Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

21 February 2008

Humor : Kereta

Di sebuah stasiun kereta api, tiga orang dosen sedang terlibat dalam suatu percakapan yang sangat serius sampai-sampai mereka tidak menyadari bahwa kereta yang ditunggu-tunggu sudah tiba. Setelah terdengar suara dari pengeras suara mereka baru menyadari bahwa kereta segera berangkat.

Salah satu dari dosen tersebut segera mengejar kereta yang sudah mulai beranjak meninggalkan stasiun.

Kedua dosen yang lainnya mengejar lebih cepat dan memanjat ke atas kereta sebelum kereta tersebut bergerak lebih kencang lagi dan berkata kepada dosen yang masih berusaha mengejar kereta, "Ayo melompatlah seperti kami, jangan takut kami akan memegangmu."

Tapi sia-sia karena kereta melaju semakin kencang. Akhirnya dosen tersebut ketinggalan kereta.

Seorang mahasiswa yang melihat kejadian tersebut berkata kepada dosen tersebut, "Ya, lumayanlan dua dari tiga orang berhasil berangkat dan tidak ketinggalan kereta."

Lalu dengan lemas sang dosen menjawab, "Aku tahu, tapi sebenarnya akulah yang harus berangkat, mereka berdua datang ke sini hanya untuk mengantar aku dan mengucapkan selamat tinggal."

0 comments:

Post a Comment