Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

27 July 2009

Siapakah Sumber Sukacita Anda?

Nehemia 8:11 : “Lalu berkatalah ia kepada mereka: “Pergilah kamu, makanlah sedap-sedapan dan minumlah minuman manis dan kirimlah sebagian kepada mereka yang tidak sedia apa-apa, karena hari ini adalah kudus bagi Tuhan kita! Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!”

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 27; Matius 27; Yesaya 7-8

Seorang “pemenang sejati” bukan hanya harus memiliki teknik yang baik, melainkan juga stamina yang kuat. Tanpa stamina yang baik, teknik yang baik tidak akan dapat digunakan dengan baik. Dalam Alkitab terjemahan bahasa Inggris, kalimat terakhir ayat ini berbunyi: “....for the joy of the LORD is your strength” (Nehemiah 8:10 - NIV). Jika tidak ada sukacita, maka tidak ada kekuatan. Mengerjakan tugas-tugas, tanggung jawab dan melayani Tuhan tanpa sukacita, akan membuat kita melakukannya dengan ‘setengah hati'.

Kekuatan yang sejati datang dari ‘sukacita yang datang dari Tuhan', bukan karena menang undian, dibelikan komputer baru atau ditraktir makan ‘all you can eat'. Sukacita seperti itu sifatnya ‘temporary' (sementara). Allah kita ingin memberikan kepada kita sukacita yang bisa diaktifkan setiap saat, bahkan pada saat yang paling sulit sekalipun.

Kata ‘Lord' atau "TUHAN' dalam ayat ini berasal dari kata ibrani ‘yhwh'. Kata ini merupakan sebutan bagi Nama Allah Israel yang terdiri dari 4 huruf mati yang boleh diucapkan sembarangan oleh orang Yahudi. Sebutan ‘yhwh' bukan sekedar nama, tetapi juga memiliki arti yaitu: ‘Aku di sini untukmu' (William Dryness).

Kehadiran Allah yang Maha Kuasa merupakan jaminan sukacita kita. Apapun masalah hari ini, Ia selalu ada di sini untuk Anda. Jangan pernah berpikir untuk menyerah, kompromi dengan dosa, apalagi bunuh diri. Bunuh diri merupakan ‘permanent solution for temporary problem'. Tindakan ini bukan dilakukan oleh pemberani, melainkan pengecut.

Kalau Tuhan adalah sumber sukacita Anda, apakah Anda juga menjadi sumber sukacita bagi orang lain? Atau ‘hadirat' Anda merupakan kabar buruk bagi orang lain! Sukacita tidak dirancang untuk dinikmati seorang diri, melainkan untuk dinikmati bersama.

Yesus adalah sumber sukacita sejati. Saat yang sejati itu sudah Anda miliki, Apakah Anda masih mau mencari sumber yang lain?

Jawaban.com

25 July 2009

Cinta & Kasih

Jika engkau terperangkap oleh sebuah CINTA, cinta itu menjadi kematian bagimu. Cinta bagai misteri, datang dan pergi tanpa permisi. Anda tidak perlu mencarinya karena cinta akan datang dengan sendiri.

Anda tak dapat membelinya karena cinta tak dapat dihargai. Cinta akan lahir dengan sendirinya tanpa kita ketahui kapan, dan tanpa kita ketahui kepada siapa. Jika suatu hari pasangan Anda mengatakan, “Aku tak mencintaimu lagi.” Let it go. Biarkan berlalu karena cinta tak dapat dipaksakan. Jika dipaksakan cinta tersebut layaknya sebuah bom waktu, yang akan meledak menjadi kebencian.

Let it go.... Cinta akan datang kembali kepada Anda suatu waktu, mungkin dari orang yang pernah Anda cintai atau dari seseorang lainnya, Tuhan tak akan membiarkan Anda sendirian.

Lalu bagaimana dengan perasaan Anda yang ditinggalkan cinta? Simpanlah dalam-dalam cinta tersebut. Kenanglah sebagai bagian dari masa lalu. Menangislah jika perlu. Berbahagialah karena Anda pernah dicintai, berbahagia karena cinta pernah singgah di hati Anda.

