Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

04 August 2009

Negara Tuhan

Lukas 18:27 : "Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah"

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 35; 2 Tesalonika 2; Yesaya 23-24

Pernahkah dari Anda menyesal dan berkata "Mengapa saya di lahirkan di negara ini?" Jujur, saya pernah melakukannya. Saya mengatakan hal tersebut waktu saya belum mengenal Tuhan dan rencana-Nya dalam hidup saya secara pribadi.

Ketika itu, saya berpikir bahwa tidak ada yang dibanggakan dari negara ini. Korupsi merajelela, birokrat yang bobrok, pemerintah terlalu banyak bicara, dan hal-hal negatif lainnya. Saya merasa bahwa Tuhan salah menjadikan negara Indonesia. Saya sudah mengambil sikap bahwa Indonesia tidak dapat diubah.

Berjalannya waktu dan mulai mengenal Tuhan, pikiran saya pun diubahkan. Tuhan mengajarkan saya bahwa tidak ada negara yang terbentuk tanpa seizin dan campur tangan-Nya. Selalu ada maksud yang indah ketika suatu bangsa atau negara diciptakan. Begitu pun dengan negara Indonesia.

Adalah sebuah mukjizat ketika negara Indonesia ada di bumi ini. Siapa yang menyangka negara yang terdiri dari berbagai suku, bahasa, dan ras ini dapat terbentuk? Kalau bukan karena campur tangan Tuhan, mustahil hal ini dapat terjadi.

Tuhanlah yang bekerja atas negara ini. Dia yang bekerja dari awal mulanya, Dia juga yang menyertai Indonesia hingga sampai kesudahannya. Jadi, tidak ada satu pun kondisi yang tidak dapat diubah di negara ini karena Tuhan sanggup melakukan segala sesuatunya sesuai dengan kehendak dan rancangan-Nya.

Sebuah bangsa ada bukan karena keinginan manusia semata, tetapi Tuhanlah yang merancangkan semuanya itu

Jawaban.com

03 August 2009

Pemimpin Yang Dapat Dipercaya

I Samuel 3:19-20 : "Dan Samuel makin besar dan Tuhan menyertai Dia dan tidak ada satu pun dari firman-Nya itu yang dibiarkan-Nya gugur. Maka tahulah seluruh Israel dari Dan sampai Bersyeba, bahwa kepada Samuel telah dipercayakan jabatan nabi Tuhan."

Bacan Kitab Setahun : Mazmur 34; 2 Tesalonika 1; Yesaya 21-22

Pernahkah Anda berpikir apa yang memberikan kepercayaan begitu besar dari orang lain? Jika ia berbicara, orang mendengarkan.

Keberhasilan Samuel dimulai saat ia masih seorang anak kecil di bawah bimbingan Eli. Allah berbicara kepada Samuel pada malam hari, kemudian ia berbicara bagi Allah kepada Eli. Walaupun pesan Allah kepada Eli keras, Samuel mengatakan kebenaran dalam kasih. Perjumpaan ini memulai suatu pola yang panjang bagi Samuel.

Segera, bangsa Israel mencari Samuel untuk mengucapkan kata-kata pengarahan masa depan mereka. Mereka memerlukan pertolongan untuk mengambil kembali Tabut Perjanjian. Mereka memerlukan strategi melawan orang Filistin. Mereka akhirnya mencari izin darinya untuk memahkotai seorang raja.

Pengaruh seorang nabi terus bertumbuh. Pengaruh itu begitu besar sehingga saat Saul gagal dalam kepemimpinannya, Samuel menyingkirkan dia. Bayangkanlah, mempunyai satu-satunya otoritas untuk memecat raja! Samuel memperingatkan, meneguhkan, memperbaiki, bernubuat, mengingatkan, dan mengajar bangsa itu. Ia mengatakan kebenaran, dan ia mengatakannya dalam kasih.

