Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

26 July 2008

Humor : Baptisan

Seorang pemabuk tanpa disengaja berada di sebuah kebaktian pembaptisan di tepi sebuah sungai. Ia berjalan terus sampai berada di dalam sungai dan berdiri di sebelah pendetanya.

Si pendeta menoleh kepadanya dan bertanya, “Sobat, apakah Anda telah siap untuk bertemu dengan Yesus?”

Si pemabuk memandang pendetanya dengan agak ling-lung dan menjawab, “Ya, pak pendeta, … akkkuu sudah siiiaapp.”

Pendetanya menyelupkan orang itu di bawah permukaan air dan kemudian menegakkan kepalanya kembali. “Apakah Anda bertemu dengan Tuhan Yesus?”

“Tidddak, belum!!” jawab si pemabuk.

Pendeta menyelupkan orang itu agak lebih lama lagi ke dalam air, menegakkan kepalanya kembali dan bertanya, “Apakah Anda sekarang telah bertemu dengan Tuhan Yesus?”

“Belummm juga, …pppak!”

Si Pendeta agak menjadi bingung, dan kemudian menekan kepala orang itu lebih lama lagi ke dalam air untuk kemudian menarik kepalanya keluar dan bertanya lagi, “Saudara yang kekasih, apakah Anda sudah bertemu dengan Yesus?”

Orangtua itu mengusap-usap matanya dan dengan ragu-ragu ia bertanya, “Appaaakah bappa-ak bisa pastikan bahwa Yesus telah jjatu-uh di tempat ini?”

0 comments:

Post a Comment