(Bagi Yang Sudah Menikah baca ini baik-baik!!!) Bagaimana jika cinta hilang dalam sebuah perkawinan? Dalam suatu perkawinan cinta adalah cinta yang harus dipertanggungjawabkan, kepada Tuhan dan kepada suami atau istri dan kepada anak (jika ada). Anda tak dapat pergi begitu saja dengan mengatakan, “Aku tak mencintai kamu lagi.”

Dalam sebuah perkawinan “Anda” adalah dua yang menjadi satu. “Anda” adalah suami/istri dan anda sendiri. Jangan turuti kemauan anda tapi turuti kemauan “Anda”. Bagi Anda yang mencintai, ubahlah makna cinta menjadi KASIH. Cinta itu bersemayam di dalam hati (bukan di otak atau pikiran), jika hati anda penuh dengan kasih, cinta tak akan pernah hilang dari diri Anda.

Kasih itu indah, kasih tidak cemburu, kasih itu menerima apa adanya dan memberi yang ada, kasih itu komitmen sehingga seseorang yang mempunyai kasih tak akan melupakan cintanya, kasih itu murah hati bukan murah cinta (dalam hubungan asmara), kasih itu rendah hati bukan merendahkan cinta, kasih itu mengampuni dan memaafkan, kasih adalah cinta sejati karena berasal dari Tuhan.Tanamkan kasih di dalam hati Anda sejak awal maka cinta Anda tak akan hilang. Tanamkan kasih maka Anda akan bertahan jika kekasih Anda mengatakan, “Aku tak mencintaimu lagi.” (Berat memang, apalagi jika kita masih mengasihi dia).

Jika Anda dan pasangan Anda memiliki kasih, Anda berdua boleh berujar, “Orang ke tiga? Siapa takuttt................"

SELAMAT MENCINTAI

Author Unknown.

Kecaplah dan Lihatlah Kebaikan Tuhan

Mazmur 34:9 : Kecaplah dan lihatlah, betapa baiknya TUHAN itu! Berbahagialah orang yang berlindung pada-Nya!

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 25; Matius 25; 2 Tawarikh 27-28

Segala hal yang diberikan dalam hidup kita semuanya adalah karena kebaikan Tuhan. Semua dari kita mengetahuinya. Namun, apakah kita benar-benar merasakannya?

Daud adalah salah seorang yang diceritakan di dalam Alkitab sebagai orang yang cinta Tuhan dan memiliki pengalaman hidup luar biasa dengan-Nya. Daud bukanlah seorang yang luar biasa di mata manusia, namun Tuhan melihatnya berbeda.

Daud memiliki hubungan dengan Tuhan yang begitu intim dan mesra. Ia tidak pernah malu mengungkapkan perasaannya kepada Tuhan, walaupun itu di depan orang banyak. Dalam mazmur-mazmur yang dibuatnya, Daud sering menceritakan bagaimana kebaikan Tuhan dalam kehidupnnya.

Dalam satu bait mazmur yang dibuatnya, Daud menggunakan kata "kecaplah dan lihatlah" sebelum menuliskan tentang kebaikan Tuhan. Kata tersebut adalah sebuah seruan yang ditulis Daud untuk mengajak orang-orang merasakan kebaikan Tuhan yang nyata tersebut.

Tuhan pun punya kerinduan yang sama seperti Daud, yakni kasih yang dimilikiNya tidak hanya diketahui manusia saja. Dia ingin manusia merasakan kebaikan-Nya. Dia ingin manusia mengecap dan melihat bahwa kasih itu benar adanya dalam hidup mereka.

Tuhan tidak hanya ingin kebaikan-Nya diketahui, tetapi Dia mau manusia merasakannya juga. Terpujilah Tuhan !!!

Jawaban.com

Weekly Scripture – Zakharia 4:6

"Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam." - Zakharia 4:6

24 July 2009

In HIS Own Time, GOD Will Answer

* Slideshow ini dapat di download, klik “Menu” kemudian klik nama filenya dan “Save as..”.

Dimanakah Yesus?

Ibrani 11:6 : Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 24; Matius 24; Yesaya 5-6

Apakah Anda yakin Yesus bersama dengan Anda saat ini? Pertanyaan ini muncul di dalam benak saya beberapa minggu ini. Saya merasa bahwa hidup saya baik-baik saja, tetapi melihat fakta kehidupan yang ada saat ini terjadi, pertanyaan awal ini pun muncul. Aneh tetapi Nyata.

