Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

18 May 2010

Sulaman Benang Ruwet

Shalom,

Sobat... kadang kita mengalami hari dimana semuanya seperti kelam karena ada begitu banyak masalah yang kita hadapi. Pernahkan mengalaminya?

Hari ini saya mau bagi satu kisah yang menarik... met membaca ya.

Ketika aku masih kecil, waktu itu ibuku sedang menyulam sehelai kain. Aku yang sedang bermain di lantai, melihat ke atas dan bertanya, apa yang ia lakukan. Ia menerangkan bahwa ia sedang menyulam sesuatu diatas sehelai kain. Tetapi aku memberitahu kepadanya, bahwa yang aku lihat dari bawah adalah benang ruwet.

Ibu dengan tersenyum memandangiku dan berkata dengan lembut. “Anakku, lanjutkanlah permainanmu, sementara ibu menyelesaikan sulaman ini, nanti setelah selesai, engkau akan kupanggil dan kududukkan di atas pangkuan ibu dan kamu dapat melihat sulaman ini dari atas.”

Aku heran mengapa ibu menggunakan benang hitam dan putih begitu semrawut menurut pandanganku. Beberapa saat kemudian aku mendengar suara ibu memanggil, “Anakku, mari kesini dan duduklah di pangkuan ibu”.

Waktu aku lakukan itu, aku heran dan kagum melihat bunga-bunga yang indah, dengan latar belakang pemandangan matahari yang sedang terbit, sungguh indah sekali. Aku hampir tidak percaya melihatnya, karena dari bawah yang aku lihat hanyalah benang-benang yang ruwet.

Kemudian ibu berkata, “Anakku, dari bawah memang nampak ruwet dan kacau, tetapi engkau tidak menyadari bahwa di atas kain ini sudah ada gambar yang direncanakan, sebuah pola, ibu hanya mengikutinya. Sekarang, dengan melihatnya dari atas engkau dapat melihat keindahan dari apa yang ibu lakukan”.

Sobat… Sering selama bertahun-tahun, kita melihat ke atas dan bertanya kepada Tuhan, “Bapa, apa yang Engkau lakukan?”.

Ia menjawab, “Aku sedang menyulam kehidupanmu”.

Dan aku membantah, “Tetapi nampaknya hidup ini ruwet, benang-benangnya banyak yang hitam, mengapa tidak semuanya memakai warna yang cerah”.

Kemudian Tuhan menjawab, “Kamu teruskan pekerjaanmu, dan Aku juga menyelesaikan pekerjaanKu, satu saat nanti aku akan memanggilmu ke surga dan mendudukkan kamu di pangkuanKu dan kamu akan melihat rencanaKu yang indah dari sisiKu. Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlahFirman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan”.

Amin…

17 May 2010

Tiga Rumah

Rumah adalah satu dari tiga kebutuhan pokok manusia (sandang, pangan, papan). Bagi orang berada, rumahnya bisa bernilai milyaran rupiah, namun bagi mereka yang sederhana, yang disebut rumah hanyalah sekedar tempat bernaung dari teriknya panas matahari dan derasnya terpaan air hujan. Berbicara tentang rumah, Firman Tuhan mengungkapkan tentang tiga rumah yang harus kita perhatikan baik-baik dalam hidup ini.

1. Rumah Tangga Pribadi
Rumah yang pertama yang harus kita perhatikan ialah rumah tangga kita pribadi lepas pribadi. Apakah dengan menjadi orang Kristen maka secara otomatis rumah tangga mencerminkan kasih dan terang Kristus? Tidak secara otomatis. Harus ada kerja keras dari tiap anggota keluarga!

Hari ini, marilah kita adakan spiritual check up atas tiap-tiap rumah tangga kita dengan memakai prinsip Alkitab yang terdapat dalam kitab Amsal :

  • Rumah tangga Kristen harus diwarnai dengan kasih vertikal dan horizontal (Amsal 3:3)
  • Saudara kembar kasih yaitu kesetiaan juga harus jelas nampak (Amsal 3:3)
  • Iman yang didasarkan atas Firman harus dipelihara (Amsal 3:5-6).
  • Hidup kudus menjauhi kejahatan harus dipraktekkan (Amsal 3:7).
  • Pendidikan iman atas anak harus diutamakan (Amsal 29:17).

Bagaimana hasil check up Anda? Dalam kitab Yosua 24:15 kita mendapati sebuah contoh yang indah mengenai rumah tangga Yosua, pemimpin besar umat Israel waktu itu. Dengan tegas Yosua berkata, “Aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan!”. Rumah tangga yang demikian inilah yang berkenan di hadapan-Nya.

2. Tubuh Kita
Rasul Paulus dalam 1 Korintus 6:19 menyatakan sebagai berikut “Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, --dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?”

Sejak hari Pentakosta dimana Roh Kudus dicurahkan di kamar loteng Yerusalem, Roh Kudus “dwell in” (diam di dalam) diri orang-orang percaya sehingga dengan demikian tubuh believers menjadi Bait (rumah) Roh Kudus.