Anda pun dapat menjadi pemimpin seperti Samuel atau pemimpin yang takut akan Tuhan yang ada yang ada saat ini. Hanya saja apakah Anda sudah melakukan apa yang para tokoh tersebut lakukan? Mereka mendapatkannya dari sebuah hubungan dengan Tuhan yang dibangun hari demi hari. Jadi, ketika mereka berbicara, otoritas dari Tuhan lah yang mereka pegang sehingga segala sesuatu yang mereka katakan atau nyatakan pasti terjadi.

Untuk memperoleh kepercayaan dari manusia, dapatkan kepercayaan Tuhan terlebih dahulu karena Dia-lah Penguji yang akan menilai apakah Anda bisa dipercaya atau tidak

Jawaban.com

Jungkat Jungkit

Waktu kecil aku suka sekali bermain di taman. Biasanya permainan yang disediakan di taman umumnya selalu ada permainan seperti ayunan, putar-putar, perosotan dan jungkat jungkit. Nah, di antara semuanya itu aku paling suka main jungkat jungkit, mainan yang biasanya terbuat dari sebalok besi atau kayu, yang di kedua sisinya bisa di duduki.

Sebaliknya jungkat-jungkit dimainkan oleh orang yang berat badannya seimbang, kalau tidak maka permainannya kurang seru. Naik turun karena seorang yang lain kadang berada di atas, kadang di bawah, karena ada penumpang di tengahnya. Yang serunya adalah ketika kita berada di atas. Banyak hal yang kita lihat ketika berada di atas. Pandangan yang lebih luas. Tetapi untuk berada di atas lagi, kita harus kembali berada di bawah dulu. Kita tidak bisa ingin di atas terus dan kita tidak bisa bermain sendirian. Harus ada orang lain sebagai penyeimbang untuk bisa menopang berat badan kita sehingga kita bisa terus bermain.

Begitulah persahabatan, keduanya saling menyeimbangi. Tidak ada yang lebih dari keduanya. Ketika yang satu ada diatas, dia akan mengangkat yang di bawah. Ketika yang satu ada di bawah, dia akan diangkat ke atas. Untuk itulah seorang sahabat ada, agar kita terus bisa berjalan bersama.

Semakin lama jalinan persahabatan, semakin dapat kita ketahui apakah dia ataupun diri kita adalah seorang sahabat sejati. Sahabat adalah seseorang yang bukan hanya menegur tapi juga mau ditegur, seseorang yang bukan hanya mengajar tapi juga mau diajar, seseorang yang bukan hanya ingin dimengerti tapi juga mengerti, seseorang yang mau menerima masukkan, saran, kritik, walaupun mungkin itu hal yang menyakitkan.

Seorang sahabat tidak berpura-pura baik, berpura-pura senang, atau berpura-pura mendukung jika tahu sahabatnya salah. Tetapi sahabat tidak akan meninggalkan ketika ia tahu temannya salah. Ia akan terus mendukung dan menopang dalam keadaan yang sulit. Karena itulah saat ketika yang diatas menjadi penyeimbang yang di bawah.

01 August 2009

Weekly Scripture – 1 Timotius 6:17-19

"Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya." - 1 Timotius 6:17-19

31 July 2009

Rantai Kebaikan

Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya.

Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mendekati sang nyonya. Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan kelaparan. Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri di sana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.

Kata pria itu, “Saya di sini untuk menolong Anda, Nyonya. Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson.”

Wah, sebenarnya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti ban itu. Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka. Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.

Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terima kasihnya. Berapapun jumlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi seandainya pria itu tak menolongnya. Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhan mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada waktu yang lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak pernah ia berbuat hal sebaliknya.

Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia ingin membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorang yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, “Dan ingatlah kepada saya.” Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyaman ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.

Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, dan menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agak kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan di sekitar tempat itu sangat asing baginya. Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita itu yang basah. Pelayan itu tersenyum manis meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya mempengaruhi sikap pelayanannya

Kepada para pelanggan restoran. Wanita lanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya. Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan. Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang kertas $100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk memberi uang kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu. Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu. Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita itu :

“Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya. Saya juga pernah ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan saya, inilah yang harus engkau lakukan : “Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti padamu.””

Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $100 lagi. Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula yang harus diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun pelayan itu memutuskan untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya butuhkan? Dengan kelahiran bayinya bulan depan, sangat sulit mendapatkan uang yang cukup.

Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketika suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, “Segalanya akan beres. Aku mengasihimu, Bryan Anderson!”

Ada pepatah lama yang berkata, “Berilah maka engkau diberi.” Hari ini saya mengirimkan kisah menyentuh ini dan saya harapkan anda meneruskannya. Biarkan terang kehidupan k ita bersinar. Jangan hapus kisah ini, jangan biarkan saja!

Kirimkan kepada teman-teman anda!

* Teman baik itu seperti bintang-bintang dilangit. Anda tidak selalu dapat melihatnya, namun anda tahu mereka selalu ada. *

Selanjutnya Apa?

Kisah 16:10 : "Setelah Paulus melihat penglihatan itu, segeralah kami mencari kesempatan untuk berangkat ke Makedonia, karena dari penglihatan itu kami menarik kesimpulan, bahwa Allah telah memanggil kami untuk memberitakan Injil kepada orang-orang di sana."

Bacaan Kitab Setahun : Mazmur 31; 1 Tesalonika 3; Yesaya 15-16

Bagi Paulus kesuksesan merupakan sebuah ‘sasaran bergerak'. Setelah selesai membobol suatu kota dan membentuk komunitas Kristen di sana, Paulus bergerak ke kota lainnya untuk memberitakan Injil dan membangun komunitas Kristen berikutnya.

Sebagian besar staganasi (kemandekan) para pemimpin, terjadi karena mereka tidak menyadari bahwa visi Tuhan bersifat progresif (berkembang). Pada waktu kita mencapai suatu cita-cita yang Tuhan taruh di hati kita, tentu kita sangat bersukacita. Success means right man in the right place at the right time (Keberhasilan ialah orang yang tepat, berada di tempat yang tepat, pada waktu yang tepat). Namun yang sering terjadi ialah: kita berada di tempat itu terlalu lama, sehingga tempat itu tidak lagi menjadi ‘the right place' bagi kita.

Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru mengajarkan dengan jelas bahwa ‘God is Moving and Christianity is a movement' (Tuhan itu bergerak dan Kekristenan merupakan sebuah pergerakan). Waktu kita gagal menangkap pergerakannya Tuhan yang sulit diprediksi, maka kita akan menjadi orang-orang Kristen yang "basi". Menjadi orang Kristen yang basi artinya orang tersebut hanya bingung dengan apa yang terjadi atau menjadi penonton kegerakan. Perlu diingat, yang mendapat hadiah dalam sebuah pertandingan bukanlah penonton, melainkan pemain.

Nicholas Murry Butler (Dekan Colombia University) pernah mengatakan bahwa ada 3 macam orang/pemimpin: pertama, Orang yang tidak tahu apa yang sedang terjadi ; kedua, Orang yang takjub dan terpukau dengan apa yang sedang terjadi; ketiga/terakhir, Orang yang membuat sesuatu terjadi.

Setelah selesai dalam misi yang Tuhan berikan, jangan merasa puas diri. Ajukan pertanyaan kepada-Nya: "Selanjutnya apa Tuhan?" Tangkap isi hati-Nya, lalu jadilah orang terdepan dalam kegerakan Tuhan atas generasi ini.

Tuhan tidak pernah berhenti berkarya lewat hidup Anda. Teruslah menjadi alat kemuliaan nama-Nya di bumi ini !

Jawaban.com

30 July 2009

Humor : Seputar Update Status FB

Kejadian ini bermula ketika secara tak sengaja aku berpapasan dengan tukang Mie Ayam keliling yang biasa beredar di depan rumah. Siang itu, kulihat dia tengah berasyik masyuk di pinggir jalan, cekikikan sambil melihat sesuatu yang ada di tangannya. Bahkan saking asiknya, gerobak mie ayam itu ditinggalkannya begitu saja, seakan mengundang pemulung jail untuk mengangkutnya. Karena penasaran, diriku pun bertanya, “Mas Jason (panggil saja demikian, karena dia sering dipanggil Son ama pelanggannya "Son.. mie ayamnya siji maning sooon.."), sedang apa kok asik bener di pojokan?”, tanyaku.

