Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

14 September 2009

Pada Waktu Senang Dan Susah

Mazmur 91:14-15 - "Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku. Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 76; Ibrani 10; Yeremia 1-2

Tuhan telah disebut dengan banyak nama. Dialah Tuhan Penyembuh kita, Pemelihara kita, Panji kita dan Kebenaran kita. Dia juga berjanji untuk menjadi pembebas kita. Dalam dunia yang susah ini mungkin menjadi yang paling sering kita butuhkan ialah Dia sebagai pembebas.

Tetapi banyak orang percaya yang tidak pernah mengalami kuasa pembebasan Tuhan yang perkasa karena mereka tidak berjalan dengan dekat Dia setiap hari. Mereka menanti sampai bahaya melanda, baru mereka berseru kepada-Nya. Itu tidak akan berhasil.

Jika Anda mau Tuhan meluputkan Anda pada waktu susah, Anda harus bersekutu dengan Dia pada waktu senang. Mengapa? Karena Tuhan menanggapi iman. Iman kita, bukannya kebutuhan kita yang menyebabkan Dia bertindak untuk kepentingan kita. Dan kita takkan sanggup mengembangkan jenis iman itu, jenis kepercayaan dan keyakinan itu kepada-Nya, jika kita tidak cukup meluangkan waktu bersama Dia untuk mengenal-Nya.

Dalam I Yohanes 3:20-22 dikatakan bahwa kita mempunyai keberanian percaya untuk mendekati Tuhan bila kita melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Nya. Jika kita hanya berbakti pada Tuhan dengan setengah hati maka kita takkan mempunyai keberanian percaya kepada-Nya untuk membebaskan kita dari kesukaran. Bila bahaya menimpa kita, kita akan mendapati diri kita dilumpuhkan oleh ketakutan.

Kasihilah dan layanilah Tuhan dengan segenap hati. Berjalanlah dekat Dia di waktu senang. Kemudian bila Anda membutuhkan Dia sebagai Pembebas Anda, maka Anda akan tahu tanpa ragu bahwa Anda dapat mempercayai-Nya untuk memelihara Anda!

Saat Anda dapat mengucap syukur kepada Tuhan pada waktu senang, di kala masalah datang Anda pun akan dapat bersyukur kepada-Nya

Jawaban.com

Manage Your Boss

Hubungan dengan atasan tidak disangkal lagi mempengaruhi kinerja dan karier kita. Untuk membina hubungan dengan atasan pertama-tama yang kita perlu lakukan adalah mengerti kebiasaan dan peribadi atasan, tatau kalau mengambil istilah Steven Covey dikenal dengan First to Undertand than to be Understood. Bayangkan saja kalau ide dan proposal kita sering ditolak yang mungkin hanya disebabkan oleh karena kita tidak mengenal gaya, kebiasaan dan pribadi atasan kita.

Dalam tes kepribadian biasanya ada 4 jenis kelompok utama yang namanya tentu saja bergantung alat tes yang digunakan, dari yang paling sederhana sampai yang lengkap dan terpadu. Perusahaan banyak yang menggunakan DISC profiling atau yang sederhana seringkali juga menggunakan Color Code dari Hartman. Tentu saja untuk dapat berhubungan baik dengan atasan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengetahui pribadi kita terlebih dahulu. Kalau tidak ada kesempatan melakukan tes tentu saja kita dapat menganalisa kebiasaan-kebiasan keseharian kita dan atasan kita dengan melihat perilaku sehari-harinya.

Berikut ilustrasi cara mengenal atasan secara sederhana. Coba kita perhatikan kebiasaan atasan kita dengan cara misalnya melihat meja kerjanya. Apakah meja kerjanya rapi? Kalau ya, coba perhatikan lagi apakah yang bersangkutan sangat detail, analitis, prefeksionis, teliti dan senang dengan angka? Kalau jawabannya ya, maka segala bentuk usulan atau proposal harus dilengkapi dengan data, analisa dan rekomendasi yang jelas. Selain itu tipe bos seperti ini cenderung disiplin sehingga kalau ada janji dengan dia, Anda wajib datang tepat waktu dan sekali-kali datang terlambat karena dapat dipastikan bahwa bos Anda akan tidak senang dan segala proposal yang sudah dipersiapkan menjadi sia-sia. Jangan lupa bahwa bos seperti ini cenderung banyak pertimbangan dan mempunyai kesulitan dalam mengambil keputusan.

