Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

15 October 2009

Kualitas Hidup

Kolose 3:23 - "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 107; Yakobus 4; Yehezkiel 19-20

Martin Luther King Jr, pernah berkata, "jika seseorang ditakdirkan untuk menjadi penyapu jalan, ia harus menyapu jalan seperti Michaelangelo melukis atau Beethoven bermain musik, atau Shakespear menulis. Ia harus menyapu jalan dengan baik, sehingga semua pemilik rumah di surga dan bumi akan berhenti untuk berkata: disini hidup tukang sapu jalan besar yang mengerjakan pekerjaannya dengan baik."

Pernyataan diatas mengajarkan kepada kita suatu kebenara, bahwa apapun yang kita kerjakan atau dimana pun kita ditempatkan haruslah kita melakukannya dengan sungguh-sungguh. Hal ini berarti bahwa kita tidak boleh membeda-bedakan setiap pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita. Namun, hal ini terkadang sulit untuk dilakukan khususnya bagi mereka yang sudah terbiasa memegang pekerjaan yang besar. Tetapi, mengenai hal ini Paulus memberikan nasihatnya.

image Dalam suratnya kepada Jemaat di Kolose, Paulus mengingatkan agar mereka melakukan apa yang menjadi kewajiban mereka seperti yang untuk Tuhan. Apa artinya ini? Artinya setiap pekerjaan atau pelayanan yang diberikan kepada kita akan Tuhan minta pertanggungjawabannya. Bila kita memegang prinsip ini maka apa yang kita lakukan hasilnya pun tidak mengecewakan.

Orang-orang sekitar kita akan menilai setiap pekerjaan yang kita lakukan, bahkan bukan kita yang dinilainya, tetapi Dia yang hidup dalam kita. Baik buruknya hasil pekerjaan yang telah kita perbuat akan menyeret nama Tuhan ke dalamnya.

Oleh karena itu, marilah kita mulai menganggap setiap tugas, pekerjaan atau pelayanan yang diberikan kepada kita adalah anugerah dari Tuhan, sehingga ketika akan mengerjakannya, kita melakukan semuanya itu dengan sungguh-sungguh dan hati yang rela.

Keseriusan Anda melakukan pekerjaan menandakan seberapa besar arti Tuhan dalam hidup Anda.

Jawaban.com

0 comments:

Post a Comment