Sebagaimana rumah tiap hari disapu dan dipel sampai bersih dan semua sampah dibuang atau dibakar, demikian juga tubuh kita yang adalah Rumah Roh Kudus harus dijaga dan dibersihkan dari segala macam kotoran dan sampah yang bisa membawa penyakit berbahaya. Sayangnya, ada begitu banyak orang yang menamakan dirinya sebagai orang percaya merusak tubuhnya sendiri dengan pelbagai cara yang negatif :

  • Daun tembakau – peringatan tanda bahaya yang sangat merusak sudah ditulis di tiap bungkus rokok, tapi banyak orang yang cuek saja alias tidak menghiraukannya.
  • Berbagai macam minuman keras – merusak tubuh, bahkan tidak sedikit yang mati.
  • Obat-obatan terlarang – menghancurkan tubuh dan jiwa
  • Makan secara berlebihan – Istilah Paulus : Bertuhankan perut (Filipi 3:19)

Yang harus kita lakukan ialah mentaati nasihat rasul Paulus sebagai berikut : Marilah kita menyucikan diri kita dari semua pencemaran jasmani dan rohani, sehingga dengan demikian menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah (II Korintus 7:1)

3. Rumah Tuhan
Dalam Mazmur 92, Firman Tuhan berbicara tentang satu ciri khas seorang yang benar di mata Tuhan. Ciri khas itu dinyatakan dalam ayat 14 – Mereka ditanami di Bait Tuhan dan bertunas di pelataran Allah, bahkan sampai masa tuapun masih tetap mengeluarkan buah. Luar biasa sekali, bukan? Kita semua tentunya mau banget sampai masa tua tetap menghasilkan buah yang segar. Tapi perhatikanlah dulu syaratnya : Ditanam di dalam rumah Tuhan.

Rumah Tuhan pada di akhir zaman ini ialah gereja dimana Anda berjemaat dengan tekun dan setia tiap-tiap minggu. Untuk bisa menghasilkan buah pada hari tua, Anda harus ditanam dalam rumah Tuhan! Apa arti dari istilah “ditanam dalam rumah Tuhan” ini?

Ditanam artinya ada satu tanah yang tetap. Ini berarti harus menghargai rumah Tuhan dalam arti mau menetap dalam hal berjemaat, bukan menjadi warga Gereja Kristen Keliling Keliling (GKKK). Bayangkan : Tanaman yang hari ini ditanam ditanah A, minggu depan dicabut lalu ditanam di tanah B, bulan depan pindah ke tanah C. Bukannya segar dan berbuah, tanaman ini akan merana dan mati.

Ditanam di satu tempat artinya berakar dalam. Akar dari tanaman itu masuk ke tanah dan menyerap zat-zat makanan yang diperlukan untuk bertumbuh dan menghasilkan buah. Dengan demikian tanaman ini makin kuat akarnya, makin tinggi batangnya dan makin rindang carangnya. Pada saatnya pohon itu akan menghasilkan buah yang segar. Makanan yang sehat adalah Firman Tuhan yang diberitakan secara Alkitabiah di dalam jemaat gereja. Makanan rohani inilah yang mempertumbuhkan jemaat secara rohani sehingga dapat menghasilkan buah.

Ditanam dalam rumah Tuhan artinya ada komitmen. Jemaat yang bertumbuh dengan benar tidak hanya pasif saja menonton, tapi aktif berpartisipasi mendukung kelangsungan jemaat dengan doa, tenaga, talenta, dan dana. Prinsip Alkitab yang dahsyat. Siapa membangun memperhatikan Rumah Tuhan, Tuhan akan membangun rumahnya!

Amin.

Diambil dari Warta Gereja Aletheia, Minggu, 2 Mei 2010

16 May 2010

Fun : Puisi Jatuh Cinta Anak Accounting

Wahai Kekasihku...
Debetlah cintaku di neraca hatimu
Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu
Hingga setebal Laporan Keuanganku

Wahai kekasih hatiku...
Jadikan aku manager investasi cintamu
Kan ku hedging kasih dan sayangmu
Di setiap lembaran portofolio hatiku
Bila masa jatuh tempo tlah tiba
Jangan kau retur kenangan indah kita
Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
Berkelana di antara Aktiva dan Passiva

Wahai mutiara kalbu ku....
Hanya kau lah Master Budget hatiku
Inventory cintaku yang syahdu
General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu

Wahai bidadariku....
Rekonsiliasikanlah hatiku dan hatimu
Seimbangkanlah neraca saldo kita
Yang membalut laporan laba rugi kita
Dan cerahkanlah laporan arus kas kita selamanya
Jika di hari closing nanti, Tidak ada kecocokkan saldo
mungkin cinta kita harus dijurnal balik.

15 May 2010

Fun : Surat Cinta Dosen Matematika

Untuk … tersayang

Tiga minggu yang lalu…
Untuk pertama kalinya kulihat kau berdiri tegak lurus lantai
Kulihat alismu yang berbentuk setengah lingkaran dengan diameter 4 cm
Saat itulah kurasakan sesuatu yang lain dari padamu
Kurasakan cinta yang rumit bagaikan invers matriks berordo 5×5

Satu minggu kemudian aku bertemu kau kembali…
Kurasakan cintaku bertambah,
bagaikan deret divergen yang mendekati tak hingga
Limit cintaku bagaikan limit tak hingga
Dan aku semakin yakin,
hukum cinta kita bagaikan
hukum kekekalan trigonometri sin2+cos2 = 1

Kurasakan dunia yang bagaikan kubus ini menjadi milik kita berdua
Dari titik sudut yang berseberangan,
kau dan aku bertemu di perpotongan diagonal ruang

Semakin hari kurasakan cintaku padamu
bagaikan grafik fungsi selalu naik yang tidak memiliki nilai ekstrim.
Hanya ada titik belok horizontal yang akan selalu naik
Kurasakan pula kasihku padamu
bagaikan grafik tangen (90o < x < 270o)

Namun aku bimbang…
Kau bagaikan asimtot yang sulit bahkan tidak mungkin kucapai
Aku bingung bagaikan memecahkan soal sistem persamaan linear
yang mempunyai seribu variabel dan hanya ada 100 persamaan
Bahkan ekspansi baris kolom maupun Gauss Jordan pun tak dapat memecahkannya

14 May 2010

Kebohongan Yang Diucapkan Karyawan

Berikut adalah kebohongan yang sering dilontarkan para karyawan.