Hal yang saya tanyakan ini pun bisa menjadi pertanyaan Anda juga. Kehidupan yang seringkali mengungkapkan fakta-fakta seperti mengaburkan kebenaran yang kita dapat dari firman Tuhan. Saat firman berkata, ‘jangan takut', kita malah ‘takut' karena keadaan yang semakin hari semakin sulit ditebak. Dan masih banyak hal yang lainnya.

Dalam Ibrani 11:6, Tuhan mengajar kita akan pentingnya iman dalam hidup seseorang yang mengaku sebagai umat percaya. Dijelaskan dalam ayat tersebut bahwa iman adalah kunci bagi manusia untuk dapat mengenal Tuhan lebih dalam lagi. Tanpa iman, maka segala usaha manusia untuk menemukan-Nya akan sia-sia.

Renungan hari ini mengajak kita untuk percaya bahwa Tuhan berada bersama kita. Percaya yang tidak sekedar percaya, tetapi beriman. Iman yang akan meneguhkan hati kita bahwa Dia ada dan hadir dalam hidup kita. Walaupun tidak dalam bentuk fisik, namun kita bisa merasakan keberadaannya dalam diri kita.

Jadi, ketika ada orang yang bertanya kepada Anda, “Dimanakah Tuhan Yesus itu berada saat ini?” Anda tinggal menjawab, “Dia ada di dalam hati saya”.

Untuk mengetahui bahwa Tuhan Yesus ada dan menyertai kehidupan Anda, tidak perlu dalam bentuk fisik. Yang perlu Anda miliki hanyalah iman.

Jawaban.com

23 July 2009

Love Is Unseen

Kenapa kita menutup mata, ketika kita tidur? Ketika kita menangis? Ketika kita membayangkan? Ketika kita berciuman? Ini karena hal terindah di dunia TIDAK TERLIHAT.

Kita semua agak aneh dan hidup sendiri juga agak aneh. Dan ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita, kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan serupa yang dinamakan CINTA.

Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan. Orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan. Tapi ingatlah, melepaskan BUKAN akhir dari dunia, melainkan awal suatu kehidupan baru. Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang telah mencari dan mereka yang telah mencoba. Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kegidupan mereka.

CINTA yang AGUNG? Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya. Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata, “Aku turut berbahagia untukmu”. Apabila cinta tidak berhasil, BEBASKAN dirimu, biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI.

Ingatlah bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati, kamu TIDAK perlu mati bersamanya. Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang, MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan, kamu belajar tentang dirimu sendiri dan menyadari bahwa penyesalan tidak sehausnya ada, HANYALAH penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kau buat.

TEMAN SEJATI mengerti ketika kamu berkata, “Aku lupa..”. Menunggu selamanya ketika kamu berkata, “Tunggu sebentar”. Tetap tinggal ketika kamu berkata, “Tinggalkan aku sendiri”. Membuka pintu meski kamu BELUM mengetuk dan berkata, “Bolehkah saya masuk?”

MENCINTAI, BUKANlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu MEMAAFKAN, BUKANlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu MENGERTI, BUKANlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu RASAKAN.. BUKANlah bagaimana kamu melepaskan..melainkan bagaimana kamu BERTAHAN..
Lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati, dibandingkan menangis tersedu2. Air mata yang keluar dapat dihapus, sementara air mata yang tersembunyi menggoreskan luka yang tidak akan pernah hilang. Dalam urusan cinta, kita SANGAT JARANG menang. Tapi ketika CINTA itu TULUS, meskipun kalah, kamu TETAP MENANG hanya karena kamu berbahagia dapat mencintai seseorang, LEBIH dari kamu mencintai dirimu sendiri..

Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencinta seseorang BUKAN karena orang itu berhenti mencintai kita MELAINKAN karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya. Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia. Jangan percaya bahwa melepaskan SELALU berarti kamu benar-benar mencintai MELAINKAN BERJUANGLAH demi cintamu Itulah CINTA SEJATI.