“Eh mas ganteng... (satu hal yang aku suka dari Jason adalah : Orangnya suka bicara Jujur!), ini mas, lagi update status!!...”

“Weehhh... njenengan fesbukan juga to??”, tanyaku heran.

“Ya iyalah mas... hareee geneee ga fesbukan?!... Lagian kan lumayan juga buat menjaring pelanggan lewat fesbuk, kata pak Hermawan Kertajaya kan dalam berdagang kita harus selalu melakukan diferensiasi termasuk dalam hal pemasaran mass.. “

GLEK!! Kalah gw

Gw yang sering naik Kereta ke jawa aja gak tau kalo ada yang namanya Hermawan Kereta Jaya

“Emang mas statusnya apa?”, tanyaku penasaran

“Nih mas aku bacain : Promo Mie Ayam, beli dua gratis satu mangkok, beli tiga gratis nambah kuah, beli empat gratis timbang badan... takutnya anda obesitas... segera saya tunggu di gang Jengkol, depan tengkulak Beras Mpok Hepi. Mie Ayam Jason : Melayani dengan Hati... ampela, usus dan jeroan ayam lainnya..”

GUBRAK!!

Dua kosong untuk mas jason...

Gw yang uda lama fesbukan aja ga bisa bikin status se-atraktif dia. Tapi ada yang aneh pas kulirik ke henpon yang dia pake aku kira henponnya blekberi atau minimal nokia seri baru yang uda bisa pake internetan Selidik punya selidik, ternyata henponnya lawas bin jadul.

HP yang masih monokrom, suara belum poliponik, dan masih pake antena luar kayak radio AM, “Mas, tapi kok bisa update fesbuk pake henpon sederhana gitu? (bahasa halusnya henpon lawas) Gimana caranya??”

“Owwh.. gampang mas, saya tinggal nulis statusnya lewat SMS lalu kirim ke Tri? jawab dia datar”

“Ohh.. mas nya pake Kartu Three ya? Yang gratis internetan itu?”

“Bukaaaan mas, Tri itu lengkapnya Tri Ambarwati... Dia itu pacar saya, sama-sama dari Tegal, yang kerjaannya jagain Warnet 24 Jam! Jadi kalo butuh update, tinggal sms dia aja nanti dia yang gantiin status saya, Lha wong dia tiap hari di depan komputer jagain warnet. Paling sebagai balesannya saya gratisin mie ayam seminggu sekali, murah to...”

Mendadak kepalaku pusing. Bagaikan menderita dehidrasi akut sekaligus hipotermia tingkat tiga, aku limbung mendengar jawaban spektakuler dari mas jason...

BRUK!!

“Lho mas.. mas... jadi beli mie ayam ndak...kepriben iki?”

MAU UPDATE STATUS GRATIS PAKE TRI (Tri Ambarwati ) fufuufufuff....

MAU...??? MAU..??? MAU..???

Nikmatilah Hidangan Firman

Amsal 4 : 20-21 : Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu.

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 30; 1 Tesalonika 2; Yesaya 13-14

Begitu Anda menjadikan firman Tuhan sebagai kata akhir dalam hidup Anda, maka langkah pertama menuju kemenangan atas serangan musuh ialah pergi pada firman dan berpegang pada janji-janji Tuhan mengenai situasi Anda.

Perhatikanlah kata "Pergilah pada Firman." Memang baik untuk memasukkan Firman ke dalam ingatan. Tetapi janganlah itu menggantikan pembacaan Firman setiap hari.

Pikirkanlah tentang itu begini. Tidak ada manfaatnya bagi seorang yang lapar untuk membayangkan rasanya kentang. Bahkan tiada gunanya sekalipun dia dapat mengingat rasa kentang itu dengan sempurna. Hal itu juga berlaku untuk firman Tuhan. Memang penting untuk menyimpannya dalam ingatan, tetapi juga perlu untuk membiarkan roh Anda menikmatinya sebagai makanan rohani. Ada kuasa dalam membaca Firman dan membiarkannya masuk ke dalam telinga Anda. Itulah cara Firman masuk ke dalam hati Anda, sehingga Anda dapat hidup olehnya.