1. “Beres, Pak!”
Dalam pekerjaan, tak mungkin kita tak menemui kendala. Pasti ada suatu waktu kita tak bisa menemukan jalan keluar. Amat bisa dipahami ketika atasan yang seakan memiliki moto, “Datang pada saya dengan solusi, jangan dengan masalah!” membuat karyawannya ketakutan sebelum memasuki kantornya. Karena itu, untuk memuaskan atasan, karyawan seringkali berbohong ketika menghadapi masalah. Mereka bisa mengatakan bahwa segalanya beres, padahal keadaan sedang karut-marut. Jalan keluarnya, usahakan untuk berterus terang. Jika tak bisa terus terang dengan atasan, katakan pada rekan kerja, yang mungkin bisa membantu Anda. Jelaskan penyebab munculnya keadaan tersebut, dan Anda butuh bantuan untuk menemukan solusi keluar dari keadaan ini.

Ketika Anda terus berbohong, dan bertingkah seakan tak ada yang salah, segalanya mungkin terlihat lancar. Namun begitu tiba tenggat waktu, terlihat bahwa segalanya tidak berjalan semestinya. Lalu seperti apa reputasi Anda saat itu?

2. “Dengan senang hati.”
Tak semua pekerjaan itu menyenangkan. Ini adalah pelajaran yang kita semua pahami sejak kecil. Mungkin Anda terbiasa tersenyum dan terus melaksanakan tugas-tugas yang dilimpahkan. Anda harus bisa menyeimbangkan antusiasme dan keinginan untuk membuat bos senang, dengan kejujuran. Jika bos Anda memberikan tugas yang akan menyiksa, Anda mungkin tak bisa melarikan diri. Tetapi jika Anda terus mengatakan, “Dengan senang hati, Pak,” maka bos Anda akan berpikir tugas yang dilimpahkan kepada Anda adalah pekerjaan yang Anda sukai.

3. “Maaf, kena macet.”
Ya, semua juga tahu, Jakarta bukan hanya ibu kota Indonesia, tapi juga ibu kota negara kemacetan. Namun, bukan berarti Anda bisa terus berbohong soal itu dan menjadikannya kebiasaan. Jika Anda akan terlambat, hadapi! Anda mungkin berpikir bahwa mengakui Anda telat karena kesiangan sama saja bunuh diri. Kecuali Anda punya bos segalak naga, sesekali terlambat karena kesiangan akibat semalaman menyiapkan presentasi pasti dimaklumi. Semua orang pernah mengalaminya.

Jika Anda harus berbohong karena Anda selalu terlambat ke kantor, maka tak akan ada yang percaya lagi. Entah macet, alarm tidak bunyi, ada wanita melahirkan di kereta, atau segudang alasan lainnya, jika terlalu sering terucap dari Anda, tak akan ada yang peduli.

4. “Saya juga berpikir begitu.”
Tak ada yang suka penjilat. Bahkan bos pun tak suka. Jadi, jangan coba mendapatkan simpati orang dengan menyetujui segala yang ia katakan. Bisa jadi Anda tak akan memiliki ide tersebut, karena jika ya, Anda pasti sudah mengatakannya. Begitu pula dengan ide dari rekan sekerja. Sependapat dengan mereka, sekaligus mendukung ide mereka adalah hal yang mengagumkan. Namun jika berpura-pura menciptakan ide tersebut bersama, dan ingin kecipratan pujian atas ide tersebut, itu hal yang tercela. Ketika Anda berada di posisi pemberi ide, tiba-tiba ada orang yang ikut-ikutan menyatakan bahwa itu adalah idenya juga, Anda pasti tak mau, kan?

5. “Nanti kita ketemuan, ya!”
“Kapan-kapan kita ketemuan, makan siang bareng, ya?” Di dalam bisnis, bertemu dengan orang-orang yang sebenarnya tak ingin Anda temui adalah hal yang wajar. Anda tak mungkin mengatakan kepada mereka bahwa Anda tak ingin makan bersama mereka, atau mengutarakan bahwa Anda tak ingin bertemu dengannya. Jadi, untuk "kebohongan" ini bisa dimaafkan demi menjaga hubungan baik.

Namun, tak ada salahnya mempertimbangkan benar-benar saat mengucapkan janji ini. Anda tak pernah tahu kapan seseorang memiliki ide atau kontak yang bisa menguntungkan untuk Anda. Terburuknya, Anda akan mendengarkan cerita membosankan sambil makan siang. Sisi baiknya, Anda akan punya hubungan yang lebih dalam dan bisa membantu bisnis. Siapa tahu ternyata orang itu sebenarnya menyenangkan untuk dijadikan teman.

13 May 2010

Ucapan Yang Sebaiknya Dihindari

Di masa sekarang ini, ketika perputaran pegawai terjadi begitu cepat, kita harus menjaga diri agar posisi kita tidak tergeser karena sikap dan tindakan kita. Untuk menjaga karier Anda berada dalam jalur yang tepat, berikut adalah perkataan yang sebaiknya tak terlontar dari mulut Anda saat berada di kantor:

1. “Itu bukan pekerjaan saya.”
Ketika seseorang meminta bantuan pada Anda, anggaplah hal tersebut sebagai pujian. Orang yang meminta bantuan tersebut pastinya menghargai pendapat ataupun kemampuan Anda untuk mengerjakan tugas tadi. Namun sebaiknya Anda tidak mengerjakannya setengah-setengah. Percayalah, tak ada atasan yang mau mendengar kalimat seperti, ”Itu bukan pekerjaan saya.”

