Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

25 July 2009

Cinta & Kasih

Jika engkau terperangkap oleh sebuah CINTA, cinta itu menjadi kematian bagimu. Cinta bagai misteri, datang dan pergi tanpa permisi. Anda tidak perlu mencarinya karena cinta akan datang dengan sendiri.

Anda tak dapat membelinya karena cinta tak dapat dihargai. Cinta akan lahir dengan sendirinya tanpa kita ketahui kapan, dan tanpa kita ketahui kepada siapa. Jika suatu hari pasangan Anda mengatakan, “Aku tak mencintaimu lagi.” Let it go. Biarkan berlalu karena cinta tak dapat dipaksakan. Jika dipaksakan cinta tersebut layaknya sebuah bom waktu, yang akan meledak menjadi kebencian.

Let it go.... Cinta akan datang kembali kepada Anda suatu waktu, mungkin dari orang yang pernah Anda cintai atau dari seseorang lainnya, Tuhan tak akan membiarkan Anda sendirian.

Lalu bagaimana dengan perasaan Anda yang ditinggalkan cinta? Simpanlah dalam-dalam cinta tersebut. Kenanglah sebagai bagian dari masa lalu. Menangislah jika perlu. Berbahagialah karena Anda pernah dicintai, berbahagia karena cinta pernah singgah di hati Anda.

(Bagi Yang Sudah Menikah baca ini baik-baik!!!) Bagaimana jika cinta hilang dalam sebuah perkawinan? Dalam suatu perkawinan cinta adalah cinta yang harus dipertanggungjawabkan, kepada Tuhan dan kepada suami atau istri dan kepada anak (jika ada). Anda tak dapat pergi begitu saja dengan mengatakan, “Aku tak mencintai kamu lagi.”

Dalam sebuah perkawinan “Anda” adalah dua yang menjadi satu. “Anda” adalah suami/istri dan anda sendiri. Jangan turuti kemauan anda tapi turuti kemauan “Anda”. Bagi Anda yang mencintai, ubahlah makna cinta menjadi KASIH. Cinta itu bersemayam di dalam hati (bukan di otak atau pikiran), jika hati anda penuh dengan kasih, cinta tak akan pernah hilang dari diri Anda.

Kasih itu indah, kasih tidak cemburu, kasih itu menerima apa adanya dan memberi yang ada, kasih itu komitmen sehingga seseorang yang mempunyai kasih tak akan melupakan cintanya, kasih itu murah hati bukan murah cinta (dalam hubungan asmara), kasih itu rendah hati bukan merendahkan cinta, kasih itu mengampuni dan memaafkan, kasih adalah cinta sejati karena berasal dari Tuhan.Tanamkan kasih di dalam hati Anda sejak awal maka cinta Anda tak akan hilang. Tanamkan kasih maka Anda akan bertahan jika kekasih Anda mengatakan, “Aku tak mencintaimu lagi.” (Berat memang, apalagi jika kita masih mengasihi dia).

Jika Anda dan pasangan Anda memiliki kasih, Anda berdua boleh berujar, “Orang ke tiga? Siapa takuttt................"

SELAMAT MENCINTAI

Author Unknown.

0 comments:

Post a Comment