Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

17 October 2008

Macam-Macam Doa

Doa pada dasarnya bisa dibagi menjadi tiga jenis yaitu, penyembahan, permohonan, dan doa untuk orang lain.

1. Penyembahan
Doa penyembahan adalah reaksi spontan kita akan Tuhan. Saat kita menyadari kebesaran Tuhan, kehadiran-Nya dalam setiap aspek perjalanan hidup kita, atau kebaikan-Nya lewat ciptaan-Nya yang kita lihat dan rasakan di bumi ini, kita berdoa melalui penyembahan.

2.Permohonan
Doa permohonan adalah saat kita membawa kebutuhan atau permasalahan pribadi kita di hadapan Tuhan. Ada sebagian orang yang mengatakan bahwa berdoa dengan membawa kebutuhan pribadi adalah hal egois. Namun, dalam doa yang diajarkan Yesus yakni yang kita sebut Doa Bapa Kami, disebutkan pula doa permohonan untuk kebutuhan pribadi ini dalam kalimat "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.. dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat." - Matius 6:11,13

3. Doa untuk orang lain - doa perantara
Dalam jenis doa ini, yang kita lakukan bisa dibilang adalah seperti bekerja. Di sini, kita memanjatkan doa secara tak jemu-jemu untuk kepentingan orang lain, sesama manusia yang membutuhkan kasih dan pertolongan Kristus, bahkan untuk orang-orang yang membenci kita. Dalam jenis doa inilah kita dapat melihat bahwa pada hakikatnya, doa adalah juga sebuah peperangan rohani.

0 comments:

Post a Comment