2. Dengan muka palsu berkata, “Saya akan bantu Anda dengan tugas itu.”
Rasanya amat menyebalkan ketika seseorang menawarkan bantuan, namun mengeluh soal pekerjaan tersebut di belakang. Jika Anda bersedia mengerjakan suatu tugas tetapi tidak sungguh-sungguh, bantuan Anda sama sekali tak berguna. Ketika seseorang bekerja tanpa antusias, ia tak akan memberikan totalitas. Plus, jangan katakan Anda akan mengerjakan suatu tugas jika Anda tak sungguh-sungguh dalam menyelesaikannya. Anda hanya akan dianggap sebagai orang yang tak dapat diandalkan.

3. “Jangan bilang siapa-siapa.…”
Tiap kali Anda memulai percakapan dengan frase tersebut, Anda berarti meminta satu hal, yakni si pendengar untuk menyebarkan gosip itu ke orang lain. Jika Anda memang memegang suatu rahasia, simpanlah untuk Anda sendiri. Apapun isi beritanya, ketika Anda memutuskan menyampaikannya kepada orang lain, Anda lah yang akan menjadi penyebar beritanya. Plus, jika ada rekan kerja yang bergosip dengan Anda, kemungkinan terbesar dia pun akan bergosip tentang Anda.

4. “Gaji saya enggak pernah naik!”
Kebanyakan perusahaan menaikkan gaji karyawannya berdasarkan produktivitas mereka, bukan berdasarkan lamanya waktu kerja. Meminta kenaikan gaji pada atasan berdasarkan lamanya Anda bergabung dengan perusahaan tanpa menilai produktivitas kerja Anda hanya akan membunyikan alarm si atasan bahwa Anda hanya mengejar uang, bukan karena Anda memang patut mendapatkan kenaikan tersebut. Anda harus benar-benar membuktikan kepada perusahaan bahwa Anda memang patut mendapatkan kenaikan gaji.

5. “Saya benar-benar stres dan muak bekerja di sini.”
Keluhan yang terus-menerus tentang padatnya pekerjaan Anda, atau betapa memuakkannya suasana di kantor, secara perlahan tapi pasti akan membuat Anda dijauhi teman-teman kantor. Jika Anda tak setuju dengan kebijaksanaan atau aturan kantor, laporkan lewat saluran yang tepat, misalnya lewat HRD atau sekalian berhenti bekerja di sana, cari tempat baru. Siapa yang senang mendengarkan orang mengeluh terus-menerus?

6. “Ada yang aneh pada tubuh saya, ada jamur di … saya.”
Jika Anda bukan termasuk orang yang populer, tak akan ada yang mau mendengarkan keluhan penyakit Anda. Entah itu masalah sakit kram saat menstruasi, atau banyaknya gas di dalam perut Anda. AtasanAnda akan menilai Anda sebagai pegawai yang memiliki masalah kesehatan konstan, yang artinya biaya tambahan tiap bulan, dan merupakan pegawai yang risikonya tinggi. Bagi rekan kerja, Anda akan terlihat seperti orang yang sedang mencari perhatian, semacam hypochondriac, orang yang terlalu banyak khawatir akan kondisi kesehatan.

7. “Di pemilu nanti, kamu pilih siapa?” atau “Agamamu apa?”
Pemilu yang berasaskan luber jurdil (langsung, umum, bebas, rahasia, dan jujur, adil) masih dianggap berlaku. Jadi, masyarakat memiliki nilai-nilai dan kepercayaan mereka masing-masing yang bebas dan rahasia. Tak perlu mengucilkan rekan kerja karena perbedaan cara pandang. Presiden Amerika Serikatsaja mengimbau masyarakatnya untuk bisa mencontoh kedamaian di antara perbedaan yang ada di Indonesia, mengapa kita harus mengkotak-kotakkan orang berdasarkan pilihan politik atau agamanya?

8. “Tadi malam saya pulang mabuk.”
Ujar-ujar work hard play hard memang banyak diterapkan masyarakat urban jaman sekarang. Tetapi, perlu diingat, jangan mengungkit-ungkit kegiatan semalam kepada bos Anda. Membicarakan hal tersebut akan membuat Anda terlihat menghitung jam untuk segera pergi dari kantor. Belum lagi Anda akan terlihat tidak profesional dan tak dapat dipercaya.

9. “Saya tak punya waktu untuk itu.”
Cobalah untuk membuka mata. Semua orang pun sibuk, bukan Anda saja. Jika Anda memprioritaskan untuk menyelesaikan tugas tepat waktu, jujurlah dan katakan pada atasan Anda perkiraan waktu selesainya. Katakan pada bos apa saja yang belum dan sudah Anda kerjakan, termasuk sisa pekerjaan yang harus diselesaikan. Tanyakan, yang mana sebaiknya yang diprioritaskan. Hal ini akan menunjukkan Anda mengerjakan setiap tugas dengan serius dan hanya ingin menyelesaikan tugas sebaik mungkin.

10. “Saya baru membelikan bos jam tangan Guess yang harganya XX juta rupiah.”
Segala yang berkaitan dengan uang itu sensitif. Jika Anda menyebutkan angka yang besar, dan memberikan ukuran bahwa suatu angka rupiah adalah mahal atau murah, Anda akan dicap orang kaya yang pelit, atau orang yang selalu mengeluh soal uang. Hal itu tak hanya membuat Anda terlihat sedang menyombongkan diri, tetapi juga membuat orang berspekulasi tentang gaya hidup Anda.

