suatu ketika, karena penasaran, ada seorang pemuda ingin belajar menimba pengalaman dari sang pengusaha. Setelah mencoba beberapa kali, akhirnya sang pemuda berhasil menemui si pengusaha sukses.

“Terimakasih Bapak mau menerima saya. Terus terang saya sangat ingin menimba pengalaman dari Bapak sehingga bisa sukses seperti Bapak,” ujar pemuda itu.

Mendengar permintaan itu, sang pengusaha tersenyum sejenak. Kemudian, ia pun meminta anak muda tadi menengadahkan tangannya. Si pemuda pun terheran-heran. Namun, lantas si pengusahapun menjelaskan maksudnya.

“Biar aku lihat garis tanganmu. Dan, simaklah baik-baik apa pendapatku tentangmu sebelum aku memberikan pelajaran seperti yang kamu minta,” jawab pengusaha tersebut. Setelah menengadahkan kedua tangannya, si pengusaha pun berkata, “Lihatlah telapak tanganmu ini. Di sini ada beberapa garis utama yang menentukan nasib. Di sana ada garis kehidupan. Kemudian, di sini ada garis rezeki dan ada pula garis jodoh. Sekarang, menggenggamlah. Di mana semua garis tadi?”

“Di dalam telapak tangan yang saya genggam.”  Jawab si pemuda yang penasaran.

“Nah, apa artinya itu? Hal itu mengandung arti, bahwa apapun takdir dan keadaanmu kelak, semua itu ada dalam genggamanmu sendiri. Kamu lihat bukan? Bahwa semua garis tadi ada di tanganmu. Dan, begitulah rahasia suksesku selama ini. Aku berjuang dan berusaha dengan berbagai cara untuk menentukan nasibku sendiri,” terang si pengusaha. “Tetapi coba lihat pula genggamanmu. Bukankah masih ada garis yang tidak ikut tergenggam? Sisa garis itulah yang berada di luar kendalimu. Karena di sanalah letak kekuatan Sang Maha Pencipta yang kita tidak akan mampu lakukan dan itulah bagianNya Tuhan.

Genggam dan lakukan bagianmu dengan kerja keras dan sungguh, dan bawalah kepada Tuhan bagian yang tidak mampu engkau lakukan!

♥*•*•Do your best and God will do the REST•*•*♥

JBU all…

Manfaat Pisang Untuk Anak

Pisang merupakan buah yang sangat baik untuk anak, selain bertekstur lembut, buah pisang juga kaya akan nutrisi dan energi. Ibu cerdas pasti tahu apa yang terbaik untuk anak-anaknya, maka tak jarang banyak ibu yang memberikan pisang untuk asupan tambahan bahkan untuk bekal sekolah.

Pilihan tepat itu, baik dilakukan karena pisang memang merupakan salah satu buah yang bisa menyediakan cukup energi bagi anak-anak agar siap beraktivitas dan belajar. Pisang bisa mengenyangkan dan hal itu tentunya berpengaruh pada konsentrasi anak.

Di dalam satu buah pisang terkandung banyak vitamin, salah satunya vitamin B yang bermanfaat untuk mempertahankan aktivitas kerja sistem syaraf. Hal tersebut akan mambantu mendorong konsentrasi anak lebih lama.

Dibanding buah dan sayuran lain, pisang memiliki kandungan mineral lebih tinggi, terutama untuk vitamin B6, vitamin C, kalium, serat dan dan juga mangan.

Buah pisang lebih unggul dari satu buah apel. Jika dibandingkan proteinnya lebih banyak 4 kali lipat, karbohidrat 2 kali lipat, zat fosfor 3 kali lipat, vitamin A dan zat besi lebih unggul 2 kali lipat, juga banyaknya vitamin dan mineralnya lebih banyak 2 kali lipat dari buah apel.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari satu pisang. Selain sangat bermanfaat dalam mencegah stres, pisang juga meningkatkan daya pikir, mengobati radang cerna, serta menyehatkan mata.

Pilihlah pisang berkualitas baik untuk asupan tambahan bagi anak-anak. Selain sehat dan bermanfaat bagi kesehatan anak, pisang juga bisa jadi asupan baik ketika anak sedang sulit makan. Kandungan vitamin dan zat penting lainnya sudah mencukupi kebutuhan yang dibutuhkan anak-anak. (by Pipit)

Sumber: www.KabariNews. com/?34635