Lebih baik menunggu orang yang kamu inginkan DARIPADA berjalan bersama orang 'yang tersedia' Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai DARIPADA orang yang berada di sekelilingmu Lebih baik menunggu orang yang tepat kerena hidup ini terlalu singkat untuk dibuang dengan hanya dengan 'seseorang' Kadang kala, orang yang kamu cintai adalah orang yang PALING menyakiti hatimu dan kadang kala, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kamu sadari..

Ada sebuah kisah menarik. Seorang pria yang bersahabat dengan orang-orang jahat, difitnah oleh teman-temannya sehingga masuk penjara selama bertahun-tahun. Setelah keluar penjara, keluarganya menganjurkan supaya mencari mereka yang memfitnah dirinya dan mengajukan mereka ke pengadilan. Tetapi pria itu menolak bahkan memaafkannya. Ia mengatakan bahwa musibah itu terjadi karena kesalahannya sendiri memilih teman-teman yang tidak baik.

Kejadian tragis itu malah memberi peluang baginya untuk memilih jalan hidup baru yang lebih baik. Kemudian ia membuka lembaga pendidikan pribadi yang mengajarkan makna memaafkan.

22 July 2009

Cinta Tidak Menunggu Seseorang Mengatakannya

Alkisah ada seorang pria yang menyimpan perasaan pada teman gadisnya. Hingga kemudian pada saat pernikahannya, ia memutuskan untuk mengatakan perasaan yang sebenarnya pada gadis itu. Namun gadis itu akhirnya hanya menganggap itu hanyalah sebuah canda.

Dan ada seorang pria yang ingin mengatakan pada istrinya betapa ia mencintainya, namun ia tidak pernah mengatakannya, hingga istrinya itu meninggal dunia. Pria itu hingga sekarang terus meletakkan bunga diatas batu nisannya. Dengan ciuman dan kata-kata “AKU CINTA KAMU.” Entah apakah istrinya mengetahui hal itu?

Saat ini ada seorang gadis yang selalu ingin merasakan hangatnya pelukan kasih sayang ayahnya, tapi ia malu untuk mengatakannya. Hingga pada suatu hari ayahnya tak mungkin memeluknya lagi…

Banyak kisah yang terjadi setiap harinya, dan kita mungkin menyadari semua itu. Apa yang telah terjadi kemarin, tak mungkin kembali… tapi apakah kita bisa memastikan apa yang akan terjadi besok?

Pikirkanlah tentang sesuatu yang ingin kita katakan dan janganlah kita selalu menunggu saat yang tepat? Katakanlah cinta dan kasih sayang itu. Jika kau meninggalkan pesta yang ramai dan berjalan bersama, hanya berdua dengan seseorang… itulah cinta.

Ketika kau bersama seseorang, dan kau seringkali mendiamkannya. Tapi ketika ia tak bersamamu dan kau mencarinya… saat itulah kau merasakan cinta.

Jika ada seseorang yang selalu membuatmu tertawa, menatapmu penuh perhatian dan ingin selalu pergi bersamanya. Kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau melihat sebuah foto bersama, dan kau mencari seseorang yang special…(untuk mengetahui siapa yang berada disampingya difoto itu) lalu kau membayangkan dirimu yang ada disana… yakinlah kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau tidak menerima telepon saat kau sibuk belajar, tapi tak mampu menahan diri saat seseorang menelponmu… saat itulah kau sedang jatuh cinta.

Jika kau lebih tertarik menerima sebuah surat pendek dari seseorang daripada surat-surat lain yang panjang… kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau mendapat tiket gratis untuk berdua, dan kau tak ragu-ragu mengajak seseorang, kau sedang jatuh cinta.

Kau terus mengatakan kami hanyalah teman biasa, tapi kau sadar kau tak bisa melepaskan diri darinya… saat itulah kau merasakan cinta.

Cinta bukanlah sesuatu yang buruk dan semua bergantung pada kita bagaimana menginginkannya. Berbagilah, dan katakanlah kepada orang-orang yang berarti bagimu….

Anda Begitu Spesial

Yesaya 49:16 : Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 22; Matius 22; Yesaya 1-2

Menurut Anda seberapa besarkah ukuran seseorang mengasihi Anda? Apakah dengan memberikan segala limpahan materi itu dinamakan orang tersebut mengasihi Anda? Mungkin itu ada benarnya, namun itu hanyalah salah satu parameter ukuran kasih dan bukan yang terutama.