Ada tipe bos yang sangat ramah, komunikatif dan persuasif. Pembawaannya fun dan meja kerjanya tidak rapi alias berantakan. Seringkali impulif dan tidak disiplin tetapi karismatik. Dapat dibayangkan kalau saja bawahannya mempunyai tipe seperti diatas yang sangat detail dan tidak menyesuikan dengan tipe bos yang ramah seperti ini, maka proposal yang disiapkan secara detail, rapi dengan penuh angka dan analisa menjadi tidak efektif lagi. Karena bos seperti ini tidak terlalu suka angka-angka dan tidak detail. Bos seperti ini senang dengan laporan yang bersifat verbal dan disampaikan dengan cara tidak terlalu formal. Jangan lupa juga membuka percakapan yang bersifat pribadi karena tipe bos seperti ini seringkali sharing perasaan pribadinya. Mengadakan meeting saat lunch atau di cafe dapat membantu memperlancar diskusi dengan bos seperti ini. Kadang proposal Anda tidak perlu dibaca lagi dan langsung disetujui. Tentu saja hal ini yang kita harapkan kan?

Tipe bos ketiga adalah bos yang sangat dominan, tegas dan senang menunjukkan kekuasaannya. Bos seperti ini cenderung to the point dan tidak sabaran. Dalam mengajukan proposal tentu saja harus menyajikan data faktual dan juga keuntungannya. Rasanya percuma saja memuji bos seperti ini mengenai penampilannya karena bagi bos seperti ini kinerja pekerjaannya yang membuat bangga dirinya. Untuk menghadapi bos seperti ini sebaiknya tetap fokus pada tujuan dan tunjukkan hasil yang positif.

Ada tipe bos yang senang dengan kedamaiaan alias tidak suka akan konflik. Bos seperti ini pendengar yang baik, pembawaannya tenang, sangat teroganisir. Dalam menghadapi bos seperti ini perlu kesabaran dan seringkali mudah dipengaruhi oleh pihka lain sehingga keputusannya seringklai berubah.

Ilustrasi di atas merupakan sekedar gambaran untuk langkah awal membina hubungan kita dengan atasan kita meskipun dalam kenyataannya terjadi kombinasi dari beberapa tipe dasar tersebut atau adanya situasi yang tidak mempengaruhi hal di atas. Selain dari mengenal atasan di atas ada hal-hal yang secara umum disukai oleh atasan kita atau yang kita dapat hindari supaya hubungan tetap baik. Berikut beberapa tips umum yang dapat menjadi acuan dasar.

Informasikan tidak hanya masalah saja melainkan beri solusi atas masalah yang kita hadapi. Kalau kita amati, bawahan seringkali membawa permasalahna-permasalahan tanpa disertai solusi. Hal ini tentu saja dapat menyita waktu atasan yang tentu sdaja sudah mempunyai berbagai masalah sendiri. Dalam hal kita harus meminta pendapat atau solusi pastikan kita tahu persis apa yang menjadi masalah utama. Permasalahan terjadi karena ada gap antara target dan realisasi. Untuk itu kita perlu memastikan apakah solusinya minta tambah sdm, atau revisi waktu, atau peninjauan budget, atau hal lainnya.

Hindari untuk meminta solusi yang tidak pasti. Hindari untuk memberi kejutan tidak menyenangkan. Atasan paling tidak suka memnerima kejutan yang tidak menyenangkan apalagi kalau mendengan dari orang lain. Untuk menghindari masalah ini, kita harus bersikap terbuka dan tidak perlu ada yang ditutupi. Diskusikan resiko-resiko yang mungkin terjadi sebelum sesuatu dieksekusi sehingga dalam pelaksanaannya segala sesuatu sudah dapat diprediksi. Andaikan terjadi yang tidak menyenangkan, bicarakan langsung dengan atasan sebelum atasan mendengar dari pihak ketiga.

Beri informasi selengkap mungkin dan jangan berasumsi kalau bos kita tahu segalanya. Jadi kita perlu melakukan edukasi dan memberi informasi terkini tentang situasi, keadaan dan informasi lainnya kepada atasan kita.

