Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

30 November 2008

Humor : Percuma

Percuma, Pak," kata seorang murid yang putus asa kepada guru bahasa Inggrisnya.

"Aku mencoba belajar, tapi semua yang Anda bilang masuk lewat dua lubang telinga dan keluar dari lubang lainnya."

"Masuk dua lubang telinga dan keluar dari lubang lainnya?" tanya gurunya yang bingung. "Kamu kan cuma punya dua lubang telinga!"

"Nah kan, Pak? Saya juga ngga pandai dalam berhitung."

0 comments:

Post a Comment