Sepasang manusia yang sedang jatuh hati pasti akan melakukan apa saja agar bisa membuktikan betapa dia mengasihi pasangannya tersebut. Mungkin kedengarannya klasik, tetapi jurus tersebut sangat ampuh memanaskan api asmara diantara keduanya. Begitupun dengan yang Allah lakukan kepada manusia.

Allah dengan kasih-Nya menunjukkan kepada manusia betapa Dia selalu mengingat anak-anakNya yang ada di muka bumi. Dalam Yesaya 49:16, Nabi Yesaya menuliskan bahwa Allah melukiskan manusia di telapak tangan-Nya. Di dalam versi Alkitab versi Amplified Bible, kata "telah melukiskan" itu ditulis dengan kata "tattooed" (memberi tanda dengan tato).

Tato pada zaman dahulu kala hanya ada satu jenis, yakni tato permanen. Apabila tato ingin dihilangkan dari tubuh seseorang maka dia harus menghapusnya dengan benda yang sangat panas. Apa yang ingin disampaikan Allah melalui nabi Yesaya kepada manusia melalui ayat sebelumnya ini adalah bahwa manusia sangatlah berharga di hadapan-Nya. Dia tidak ingin kehilangan satu pun manusia yang diciptakan-Nya. Yang Allah inginkan manusia berkomunikasi dengan-Nya seperti layaknya Bapa dengan Anak.

Bersyukurlah kepada Allah karena Anda sangat dikasihi-Nya dan memandang Anda begitu spesial. Oleh karena itu, ucapkanlah kata-kata kasih kepada Allah ketika Anda menghampiri-Nya dalam doa-doa Anda.

Allah bukan hanya menggambar Anda, tetapi dia melukiskan dengan tinta kekal nama dan tubuh Anda pada telapak tangan-Nya. Karena itulah Anda begitu spesial.

Jawaban.com

21 July 2009

Kantung Anggur Tuhan

Mazmur 56:9 : Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 21; Matius 21; 2 Tawarikh 25-26

Pernahkah Anda mengalami kejadian dimana Anda begitu dipermalukan hingga pada akhirnya Anda harus menitikkan air mata karenanya? Perasaan Anda tentu begitu sakit, harga diri merasa terinjak-injak, bahkan kepercayaan diri Anda menjadi runtuh. Hidup ini seperti tidak ada gunanya lagi.

Anda merasa bahwa seharusnya orang yang mempermalukan Anda tidak berbuat seperti itu. Bahkan hari-hari Anda pun terus dilewati dengan tangisan. Sampai satu titik dimana Anda mengambil keputusan untuk berhenti menangis apapun alasannya.

Raja Daud adalah seorang tokoh Alkitab yang terkenal dengan keekspresifannya. Dia tidak pernah ragu-ragu untuk mengungkapkan kekagumannya kepada Tuhan dengan menari atau melompat-lompat atau mengeluarkan air mata ketika sedang dalam kesusahan/kesedihan. Kitab Mazmur sendiri adalah kitab yang hampir setiap pasalnya menceritakan ungkapan perasaan Daud kepada Tuhan.

Mazmur 56 adalah salah satu pasal yang ditulis Daud mengisahkan mengenai dirinya yang ditangkap orang Filistin di Gat. Daud ketika itu merasa diremehkan dan tidak dapat berbuat apa-apa kepada lawan-lawannya tersebut. Yang Daud lakukan ketika itu adalah menangis.

Daud tahu bahwa ketika dirinya sedang menangis, Tuhan melihatnya. Daud percaya air matanya yang keluar diperhitungkan dan ditampung dalam kirbat Tuhan. Ia percaya bahwa kirbat Tuhan tidak kurang luas untuk menampung air mata yang keluar dari matanya.

Banyak kejadian tidak mengenakkan di depan Anda yang mungkin dialami dan membuat Anda kembali mengeluarkan air mata. Namun, percayalah kirbat Tuhan selalu cukup untuk menampungnya.

Tuhan menghitung air mata yang keluar dari mata anak-anakNya dan Dia menyiapkan Kirbat yang luas untuk menampungnya.