Cari waktu yang tepat untuk memberi informasi. Seringkali kita bertemu dengan waktu yang tida pas, karena atasan sedang ada masalah, sedang sibuk atau sedang tergesa-gesa. Untuk memperoleh hasil yang optimal gunakan waktu yang pas untuk bertemu.

Ciptakan kepercayaan dengan tidak memberi janji yang tidak dapat diberikan. Pertimbangkan secara matang sebelum kita mempunyai komitmen terhadap target atau pun hasil kerja kita. Terlalu sering membuat janji berlebih dapat mengurangi kredibilitas.

by Franz Dirgantoro – Country Manager Jobstreet.com

13 September 2009

Humor : Ponsel Canggih Dari Indonesia

Yono, orang paling kaya di Indonesia sedang bermain golf bersama dua orang temannya yang beda kewarganegaraaan. Satu warga negara Amerika dan lainnya adalah Jerman. Mereka bermain di salah satu padang golf ternama di Indonesia.

Saat menuju hole ke-3, tiba-tiba mereka dikagetkan oleh sebuah dering ponsel. Ternyata, ponsel milik teman Yono yang berwarga negara Amerika. Sang Amerika pun meminta maaf dan mohon izin untuk mengangkat telepon sebentar.

Ia pun berjalan selangkah. Mendekatkan jempol kirinya ke telinga kiri, sedangkan kelingking kirinya diletakkan tepat di depan mulutnya. Ia pun memulai percakapan.

Setelah selesai, sang Amerika melihat Yono dan orang Jerman itu terkesima. Ia pun berkata "Ini merupakan teknologi ponsel terbaru di Amerika. Satu chip dibenamkan di jempol, dan satunya lagi di kelingking. Antena untuk menangkap sinyal disematkan di topi saya. Teknologi yang canggih sekali, kan?" ujar si Amerika.

Mereka pun melanjutkan bermain golf. Tepat di hole ke-9, telepon kembali berbunyi. Kali ini milik si Jerman. Teknologi ponselnya lebih canggih. Sebelum mulai  berbicara, ia terlebih dahulu memalingkan wajahnya ke kanan. Tanpa menggunakan apa-apa ia pun mulai bercakap-cakap dengan temannya di seberang sana. Setelah selesai, ia langsung menjelaskan teknologi canggih itu pada Yono dan si Amerika.

"Teknologi ponsel di Jerman memungkinkan saya melakukan percakapan tanpa perangkat apapun. Sebuah chip sudah terbenam di gigi saya sedangkan satu chip lagi dibenamkan di kuping. Antena untuk menangkap sinyal saya letakkan di kancing baju. Ini teknologi asli Jerman," paparnya.

Permainan golf pun berlanjut.

Pada hole ke-13, sebuah dering ponsel kembali membahana. Kala itu juga Yono langsung berlari menuju semak belukar di pinggir padang Golf. Kedua Jerman dan Amerika itu saling bertatapan aneh melihat aksi Yono. Keduanya pun mencoba mencari Yono di balik semak belukar.

Amerika dan Jerman langsung heran ketika Yono berada di balik semak dan mulai menanggalkan celananya dan berjongkok.

"Hei, apa yang kamu lakukan, No?" tanya si Amerika
Yono pun mendongak ke arah si Jerman dan si Amerika yang berada tepat di atas kepalanya. Lalu ia berkata "Saya sedang menunggu fax dari teman saya."

Kebesaran Hati

Markus 10:43 - "Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,"

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 75; Ibrani 9; Habakuk 1-3

Memiliki kemampuan yang besar menjadi harapan dari setiap orang karena dengan begitu nama orang tersebut akan mudah dikenal dan mendapat sorotan dari lingkungannya. Namun, bagaimana bila kemampuan yang kita miliki hanyalah seperti kerikil? Akankah kita tetap percaya diri dan mau melayani Dia?

Dalam sebuah kebaktian perjamuan kudus di awal tahun 1968, Dr. Martin Luther King Jr pernah berkat, "Setiap orang bisa menjadi besar karena setiap orang bisa melayani. Anda tidak perlu menjadi seorang sarjana untuk melayani, tidak perlu mengenal Plato atau Aristoteles untuk bisa melayani. Anda hanya membutuhkan hati yang penuh kasih karunia dan jiwa yang digerakkan oleh kasih."