12 May 2010

Tadinya Aku Mengira

Tadinya aku mengira...

Cinta adalah saat aku menangis dan seseorang memelukku dan menghapus air mataku.

Cinta adalah saat aku berbuat salah dan seseorang memberitahuku apa yang benar.

Cinta adalah saat aku jatuh dan seseorang membantuku berdiri serta mengeringkan lukaku.

Cinta adalah saat aku minta maaf dan seseorang memaafkan dengan tulus tanpa sindiran.

Namun ternyata cinta tidak demikian...

Cinta ternyata adalah saat aku menangis dan seseorang jadi merasa kesal sambil menunggu tangisku reda sendiri.

Kesal melihatku menangis karena dia tidak pernah suka melihatku bersedih. Yang dia inginkan hanyalah membuatku merasa bahagia.

Cinta ternyata adalah saat aku berbuat salah dan seseorang marah-marah lalu membiarkan aku mencari tau sendiri apa yang benar.

Marah-marah karena dia merasa telah gagal menjagaku untuk tidak lagi melakukan kesalahan yang sama, dan akhirnya dia membiarkanku mencari tau sendiri apa yang benar karena mungkin dengan cara demikian barulah aku menyadari kesalahanku dan tidak lagi mengulangi kebodohan yang sama.

Cinta ternyata adalah saat aku jatuh dan seseorang menertawakan aku serta membiarkan lukaku kering sendiri.

Membiarkan lukaku kering sendiri karena dia ingin agar tubuhku terlatih lebih kuat dan sistem pertahanan tubuhku meningkat sehingga tidak lagi mudah jatuh dan luka berikutnya akan lebih cepat kering.

Cinta ternyata adalah saat aku minta maaf serta butuh dukungan dan seseorang terus menyindir kekeliruanku.

Mengingatkan, lebih tepatnya,bukan menyindir. Karena dia ingin mengingatkan aku bahwa aku sudah pernah salah langkah dan agar aku tidak lagi mengulangi kesalahan itu. Sebab kadang aku memang lupa bahwa aku pernah terjatuh.

Aku mungkin tidak paham mengapa kadang cinta itu menyakitkan, namun aku mengerti bahwa setiap hal pasti memiliki dua sisi pandang yang berbeda.

Dan tugasku kini adalah mencoba melihat dari sisi yang satunya lagi tanpa lebih dulu menghakimi.

Dan memang, nyatanya apa yang terlihat menyakitkan, rupanya menyimpan makna yang lebih besar di baliknya.

Aku hanya belajar untuk mengerti dan memahami, sekali lagi, tanpa lebih dulu menghakimi.

Love is not only about trust, but also about being trusted.

11 May 2010

Surat

Kepada Yth:
Tuhan Yesus
di Surga

Dengan Hormat,
Tuhan, aku ingin tahu
Mengapa Kau ijinkan hal-hal yang tidak adil terjadi di dunia ini?
Mengapa aku harus memberikan pipi yang kanan jika ditampar pipi yang kiri?
Mengapa aku harus mencintai musuhku?
Mengapa sepertinya aku harus selalu mengalah walau dirugikan?
Mengapa aku harus bersabar atas banyak hal yang tidak menyenangkan?

Tolong Tuhan, jawab aku biar aku mengerti, karena aku merasa sangat lelah menganggung semua ini.

Reply from Heaven :

AnakKu terkasih,
tidakkah kau sadari bahwa mataKu selalu tertuju padamu?
Aku tahu saat kau diperlakukan tidak adil. Aku melihat saat air matamu mengalir menahan perasaan jengkel yang tak terucapkan. Aku bahkan ikut merasakan kepedihan hatimu saat kau dikecewakan.

Tapi tahukah kau bahwa Aku semakin mengasihimu saat Aku melihat kau memaafkan orang lain yang menyakitimu dan bukannya membalas keburukan mereka?

Dan melihatmu bersabar atas sikap jahat yang mereka tujukan padamu membuatKu sangat marah.

Aku ijinkan semua itu terjadi supaya kau terlatih makin hari makin sempurna dan menyerupai Aku.

Tapi, pada saatnya Aku akan menggantikan semuanya dan memberkatimu sesuai kemuliaan dan kekayaanKu.

Aku akan membukakan bagimu pintu-pintu berkat di mana tak ada seorangpun bisa menutupnya. Dan Aku akan memberikan padamu kesempatan-kesempatan emas di mana tak seorang pun bisa mengambilnya.

Dan Aku telah melihat betapa jahatnya perbuatan mereka dan akan membuat perhitungan dengan mereka yang tak dapat kau bayangkan.

Jadi, anakku janganlah kau berpikir bahwa Aku mengabaikanmu, karena sesungguhnya mataKu ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.

Love,
Tuhan Yesus

10 May 2010

4 Istri

Seorang laki-laki mempunyai 4 istri. Istri pertama yang tua dan jelek biasa nya tidak diperhatikan. Istri kedua agak cakep , agak diperhatikan. Istri ketiga lumayan cakep dan cukup diperhatikan. Istri keempat sangat cakep dan sangat diperhatikan dan di sanjung-sanjung serta diutamakan.

Saat seorang suami mau meninggal dipanggillah istri ke empat yang cakep dan ditanya maukah ikut menemaninya ke alam kubur, si istri menjawab sorry cukup sampai disini saja saya ikut dengamu mu.

