Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu." - Matius 5:2-12

26 September 2008

Siapa Yang Tahu?

".. betapa karyanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya.." - Efesus 1:18-19

Waktu kita berpacaran, kita belum mengenal pasangan kita sepenuhnya. Baik itu karakternya, kesukaannya, kelemahan dan kelebihannya. Bahkan juga isi dompetnya. Kadang kita bisa tertipu oleh penampilan seseorang. Ada yang penampilannya keren, baju dan sepatunya bagus, rumah dan mobilnya juga bagus. Tapi siapa yang tahu sebenarnya kalau orang tersebut lagi 'garing' alias banyak hutangnya. Namun juga jangan salah menilai orang. Ada yang kelihatannya sederhana, penampilan apa adanya, tapi dompetnya 'tebal'. Siapa yang tahu?

Jika kita sudah menikah, baru kita tahu keadaan yang sebenarnya. Rumah tangga yang benar ada keterbukaan tentang keuangan antara suami dan isteri. Sehingga tidak akan ada penyelewengan atau masalah dalam rumah tangga tersebut. Betapa senangnya kalau kita punya pasangan hidup yang kaya-raya dan punya kedudukan semuanya beres.

Dalam Efesus 1:15-23, kita bisa melihat bagaimana rasul Paulus mengenal mempelainya dengan pasti, yaitu Kristus. Mata hatinya sudah dibukakan dengan begitu jelas tentang pengharapan yang benar kepada Kristus. Ia memiliki pengertian hikmat dan wahyu tentang mempelainya. Bahkan dikatakan Paulus, betapa hebat kuasa-Nya, yang jauh lebih tinggi dari segala pemerintah atau penguasa dan kerajaan yang ada di dunia ini. Tidak ada yang kaya dan hebat seperti Dia. Itulah mempelai Paulus dan juga kita Gereja-Nya.

Rasul Paulus berdoa untuk jemaat Efesus supaya bisa mengenal dan tahu dengan pasti siapa Kristus. Demikian juga kita, mari kita terus berdoa dan merenungkan perkataan-Nya supata kita bisa semakin mengenal Dia, mempelai kita. Dengen mengenal Dia pastikan hidup kita tidak akan mengalami kekuatiran, karena kita tahu siapa Dia yang sebenarnya. (AT)

SERAHKANLAH KUATIRMU KEPADA TUHAN, MAKA IA AKAN MEMELIHARA ENGKAU! - MAZMUR 55:23

Sumber : Roti Surgawi edisi September 2008

0 comments:

Post a Comment