Ketika para murid Yesus berdebat untuk memperebutkan tempat terhormat di Surga, Yesus berkata kepada mereka, "Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa yang ingin menjadi besar di antara kamu hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. Karena anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang. (Markus 10: 43-45)

Pengertian kita seharusnya sama dengan pengertian Yesus mengenai kebesaran karena kita adalah murid-muridnya. Allah tidak pernah memandang rendah pelayanan yang sedang Anda kerjakan saat ini bahkan Dia merasa disukakan karena Anda melakukan semuanya itu dengan sukacita.

Ingatlah akan hal ini, bahwa ketika Anda menyediakan diri kepada Tuhan untuk menjadi pelayan, Anda akan mendapatkan kebesaran yang sejati karena sekecil apapun perkara yang sedang Anda lakukan di dalam nama Yesus merupakan perkara yang besar.

Segala sesuatu yang besar pasti dimulai dari sesuatu yang kecil

Jawaban.com

12 September 2009

Lihatlah Hati Dan Potensinya

Kejadian 17:3-5 "Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: "Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa. Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 74; Ibrani 8; 2 Tawarikh 35

Pada saat Allah menciptakan seorang manusia, sebenarnya benih keberhasilan ada dalam manusia itu, hanya saja tidak semua menyadarinya. Kemampuan untuk menemukan benih keberhasilan orang lain membutuhkan kesetiaan, kerajinan, dan suatu keinginan tulus untuk memusatkan perhatian kepada orang lain.

Anda harus melihat karunia-karunia, tempramen, semangat, keberhasilan, sukacita, dan kesempatan mereka. Dan sekali Anda menemukan benih itu, Anda perlu memberikannya pupuk dengan dorongan dan menyiramnya dengan kesempatan. Jika Anda melakukannya, orang itu akan berkembang di depan mata Anda.

Mengangkat orang ke tingkat lebih yang lebih tinggi dan menolong mereka berhasil lebih penting dibanding hanya memberi mereka informasi atau keahlian. Kabar baiknya ada bahwa jika Anda mengerti beberapa konsep dasar tentang manusia, pintu pada kemampuan Anda untuk mengembangkan orang-orang lain menjadi terbuka. Ingatlah beberapa hal dibawah ini:

Setiap orang ingin merasa berharga. Setiap orang membutuhkan dan menanggapi dorongan. Orang secara alami mempunyai motivasi. Orang percaya kepada orang lain sebelum percaya pada kepemimpinannya. Semakin Anda mengerti orang lain, semakin besar kesempatan Anda untuk berhasil dalam pembimbingan.

Keberhasilan utama seorang pemimpin bukan diukur dari seberapa banyak kesuksesan yang telah ia buat, tetapi dari seberapa banyak ia mencetak pemimpin-pemimpin

Jawaban.com

Weekly Scripture – Amsal 11:28

"Siapa mempercayakan diri kepada kekayaannya akan jatuh; tetapi orang benar akan tumbuh seperti daun muda." - Amsal 11:28

Humor : Telepon Istri Di Surga

Seorang duda yang baru ditinggal mati istrinya baru saja membeli ponsel PDA baru sekaligus kartu SIM-nya. Tak kuasa menahan rindu pada sang istri, dia pun langsung melakukan panggilan ke istrinya di surga dari kota Nganjuk, Jawa Tengah, selama satu jam. Dan ternyata, setelah pulsanya dicek, si duda baru saja menghabiskan pulsa hingga Rp500 ribu atas panggilan tersebut. Sontak si duda kaget. Dia gusar sepanjang perjalanan pulang ke Jakarta.

Sesampainya di Jakarta, si duda masih penasaran dengan penghitungan tarif telepon yang demikian besar. Lalu dia coba melakukan panggilan ke istrinya lagi di surga selama satu jam, dan ternyata dia hanya dikenakan biaya Rp1000. Akhirnya si duda memutuskan untuk melampiaskan amarahnya di meja customer service (CS) salah satu operator telekomunikasi ternama di Jakarta.

"Saya mau protes! Kenapa selisihnya begitu besar? Padahal durasinya sama," bentak si duda kepada customer service yang meladeninya.

"Dari Nganjuk habis Rp500 ribu. Dari Jakarta?" tanya karyawan customer service tersebut memastikan.

