Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

10 October 2008

Anugerah-Mu

Saat Ku tatap Awan Biru
Tergores Lukisan Alam
Awan Putih berarak-arak

Saat Anganku melayang jauh
Melintasi tingginya langit
Ku ingin berlari menggapai asa
Ku terdiam…..
Seakan tak mampu

Namun…..
Karena AnugerahMU
Yang membuatku mampu
Hidup ini hanya karena AnugerahMu

Bapa……
Tak dapat ku bayangkan
Jika ku hidup tanpa kasihmu
Hati ini gersang
Bagaikan Padang Meranggas
Ditimpa teriknya mentari
Oleh AnugerahMu

Ku ada dan Ku hidup
Hanya Kasih KaruniaMu
Ku gapai Mimpi……..
Hidup ini adalah AnugerahMu

Cirebon, 18 Oktober 2004

By : Joshua Ivan Sudrajat S

0 comments:

Post a Comment