Jawaban.com

Hidup Untuk Memberi

Cerita yang bagus buat di bagi dan dilaksanakan… :) JBU

Di suatu sore hari pada saat aku pulang kantor dengan mengendarai sepeda motor, aku disuguhkan suatu drama kecil yang sangat menarik, seorang anak kecil berumur lebih kurang sepuluh tahun dengan sangat sigapnya menyalip di sela-sela kepadatan kendaraan di sebuah lampu merah perempatan jalan di Jakarta. Dengan membawa bungkusan yang cukup banyak diayunkannya sepeda berwarna biru muda, sambil membagikan bungkusan tersebut, ia menyapa akrab setiap orang, dari Tukang Koran, Penyapu jalan, Tuna Wisma, sampai Pak Polisi.

Pemandangan itu membuatku tertarik, pikiranku langsung melayang membayangkan apa yang diberikan si anak kecil tersebut dengan bungkusannya, apakah dia berjualan? Kalau dia berjualan apa mungkin seorang tuna wisma menjadi langganan tetapnya atau…??

Untuk membunuh rasa penasaranku, aku pun membuntuti si anak kecil tersebut sampai di seberang jalan, setelah itu aku langsung menyapa anak tersebut untuk aku ajak berbincang-bincang.

“De, boleh kakak bertanya?”

“Silakan Kak.”

“Kalau boleh tahu yang barusan adik bagikan ke tukang Koran, tukang sapu, peminta-minta bahkan Pak Polisi, itu apa?”

“Oh… itu bungkusan nasi dan sedikit lauk Kak, memang kenapa Kak?”

Dengan sedikit heran, sambil ia balik bertanya, “Oh…tidak.”

“Kakak cuma tertarik cara kamu membagikan bungkusan itu, kelihatan kamu sudah lama kenal dengan mereka?”

Lalu, adik kecil itu mulai bercerita, “Dulu, aku dan ibuku sama seperti mereka hanya seorang tuna wisma, setiap hari bekerja hanya mengharapkan belaskasihan banyak orang, dan seperti Kakak ketahui hidup di Jakarta begitu sulit, sampai kami sering tidak makan, waktu siang hari kami kepanasan dan waktu malam hari kami kedinginan ditambah lagi pada musim hujan kami sering kehujanan, apabila kami mengingat waktu dulu, kami sangat-sangat sedih, namun setelah ibuku membuka warung nasi, kehidupan keluarga kami mulai membaik. Maka dari itu, Ibu selalu mengingatkanku, bahwa masih banyak orang yang susah seperti kita dulu, jadi kalau saat ini kita diberi rejeki yang cukup, kenapa kita tidak dapat berbagi kepada mereka?”

Yang ibuku slalu katakan, “Hidup harus berarti buat banyak orang”, karena pada saat kita kembali kepada Sang Pencipta tidak ada yang kita bawa, hanya satu yang kita bawa yaitu kasih kepada sesama serta amal dan perbu atan baik kita, kalau hari ini kita bisa mengamalkan sesuatu yang baik buat banyak orang, kenapa kita harus tunda.

Karena menurut ibuku umur manusia terlalu singkat, hari ini kita memiliki segalanya, namun satu jam kemudian atau besok kita dipanggil Sang Pencipta, “Apa yang kita bawa?”

Kata-kata adik kecil ini sangat menusuk hati, saat itu juga aku merasa lebih bodoh dari anak kecil ini, aku malu dan sangat malu. “Ya Tuhan, Ampuni aku, ternyata kekayaan, kehebatan dan jabatan tidak mengantarku kepadaMu. Hanya kasih yang sempurna serta iman dan pengaharapan kepada-Mulah yang dapat mengiringku masuk ke surga. Terimah kasih adik kecil, kamu adalah malaikatku yang menyadarkan aku dari tidur nyenyakku…”

Kasih itu sabar, kasih itu murah hati, ia tidak cemburu, ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong, ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri, ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain, ia tidak bersuka cita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. kasih tidak berkesudahan. - 1 Kor.13 : 4-8a

Lakukanlah perkara-perkara kecil, dengan membagikan cerita ini kepada semua orang,
Semoga hasil yang didapat dari hal yang kecil ini berdampak besar buat banyak orang.

Author: Unknown

“When life gives you 100 reasons to cry show life that you have 1000 reasons to smile… Face your past without regret… Handle your present with confidence… Prepare for future without fear”