I Raja-raja 2:46 "Raja memberi perintah kepada Benaya bin Yoyada, lalu keluarlah Benaya, dipancungnya Simei sehingga mati. Demikianlah kerajaan itu kokoh di tangan Salomo."
Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 63; Markus 13; Hosea 6-7
Salomo pada masa pemerintahannya harus membuat beberapa keputusan kepemimpinan yang sukar tetapi sangat penting. Pertama, ia harus menangani orang-orang yang merencanakan untuk merebut kekuasaan, bahkan seorang saudaranya sendiri, Adonia, berusaha mendirikan kerajaannya sendiri.
Satu per satu, Raja Salomo, menemukan jenis kesetiaan orang-orang yang berhubungan dengannya, kemudian menyingkirkan semua yang menolak bekerja sama dengannya.
Salomo tahu bahwa ia tidak pernah dapat bekerja dengan para pemberontak, tidak peduli betapa pun pengaruh atau strategis tampaknya mereka. Raja muda itu memastikan bahwa lingkungan dalamnya hanya akan terdiri dari orang-orang setia yang ingin bekerja sama dengannya.
Daud telah melihat masalah-masalah ini muncul di permukaan. Ia tahu bahwa ia sedang menempatkan penerusnya dalam suatu keadaan kepemimpinan yang berbahaya, tetapi dua kali dengan penuh keyakinan ia menyatakan bahwa Salomo akan tahu apa yang harus dilakukannya.
Daud mengerti bahwa orang-orang yang terdekat dengan Salomo akan sangat menghalangi atau memperbaiki tingkat keberhasilannya. Salomo mengerti hal yang sama dan dengan bijaksana bertindak berdasarkan keyakinan itu.
Orang-orang yang hidup sebelum Anda adalah alat Tuhan untuk mengajar dan membentuk Anda menjadi seperti yang Dia rancangkan dari semulanya
Jawaban.com





Dengan berpandangan positif, William berkata kepada teman-temannya bahwa ia telah melayani Kristus ketika ia masih bisa dapat mempergunakan daya penglihatannya, dan ia akan tetap melayani Dia sekuat tenaga meskipun mengalami kebutaan.
Mereka mengatakan kata-kata bodoh yang sering dinyatakan kepada orang-orang yang menderita. Tetapi Ayub ingin membawa masalahnya kepada Tuhan sendiri! Hanya pada akhir kitab itu Allah berbicara dan walaupun Ia tidak menjawab satu pun pertanyaan Ayub, Ia tidak menghukum Ayub karena mengajukan pertanyaan-pertanyaan itu. Allah menegur Ayub hanya karena satu hal: meragukan karakterNya yang benar.
Namun sebenarnya, kita jangan terjebak dengan hal-hal teknologi semacam itu saja, karena sesungguhnya teknologi pun dapat digunakan untuk kegiatan rohani. Jadi sesungguhnya bukan hanya teknologi masa kini dan kompleksnya budaya modern saja yang mengganggu kehidupan rohani. Tetapi, sering kali hambatan-hambatan yang sangat mengganggu kita dalam menyediakan waktu untuk Allah bukan berasal dari luar diri kita, tetapi justru dari dalam diri kita sendiri. Kitalah yang terkadang enggan meluangkan waktu untuk beribadah kepada Tuhan, atau berdoa secara pribadi dan membaca Alkitab, oleh karena kesibukan masing-masing. 