Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

01 November 2008

Humor : Marah

Suatu ketika, SMU Exempli Gratia kedatangan tim penilik sekolah. Celakanya, hari itu banyak siswa membolos.

Kepala Sekolah merasa malu dan sangat marah. Maka, setelah selasai menjamu tamu, ia masuk ke sebuah kelas sambil mencak-mencak.

"Kalian murid yang tidak kenal disiplin! Ke mana teman-temanmu yang membolos?"

"Nonton TV, Pak. Ada siaran langsung tinju kelas berat."

"Astaga! Membolos hanya untuk menonton televisi? Ini pelecehan berat! Kalian harus dididik lebih keras lagi!

Kalian tidak boleh kurang ajar seperti ini lagi!" kata Kepala Sekolah berapi-api. Seluruh murid di kelas itu habis dimarahi oleh Pak Kepala Sekolah.

"Pak, boleh kami bertanya?" seorang murid memberanikan diri menyela.

"Mau tanya apa? Silakan."

"Mengapa kami yang tidak membolos malah dimarahi? Bukankah yang membolos yang seharusnya dimarahi?"

"Loh? Tidak mungkin! Saya tak mungkin memarahi mereka yang sekarang tidak hadir!"

0 comments:

Post a Comment