Jadi, janganlah hanya memikirkan tentang Firman, tetapi bacalah itu. Pergilah menemui janji-janji yang dapat menangani situasi Anda. Nikmatilah hidangan janji-janji itu dan jadilah kuat.

Firman Tuhan itu berisi janji-janji. Oleh karenanya, raih dan terimalah hal tersebut dalam kehidupan Anda !!!

Jawaban.com

29 July 2009

It’s A Girl’s Secrets

When a GIRL is not arguing ... she is thinking deeply.

When a GIRL looks at u with eyes full of questions ... she is wondering how long you will be around.

When a GIRL answers 'I'm fine' after a few seconds ... she is not at all fine.

When a GIRL stares at you she is wondering why you are lying.

When a GIRL lays on your chest .. she is wishing for you to be hers forever.

When a GIRL wants to see you everyday... she wants to be pampered.

When a GIRL says 'I love you' .. she means it.

When a GIRL says 'I miss you' .... no one in this world can miss you more than
that.

Life only comes around once make sure u spend it with the right person .... Find a guy .. who calls you beautiful instead of hot.

Who calls you back when you hang up on him.

Who will stay awake just to watch you sleep. Wait for the guy who ... kisses your forehead.

Who wants to show you off to the world when you are in your sweats.

Who holds your hand in front of his friends.

Who is constantly reminding you of how much he cares about you and how lucky he is to have you.

Who turns to his friends and says, ' That's her!!

Bertumbuhlah

I Petrus 2:2 : "Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,"

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 29; 1 Tesalonika 1; Yesaya 11-12

Pernahkah Anda berada di sebuah ruangan yang penuh dengan bayi-bayi? Orok-orok bertangisan. Mereka merangkak sambil berseru minta mainan tertentu. Bocah-bocah yang baru dapat berjalan memaksa dan merengek menuntut kemauannya dituruti. Itu benar-benar dapat keadaan yang menjadi sukar diurus, bukan?

Bila serombongan bayi berkumpul keadaannya kira-kira sama! Tentunya tidak ada yang salah menjadi seorang bayi rohani. Kita semua mula-mulanya begitu. Ketika mula-mula lahir ke dalam Kerajaan Tuhan, kita hampir sama dengan bayi-bayi biasa yang baru lahir. Kita tidak begitu kuat atau berkembang dengan baik. Kita melakukan kesalahan di sana-sini dalam usaha berkiprah dalam lingkungan kita yang baru. Begitulah caranya kita semua memulainya. Tetapi, Tuhan tidak pernah bermaksud agar kita tetap dalam keadaan itu.

Itulah sebabnya dalam 1 Petrus 2:2, Dia menyatakan bahwa kita harus "merindukan susu murni dari Firman agar kamu dapat bertumbuh..." (King James). Dia ingin agar kita bertumbuh! Dia ingin agar kita makan firman-Nya, dari susu Firman meningkat ked aging Firman sampai kita bertumbuh menjadi putra dan putri dewasa.

Sekarang mulailah santapan firman bagi Anda dan nikmatilah berkatnya bertumbuh dewasa dalam Dia.

Menjadi dewasa rohani adalah sebuah keuntungan karena dengan begitu Anda bisa mengenal lebih dalam siapakah Tuhan yang penuh kasih itu.

Jawaban.com

Vote Kami Di CIBFest2009

Shalom,

Tidak terasa sudah satu tahun Rumahrenungan.com ikut CIBFest, sekarang ajang CIBFest2009 di buka lagi, jika kalian ingin mendukung blog ini sebagai favorit blog kalian. Vote kami di http://jawaban.com/news/cibfest/form_vote.php?blog_id=88. Siapa tahu kalian dapat memenangkan IPOD shuffle dari jawaban.com.

Terima kasih.. Tuhan memberkati.

Samuel MS