Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

30 October 2009

Ketakutan Yang Positif

Amsal 15:33 "Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 121; 2 Yohanes 1; Yehezkiel 42, 25

Pada saat terjadi badai guntur yang hebat, seorang ibu sedang menidurkan anaknya dan kemudia mematikan lampu kamarnya. Namun karena takut pada badai tersebut, sang anak kemudian bertanya, "Mama, maukah Mama menemani aku tidur malam ini?" Sambil memeluknya, sang ibu menjawab, "Tidak bisa, Sayang. Mama harus tidur dengan Papa." Ketika keluar dari kamar anaknya, sang ibu mendengar, "Dasar Papa pengecut!"

Kisah diatas tentunya hanya sebuah lelucon saja, namun ketakutan adalah hal yang nyata. Bagi sebagian orang, ketakutan pasti selalu berkonotasi negatif. Tetapi benarkah begitu? Di Alkitab yang Anda dan saya baca, terdapat ayat-ayat Firman Tuhan yang menyatakan bahwa ketakutan bisa mengarah kepada hal yang positif. Salah satu ayat yang saya maksudkan adalah ada di dalam II Tawarikh 17:10, yang berbunyi,"ketakutan yang dari TUHAN menimpa semua kerajaan di negeri-negeri sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat".

Bila Anda membaca II Tawarikh 17 mulai dari ayat 3 sampai dengan ayat 10, Anda akan menemukan bahwa Raja Yosafat sangat ingin rakyatnya memiliki rasa hormat dan Takut akan Tuhan. Maka janganlah bingung bila pada akhirnya ia membuat ketentuan utama bahwa semua rakyat yang dipimpinnya harus belajar Taurat Allah. Ia tahu bahwa jika rakyatnya hormat kepada Allah, mereka akan merendahkan hati dan menaati Allah. Melakukan apa yang benar akan membawa kemakmuran bagi Yehuda dan penghormatan dari kerajaan-kerajaan lain.

Kitab Amsal 15:33 menyatakan, "Takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat." Orang yang memiliki rasa takut akan Dia akan bertindak dengan penuh hikmat; mereka berjalan dengan setia di hadapan Dia sambil menaati perintah-perintahNya.

Rasa takut yang benar akan menjaga kita untuk tidak melakukan kesalahan.

Sumber: Kingdom Magazine September 2009

Jawaban.com

0 comments:

Post a Comment