Saat dipanggil istri yang ketiga, ditanya hal yang sama maka dijawab sorry saya hanya akan mengantarmu sampai di kamar mayat dan paling jauh sampai di rumah duka.

Kemudian dipanggil istri ke dua, dan ditanyakan hal yang sama, dijawab baik saya akan menemanimu tapi hanya sampai keliang kubur setelah itu good bye.

Sang suami sungguh kecewa mendengar semua itu tetapi inilah kehidupan dan menjelang kematian. Lalu dipanggillah istri pertama, dan ditanyakan hal yang sama, si suami tidak menyangka  dijawab istri pertama, aku akan menemani kemana pun kamu pergi dan tetap mendampingimu.

Mau tahu apa siapa istri ke 1 sampai ke 4 itu?

Istri ke 4 adalah harta kekuasaan dan kekayaan , dia akan meninggalkan jasad kita seketika saat kita meninggal.

Istri ke 3 adalah teman-teman kita yang hanya akan mengantar jasad kita hanya sampai di kamar mayat atau rumah duka saat di semayamkan.

Istri ke 2 adalah keluarga dan saudara, dan teman dekat kita yang akan mengantar kita sampai dikuburan dan akan meninggalkan kita setelah mayat kita dimasukkan dalam liang kubur dan di tutup dengan tanah.

Istri ke 1 adalah karakter kita sendiri.

Jadi sanak keluarga  dan anak cucu, dll hanya menangis sampai diliang kubur setelah itu tinggallah kita sendiri. Jauhkan sisi negatif karakter kita, tambahkan kebajikan, dan  sucikan hati, pikiran dan tindakan.

09 May 2010

Bersyukurlah

"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." - Yeremia 29:11

Jika engkau tak pernah sakit,  bagaimana kau tahu YESUS itu PENYEMBUH?
Jika engkau tak pernah sedih,  bagaimana kau tahu YESUS itu PENGHIBUR?
Jika engkau tak pernah berbuat salah, bagaimana kau tahu YESUS itu MAHA PENGAMPUN?
Jika engkau tak pernah gagal bagaimana kau belajar bersandar pada YESUS?

Bersyukurlah bila kau mengalami semua itu, karena engkau akan tahu bahwa TUHAN YESUS punya rencana yang terbaik dalam hidup kita, Dia selalu menyertai kita. Amin.

08 May 2010

Bagaimana Kebiasaan Anda?

Sebelum Anda menjawab pertanyaan di atas, izinkan saya membagi kisah yang tanpa sadar pernah saya lakukan berikut ini:

Saya bangun di pagi hari, mengemil sekeping biskuit, dan dilanjutkan dengan rutinitas terburu-buru untuk berangkat bekerja. Saya tidak sarapan, namun sempat menyambar separuh biskuit sambil berangkat. Setelah tiba di kantor, bukannya meminum segelas susu, saya malah meneguk teh basi yang sudah dua hari tergeletak di kantor. Saya kemudian memulai pekerjaan dengan perasaan sedikit tidak enak di perut, tapi saya menjalankan juga pekerjaan saya hari itu.

Berbagai masalah pekerjaan, teman kantor yang menurut saya tidak bekerja sama, atasan yang menuntut, semua itu mulai membuat saya jengkel. Tenang saja, sebentar lagi saatnya makan siang, saya menghibur diri saya sendiri. Lalu jam istirahat pun tiba, tapi bukannya makan sepiring penuh nasi dan laukpauk, saya cuma sempat makan satu keping (lagi-lagi) biskuit yang cuma butuh waktu kurang dari satu menit. Waktu istirahat selebihnya? Saya gunakan untuk makan (lagi-lagi) roti basi dari tiga hari lalu. Perut saya pun makin tidak enak rasanya.

Saat mulai bekerja kembali, berbagai masalah yang datang membuat saya makin kesal. Kepala saya pusing karena tidak diisi makanan yang benar, tubuh saya lemas dan rasanya saya mau pingsan. Untunglah saya bisa bertahan, saya pulang ke rumah dan makan setangkup roti isi cokelat, satu keping biskuit sebelum tidur, lalu memulai hari yang sama keesokan harinya. Setiap hari.

Apa Anda tidak jadi sakit karenanya? Mungkin Anda bertanya seperti itu. Oh, ya, saya jadi orang yang sangat lemah, penuh dengan berbagai penyakit, dan sering tiba-tiba jatuh pingsan. Tapi saya tidak sampai meninggal, karena saya selalu makan sepiring nasi dan laukpauknya setiap hari minggu. Lumayan, makanan porsi lengkap itu membuat saya penuh energi setidaknya sampai senin sore. Lagipula, saya kan makan biskuit empat keping setiap hari. Namun, terkadang ada juga waktu-waktu di mana saya tidak makan nasi sama sekali selama dua atau tiga minggu. Kenapa? Mungkin Anda bertanya. Ya, karena hidangan yang ada tidak memenuhi selera saya. Jadi saya cuma mengendus hidangan panas itu, mengangkat bahu, lalu memilih untuk bermain saja dengan handphone saya, atau lebih parah, memilih mencari makanan basi lagi.

“Apa Anda gila?” Itu mungkin pertanyaan Anda pada saya. Untuk bisa hidup sehat, manusia harus makan tiga kali sehari, minum delapan gelas air, dan jangan pernah sekali-kali makan makanan basi! Itu membuat tubuh sakit!