"Cuma seribu perak!" jawab si duda lugas.

"Oh, itu masalahnya. Artinya, Jakarta lebih dekat..," terang karyawan customer service dengan tenang.

"Maksudnya lebih dekat??" tanya si duda bingung.

"Di Jakarta, bapak dikenakan tarif lokal. Kemungkinan surganya masih dekat, pak. Jadi lebih murah," jelas customer service tersenyum.

11 September 2009

Kisah Seorang Pendeta Di India

Ada seorang pendeta yang bernama Paul. Ia bertempat tinggal di sebuah kota besar di India. Ia seorang Baptis yang ditugaskan untuk memimpin sebuah jemaat di kota itu. Ia sering mengunjungi desa-desa di sekitar kota itu untuk mengabarkan Injil sehingga banyak jiwa percaya kepada Yesus dan diselamatkan. Orang-orang Hindhu yang fanatik tidak suka bahwa banyak orang India menjadi orang Kristen. Pada suatu hari, beberapa orang Hindhu yang fanatik menyerbu masuk gereja dimana sedang diadakan kebaktian. Mereka menyeret pendeta Paul keluar gereja dan memukulinya secara bertubi-tubi. Mereka mengatakan, agar ia tidak mengabarkan Injil lagi. Jemaatnya membawanya ke rumah sakit dan ketika ia boleh pulang dari rumah sakit itu, ia kembali ke gerejanya untuk berkhotbah lagi di depan jemaatnya.

Sekali lagi orang-orang Hindhu yang fanatik itu mengancam agar ia berhenti mengabarkan Injil, namun pendeta itu tetap mengabarkan Kabar Kesukaan. Akibatnya adalah bahwa mereka menghajarnya kembali sehingga seorang dari jemaatnya membewanya ke rumah sakit. Setelah sembuh dari luka-lukanya, ia kembali memimpin jemaatnya dan meneruskan pekerjaannya sebagai hamba Tuhan yang setia.

Karena ia tetap tidak mau menurut, maka kali ini mereka membawa puteri sang pendeta dihadapannya dan mengatakan akan membakar puterinya jika ia tetap tidak berhenti berkotbah. Ketika pendeta itu tetap tidak mau berhenti mengabarkan Injil, mereka mengguyur puterinya dengan bensin dan membakar tubuh anak perempuan itu. Ketika api sedang membakar tubuhnya, puterinya berseru, “Pap, janganlah berhenti mengabarkan Injil. Kabarkanlah, kabarkanlah Injil!!” Kemudian ia meninggal di depan ayahnya.

Lagi pendeta Paul mengabarkan Injil. Kali ini, orang-orang India yang fanatik itu manghajar hamba Tuhan yang setia secara habis-habisan. Mereka mengambil batu yang besar dan dengan batu itu mereka menghantam perut pendeta Paul dengan sekuat tenaga. Akibatnya, dubur pendeta itu hancur dan ususnya keluar melalui dinding perutnya yang jebol. Para anggota jemaatnya membawanya ke rumah sakit dan mereka mengira ia tidak ada harapan untuk hidup. Namun, ia tidak mati. Hanya sekarang ia harus mengenakan sebuah colostomy di perutnya karena duburnya yang hancur.

Sampai saat ini, pendeta Paul masih tetap mengabarkan Injil walaupun harus membawa colostomynya kemana dia pergi. Kesaksian ini dikisahkan oleh bruder Andy Leper yang bertemu dan berbicara dengan pendeta Paul bulan lalu. Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi melalui email addressnya: peacefreek@aol.com

Membalikkan Keadaan

Rabu, 9 September 2009
“Membalikkan Keadaan”

Pdt. Petrus Agung Purnomo

Bahan Renungan : II Raja 4 : 1 – 7

Menurut tradisi orang yahudi, para Rabi mempunyai kesepakatan tentang seorang janda yang ditolong oleh Elisa, janda itu adalah jandanya obaja. Kalau kita melihat dalam I Raja 18 : 1 – 4; Obaja adalah seorang pegawai raja Ahab yang takut akan Allah, obaja memelihara 100 nabi ketika Izebel istri Ahab memberikan perintah untuk membunuh semua Nabi yang ada di Israel. Obaja ini memelihara seratus nabi dengan membagi dua kelompok, masing-masing kelompok berisi 50 orang. Obaja banyak mengeluarkan biaya untuk memelihara kehidupan para nabi itu selama 3 tahun, sehingga obaja mempunyai banyak hutang. Orang yang memelihara nabi akan menerima upah nabi juga. Ketika obaja meninggal anak dan istrinya harus menanggung hutang obaja, namun cerita itu tidak selesai sampai disitu. Tuhan menolong janda dari obaja beserta dengan anak-anaknya. Tuhan menolong mereka dengan luar biasa. Janda Obaja tidak menanggung hutang.

