Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

05 September 2009

Jangan Ragu-Ragu

Yakobus 1:6-8 : "Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 67; Ibrani 1; Mikha 1-2

Apakah yang terjadi bila Anda ragu-ragu melakukan sesuatu yang disuruh Tuhan kepada Anda? Musuh Anda akan mengambil langkah pertama. Iblis akan mendapat lompatan ke arah Anda.

Jika Anda mau hidup dengan iman, keraguan ialah salah satu kebiasaan paling berbahaya yang dapat Anda miliki. Keraguan berasal dari sikap tidak tegas. Alkitab menyatakan orang seperti itu "tidak mantap dan tidak dapat dipercaya dan tidak pasti mengenai segala sesuatu yang dipikirkan, dirasakan, diputuskannya" (The Amplified Bible).

Jika Anda mendua hati, keputusan-keputusan yang Anda ambil terbagi. Anda berusaha hidup dengan iman dan melindungi ketakutan Anda sekaligus pada saat yang bersamaan. Anda membuat pernyataan iman seperti "Aku percaya Tuhan akan menyembuhkanku." Kemudian ketakutan Anda berbisik, "Tetapi aku tidak mau mengatakan bahwa aku sudah sembuh." Anda sangat sibuk mondar-mandir antara iman dan ketakutan sehingga Anda tidak dapat mengalami kemajuan sama sekali.

Buanglah jauh-jauh kebiasaan ragu-ragu mulai hari ini. Ambillah keputusan yang tegas untuk mempercayai dan bertindak berdasarkan firman Tuhan. Tuntaskan itu selama-lamanya. Bertekadlah untuk tidak menjadi bimbang lagi. Bila kebimbangan mendatangi pikiran Anda, buanglah itu secepatnya.

Bila Tuhan berbicara, jangan membuang waktu sesaat pun. Melangkahlah dalam iman. Dengan cara begitu, Anda dapat selalu mendahului iblis dan meninggalkannya di belakang Anda!

Ketika keraguan Anda mulai muncul, gunakan iman untuk mengalahkannya

Jawaban.com

0 comments:

Post a Comment