Ya, itu benar sekali. Siapa yang mau makan makanan basi? Siapa yang mau memasukkan hal-hal yang merusak ke dalam tubuhnya? Tapi, sahabatku terkasih, itulah yang kita lakukan setiap hari kan? Anda mungkin sudah tahu sekarang bahwa saya bukan membicarakan tubuh fisik, tapi tubuh rohani kita. Gantilah setiap kata tertentu pada kisah di atas seperti berikut:

Satu keping biskuit ganti satu keping doa (doa pagi, doa makan, doa malam).
Segelas susu ganti pujian pada Tuhan.
Teh basi ganti gosip.
Roti basi ganti hal-hal yang bisa merusak tubuh rohani Anda (kebencian, kemarahan, iri hati, keserakahan, kesombongan, dendam..).
Setangkup roti ganti saat teduh.
Satu porsi makanan lengkap ganti kebaktian di gereja.
Tidak selera makan ganti tidak selera mendengarkan khotbah.

Bolehkan saya mengajukan pertanyaan ini pada Anda dan pada diri saya sendiri?Tidak tahukah kita bahwa untuk bisa hidup sehat, manusia harus makan tTiga kali sehari, minum delapan gelas air, dan jangan pernah. Sekali-kali makan makanan basi? Makanan basi membuat tubuh sakit. Baik, okay, kita tidak mungkin mengadakan kebaktian tiga kali sehari seperti tubuh fisik kita diberi makan nasi tiga kali sehari (oh, betapa irinya tubuh rohani kita pada tubuh fisik kita). Tapi marilah kita ubah kebiasaan kita.

Pagi hari, setelah berdoa, marilah kita melakukan saat teduh. Lalu kenapa tidak dengan sedikit memuji Tuhan? Saat tiba di kantor atau kampus, jangan bergosip dengan teman (buat apa kita minum teh basi?), sebaliknya, basahilah jiwa Anda yang kekeringan dengan air segar. Angkatlah pujian untuk Tuhan dari hati Anda. Biar jiwalah Anda memuji-muji Tuhan. Lalu bagaimana dengan doa yang katanya adalah nafas hidup orang Kristen? Jika doa adalah nafas, seharusnya kita tidak berhenti berdoa walau satu detikpun bukan?

Yakinlah saya tidak menyarankan agar kita melipat tangan dan memejamkan mata untuk berdoa sementara pekerjaan kita menumpuk dan dosen Anda memelototi Anda. Tidak. Tapi doa adalah percakapan dengan Tuhan. Dan kita bisa bercakap-cakap dengan Tuhan kapan saja. Ia tidak begitu sibuk seperti kita manusia, yang tidak punya waktu untuk mengangkat telepon genggam kita dan menelepon Tuhan. Tanyakanlah pendapat Nya saat Anda akan mengambil keputusan. Mintalah tolong pada Nya saat ada masalah (bahkan sekecil apapun) dalam keseharian Anda. Ya, libatkanlah Ia dalam kegiatan Anda, dan Anda akan sangat heran melihat keajaiban demi keajaiban yang terjadi. Itu akan jadi rahasia kecil antara Anda dan Tuhan. Pengalaman pribadi yang membuat Anda bertumbuh. Ya, jiwa kita bukan saja akan hidup, tapi juga tumbuh. Dan jika sudah tumbuh, melebatkan daun-daunnya yang lebar dan subur, bukankah kita juga akan berbuah? Kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri, .. buah-buah roh yang Tuhan rindu untuk kita hasilkan. Bukan untuk diri Nya, tapi untuk diri kita sendiri. Jika kita punya kasih, sukacita, damai sejahtera dalam hidup kita, menurut Anda siapa yang akan diuntungkan, Tuhan, atau diri kita?

Oh, minumlah Air Hidup yang Ia sediakan, makanlah Roti Hidup yang Ia hidangkan. Anda hanya tinggal melakukan tindakan mengambilnya serta memakan dan meminumnya, lalu rasakan tubuh rohani Anda menggeliat hidup. Jangan biarkan tubuh rohani kita kehausan, kekeringan, pingsan, bahkan sekarat. Apa yang selama ini kita lakukan dengan tubuh fisik kita, lakukan hal yang persis sama dengan tubuh rohani kita. Rawat tubuh rohani kita seperti kita merawat tubuh fisik kita. Luangkan waktu untuk tubuh rohani kita seperti kita meluangkan waktu untuk tubuh fisik kita.

Anda makan tiga kali sehari? Berilah tubuh rohani Anda makanan tiga kali sehari. Anda bisa membaca Firman Tuhan. Ia adalah Roti Hidup.

Anda minum air putih delapan gelas sehari? Berilah tubuh rohani Anda minum juga sebanyak itu. Jiwa Anda bisa memuji dan menyembah Tuhan.

Anda bernapas setiap detik, bahkan tanpa Anda sadari? Berilah juga tubuh rohani Anda napas yang sama setiap detik. Berdoalah pada Tuhan, bercakap-cakaplah dengan Nya, sehingga tanpa Anda sadari, Anda akan sampai pada titik di mana pribadi Anda dan pribadi Nya bersatu.

Anda mengistirahatkan tubuh fisik Anda yang kelelahan? Berilah juga istirahat yang sama untuk tubuh rohani Anda. Menjauhlah dari keramaian dunia, menyepilah bersama Tuhan, dan istirahatkan jiwa Anda.

Itu beberapa dari kebutuhan dasar untuk bertahan hidup.

Oh, tapi saya orang yang suka menjaga bentuk tubuh fisik yang indah, Anda bilang. Saya senang olahraga dan berenang. Tidak masalah, berilah waktu yang sama untuk tubuh rohani Anda. Seperti Anda melatih tubuh fisik Anda untuk berolahraga, latihlah juga tubuh rohani Anda untuk beribadah. Jiwa Anda akan sehat dan aliran darah dalam tubuh rohani Anda akan lancar.

