Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

14 December 2008

Humor : Percobaan

Seorang hamba Tuhan di suatu dusun yang miskin, menjadi amat geram ketika dihadapkan kepada istrinya dengan sebuah tagihan sebanyak Rp. 2.500.000,-- untuk sebuah pakaian wanita yang sang istri baru saja beli.

“Bagaimana kamu kok tega melakukannya?” keluh suaminya.

“Aku juga ndak tahu,” meratap istrinya.

“Aku sedang di toko melihat pakaian itu. Kemudian aku menemukan diriku sedang mencoba pakaian itu. Kemudian seolah-olah iblis berbisik kepadaku, “Aduh, kamu kelihatannya begitu cantik dengan pakaian itu. Kamu seharusnya membelinya!”

“Nah, kamu toh tahu bagaimana menghadapi si iblis itu?”, kata suaminya.

“Perintahkanlah dia berdiri di belakangmu!”

“Sudah kulakukan,” jawab istrinya.

“Namun, kemudian ia berkata, dari belakangpun kamu kelihatannya juga cantik dalam pakaian itu”

0 comments:

Post a Comment