Pesan ke dua yang Tuhan mau katakan adalah : Pinjam bejana-bejana dan jangan terlalu sedikit. Tuhan mengatakan seberapa besar akan terjadi pembalikan keadaan adalah tergantung seberapa besar bejana atau tempayanmu. Pembalikkan keadaan tergantung dari seberapa rakus dan tamaknya engkau akan kelaparan akan kebenaran firman Allah. Kenapa saya memakai kata tamak dan rakus? Karena saya melihat kalau orang hanya merasa laparnya sedikit maka respon kepada Tuhannya juga sedikit atau kecil, jika kita mempunyai rasa tamak dan rakus akan kebenaran Tuhan maka akan terjadi pembalikkan keadaan menurut rasa rakus dan tamak akan kebenaran akan Allah. Pembalikkan keadaan terjadi sesuai dengan respon dan reaksi kita akan rakus dan lapar akan kebenaran Tuhan atau hal-hal dari Tuhan. Jika kita hanya sedikit lapar maka respon kita akan kecil, pelan dan lambat hal ini menunjukkan daya tampung yang sedikit.

Pesan Profetik :
Musim dingin telah berakhir bagi umat Allah di kota cirebon, musim semi telah tiba atas umat Allah di kota Cirebon. Musim semi akan memunculkan bunga-bunga yang indah dan menghasilkan buah-buahan. Cirebon tidak akan sama lagi, akan terjadi pembalikkan keadaan, melalui jemaat ini Tuhan akan munculkan pengajaran-pengajaran yang dari Tuhan dan akan memberkati bangsa ini. Jemaat Cirebon akan menjadi berkat bagi bangsa Indonesia.

10 September 2009

Anakku Adalah murid Tuhan

Semua anakmu akan menjadi murid Tuhan dan besarlah kesejahteraan mereka (Yes 54:13)

Elizabeth memandang Kyle, putranya yang berumur 15 tahun sedang berdiri di tempat pengambilan bagasi di bandara udara. Dia hampir tak mengenalinya karena Kyle berpakaian hitam-hitam dari kepala sampai ujung kakinya. “Mengapa dia berbuat seperti itu?”, tanya Elizabeth dalam hatinya sambil memperhatikan bibirnya, kukunya yang diwarna hitam dan rambutnya yang disisir lurus ke atas. Telinga dan hidungnya ditindik. Dia mengenakan jas sepanjang mata kakinya.

Sekarang ini diluar suhu amat panas! Elizabeth berpikir bukankah Kyle baru seminggu tinggal di tempat ayahnya yang telah berpisah dengan dirinya! “Mengapa Dale, mantan suaminya, mengirim dia pulang seperti ini!”, kata Elizaberth dengan geram.

Ketika Elizabeth mendengar orang banyak berbisik dan melihat sambil menunjuk-nunjuk ke arah Kyle, maka bangkitlah belas kasihnya kepada Kyle. Dalam hati Elizabeth berkata, ”Tuhan, aku ingin menunjukkan belas kasih dan cinta yang Kau berikan kepadaku saat aku memberontak kepada-Mu. Tolong bantulah aku untuk dapat bersabar terhadap Kyle.”

Kyle mulai mengunjungi ayahnya ketika Elizabeth dan Dale bercerai 2 tahun yang lalu. Elizabeth telah berdoa dan melepaskan Kyle dalam perlindungan Tuhan pada setiap kali mengunjungi ayahnnya. Setiap kali Kyle pulang, dia menjadi semakin gelisah dan suasana hatinya berubah-ubah. Kyle semakin sukar didekati. Kehadiran Tuhan menguatkan Elizabeth dan menolongnya untuk lebih sabar.