Lalu Anda suka minum vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh? Ya, berilah tubuh rohani Anda juga vitamin. Bacalah buku-buku rohani, dengarkanlah lagu-lagu pujian, siramilah jiwa Anda dengan vitamin-vitamin.

Anda juga suka makanan basi? Minum racun? Oh, tidak? Maafkan saya jika salah mendengar. Jika Anda tidak suka makanan basi dan minum racun, jangan juga berikan hal yang sama untuk tubuh rohani Anda. Jangan biarkan iri hati merusak Anda, jangan biarkan api dendam membakar Anda. Lepaskan titel tinggi hati Anda, jangan membenci teman Anda, jangan membentak saudara Anda, ayah atau ibu Anda. Jangan marah jika ada yang memotong jalan Anda saat sedang berkendaraan. Jangan pelihara pikiran kotor, jauhkan pergaulan yang tidak sehat. Jangan menjelekkan orang lain. Apa kebiasaan Anda adalah minum oli atau bensin? Jika ya, Anda boleh saja merusak tubuh rohani Anda dengan pornografi, minuman keras, rokok, obat terlarang. Tapi jika tidak, jauhkanlah semuanya itu. Jangan memakai titel orang kristen jika Anda masih suka dengan pornografi (itu menjadi batu sandungan buat orang lain yang belum percaya). Jangan menggunakan jubah orang kristen jika Anda masih suka dengan minuman keras. Adat, seseorang yang saya kenal memberi alasan. Jangan jadikan adat sebagai pembenaran.

Saya pernah melihat sebuah film mengenai orang Rumania yang memelihara tradisi mereka selama beratus tahun untuk mencarikan istri bagi anak lelaki mereka yang berusia sepuluh tahun. Bagaimana mereka melakukannya? Mereka akan mencari sebuah keluarga dengan seorang gadis kecil, membunuh kedua orangtuanya, lalu menculik gadis tersebut untuk mereka pelihara dan jadi istri bagi anak lelaki mereka. Pada akhirnya nanti, si gadis tumbuh dewasa dan ikut melakukan hal yang sama bagi calon istri putranya kelak. Itulah tradisi. Apakah boleh kita membenarkan hal tersebut atas nama adat?

Jauhkanlah minuman keras. Jangan biarkan obat terlarang menjeratmu. Jangan biarkan dirimu kecanduan sesuatu yang menjauhkan dirimu dengan Tuhan. Apapun itu. Jangan rusak tubuh rohanimu. Pornografi, gosip, pemberhalaan, ketidakjujuran, perselingkuhan, keserakahan, kata-kata kotor, iri hati, .. tambahkan terus daftarnya.

Jangan biarkan tubuh rohani kita tergeletak sekarat tidak sadar sementara tubuh fisik kita bekerja, kuliah, makan, minum, tidur, jalan-jalan ke mall, tertawa oleh hiburan dunia, merasa bahagia, padahal tubuh rohani kita sudah nyaris mati.  Saat Anda merasa marah, iri hati, dengki, penuh dengan kebencian, prasangka, sombong, menjelekkan orang lain, penuh kritik, tidak puas, hidup dalam permusuhan, tidak bicara dengan seseorang selama bertahun-tahun, menilai tinggi diri sendiri, memberhalakan harta, penampilan, mencintai diri sendiri, hobi, mengutamakan karier, keluarga, hati-hati, itu tandanya tubuh rohani kita sedang tergeletak tidak sadar.

Lalu bagaimana, apakah masih ada harapan untuk kita? Tuhan punya kuasa untuk melepaskan ikatan yang membelenggu hidup kita selama ini. Yang harus kita lakukan hanyalah membiarkan Ia melakukannya.

Tapi tidak mungkin, Anda berkata, sudah lama sekali tubuh rohani saya sekarat. Bahkan mungkin sekarang telah mati. Namun ingatlah Lazarus! Ia juga sudah mati, tapi Tuhan membangkitkannya kembali, memanggil namanya dan saat itu juga ia hidup serta berjalan pada Nya!

Buluh yang patah terkulai tidak akan di putuskan Nya, sumbu yang pudar nyalanya tidak akan di padamkan Nya.

Ia mengasihi Anda, dan Ia akan menghidupkan kembali tubuh rohani Anda. Dengarlah Ia memanggil nama Anda seperti Ia memanggil nama Lazarus. Bangunlah dari tidur Anda yang panjang dan hampirilah Ia. Bangkitlah dari kematian tubuh rohani Anda dan datanglah pada Nya yang memanggil Anda. Lalu pulihkanlah tubuh rohani Anda.

Minumlah air yang Ia tawarkan, makanlah roti yang Ia hidangkan. Makan dan minumlah secara teratur. Jangan lupa vitamin dan latihan ibadah rohani. Anda akan terkejut menyadari betapa selama ini Anda mengabaikan kebutuhan tubuh rohani Anda.

Sekarang, izinkan saya menagih jawaban untuk pertanyaan saya di awal tadi.

Bagaimana dengan kebiasaan Anda?

(tulislah kisah Anda memberi makan tubuh rohani Anda dalam satu minggu, namun ubah kata tertentu seperti kisah di awal, lalu bayangkan itu terjadi pada tubuh fisik Anda, Anda akan heran melihat betapa Anda sangat pilih kasih antara tubuh fisik Anda dan tubuh rohani Anda)

Tuhan Yesus memberkati.. :)