Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

22 April 2009

Keteguhan Hati dan Iman

Yosua 1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi."

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 113; 1 Korintus 1; Hakim-Hakim 13-14

Keteguhan hati timbul dari mempercayai Tuhan. Keteguhan itu tidak dapat dihidupkan hanya dari jiwa Anda. Keteguhan itu timbul dari mempercayai firman Tuhan betapa pun keadaannya dan keteguhan hati itu timbul dari iman.

Dari manakah timbul tawar hati? Dari ketakutan dan ketidakpercayaan. Tawar hati timbul bila Anda mendengarkan kebohongan iblis tentang hal yang tidak akan dilakukan Tuhan bagi Anda. Padahal itu sama sekali tidak benar. Jangan pernah dengarkan dusta itu.

Sebagai umat Tuhan, Anda dan saya harus melepaskan tawar hati dan bangkit dengan keteguhan hati! Kita harus berhenti melihat kemampuan, kegagalan dan keterbatasan kita sendiri dan mulai memandang kepada Tuhan. Kita harus bangkit dalam nama Yesus dan kuasa Roh-Nya dan menetapkan kerajaan surga di bumi.

Jika belum lama ini Anda tawar hati, berhentilah mendengarkan dusta iblis. Berhentilah mendengarkan laporan penuh kebohongan akan ketidaksanggupan Allah dalam hidup Anda. Saat seseorang memberitahu Anda bahwa Tuhan takkan membebaskan Anda, katakanlah kepada mereka, "Dia telah membebaskan saya dalam nama Yesus."

Begitu Anda menyadari jati diri Anda dan pemberian yang telah Anda terima oleh kuasa Tuhan, Anda akan berhenti membiarkan iblis menindas Anda. Tuhan tidak menyarankan agar Anda menjadi kuat dan teguh, itu adalah perintah-Nya!

Menguatkan dan meneguhkan hati adalah perintah Tuhan bukan pilihan. Dan hal itu hanya dapat timbul oleh iman.

0 comments:

Post a Comment