Dia tak henti-hentinya berdoa, “Tuhan, apapun yang terjadi, Kyle adalah anakku dan muridMu. Aku mengajarkan firmanMu. Dia mematuhinya dan memperoleh damaiMu.”

Suatu pagi di hari Minggu sebelum ke gereja, Kyle sengaja dengan keras kepala tak mau meninggalkan kamarnya. Ibunya menunggu selama 1 jam, dan akhirnya dengan santainya turun dari kamarnya ke bawah. Elizabeth tidak memarahinya, dia malah terdorong untuk berdoa dengan Kyle. Kyle tidak menolak ketika Ibunya berdoa dam memeluknya.

“Ibu, maafkan aku”, Kyle menangis. “Aku menjadi sangat bingung ketika mengunjungi ayah. Seakan dia membenci Tuhan dan tidak setuju dengan semua yang ibu ajarkan padaku dari Alkitab. Aku mencintai ayah, tapi setiap kali aku pergi ke sana telah membuat aku semakin buruk. Aku justru merasa damai ketika di rumah bersama Ibu.”

Ketika engkau mengajarkan firman Tuhan pada anak-anakmu, jangan mundur dan putus asa untuk berharap ketika mereka tak mematuhi. Tuhan bersama mereka seperti Dia bersamamu.

Engkau adalah busur dimana anak-anakmu sebagai panah yang hidup dilepaskan.

Diterjemahkan dari: “God’s Hand on my Shoulder”
Oleh: Rachel S. Winata

Musnahkan

Roma 6:12 : "Sebab itu hendaklah dosa jangan berkuasa lagi di dalam tubuhmu yang fana, supaya kamu jangan lagi menuruti keinginannya."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 72; Ibrani 6; Zefanya 1-3

Anda pernah mendengar Guam? Guam adalah sebuah negara pulau yang terletak di Samudera Pasifik. Daratan Guam ini dipenuhi dengan ular-ular yang menjalar dengan liar.

Ular-ular pohon berwarna yang coklat merayap ke sana kemari, membunuh burung-burung di pulau indah itu juga ular-ular mengancam keselamatan penduduk. Karena kalau tidak hati-hati ular-ular inipun akan membunuh manusia dengan bisanya yang sangat beracun itu. Oleh sebab itu penduduk setempat bermaksud untuk memusnahkan ular-ular tersebut.

Sebenarnya ular-ular tersebut bukanlah berasal dari Guam, melainkan datang sebagai penumpang gelap di sebuah pesawat yang mendarat di Guam dan berasal dari Micronesia dan kemudian ular-ular ini berkembang biak menjadi ribuan jumlahnya.

Ular-ular itu terkenal rakus. Mereka telah menghabiskan 9 dari 11 spesies burung asli di kepulauan tersebut. Di samping itu ular-ular ini juga berbahaya bagi para relasi dagang yang datang ke Guam. Dan tentu saja hal ini akan merugikan kegiatan perdagangan di Guam, karena mereka akan takut datang ke pulau itu.

Seperti ular-ular mematikan itu berbahaya bagi Guam, demikian juga dengan dosa yang berbahaya bagi hidup kita bila kita tidak menghadapinya dengan sungguh-sungguh. Nafsu jahat, percabulan, keserakahan, kemarahan, kegeraman, kejahatan, fitnah, kata-kata kotor, dan kebohongan dapat timbul dalam kehidupan orang Kristiani (Kolose 3:5-9).

Seperti ular, dosa dapat bertumbuh, berkembang biak, dan akhirnya menguasai Anda. Dosa juga dapat menghancurkan keefektifan Anda dalam melayani Kristus dan merusak kesaksian kita tentang Dia.

Jalan keluarnya adalah berkata tidak terhadap dosa (Roma 6:12). Bukan hanya itu saja, Anda juga perlu memusatkan perhatian pada Kristus dan firman-Nya, "Pikirkanlah perkara yang diatas, bukan yang di bumi." Kita juga harus mematikan dosa-dosa yang berusaha merasuki kehidupan kita (Kolose 3:2,5,16). Itulah jalan keluar untuk memusnahkan dosa!

Dosa seperti ilalang di kebun, bersihkan mereka atau mereka akan tumbuh semakin liar

Jawaban.com